Apel Akbar, Pemkot Surabaya Gerakkan 32 Ribu Kader Kesehatan

Apel Akbar, Pemkot Surabaya Gerakkan 32 Ribu Kader Kesehatan

nusantara7.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya gelar apel akbar kader kesehatan se-Kota Surabaya dalam menghadapi musim pancaroba dan nataru. Sedikitnya 32 ribu kader kesehatan mengikuti apel tersebut.

Dalam menghadapi musim pancaroba dan mewaspadai penyakit menjelang nataru, Wali kota Subaya Eri Cahyadi ingin menggandeng seluruh warga Surabaya. Karena menurutnya kota ini tidak akan bisa sehat, tanpa adanya peran masyarakat untuk lebih mencintai lingkunganya. Oleh karena itu, ia meminta seluruh kader kesehatan untuk bersama-sama mengubah perilaku warga menjadi lebih sehat.

Cak Eri sapaan akrabnya menyampaikan, agar perkampungan di Surabaya terhindar dari jentik nyamuk demam berdarah dengue (DBD). Diharapkan warga bisa menjaga lingkungannya, salah satunya menjaga saluran air supaya lancar dan terhindar dari banjir.

“Lek njogo (kalau menjaga) kampung, ojo sampek (jangan sampai) salurannya itu buntu, biar nggak banjir. Karena itu (saluran) sudah dibangun oleh wali kota sebelumnya, mulai dari zamannya Pak Bambang DH, Bu Risma membangun, ayo dijogo (dijaga) bareng-bareng,” tutur Cak Eri saat memimpin apel akbar di GOR Sepuluh Nopember, Minggu (28/11/2021).

Cak Eri menekankan, upaya menjaga lingkungan di Kota Surabaya tetap bersih, bukan hanya tugas pemkot. Akan tetapi juga peran serta masyarakat, menjaga kota ini agar terhindar dari segala macam bencana.

“Nanti kalau banjir, jarene (katanya) Pak Eri nggak pernah turun? Ya saya lihat dulu warganya, kalau warga nggak ikut turun, ngapain kita harus turun? Tapi kalau warga turun, bersama-sama pemerintah, mau mengubah perilakunya. Kita bisa berterima kasih kepada pemimpin sebelumnya,” tegasnya.

Setelah acara Kewaspadaan Peningkatan Penyakit Menjelang Musim Pancaroba dan Nataru 2021 diresmikan, para kader kesehatan di seluruh Kota Surabaya akan turun langsung ke rumah-rumah warga. Para kader kesehatan tidak sendiri, nantinya akan didampingi oleh camat dan lurah dari masing-masing wilayah.

Cak Eri juga mengingatkan para Camat dan Lurah se-Surabaya, agar turut serta mendampingi para kader kesehatan yang bertugas ke rumah-rumah warga. Karena menurutnya, tugas kader kesehatan adalah tugas Pemkot Surabaya.

“Meriksa jentik nang (di) kamar mandi, dipikir enak jadi kader? Yo enggak, kadang-kadang diseneni (marahi), diusir orang. Nah, ketika ada kader yang diperlakukan seperti itu, Camat dan Lurah juga harus hadir, jangan dilepas. Karena ini tugasnya pemkot. Pemkot nggak bisa jalan tanpa kehebatan para kader ini,” ujarnya.

Dia berharap, dengan adanya kader kesehatan nantinya tidak ada lagi jentik nyamuk, stunting, gizi buruk, bahkan Covid-19 di Kota Surabaya.

“Oleh karena itu, sebagai pemimpin yang baik, hargai kader-kader itu. Sayangi kader-kader itu. Kalau warganya nggak jalan, kadernya nggak jalan, omong kosong Surabaya menjadi kota yang hebat. Ayo dijaga bareng-bareng, apa yang sudah diberikan oleh pemimpin sebelumnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita menjelaskan saat ini kader-kader di Surabaya sudah menjadi satu kesatuan, yakni kader kesehatan. Kader kesehatan mempunyai peran masing-masing, mulai dari menyosialisasikan lingkungan, jumantik, posyandu lansia dan lain sebagainya.

“Total kader di Surabaya itu ada 32.600, tapi tadi yang hadir di GOR Sepuluh Nopember tadi ada 12.400 kader. Mereka digerakkan serentak, kemarin pun sudah bergerak melakukan pemberantasan sarang nyamuk di seluruh kecamatan dan kelurahan untuk menekan angka DBD,” kata Febria.

Febria juga menjelaskan, para kader bersama kampung tangguh juga melakukan penanganan Covid-19. Ia tak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh kader, agar lebih semangat lagi menangani masalah kesehatan di Kota Surabaya.

“Terus semangat kepada seluruh kader, terima kasih atas kerja kerasnya dalam menekan angka kesakitan dan terus semangat membantu warga supaya terhindar dari penyakit,” pungkasnya. [brj]

Pemkab Pamekasan Ajak AJP Bangun Daerah Menyajikan Informasi Edukatif

Pemkab Pamekasan Ajak AJP Bangun Daerah Menyajikan Informasi Edukatif

nusantara7.com, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengajak komunitas jurnalis di wilayah setempat, agar bersama-sama komitmen dan berkolaborasi membangun daerah dengan menyajikan berita edukatif bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pamekasan, Badrut Tamam melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan, Arif Rachmansyah dalam kegiatan Kongres IX Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) di Kota Malang, Jumat (26/11/2021) malam.

“Melalui kesempatan ini kami mengajak seluruh insan pers, khususnya komunitas yang tergabung dalam organisasi AJP agar berpartisipasi membangun daerah dengan menyajikan informasi edukatif. Karena bagaimanapun media mempunyai efek luar biasa untuk kemajuan daerah,” kata Arif Rachmansyah.

Bahkan pihaknya berharap AJP dapat menjadi mitra pemerintah membangun berbagai program yang sudah dirancang, khususnya demi mewujudkan cita-cita Pamekasan sebagai daerah yang berdaya saing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia.

“Jurnalis sebagai bagian dari petahelik pembangunan daerah mempunyai peran strategis, bisa jadi di suatu saat kepala daerah dan pemerintahan itu sukses berkat dukungan dari para jurnalis. Hal itu sangat mungkin terjadi, sehingga sangat dibutuhkan peran serta dari jurnalis untuk bersama membangun daerah,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya berharap pelaksanaan Kongres IX AJP 2021 berjalan lancar dan sukses, sekaligus dapat memilih pemimpin yang berintegritas dan bertanggung jawab terhadap kepentingan organisasi selama masa kepemimpinan.

“Seperti kita ketahui bahwa AJP ini termasuk salah satu organisasi jurnalis dengan jumlah anggota yang relatif banyak dari jumlah anggota, terdiri dari berbagai jurnalis yang bekerja di berbagai jenis media, baik cetak, elektronik maupun online. Dari itu kami sampaikan semoga sukses,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Miftahul Arifin kembali terpilih sebagai ketua dan terpilih secara aklamasi sebagai ketua dengan mengumpulkan sebanyak 19 suara. Sekaligus mengalahkan Moh Sholeh yang hanya mendapat dua dukungan suara sah dalam proses penjaringan calon ketua, satu suara lainnya dinyatakan tidak sah.

“Terima kasih kepada rekan-rekan sekalian atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, hal ini merupakan amanah dan tanggungjawab yang akan kami emban untuk dua tahun kedepan,” kata Miftahul Arifin, saat memberi sambutan usai kembali terpilih sebagai Ketua AJP.

Pada pelaksanaan Kongres AJP 2021, diikuti sebanyak 22 orang dari total sebanyak 27 orang anggota AJP yang berasal dari berbagai media cetak, elektronik maupun online. Beberapa di antaranya tidak hadir dalam kegiatan kongres karena alasan berbeda. [brj]

PUSAKA Shopping week, Pemkot Kediri buka layanan foto gratis produk UMKM

PUSAKA Shopping week, Pemkot Kediri buka layanan foto gratis produk UMKM

nusantara7.com, Kediri – Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, mengadakan kegiatan layanan foto gratis produk UMKM yang selanjutnya akan diunggah di media sosial, sebagai upaya mengenalkan produk sekaligus menarik minat calon konsumen untuk membeli produk itu.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengemukakan pemerintah mendorong UMKM terus maju, salah satunya dengan foto produk. Kegiatan ini sekaligus sebagai upaya dalam pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19.

“Melalui platform media sosial, sudah dipastikan promosi UMKM melalui daring ini sangat efektif. Saya harap, dengan adanya program PUSAKA Shopping Week disertai fasilitas foto produk profesional ini, tidak hanya menggugah kesadaran masyarakat adanya keberadaan produk lokal, namun juga mendorong konsumen membeli produk lokal baik melalui website dan media sosial,” kata Wali Kota di Kediri, Senin.

Program tersebut digelar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri. Produk UMKM dari Kota Kediri yang belum memiliki foto produk akan dibantu mendapatkan foto yang representatif dan menarik perhatian dan selanjutnya akan diunggah di jejaring sosial.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri Tanto Wijohari menambahkan menyampaikan program PUSAKA Shopping Week juga sebagai kampanye belanja produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata pada UMKM Kota Kediri.

“Selain program PUSAKA yang sudah berjalan dengan adanya etalase khusus di pusat perdagangan berjejaring dan pusat perbelanjaan di Kota Kediri, kami juga tampilkan produk UMKM pada kanal media luring dan daring,” ujar Tanto.

Terdapat 150 UMKM yang mendapatkan kesempatan foto produk secara gratis dari Pemerintah Kota Kediri ini. Hasil foto produk juga ditayangkan pada kanal media luring dan daring dalam program PUSAKA Shopping Week mulai tanggal 29 November hingga 23 Desember 2021.

Selain itu, foto produk juga akan diberikan kepada pemilik UMKM dan dapat menjadi stok promo mereka di media sosial.

Dalam kegiatan ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri berkolaborasi dengan Kelas Pagi Kediri (KPK), yang merupakan komunitas fotografi Kota Kediri.

“Kami memfotokan produk UMKM Kota Kediri yang membutuhkan bantuan dengan lebih proper (layak) sehingga mereka memiliki foto produk yang menarik dan ‘menjual’. Beberapa UMKM kami datangi langsung ke lokasi produksi, sebagian lagi kami kumpulkan jadi satu lokasi,” kata Resiane Taufan, salah satu fotografer yang berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

Ia juga mengatakan, dalam melakukan tugasnya selalu menggunakan kamera professional dan alat fotografi yang mendukung. Seluruh fotografer diberi kesempatan untuk melalukan sesi foto produk dari berbagai sisi hingga dirasa sudah mendapatkan hasil yang terbaik.

“Dengan tahu nilai lebih dari produk, kami bisa tentukan dari angle (sudut) mana yang harus produk tersebut tonjolkan,” kata Anne.

Milayaza Orisa, Pemilik “Sasa Flora Justice”, salah satu UMKM yang berjualan tanaman di Kota Kediri mengaku senang mendapat kesempatan produknya difoto. Selama ini, dirinya lebih banyak menggunakan fasilitas telepon seluler untuk foto produknya, namun kini dirinya dapat kesempatan produknya difoto dengan kamera yang canggih.

Ia juga senang, karena juga dapat beragam ilmu baru dari sesi foto produk miliknya tersebut. Ilmu itu bisa dijadikannya sebagai bekal untuk memfoto produknya lagi, kendati saat ini hanya mengandalkan telepon seluler.

“Senang karena cukup terbantu. Sebelumnya tanaman yang mau dijual ya cuma di foto pakai telepon seluler saja. Itu pun kalau sempat,” kata Mila.

Uswatun Hasanah, pemilik UMKM olahan makanan “Mendoan Jian” juga turut berterima kasih atas bantuan foto produk tempe mendoannya sekaligus promosi gratis.

Sementara itu, untuk pendaftaran PUSAKA Shopping Expo hingga kini juga masih dibuka melalui bit.ly/PusakaKdr2021 dengan kuota 200 UMKM. Para pemilik UMKM di Kota Kediri bisa segera mendaftar berpartisipasi dalam program tersebut. (ant)

Presiden akan tinjau fasilitas dan infrastruktur KTT G20 di Bali

Presiden akan tinjau fasilitas dan infrastruktur KTT G20 di Bali

nusantara7.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Jokowi dijadwalkan akan meninjau sejumlah fasilitas dan infrastruktur yang rencananya akan digunakan pada gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada Kamis sekitar pukul 08.00 WIB.

Siaran pers Sekretariat Presiden menyebutkan sejumlah fasilitas yang akan ditinjau langsung oleh Presiden Jokowi antara lain “Mangrove Conservation Forest”, infrastruktur jalan, pedestrian, jembatan dan sejumlah lokasi di kawasan Nusa Dua, Bali.

Sementara pada malam harinya Presiden Jokowi direncanakan akan meninjau Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park yang terletak di Uluwatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi dalam penerbangan menuju Provinsi Bali antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

Sejak 1 Desember 2021, Indonesia secara resmi menjadi Presidensi G20 hingga 30 November 2021, meneruskan estafet keketuaan dari Italia.

G20 merupakan forum global yang beranggotakan 19 negara dan satu Uni Eropa. Forum yang terbentuk sejak 1999 menyumbang hingga 80 persen Produk Domestik Bruto dunia dan 75 persen ekspor dunia.

Presidensi G20 mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger” sedangkan tiga topik utama yang akan diangkat dalam Presidensi G20 Indonesia adalah: Sistem Kesehatan Dunia; Transformasi Ekonomi dan Digital; dan Transisi Energi.

Rangkaian Pertemuan G20 Presidensi 2022 berjumlah 150 acara yang terdiri dari Pertemuan Working Groups, Engagement Groups, Deputies/Sherpa, Ministerial, dan KTT G20, serta Side Events.

Dari aspek ekonomi, beberapa manfaat langsung yang diproyeksikan dapat tercapai dengan menjadi Presidensi G20 khususnya pertemuan fisik antara lain adalah peningkatan konsumsi domestik hingga Rp1,7 triliun, penambahan PDB nasional hingga Rp7,4 triliun, dan pelibatan UMKM dan penyerapan tenaga kerja sekitar 33 ribu di berbagai sektor. (ant)

Dosen Tersertifikasi, Kadin Institute targetkan 1.000 dosen di Jatim

Dosen Tersertifikasi, Kadin Institute targetkan 1.000 dosen di Jatim

nusantara7.com, Surabaya – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur melalui Kadin Institute menargetkan 1.000 dosen di wilayah itu tersertifikasi, khususnya program tenaga kerja, melalui program Uji Kompetensi Teknis Dosen.

Direktur Kadin Institute Nurul Indah Susanti di Surabaya, Jumat, mengatakan saat ini jumlah dosen di Jatim yang telah tersertifikasi program tenaga kerja masih sangat kecil, padahal dalam Permendikbud Nomor 3/2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi meminta adanya keharusan dosen untuk mengikuti program Uji Kompetensi Teknis Dosen.

“Kami berupaya memfasilitasi dosen dan tenaga kerja mendapatkan sertifikasi profesi sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Target kami bisa mensertifikasi seribu dosen,” kata Indah.

Dia mengatakan target ini mengacu pada Permendikbud nomor 3/2020 untuk memenuhi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta membentuk mahasiswa kompeten dan dosen kompeten.

Langkah awal, kata Indah yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang SDM dan Ketenagakerjaan Kadin Jatim itu, Kadin Institute telah melatih 82 dosen dan uji kompetensi teknis dosen dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Dari 82 dosen itu, terbagi dalam tiga klasifikasi, pertama bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) skema Supervisor SDM, kedua bidang Metodologi Instruktur skema Pengelola Lembaga Pelatihan dan ketiga bidang Lingkungan Hidup skema AMDAL.

“Tiga jenis program pelatihan ini sangat penting dalam pengembangan SDM Perguruan Tinggi di masing-masing fakultas dan prodi yang diimpelmentasikan sesuai dengan bidang kelembagaannya,” katanya.

Langkah berikutnya, total ada sekitar 200 lebih dosen Unesa telah mengikuti pelatihan dan uji kompetensi teknis dosen sesuai dengan bidang kompetensinya.

“Dalam waktu dekat pelatihan dan uji kompetensi teknis dosen juga akan dilaksanakan untuk dosen di beberapa Universitas yang telah bekerja sama dengan kami,” katanya.

Dia mengatakan dalam dunia industri yang semakin maju, dosen dan tenaga kerja dituntut lebih berkompeten dalam mengembangkan kompetensi sesuai dengan bidang masing-masing.

“Atas dasar itu Kadin Institute memberikan pelatihan terhadap dosen dan tenaga kerja sesuai kompetensi teknis dan di harapkan out put nya akan di terima oleh dunia industri,” katanya.

Sementara itu, pelaksanaan pelatihan dilakukan Kadin Institute bekerja sama dengan Perguruan Tinggi negeri maupun swasta, serta bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi sesuai bidang kompetensi serta Industri . (ant)