Bupati Abdul Latif  : AKBP Wiwit Ari Wibisono Selamat Datang Di Bangkalan

Bupati Abdul Latif : AKBP Wiwit Ari Wibisono Selamat Datang Di Bangkalan

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menghadiri acara Pamit Kenal Kapolres Bangkalan di Pendopo Agung, Selasa (12/7/2022). Kapolres Bangkalan yang baru dijabat oleh AKBP Wiwit Ari Wibisono yang sebelumnya tugas sebagai Kapolres Pacitan.

AKBP Wiwit Ari Wibisono menggantikan AKBP Alith Alarino yang pindah ke jabatan baru sebagai Kapolres Trenggalek.

Dalam sambutannya, Ra Latif mengatakan AKBP Alith Alarino sudah menunjukkan koordinasi yang sangat baik dengan pemerintah.

Menurutnya , koordinasi itu sangat penting  karena proses pengaturan, memadukan atau pengintegrasian kepentingan bersama untuk mencapai tujuan bersama secara efesien dan efektif. Sehingga  kegiatan menertibkan, mengatur atau menciptakan seluruh hal berjalan dengan lancar secara bersama-sama  .

“Saya tidak mau sedih, beliau bergeser karena promosi dan itu patut kita syukuri, jangan pernah menahan karena langkah itu tidak boleh berhenti harus maju,” kata Ra Latif .

Ra Latif juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Kabupaten Bangkalan kepada AKBP Wiwit Ari Wibisono sebagai Kapolres yang baru, juga ucapan terimakasih atas pengabdian Kapolres AKBP Alith Alarino yang sebelumnya.

“Semoga dengan kehadiran Kapolres yang baru, dapat meningkatkan lagi prestasi dan kinerja Polres Bangkalan,” ucap Bupati Abdul Latif. pem

Bupati Abdul Latif Perintahkan Dinsos Terus Lakukan Pemutakhiran DTKS

Bupati Abdul Latif Perintahkan Dinsos Terus Lakukan Pemutakhiran DTKS

Nusantara7.com, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus melakukan pemutakhiran data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Saat ini, pemutakhiran data tersebut tengah dilakukan kepada warga yang berdomisili di wilayah pesisir.

Bupati Bangkalan Abdul Latif menjelaskan, tujuanya agar penyelenggaraan kesejahteraan sosial dapat dilaksanakan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan oleh kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat.  Dalam Permensos Nomor 5 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial pada Pasal 2 Ayat 2, disebutkan bahwa DTKS meliputi: 

1) pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) seperti : fakir miskin dan  anak terlantar;

2) penerima bantuan dan pemberdayaan sosial seperti: keluarga penerima manfaat – program keluarga harapan (KPM PKH) – keluarga penerima manfaat – program sembako (KPM Sembako);

3) potensi dan sumber kesejahteraan sosial  seperti: tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK),  lembaga kesejahteraan sosial (LKS).

Dilanjutkanya, dalam pengelolaan DTKS dilakukan dengan menggunakan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next-Generation (SIKS-NG) yang terintegrasi. SIKS-NG adalah  suatu sistem informasi yang terdiri dari beberapa komponen yaitu pengumpulan, pengolahan , penyajian dan penyimpanan DTKS dengan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi yang dilaksanakan secara berjenjang dan berkesinambungan. Pengelolaan DTKS dilakukan melalui tahapan pendataan, verifikasi dan validasi, penetapan, dan penggunaan (Toton, 2020).

Sedangkan Kepala Dinsos Bangkalan Wibagio Suharto mengatakan, pemutakhiran data wajib dilakukan karena menyandang predikat kemiskinan ekstrem. Pemutakhiran data tidak berlangsung dengan baik karena terkendala database. Continue reading →

Bupati Abdul Latif  Salurkan 36 Hewan Kurban

Bupati Abdul Latif Salurkan 36 Hewan Kurban

Nusantara7.com, Bangkalan – Pada peringatan Hari Raya Idul Adha tahun ini,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mendistribusikan puluhan ekor hewan kurban. Penyembelihan puluhan ekor kurban itu disebar di sejumlah masjid dan pondok pesantren (ponpes) yang ada di Kota Salak.

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, hewan kurban yang disediakan pemerintah pada Idul Adha tahun ini sebanyak 36 ekor. Perinciannya, 21 ekor sapi dan 15 ekor kambing. Pengadaan hewan kurban itu sama persis dengan tahun lalu. ”Didistribusikan ke masjid dan ponpes yang ada di Bangkalan,” ucapnya.

Ra latif juga mengatakan hewan qurban yang akan disembelih baik di RPH, Masjid maupun masyarakat sudah melewati pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan. “Insya allah semua hewan qurban kondisinya sehat dan terbebas dari PMK,” ujarnya.

Sekali lagi Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Bangkalan itu menuturkan, puluhan ekor hewan kurban yang didistribusikan kondisinya sehat. Sebab, sebelum didistribusikan, puluhan hewan kurban itu dicek kesehatannya oleh dokter hewan yang berada di bawah naungan Dinas Peternakan (Disnak) Bangkalan. Continue reading →

Bupati Abdul Latif Bersama Warga Sholat Idul Adha Di Masjid Agung Syaichona Cholil Bangkalan

Bupati Abdul Latif Bersama Warga Sholat Idul Adha Di Masjid Agung Syaichona Cholil Bangkalan

Nusantara7.com, Bangkalan – Pelaksanaan Sholat Idul Adha 2022 atau 1443 Hijriah tingkat Kabupaten Bangkalan dilaksanakan Masjid Agung Syaichona Cholil Bangkalan , Minggu, 10 Juli 2022.

Sejak pagi hari, ribuan kaum muslim Bangkalan tumpah ruah memenuhi Masjid Agung Syaichona Cholil Bangkalan.

Menurut Bupati Abdul Latif mengisahkan sejarah Idul Adha atau Idul Kurban. Menurut  Ra Latif , Idul Adha berakar dari sejarah Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail AS.

Ketakwaan dan ketaatan yang tinggi dari Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam memenuhi perintah Allah SWT menurutnya patut ditiru umat islam.

Tidak hanya itu, menurut Ra Latif sikap pasrah dan iklas dari mereka untuk berbakti kepada Allah SWT patut menjadi teladan.”Sikap pasrah dan dan iklash yang tertanam pada Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS untuk berkurban dan berbakti kepada Allah SWT patut menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Ra Latif.

Lebih lanjut Ra Latif  mengatakan bahwa ibadah kurban adalah wasilah untuk mencapai ketakwaan kepada Allah SWT. Continue reading →

Pemkab Bangkalan Bersama PT Semen Gresik Bahas Pengelolaan Lahan 200 Hektar

Pemkab Bangkalan Bersama PT Semen Gresik Bahas Pengelolaan Lahan 200 Hektar

Nusantara7.com, Bangkalan – Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mulai membuka ruang untuk percepatan pembangunan. Melalui tim percepatan Pembangunan, Pemkab duduk bersama dengan PT. Semen Gresik untuk membahas pengelolaan lahan 200 hektar yang dikuasai pabrik semen tersebut. 

Pertemuan itu dipimpin oleh Sekda Kabupaten Bangkalan Taufan Zairinsjah bersama Rektor UTM Moh Syarif selaku Ketua Tim Bupati untuk percepatan pembangunan Kabupaten Bangkalan serta didampingi OPD terkait. 

Menurut Taufan  Sekda Bangkalan pertemuan ini dilakukan sehubungan dengan rencana PT. Semen Gresik untuk memanfaatkan lahan sekitar 200 hektar yang telah lama dikuasai di wilayah Kecamatan Kamal, Labang dan Socah lebih dari 40 tahun.

“Untuk di Kecamatan Kamal tersebar di Gili Timur, Desa Telang dan Desa Pendabah. Sedangkan di Labang tersebar di Desa Sukolilo Barat, Desa Pangpong, Desa Sendang Laok, Desa Jukong dan Desa Labang. Kecamatan Socah berada di Desa Sanggra Agung,” katanya.

Taufan mengatakan, rencananya lahan tersebut akan digunakan sebagai tempat usaha pembibitan, pemotongan dan aneka produksi pasca pemotongan hewan. 

Selain itu juga disampaikan berbagai masukan tentang bagaimana mempercepat pembangunan Kabupaten Bangkalan sesuai potensi sumber daya alam yang dimiliki.

“Terkait rencana tersebut Pemkab Bangkalan akan melakukan identifikasi lahan dan rencana peruntukan untuk disesuaikan dengan rencana tata ruang yang ada agar tidak terkendala dalam proses perijinan,” tandasnya. pem

Abdul Latif : Pemkab Bangkalan Dibantu TNI/Polri Untuk Vaksinasi PMK

Abdul Latif : Pemkab Bangkalan Dibantu TNI/Polri Untuk Vaksinasi PMK

Nusantara7.com, Bangkalan – Pemerataan  Vaksinasi PMK membutuhkan tenaga petugas yang memadai. Sementara di Bangkalan, jumlah petugas Kesehatan Hewan (Keswan) begitu terbatas. Untuk menyiasati itu, Pemerintah akan melibatkan TNI/Polri dalam membantu pencapaian Vaksinasi.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif memerintahkan agar secepatnya Vaksinasi PMK dilaksanakan secara merata di Kabupaten Bangkalan. Hal tersebut agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat melaksanakan Hari Raya Idul adha tahun ini.

Sedangkan Kabid Keswan Dinas Peternakan (Disnak) Bangkalan Ali Makki menuturkan, dokter hewan di lembaganya hanya berjumlah delapan orang. Masih membutuhkan tambahan 50 tim petugas.

“Di Bangkalan sendiri ada 18 Kecamatan yang terdiri dari 281 desa/kelurahan. Jika hanya ditangani oleh delapan dokter hewan yang ada, maka satu dokter harus menangani 32 desa. Paling tidak satu kecamatan itu satu dokter, itupun belum mampu dikatakan ideal. Kesulitan kami saat ini pada petugas itu, minim sekali soalnya,” ujarnya.

Meski begitu, hasil rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) beberapa hari yang lalu sudah menekankan agar ada petugas tambahan, baik itu yang bersifat sementara atau permanen.

“Jadi ada solusi, akan ada tambahan tim dari TNI-Polri yang akan dibekali dengan pelatihan untuk membantu penanganan PMK di seluruh kabupaten/kota,” ungkapnya.

Ali Makki berharap, ada tambahan dokter hewan. Bahkan berharap, adanya wabah PMK bisa menjadi suatu pertimbangan bagi pemerintah daerah (pemda) ataupun pemerintah pusat agar ada tambahan dokter. Sehingga kedepan, kesehatan hewan ternak bisa lebih terjamin.

“Untuk dokter hewan ini minimal satu kecamatan satu dokter, biarpun tidak ideal, tapi bisa lebih efisien,” pungkasnya.pem

Pemkab Bangkalan Atur ketat Penyaluran Hewan Qurban akibat Wabah PMK

Pemkab Bangkalan Atur ketat Penyaluran Hewan Qurban akibat Wabah PMK

Nusantara7.com, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berencana akan mengubah skema penyaluran hewan qurban para lebaran Idul Adha tahun ini. Rencana ini menyusul dari merebaknya wabah PMK serta tetap menjaga kualitas daging. Untuk itu, Pemkab akan mendistribusikan langsung hewan qurban ke titik penerima. 

“Kalau untuk penyembelihan hewan qurban, insyaallah tetap, rencananya hewan qurban akan kita distribusikan langsung ke titik penerima, namun akan kita konsultasikan lebih lanjut,” kata Kabag Kesra Setkab Bangkalan, Moh Hosun, 07/07/22.

Hosun mengatakan, ada beberapa Teknis penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban. Bahkan dalam beberapa kesempatan, teknis pendistribusian hewan qurban memunculkan dua opsi yakni disembelih terlebih dahulu lalu didistribusikan atau diberikan hewannya secara langsung.

“Yang jelas nanti akan kita kaji lebih lanjut dengan beberapa tim yang terlibat. Seperti apa nanti teknis lanjutannya,” ungkapnya.

Hosun memastikan hewan qurban dari Pemkab Bangkalan telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Peternakan. Apalagi, kata Hosun, akan mencari hewan qurban langsung ke peternakan di kampung. 

“Meskipun hari raya qurban ditengah wabah PMK ini semoga tidak mengurangi jumlah hewan qurban di Pemkab Bangkalan. Lebaran tahun lalu sapi 22 ekor dan kambing 19 ekor, semoga tahun ini jumlahnya tidak menurun, minimal jumlahnya sama dengan tahun lalu,” tandasnya. pem

Bupati Abdul Latif Serahkan Sk Pppk Guru

Bupati Abdul Latif Serahkan Sk Pppk Guru

Nusantara7.com, Bangkalan – Sebanyak  275 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Formasi tahun 2021, menerima Petikan Surat Keputusan (SK) yang diserahkan oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron di Pendopo Pratanu, Kabupaten Bangkalan, Kamis (07/07/2022).

Para PPPK Guru yang menerima SK tersebut merupakan hasil seleksi Tahap II yang terdiri dari guru SD sebanyak 239 orang dan guru SMP sebanyak 36 orang.

Pada kesempatan itu pertama-pertama Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengucapkan selamat kepada 275 orang PPPK guru tahap II yang menerima SK pada hari ini.

“Saya minta kepada para PPPK guru yang menerima SK, untuk dapat bekerja dengan lebih baik, disiplin, bersemangat dan bertanggung jawab sesuai dengan tempat tugasnya masing-masing,” katanya.

Bupati Ra Latif juga menyampaikan, PPPK guru Tahap II ini tidak ada mutasi sesuai dengan surat perjanjian kerja yang telah ditandatangani. Hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 48 tahun 2018 tentang manajemen PPPK.

“Tingkatkan motivasi dan semangat kerja, sehingga meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten bangkalan. Guru merupakan tugas yang mulia, digugu dan ditiru, sehingga guru harus menjadi uswatun hasanah dan berakhlakul karimah dalam melaksanakan tugas fungsinya agar selalu mentaati peraturan yang berlaku,” tutupnya. pem

Bupati Abdul Latif Bantu Warga Korban Kebakaran di Socah

Bupati Abdul Latif Bantu Warga Korban Kebakaran di Socah

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati  Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron bersama Plt Kepala Pelaksana BPBD dan Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Rizal Moris  meninjau sekaligus memberikan bantuan pada warga terdampak kebakaran di Desa Jung Anyar, Kecamatan Socah Bangkalan, Rabu 6 Juli 2022.

Dua rumah warga atas nama Johiri dan Sufiah dilahap si jago merah dan menyebabkan atap 2 rumah yang saling berdempetan hancur. PLT Kalaksa BPBD Bangkalan Rizal Moris mengatakan kebakaran disebabkan karena bensin yang tersulut percikan api. 

“Korban ini adalah penjual bensin eceran, jadi ketika memindahkan bensin ke botol terkena percikan api sehingga menyebabkan kebakaran,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron pada kesempatan tersebut secara langsung menyerahkan bantuan berupa material bangunan berupa 4.000 genting, peralatan rumah tangga dan paket sembako pada kedua korban.

“Semoga melalui bantuan ini akan meringankan beban kedua warga yang mengalami bencana kebakaran. Dan kami sangat bersyukur karena dalam kejadian tidak ada korban jiwa,” ujar Ra Latif.

Ra Latif juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi. pem

Atlet Pencak Silat Bangkalan Berlaga Di FORNAS Ke VI Diapresiasi Bupati Abdul Latif

Atlet Pencak Silat Bangkalan Berlaga Di FORNAS Ke VI Diapresiasi Bupati Abdul Latif

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menerima kedatangan para atlet pencak silat yang usai berlaga dalam event FORNAS ( Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional) VI di Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ra Latif memberikan apresiasi kepada para atlet pencak asal Bangkalan yang ikut mewakili Jawa Timur pada ajang FORNAS. 

Dalam ajang tersebut, para atlet Pencak Silat Bangkalan menyumbangkan raihan prestasi berupa 2 Medali Emas dan 7 medali Perak. Dua Medali Emas berhasil disumbangkan dari pencak silat Kategori Bercerita dan kategori Berpasangan putri usia dini.

Sedangkan 7 medali perak disumbang melalui kategori perorangan usia dini putra 1 perak, perorangan usia dini putri 1 perak, perorangan usia dini remaja putra dan putri masing-masing 1 perak, berpasangan remaja putra dan putri masing-masing 1 perak dan 1 perak dari kategori perorangan usia master.

“Alhamdulillah para atlet pencak silat Bangkalan bisa meraih prestasi dan ikut menyumbangkan medali bagi kontingen Jawa Timur di ajang FORNAS VI Palembang. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi Pemerintah dan masyarakat Bangkalan,” ujar Ra Latif, 06/07/22.

Ra Latif berharap prestasi yang berhasil diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Karena itu saya berharap, para atlet terus mengasah diri dan berlatih sehingga bisa mampu mengukir prestasi sekaligus ikut membangkitkan dan memajukan olahraga di Bangkalan,” harap Ra Latif. pem