Pemkab Pamekasan Ajak AJP Bangun Daerah Menyajikan Informasi Edukatif

Pemkab Pamekasan Ajak AJP Bangun Daerah Menyajikan Informasi Edukatif

nusantara7.com, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengajak komunitas jurnalis di wilayah setempat, agar bersama-sama komitmen dan berkolaborasi membangun daerah dengan menyajikan berita edukatif bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pamekasan, Badrut Tamam melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan, Arif Rachmansyah dalam kegiatan Kongres IX Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) di Kota Malang, Jumat (26/11/2021) malam.

“Melalui kesempatan ini kami mengajak seluruh insan pers, khususnya komunitas yang tergabung dalam organisasi AJP agar berpartisipasi membangun daerah dengan menyajikan informasi edukatif. Karena bagaimanapun media mempunyai efek luar biasa untuk kemajuan daerah,” kata Arif Rachmansyah.

Bahkan pihaknya berharap AJP dapat menjadi mitra pemerintah membangun berbagai program yang sudah dirancang, khususnya demi mewujudkan cita-cita Pamekasan sebagai daerah yang berdaya saing dengan kabupaten/kota maju di Indonesia.

“Jurnalis sebagai bagian dari petahelik pembangunan daerah mempunyai peran strategis, bisa jadi di suatu saat kepala daerah dan pemerintahan itu sukses berkat dukungan dari para jurnalis. Hal itu sangat mungkin terjadi, sehingga sangat dibutuhkan peran serta dari jurnalis untuk bersama membangun daerah,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya berharap pelaksanaan Kongres IX AJP 2021 berjalan lancar dan sukses, sekaligus dapat memilih pemimpin yang berintegritas dan bertanggung jawab terhadap kepentingan organisasi selama masa kepemimpinan.

“Seperti kita ketahui bahwa AJP ini termasuk salah satu organisasi jurnalis dengan jumlah anggota yang relatif banyak dari jumlah anggota, terdiri dari berbagai jurnalis yang bekerja di berbagai jenis media, baik cetak, elektronik maupun online. Dari itu kami sampaikan semoga sukses,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Miftahul Arifin kembali terpilih sebagai ketua dan terpilih secara aklamasi sebagai ketua dengan mengumpulkan sebanyak 19 suara. Sekaligus mengalahkan Moh Sholeh yang hanya mendapat dua dukungan suara sah dalam proses penjaringan calon ketua, satu suara lainnya dinyatakan tidak sah.

“Terima kasih kepada rekan-rekan sekalian atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, hal ini merupakan amanah dan tanggungjawab yang akan kami emban untuk dua tahun kedepan,” kata Miftahul Arifin, saat memberi sambutan usai kembali terpilih sebagai Ketua AJP.

Pada pelaksanaan Kongres AJP 2021, diikuti sebanyak 22 orang dari total sebanyak 27 orang anggota AJP yang berasal dari berbagai media cetak, elektronik maupun online. Beberapa di antaranya tidak hadir dalam kegiatan kongres karena alasan berbeda. [brj]

Bupati Bangkalan Ra Latif bantu Ambulans Bang Sakera Dukung Program PSC

Bupati Bangkalan Ra Latif bantu Ambulans Bang Sakera Dukung Program PSC

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyerahkan satu unit ambulans ke dinas kesehatan (dinkes) kemarin (30/11). Ambulans yang diserahkan di Pendapa Agung itu memiliki spesifikasi yang sesuai standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Pria yang akarab disapa Ra Latif itu menyampaikan, pengadaan satu unit ambulans yang diserahkan ke Dinkes Bangkalan itu senilai Rp 728 juta dan bersumber dari dana alaokasi khusus (DAK). ”Ini ambulans peralatannya paling lengkap. Ambulans ini dapat dimanfaatkan masyarakat Bangkalan,” ucapnya.

 

Ambulans itu akan standby di public safety center (PSC) di Dinkes Bangkalan. Ambulans yang diberi nama Bangkalan Sistem Aplikasi Kesehatan Gawat Darurat (Bang Sakera) itu siap melayani masyarakat 24 jam. ”Kami siapkan call center, jadi masyarakat bisa tahu prosedur menghubungi ambulans ini,” imbuhnya.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu berharap ambulans Bang Sakera dapat menunjang pelayanan kesehatan di Kota Salak. Sehingga, masyarakat dapat terlayani dengan baik dan memuaskan. ”Saat ini baru satu unit ambulans yang kami serahkan. Mungkin tahun depan bisa lima unit,” imbuhnya.

Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo menyampaikan, untuk pengoperasian ambulans Bang Sakera, institusinya menyediakan petugas jaga yang siap melayani masyarakat 24 jam. Terdiri dari satu driver, dua perawat, dan satu dokter konsultan. ”PSC ini terkoneksi dengan aplikasi yang ada di fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan),” ulasnya.

Menurut pria yang biasa disapa Yoyok itu, ambulana yang diserahkan oleh orang nomor satu di lingkungan Pemkab Bangakalan itu diharapkan dapat menunjang pelayanan kesehatan. Apalagi, jumlah ambulans di Bangkalan masih kurang. ”Sangat membantu untuk pelayanan,” tandasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein menuturkan, call center 119 adalah kanal layanan kesehatan yang disediakan pemerintah untuk masyarakat. ”Ambulans ini sangat dibutuhkan untuk merespons laporan masyarakat. Ini merupakan kemajuan di bidang pelayanan kesehatan,” pungkasnya. pem-ram 

Bupati Bangkalan Ra Latif Bantu warga Arosbaya Korban Pohon Tumbang

Bupati Bangkalan Ra Latif Bantu warga Arosbaya Korban Pohon Tumbang

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron memberikan bantuan kepada warga Desa Buduran, Kecamatan Arosbaya, yang rumahnya rusak akibat tertimpa pohon, Selasa (30/11). Bantuan yang diberikan berupa material bangunan, sembako, dan alat-alat rumah tangga.

Bupati yang biasa disapa Ra Latif itu mengatakan, ada tiga kepala keluarga (KK) di Desa Buduran yang rumahnya roboh tertimpa pohon pada Minggu lalu (28/11). Tumbangnya pohon berukuran jumbo itu lantaran diterjang angin ribut. ”Kami meninjau rumah warga yang terdampak angin puyuh dan tertimpa pohon besar,” ucapnya.

Saat mengunjungi warganya, mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu memberikan bantuan berupa material bangunan, sembako, dan alat rumah tangga. Bantuan itu disesuaikan dengan tingkat kerusakan. ”Material bangunan yang kami berikan berupa asbes dan genting,” ulasnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, sambung Ra Latif, pemerintah akan melakukan pemotongan ranting pohon yang ada di sepanjang jalan Desa Buduran, Kecamatan Arosbaya. Sehingga, bisa meminimalkan insiden pohon tumbang yang disebabkan angin ribut.

Ra Latif meminta masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam. Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan. ”Kami mengimbau tetap waspada, lalu ikuti perkembangan perkiraan cuaca yang diumumkan pemerintah,” imbaunya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein mengingatkan cuaca ekstrem berpotensi terjadi bencana.  Seperti yang terjadi di Kecamatan Arosbaya. ”Bantuan diserahkan langsung oleh bupati sebagai bentuk perhatian beliau kepada warga yang tertimpa musibah,” tandasnya. ram

Bupati Bangkalan Ra Latif Umrahkan Dua Peserta Juara 1 MTQ Se Jatim

Bupati Bangkalan Ra Latif Umrahkan Dua Peserta Juara 1 MTQ Se Jatim

Nusantara7.com, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menepati janjinya kepada kafilah yang meraih juara di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan di Pamekasan, Selasa (2/11)–Kamis (11/11).  Bupati R. Abdul Latif Amin Imron memberikan hadiah dan penghargaan kepada kafilah yang meraih juara.

Hadiah diberikan oleh bupati Bangkalan di Pendapa Agung, Senin (29/11). Dua dari enam kafilah yang mendapat juara di MTQ XXIX Provinsi Jawa Timur mendapat hadiah umrah. Mereka Lailatul Mubarokah dan Asy’ad Daroini.

Bupati yang akrab disapa Ra Latif itu mengungkapkan, sebelum kafilah MTQ XXIX Provinsi Jawa Timur diberangkatkan ke Kota Gerbang Salam, pihaknya menjanjikan hadiah kepada yang bisa memperoleh juara. Tidak tanggung-tanggung, hadiah yang dijanjikan yaitu berupa umrah bagi kafilah yang dapat meraih juara satu.

Ternyata, dari event itu ada enam kafilah asal Bangkalan yang berhasil membawa pulang prestasi. Mereka Lailatul Mubarokah juara satu Tilawah Dewasa Putri, Asy’ad Daroini juara satu Tafsir Bahasa Indonesia Putra. Kemudian, Muh. Royyan Habibullah juara dua Tilawah Anak Putra, Tsuibatul Aslamiyah Afif juara juara harapan 1 Tafsir Al-Qur’an Bahasa Arab Putri, Rizal Umam juara harapan tiga Tilawah Remaja Putra, dan Mahmudi juara harapan tiga Qiraat Sa’ah Mujawat Putra.

”Alhamdulillah, di tahun ini ada enam putra dan putri Bangkalan yang mendapat prestasi di MTQ Jatim. Dua di antaranya meraih juara satu dan kami berikan hadiah umrah,” ungkap Ra Latif.

Sementara untuk kontestan lainnya yang mendapat juara dua, tiga, dan harapan diberi uang pembinaan. Ra Latif berharap, kafilah yang berprestasi itu terus mengembangkan potensinya, sehingga bisa mendapatkan prestasi lainnya di event yang lain.

”Hadiah yang kami berikan sebagai motivasi untuk semakin semangat lagi,” terangnya.

Event MTQ Jatim dua tahun yang akan datang akan dihelat di Pasuruan. Pihaknya berharap akan semakin banyak prestasi yang ditorehkan para kafilah Bangkalan. Dengan demikian, slogan Bangkalan sebagai Kota Zikir dan Salawat semakin membumi.

”Semoga di event berikutnya bisa menjadi juara umum,” harapnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein berharap dengan apresiasi yang diberikan dapat memicu semangat kafilah-kafilah lainnya. Sehingga, keinginan bupati untuk bisa menjadi juara umum di MTQ Jatim di masa yang akan datang terwujud.

”Semoga muncul kafilah-kafilah baru yang bisa mengharumkan nama Bangkalan,” harapnya. Pemkram

Bupati Bangkalan Ra Latif  Beri Penghargaan 41 Kepala Desa

Bupati Bangkalan Ra Latif Beri Penghargaan 41 Kepala Desa

Nusantara7.com, Bangkalan  – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron memberikan penghargaan kepada 41 kepala desa (Kades) yang telah memenuhi target pajak bumi dan bangunan (PBB), Senin (29/11). Penghargaan itu diberikan di Pendapa Pratanu saat peringatan hari ulang tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Bangkalan itu menyebut, ada 41 Kades yang diberi piagam penghargaan. Mereka berasal dari 11 kecamatan di Kota Salak. Penghargaan tersebut sebagai apresiasi dari pemkab.

”Piagam yang kami berikan sebagai motivasi agar tahun depan bisa kembali menyetorkan PBB 100 persen,” ungkap bupati yang akrab disapa Ra Latif itu.

Penghargaan tersebut diharapkan bisa menjadi pemicu semangat bagi Kades yang lain. Dengan demikian, Kades saling berkompetisi untuk dapat mengumpulkan pendapatan asli daerah (PAD), yaitu PBB.

”Bagi desa yang belum memenuhi PBB, kami harap Kadesnya mencontoh desa yang pagi ini mendapat penghargaan,” ujarnya.

Pemkab Bangkalan juga mendorong Kades terus menggenjot perolehan PPB. Sebab, melalui PBB itu nantinya pembangunan di Bangkalan akan semakin masif. Utamanya dalam pemenuhan infrastruktur jalan.

”PPB yang disetorkan masyarakat nantinya akan kembali kepada masyarakat sendiri output-nya,” tegas Ra Latif.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Agus Zein menambahkan, penghargaan yang diberikan sebagai motivasi kepada penerima dan Kades yang lain. Pemkab berharap, Kades yang telah diberi penghargaan itu meningkatkan perolehan PBB di tahun depan.

”Kades-Kades diharapkan bisa menyusul dalam pemenuhan target PAD di desanya masing-masing,” tandasnya. ram

 

HUT Korpri ke-50, Bupati Ra Latif Serahkan Ratusan SK Pengangkatan PNS Bangkalan

HUT Korpri ke-50, Bupati Ra Latif Serahkan Ratusan SK Pengangkatan PNS Bangkalan

Nusantara7.com, Bangkalan – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) terasa spesial bagi ratusan abdi negara di Kota Salak. Dalam apel HUT Ke-50 Korpri, Senin (29/11), Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyerahkan ratusan surat keputusan (SK) pengangkatan PNS di Pendapa Pratanu.

Ada 320 SK PNS yang diserahkan pada momen HUT Ke-50 Korpri. Perinciannya, 23 PNS golongan II hasil seleksi 2019 dan 297 PNS hasil seleksi 2020. ”Kami sampaikan selamat kepada ASN yang mendapatkan SK pengangkatan pada HUT Korpri tahun ini,” kata bupati yang akrab disapa Ra Latif itu.

Pihaknya meminta kepada ratusan ASN yang telah menerima SK pengangkatan PNS untuk terus semangat mengabdi kepada negara. Sehingga, dapat berperan langsung terhadap kemajuan instansinya masing-masing.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Bangkalan itu menitip pesan agar ASN menjaga nama baik pemerintah. Sebagai abdi negara, ASN harus menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat dan lingkungannya.

”Semoga mereka dapat mengemban amanah dan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing,” harap mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu.

Ra Latif mengimbau kepada ASN yang baru diangkat bisa mengembangkan kreasi dan inovasi. Tujuannya, agar dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Karena sejatinya, PNS merupakan pelayan masyarakat. ”Manfaatkan dunia digitalisasi agar pelayanan kepada masyarakat bisa terpadu dan maksimal,” imbaunya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein juga berharap PNS yang baru mampu memberikan semangat kerja. Meningkatkan produktivitas birokrasi di lingkungan Pemkab Bangkalan.

”Saya meyakini performance mereka masih smart dalam menghadapi tugas-tugas di lingkungan kerjanya,” katanya. ram

Bupati Bangkalan Ra Latif Lantik Pimpinan Baznas

Bupati Bangkalan Ra Latif Lantik Pimpinan Baznas

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati R. Abdul Latif Amin Imron melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bangkalan periode 2021–2026 di Pendapa Agung, Senin (29/11). Dalam pelantikan itu, bupati menginisiasi penyaluran zakat oleh ASN dilakukan melalui Baznas.

Pria yang akrab disapa Ra Latif itu menyampaikan, ada lima pimpinan Baznas Bangkalan periode 2021–2026 yang dilantik dan diambil sumpahnya. Mereka adalah Ihsan, Muhaimin, Dimyati Muhammad, Jasuli Nur, dan Imam Hidayat. ”Semoga dengan pelantikan pimpinan dan pengurus yang baru ini, ke depan Baznas dapat terus meningkatkan kinerjanya sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Eksistensi Baznas sebagai lembaga nonstruktural di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) sangat penting. Utamanya dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat yang dikeluarkan oleh umat Islam.

”Keberadaan Baznas bermanfaat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Sekaligus penanggulangan kemiskinan di negara kita, khususnya Kabupaten Bangkalan,” jelasnya.

Zakat merupakan salah satu instrumen kunci dalam menumbuhkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Contohnya pada saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, Baznas banyak memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai penyaluran zakat, infak, dan shadaqah.

”Melalui berbagai bantuan yang disalurkan itu tentunya akan memberikan manfaat serta meringankan beban masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19,” imbuhnya.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu berjanji akan membuat regulasi perihal pemberian zakat oleh abdi negara di Kota Salak. Nantinya, pemerintah akan mengarahkan semua abdi negara untuk memberikan zakat, infak, dan shadaqah-nya melalui Baznas.

”Kemungkinan baru bisa diberlakukan tahun depan,” tutur bupati berkacamata itu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Agus Zein mengatakan, dengan kepemimpinan baru, diharapkan pengelolaan zakat bisa semakin baik. Untuk mendukung upaya itu, bupati akan membantu agar ASN turut menyisihkan pendapatannya melalui Baznas Bangkalan.

”ASN yang memiliki penghasilan tetap diharapkan bisa menyumbangkan pendapatannya melalui Baznas. Agar cakupan dari zakat dan infak yang disalurkan semakin luas untuk warga yang berhak,” tandasnya. ram

Pelanggan Menunggak, PDAM Bangkalan Rugi Rp 2,1 Miliar

Pelanggan Menunggak, PDAM Bangkalan Rugi Rp 2,1 Miliar

nusantara7.com, Bangkalan  – Sebanyak 1.100 pelanggan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) menunggak bayar iuran bulanan. Namun hingga kini hanya 159 sambungan pelanggan yang diputus.

Plt Direktur PDAM Bangkalan Joko Supriyono menyebutkan, adanya tunggakan itu merugikan pihak PDAM. Sebab, akibat pelanggan tak membayar iuran pihaknya mengalami kerugian sebesar Rp 2,1 miliar.

“Dari jumlah pelanggan yang menunggak itu jika dinominalkan sebanyak Rp 2,1 miliar,” ungkapnya, Minggu (28/11/2021).

Ia juga mengatakan, dari ribuan pelanggan yang menunggak, tak hanya membayar iuran selama dua atau tiga bulan namun hingga dua tahun. Sehingga, sambungan diputus sementara sampai pelanggan membayar kembali.

“Iya, hanya diputus sementara tidak permanen. Pemutusan itu juga tidak serta merta namun melalui proses teguran lisan hingga tertulis,” tambahnya.

Dikatakan, pihaknya saat ini mengajukan bantuan keringanan pada Pemerintah Daerah untuk dilakukan pemutihan. Sehingga, pelanggan yang menunggak tak perlu membayar denda dan cara tersebut dinilai dapat meringankan beban pelanggan.

“Itu berlaku bagi semua pelanggan. Saat ini ada 24.000 pelanggan dan yang menunggak 1.100 itu. Namun jika tahun ini tidak membayar juga, maka akan kami putus semuanya dari jumlah 1.100 tersebut,” jelasnya.

Ia berharap, para pelanggan yang menunggak segera melunasi tagihan tersebut. Sehingga tidak ada pemutusan sambungan yang berdampak pada kesulitan mendapat aliran air bersih.

“Kami sudah melakukan pelayanan dengan baik, sebaiknya tunggakan segera diselesaikan agar tidak menjadi beban,” tandasnya. [brj]

Bupati Bangkalan Ra Latif Dampingi Kapolda Pantau Vaksinasi di Ponpes Ar Rowiyah

Bupati Bangkalan Ra Latif Dampingi Kapolda Pantau Vaksinasi di Ponpes Ar Rowiyah

Nusantara7.com, Bangkalan – Vaksinasi serentak dilakukan di Jawa Timur (Jatim) kemarin (27/11). Di Kabupaten Bangkalan, vaksinasi serentak itu difokuskan di Pondok Pesantren (Ponpes) Ar Rowiyah, Desa Mancengan, Kecamatan Modung.

Vaksinasi yang diikuti ratusan santri itu dihadiri langsung Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta. Alumnus akpol 1992 itu didampingi Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron beserta anggota forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda).

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, capaian vaksinasi di Kabupaten Bangkalan sudah 41 persen. Upaya percepatan saat ini terus dilakukan oleh tiga pilar. Yakni TNI-Polri dan Pemkab Bangkalan.

”Semaksimal mungkin kami bersama TNI-Polri berkoordinasi dengan para tokoh masyarakat, kiai, dan kepala desa agar target segera tercapai,” ucapnya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Bangkalan itu berharap peran serta media massa untuk mengedukasi masyarakat agar melakukan vaksinasi. Sebab, pemerintah pusat telah menyediakan vaksin secara cuma-cuma.

”Vaksinnya sudah ada, mari kita manfaatkan program vaksinasi dengan baik,” kata pria yang biasa disapa Ra Latif itu.

Vaksinasi yang dilakukan di Ponpes Ar Rowiyah menyasar 600-700 orang. Ke depan diharapkan semakin banyak warga yang bersedia melakukan vaksinasi. Sehingga, target terbentuknya kekebalan komunal terbentuk.

”Stok vaksin sampai saat ini masih aman,” imbuh Ra Latif.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Agus Zein menyampaikan, capaian vaksinasi di Bangkalan masih menjadi atensi bersama. Sebab, terendah untuk di wilayah aglomerasi Surabaya. Meski begitu, satgas Covid-19 Bangkalan terus berupaya mendongkrak capaian vaksinasi.

”Kedatangan Bapak Kapolda sebagai dukungan dan motivasi kepada petugas nakes dan masyarakat untuk terus menggelorakan semangat vaksinasi,” tandasnya. ram

Usai Pilkades Bupati Minta Masyarakat Kembali Bersatu tanpa Provokasi

Usai Pilkades Bupati Minta Masyarakat Kembali Bersatu tanpa Provokasi

Nusantara7.com, Sumenep – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sumenep pada Kamis (25/11/2021) telah usai. Hampir semua desa telah menyelesaikan proses penghitungan suara.

Bupati Sumenep, Ach. Fauzi meminta agar masyarakat kembali bersatu setelah Pilkades ini. Menurutnya, para calon dan para pendukungnya, baik yang terpilih maupun tidak, bisa beraktifitas kembali seperti biasa.

“Jadi tidak ada lagi provokasi-provokasi. Pilkades sudah selesai. Boleh beda pilihan, tapi jangan bermusuhan,” katanya.

Bupati Sumenep melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Pilkades di beberapa desa. Pemantauan tersebut dilakukan bersama jajaran Forkopimda, yakni Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, dan Ketua DPRD. Selain itu juga ikut mendampingi, Ketua Pengadilan Agama, dan Sekda Sumenep.

“Kami berharap tidak ada ‘polarisasi’ di masyarakat setelah Pilkades. Semuanya harus kembali bersatu untuk bersama-sama membangun desanya agar lebih baik,” tandasnya.

Ia meyakini tidak ada kecurangan dalam Pilkades kali ini, karena di tiap TPS ada dua saksi dari masing-masing calon. “Ini ada saksinya. Bukan cuma satu. Tapi dua. Jadi saya pikir kok sulit ya untuk terjadi kecurangan,” ucapnya.

Pada Kamis (25/11/2021), sebanyak 84 desa di 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep baik wilayah daratan maupun kepulauan, melaksanakan pilkades serentak. [brj]