Kesehatan Jamaah Haji Diskrining saat tiba di Bandara Debarkasi

Kesehatan Jamaah Haji Diskrining saat tiba di Bandara Debarkasi

Nusantara7.com – Kepala Pusat Kesehatan Haji Budi Sylvana mengatakan, jemaah haji akan diskrining kesehatan saat kedatangan di bandara debarkasi untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Bagi jemaah yang tiba di tanah air, akan dilakukan skrining kesehatan saat kedatangan di bandara internasional debarkasi,” kata Budi di Mekkah, Selasa (12/7).

Skrining yang dimaksudkan adalah pengecekan suhu melalui thermal scanner dan thermal gun, tanda dan gejala serta melakukan observasi terhadap jemaah di asrama haji debarkasi.

Apabila ada jemaah dengan gejala demam atau menunjukkan potensi penyakit menular, dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan tes antigen. Jika hasil reagen menunjukkan reaktif, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Jika hasilnya positif, akan dirujuk ke fasilitas isolasi terpusat untuk kasus tanpa gejala atau bergejala ringan. Sementara yang bergejala sedang atau berat akan dirujuk ke RS Rujukan Covid-19,” katanya.

Sedangkan jemaah haji yang dinyatakan sehat saat kedatangan dan observasi di asrama haji debarkasi, bisa kembali ke rumah dengan tetap menjalani karantina mandiri dan memantau kondisi kesehatannya selama 21 hari ke depan.

Setiap jemaah akan dibagikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah haji/K3JH, dan dilakukan pengawasan oleh dinkes setempat. Selain skrining kesehatan, Kementerian Kesehatan juga telah menyiapkan posko kesehatan di bandara untuk pelayanan rawat jalan, emergency, dan rujukan.

Selain itu juga menyediakan mobil ambulans dan tenaga medis sebagai antisipasi terhadap penyakit menular. Kemenkes juga menyiapkan sistem surveilans kesehatan terhadap jemaah haji Indonesia yang tiba di tanah air bersama dengan dinas kesehatan kabupaten kota.

Jemaah juga diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan terutama memakai masker dan menggunakan alat pelindung diri selama menjalankan aktivitasnya di luar pemondokan. Sebanyak 4.765 jemaah haji gelombang pertama akan mulai bertolak ke tanah air pada 15 dan 16 juli 2022 melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi. [jp]

Pemkab Bangkalan Resmikan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa

Pemkab Bangkalan Resmikan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa

Nusantara7.com, Bangkalan – Pemerintah Bangkalan melalui Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan Drs Mohni MM meresmikan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa sebagai tempat rehab para pecandu narkoba. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan nota kesepahaman.

Mohni  mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan sangat mendukung langkah dari Kejaksaan dengan membuat Balai Rehabilitasi. Hal ini merupakan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Bangkalan dengan Kejari Bangkalan dalam pemberantasan narkoba. 

“Sementara ini masih ditempatkan di RSUD, nanti akan kita dukung melalui penyediaan balainya,” ujar Mohni .

Mohni  menjelaskan hingga saat ini penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba masih menjadi permasalahan serius. Oleh karenanya, perlu penanganan dari seluruh stakeholder.

“Semakin hari, jumlah pecandu di Indonesia semakin bertambah. Hal ini tentunya harus mendapatkan penanganan yang lebih serius dari semua komponen, baik pemerintah, swasta serta komponen masyarakat lainnya,” jelasnya. Continue reading →

Kolaborasi antara BPJS dan Kementerian Perindustrian, Bangun Sinergi

Kolaborasi antara BPJS dan Kementerian Perindustrian, Bangun Sinergi

Nusantara7.com – BPJS Kesehatan berkolaborasi dengan Kementerian Perindustrian RI demi memberikan perlindungan jaminan kesehatan kepada para pekerja melalui Program JKN. Kerja sama ini juga merupakan realisasi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022, yang merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat terlindungi jaminan kesehatan dan mencapai Universal Health Coverage (UHC).

“Sampai dengan Mei 2022, tercatat sebesar 240,3 juta jiwa penduduk Indonesia telah menjadi peserta JKN. Masih ada sekitar 33 juta jiwa penduduk Indonesia yang masih belum terdaftar, termasuk di dalamnya dari sektor pekerja,” kata Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, David Bangun usai menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Kementerian Perindustrian RI, Senin (27/06).

Adapun saat ini jumlah badan usaha yang telah terdaftar menjadi peserta JKN tercatat sebesar 375.875 entitas, dengan jumlah pekerja sebanyak 18.309.591 jiwa dan jumlah anggota keluarganya sebanyak 21.873.659 jiwa.

Menurut David, pihaknya akan melakukan pertukaran data dengan Kementerian Perindustrian RI yang mencakup data potensi badan usaha maupun potensi jumlah pekerja. Data-data tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung optimalisasi perluasan kepesertaan JKN segmen Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU Badan Usaha).

“Harapan kami, kerja sama ini bisa mendukung efektivitas pelaksanaan Program JKN di sektor industri sekaligus meningkatkan daya saing maupun produktivitas bangsa Indonesia,” ujar David.

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian RI, Wulan Aprilianti Permatasari mengatakan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan BPJS Kesehatan untuk mengoptimalkan Program JKN dan pembangunan industri nasional.

“Kami akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terkait kerja sama ini agar berjalan dengan baik,” ujarnya.(jp)

Vaksin Merah Putih Unair Surabaya, Berharap bisa Didaftarkan ke WHO

Vaksin Merah Putih Unair Surabaya, Berharap bisa Didaftarkan ke WHO

Nusantara7.com–Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berharap vaksin Merah Putih didaftarkan ke Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Agar ke depan tidak hanya menjadi alternatif pilihan dalam negeri, tetapi juga menjadi produk ekspor.

Menurut Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito, jika vaksin bisa didaftarkan ke WHO dan diekspor, bukan tidak mungkin namanya akan diganti menjadi lebih universal.

”Nanti mungkin dengan nama yang kita mintakan kepada Bapak Presiden (Joko Widodo) dengan nama yang universal kalau nanti benar-benar diekspor,” ucap Penny Kusumastuti Lukito pada acara Kick Off Uji Klinik Fase 3 Vaksin Merah Putih di Kampus A Universitas Airlangga Surabaya, Senin (27/6).

Penny juga berharap uji klinik fase tiga vaksin Merah Putih berjalan lancar dan hasilnya bisa segera diperoleh. Keberhasilan pengembangan vaksin Merah Putih Unair menjadi kebanggaan bagi seluruh elemen bangsa. Sebab, merupakan vaksin pertama karya anak bangsa.

”Betul-betul dimulai dari awal di dalam negeri. Jadi dari benih vaksinnya ya virusnya dari Indonesia, dari pasien kita di Indonesia. Jadi sangat membanggakan,” tutur Penny.

Sementara itu, Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Agusdini Banun Saptaningsih menyatakan, pengembangan vaksin Merah Putih Unair merupakan langkah besar dalam upaya Indonesia mewujudkan kemandirian di bidang produksi vaksin. Pandemi Covid-19, telah menyadarkan pemangku kebijakan untuk memperkuat pertahanan sistem kesehatan.

”Kami juga akan melakukan transformasi bidang kesehatan, salah satunya untuk ketahanan sistem kesehatan melalui resiliensi kefarmasian,” tutur Agusdini Banun Saptaningsih.

Terkait peruntukan vaksin Merah Putih Unair, Agusdini mengatakan, kemungkinan akan digunakan untuk booster dan vaksin anak.

”Kami masih belum bisa memastikan rentang usia anak yang menjadi sasaran vaksin Merah Putih Unair karena masih harus melakukan penelitian lanjutan,” ucap Agusdini Banun Saptaningsih.

Saat ini, Unair Surabaya resmi memulai uji klinik fase tiga vaksin Merah Putih setelah memperoleh izin dari BPOM. ???????Pada uji klinik fase tiga ada 4.005 subjek yang disiapkan untuk mengikuti penelitian dan dibagi dalam tiga kelompok. Yakni satu kelompok kontrol dan dua kelompok perlakuan.(jp)

Angka Kematian di Indonesia meningkat, akibat Varian Omicron BA.4 dan BA.5

Angka Kematian di Indonesia meningkat, akibat Varian Omicron BA.4 dan BA.5

Nusantara7.com,Jakarta – Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 tak hanya menaikkan jumlah kasus Covid-19, tetapi juga angka kematian. Meski tak melonjak signifikan, namun angka kematian tetap tercatat naik dibandingkan sebelum BA.4 dan BA.5 terdeteksi di tanah air.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan, selama 6 hari berturut-turut, kasus terus berada di atas angka 1000. Sangat disayangkan, dalam 2 bulan terakhir kasus harian berhasil dipertahankan dibawah 1000 kasus.

“Meskipun angka kenaikan ini terbilang tidak tinggi dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia secara keseluruhan, tetapi kenaikan ini merupakan alarm yang perlu kita waspadai,” kata Prof Wiku dalam keterangan virtual baru-baru ini.

Dari perkembangan penanganan terkini, kenaikan kasus mingguan sebesar 105 persen. Dari 3.688 pada minggu lalu, menjadi 7.587 di minggu ini. Kenaikan ini turut mempengaruhi kenaikan kasus aktif, yang sebelumnya 4.734 menjadi 8.594 pada minggu ini. Kenaikan ini terbanyak disumbangkan dari 3 provinsi. Yaitu, DKI Jakarta (naik 2.769 kasus), Jawa Barat (naik 686 kasus), dan Banten (naik 285 kasus).

Dengan meningkatnya kasus positif dan kasus aktif, kata dia, maka seharusnya kasus kematian ditekan dan persentase kesembuhan ditingkatkan. Nyatanya, di minggu terakhir terjadi kenaikan kematian mingguan dari 28 menjadi 44 kasus.

“Dan seharusnya, dengan naiknya angka kematian, maka segera lakukan evaluasi dan mitigasi agar kematian tidak terus meningkat,” jelas Prof Wiku.

“Meskipun jumlahnya tidak besar dibandingkan jumlah kasus positif, seharusnya jumlah kematian dapat ditekan. Selalu saya tekankan bahwa 1 kematian saja terbilang nyawa,” tambahnya.

Selain itu, meskipun persentase kesembuhan terbilang masih tinggi yakni 97,28 persen, sayangnya angka ini sedikit menurun. Seharusnya, angka kembali didorong agar terus meningkat, beriringan dengan upaya penurunan tren kematian.

Ia meminta agar deteksi kasus terus dilakukan sedini mungkin dengan meningkatkan kesadaran menuju ke tempat testing Covid-19 untuk diperiksa. Terutama kepada individu yang bergejala atau setelah itu berkontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Vaksinasi Digenjot. Lalu, upaya treatment pasien Covid-19 harus kembali dikuatkan. Adanya peningkatan kematian pada minggu terakhir, maka perlindungan kepada kelompok rentan juga perlu ditingkatkan.

Sehingga perlu terus mendorong vaksinasi dan booster terutama pada penderita komorbid, anak-anak dan lansia untuk melindungi dari penyakit parah dan kematian. Serta perlu pengawasan pada pasien lebih ketat di tempat isolasi terpusat atau rumah sakit rujukan.(jp)

Dinas Perikanan Sosialisasikan Gemar Makan Ikan Agar Sehat

Dinas Perikanan Sosialisasikan Gemar Makan Ikan Agar Sehat

Nusantara7.com, Bangkalan – Dinas  Perikanan Kabupaten Bangkalan menggelar sosialisasi gemar makan ikan di Kelurahan Pejagan, Kecamatan Kota Bangkalan. Sosialisasi yang dihadiri ketua Forikan Kabupaten Bangkalan Ibu Zainab Zuraida Latif itu berisi materi praktek mengkonsumsi bandeng tanpa duri. Pesertanya adalah ibu-ibu. Sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh Lurah Pejagan, dan Narasumber yang berasal dari Penyuluh Perikanan.

Kepala Dinas Perikanan Muhammad Zaini berharap agar setiap keluarga bisa mengkonsumsi ikan, karena omeganya lebih tinggi ketimbang daging dan telur.

“Harganya murah, ketika menjadi bandeng tanpa duri, maka harganya lebih mahal, dua kali lipat, secara ekonomis keluarga mempunyai pendapatan tambahan,” ujarnya.

Menurutnya, Ikan adalah salah satu makanan yang kaya akan kandungan protein dan asam lemak omega 3. Selain itu, kandungan lemak jenuhnya juga rendah, sehingga baik dikonsumsi bagi seseorang yang sedang dalam diet. Selain itu, kandungan vitamin dan mineral di dalamnya terbilang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan.

Ikan juga dapat menjadi pilihan asupan yang baik bagi ibu hamil karena dapat membantu perkembangan janin dan membuat kehamilan yang sehat. Tidak sedikit ahli medis yang menyarankan agar lebih banyak konsumsi ikan karena manfaat yang diterima oleh tubuh.

Salah satu manfaat dari makan ikan secara rutin adalah sebagai makanan yang baik untuk diet. Ikan mempunyai kandungan yang kaya akan protein yang berkualitas tinggi dan rendah lemak. Dengan begitu, sangat baik untuk dikonsumsi saat sedang dalam proses menurunkan berat tubuh. Kandungan kalsium, fosfor, dan mineral lainnya sangat baik untuk tubuh saat dikonsumsi secara rutin. Continue reading →

Menjaga Tubuh Bugar Dan Terkendali Selama Menopause, Lakukan 4 Jenis Olahraga Yang Diprioritaskan

Menjaga Tubuh Bugar Dan Terkendali Selama Menopause, Lakukan 4 Jenis Olahraga Yang Diprioritaskan

Nusantar7,Jakarta – Pembahasan soal menopause biasanya seputar gejala yang dirasakan. Semuanya terkait dengan akhir menstruasi dan penurunan alami kadar estrogen, progesteron, dan testosteron yang terjadi pada wanita selama 40-an dan 50-an. Namun, jarang yang membahas tentang bagaimana perubahan hormonal ini memiliki efek jangka panjang pada otak, jantung, dan kesehatan seksual.

“Wanita yang mengalami menopause merasa seperti kehilangan kendali atas tubuh mereka—sesuatu sedang terjadi pada mereka, dan belum tentu oleh mereka,” kata Jackie Giannelli, praktisi perawat pendiri di Elektra Health. “Kebugaran dan olahraga, untuk berbagai alasan, adalah cara bagi wanita untuk mengendalikan pengalaman menopause dan bagaimana perasaan mereka selama itu.”

Giannelli dan Antonietta Vicario, pelatih utama di P.volve, bekerja sama untuk membuat rencana latihan yang dirancang khusus untuk menopause yang membahas empat area yang menurut mereka paling diuntungkan oleh wanita dari fokus selama ini. Mereka menyarankan olahraga lebih pendek untuk mencegah stres berlebih pada tubuh Anda dan meningkatkan kadar kortisol—yang sudah lebih tinggi selama menopause. Selain durasi, ini juga tentang membagi waktu yang Anda alokasikan untuk berolahraga.

4 jenis olahraga yang harus diprioritaskan saat menopause

Angkat beban berat

“Kita kehilangan hormon estrogen saat kita mengalami menopause,” kata Giannelli. “Estrogen adalah pendorong untuk membangun massa otot tanpa lemak, jadi Anda perlu latihan kekuatan untuk mempertahankan otot.” Tanpa latihan kekuatan ekstra, wanita mulai kehilangan satu hingga dua persen massa otot dari tahun ke tahun begitu menopause dimulai, kata Vicario.

Otot aktif secara metabolik, jadi semakin banyak massa otot tanpa lemak yang Anda miliki, semakin baik tingkat metabolisme istirahat Anda. Lebih penting lagi, mengangkat beban berat memicu respons hormonal yang membakar lemak visceral di sekitar bagian tengah tubuh Anda, yang cenderung meningkat selama menopause. Membangun kekuatan juga akan membantu mengatasi pengeroposan tulang yang dapat terjadi pada wanita seiring bertambahnya usia. Vicario merekomendasikan latihan kekuatan dua hingga tiga kali per minggu dan berfokus pada repetisi rendah untuk beban berat.

Latihan interval intensitas tinggi atau HIIT

Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu bagi wanita, kata Vicario, dan oleh karena itu, latihan aerobik selama menopause sangat penting. Namun, dia mengatakan menit-menit itu seharusnya tidak difokuskan untuk membangun daya tahan melalui kardio kondisi-mapan, tetapi lebih pada meningkatkan detak jantung Anda melalui pelatihan interval intensitas tinggi (HIIT), mempertahankan upaya maksimal Anda selama tidak lebih dari 20 hingga 30 detik pada waktu yang sama.

HIIT memungkinkan Anda untuk menuai manfaat kesehatan dari cardio tanpa meningkatkan kadar kortisol Anda seperti yang dilakukan oleh latihan ketahanan jangka panjang. Selain itu, HIIT sering cenderung menggabungkan pelatihan lompat atau plyometrics, yang memberikan dampak tinggi pada tulang Anda.

Latihan dasar panggul

Selain mendukung organ reproduksi dan kandung kemih Anda, dan memainkan peran penting dalam kesehatan seksual Anda, dasar panggul Anda adalah dasar dari inti Anda. Karena estrogen sangat melumasi, dan sejumlah besar reseptor hormon estrogen hidup di area tubuh ini, wanita lebih rentan terhadap disfungsi dasar panggul selama menopause, kata Vicario. “Jadi inkontinensia, sembelit, nyeri panggul, yang dapat dikaitkan dengan penetrasi hubungan seksual, semuanya biasa terjadi,” tambahnya.

Sebagai refleks terhadap efek samping ini, wanita terkadang terlalu melatih dasar panggul mereka untuk berkontraksi dengan mencengkeram atau menahan terlalu banyak, ketika mereka benar-benar harus bisa melakukan keduanya dan rileks. “Juga, orang cenderung menahan ketegangan di pinggul dan glutes mereka,” tambah Vicario.

Latihan dasar panggul adalah tentang mempelajari terlebih dahulu cara berkontraksi dan merilekskan dasar panggul dengan benar (alias melakukan kegel) dan kemudian kapan melakukannya selama latihan tertentu yang memerlukan dukungan dari inti Anda, seperti mengangkat beban berat, misalnya. “Bisa juga saat Anda menambahkan beban, saat Anda menstabilkan, menambahkan benturan, atau saat Anda menyeimbangkan dengan satu kaki,” tambah Vicario. “Ini adalah tempat di mana terlibat melalui dasar panggul bisa bermanfaat.”

Latihan pernapasan

Manfaat latihan pernapasan ada dua kali lipat selama menopause — ini dapat membantu Anda terhubung dengan lebih baik ke dasar panggul Anda, dan juga dapat membantu Anda tetap tenang dan mengatur sistem saraf Anda, yang pada gilirannya dapat membantu mengurangi stres dan tekanan darah. “Teknik pernapasan dapat membantu Anda berpindah dari kondisi kortisol tinggi, melawan atau melarikan diri ke sistem saraf parasimpatis Anda, jadi fase istirahat dan cerna Anda, yang dapat membantu dengan hal-hal seperti insomnia dan sulit tidur, bahkan keringat malam,” ujarnya.(Tmp)

7 Jenis Teh Herbal dan Manfaatnya bagi kesehatan Tubuh

7 Jenis Teh Herbal dan Manfaatnya bagi kesehatan Tubuh

Beragam jenis teh herbal kerap dikonsumsi karena rasa dan aromanya yang khas. Selain itu, teh herbal juga telah digunakan sebagai obat tradisional untuk memelihara kesehatan tubuh dan mengatasi berbagai penyakit sejak ratusan tahun yang lalu.

Teh herbal sebenarnya tidak terbuat dari daun teh, melainkan rempah-rempah, bunga, daun, atau akar tumbuhan yang dikeringkan. Hanya saja cara penyajian jenis minuman ini sama seperti minuman teh pada umumnya, yaitu dengan cara diseduh.

Meski tidak terbuat dari daun teh asli, ada banyak jenis teh herbal dengan manfaat dan rasa yang tidak kalah dibandingkan dengan teh biasa.

Ada beberapa jenis teh herbal yang dapat memberikan beragam manfaat bagi kesehatan, yaitu:

1. Teh adas

Salah satu jenis teh herbal yang baik untuk kesehatan tubuh adalah teh adas. Secara tradisional, biji adas digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan, seperti sakit perut, kembung, dan sembelit. Meski begitu, berbagai manfaat teh herbal ini masih membutuhkan studi lebih lanjut.

Untuk membuat teh adas, Anda bisa menyeduh 1–2 sendok biji adas yang sudah dihaluskan dengan satu gelas air hangat, lalu diamkan selama 10–15 menit sebelum diminum.

2. Teh ginseng

Tanaman herbal yang banyak dikonsumsi di Korea ini, juga kerap diolah menjadi teh herbal. Kandungan senyawa aktif di dalam ginseng diduga dapat menurunkan tekanan darah, menjaga kelenturan pembuluh darah, dan menghambat terbentuknya gumpalan atau plak di pembuluh darah, sehingga dianggap baik untuk kesehatan jantung.

3. Teh jahe

Jenis teh herbal selanjutnya adalah teh jahe. Jahe kaya akan antioksidan yang dapat menjaga daya tahan tubuh dan mengurangi peradangan. Teh jahe juga dikenal efektif mengatasi mual, terutama karena mabuk perjalanan, kehamilan, atau efek samping pengobatan kanker.

Tak hanya itu, jenis tanaman rempah ini pun diduga dapat meredakan sembelit dan nyeri haid. Bahkan, menurut penelitian, teh jahe sama efektifnya dengan ibuprofen untuk meredakan nyeri haid.

4. Teh chamomile

Jenis teh herbal satu ini banyak disukai karena aromanya yang khas dan menenangkan. Oleh karena itu teh chamomile sering digunakan untuk meredakan rasa cemas dan membuat tidur lebih nyenyak.

Tak hanya itu, beberapa riset juga menunjukkan bahwa teh chamomile banyak mengandung zat antiradang dan antioksidan yang mampu mengurangi nyeri serta mengatur kestabilan kadar gula darah.

5. Teh kunyit

Meski belum ada bukti secara ilmiah, kunyit telah banyak digunakan untuk mencegah kembung dan mengobati batu ginjal. Sebuah studi pada hewan menunjukkan bahwa kunyit dapat mencegah kanker dan mengurangi peradangan. Sayangnya, penelitian mengenai manfaat tersebut belum dilakukan pada manusia.

6. Teh rosela

Menurut penelitian, mengonsumsi teh rosela selama 2–6 minggu mampu menurunkan kadar kolesterol, meski hanya sedikit. Rutin mengonsumsi jenis teh herbal ini juga diketahui dapat menurunkan tekanan darah.

Oleh karena itu, jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan penurun tekanan darah, atau memiliki tekanan darah rendah, sebaiknya batasi konsumsi teh herbal ini karena berisiko memperburuk kondisi darah rendah atau hipotensi.

7. Teh bunga krisan

Teh krisan atau chrysanthemum tea  adalah teh herbal yang populer diminum di Tiongkok. Aromanya yang khas dan lembut serta rasanya yang tidak terlalu pahit membuat teh herbal ini disukai banyak orang.

Jenis teh herbal ini juga dikonsumsi sebagai obat tradisional karena dipercaya memiliki efek antinyeri dan antiradang yang dapat memperkuat daya tahan tubuh serta meringankan gejala flu.

Meski berbagai jenis teh herbal di atas telah lama dikonsumsi oleh masyarakat di berbagai negara karena manfaatnya bagi kesehatan, tetapi sebagian besar klaim manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Selain itu, dosis, efek samping, dan tingkat keamanan konsumsinya pada ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit tertentu juga belum diketahui secara pasti.

Oleh karena itu, jika Anda ingin menikmati beragam jenis teh herbal tetapi memiliki riwayat penyakit atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, sebaiknya konsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya. (ad)

Pemkab Bangkalan Antisipasi Wabah PMK Dan  Tidak Ada Rencana Lockdown Pasar Hewan

Pemkab Bangkalan Antisipasi Wabah PMK Dan Tidak Ada Rencana Lockdown Pasar Hewan

Nusantara7.com, Bangkalan – Pemerintah  tidak akan melockdown pasar meski penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) kian meluas. Hal itu ditegaskan oleh Dinas Peternakan (Disnak) Bangkalan. 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan Kabupaten  Bangkalan Ali Makki mengungkapkan, hingga saat antisipasi terhadap penyebaran wabah PMK sudah dilakukan , pemerintah juga belum ada inisiatif melakukan lockdown pasar hewan.

Karena Kebijakan lockdown, menurut Makki, selain berdampak pada mata pencaharian, pedagang akan memilih menjual ternak ke kabupaten terdekat.

“Banyak pertimbangan yang harus kita lakukan untuk melakukan lockdown pasar hewan. Salah satunya masalah ekonomi. Selain itu, kalau toh harus melockdown, maka harus serentak di kabupaten lain. Kalau hanya di Bangkalan, maka tidak maksimal juga,” jelasnya.

Berkaca pada kasus yang pertama, sapi suspek PMK dapat diatasi. Sehingga, meski tidak dilakukan lockdown pasar hewan, dapat dilakukan pengobatan pada sapi yang dinyatakan suspek. Pengobatan itu bisa dilakukan, dengan catatan pihak karantina betul-betul bekerja dengan menutup akses masuk hewan ternak.

“Ini membutuhkan sinergitas yang kuat. Sebab jika masuknya terus diperbolehkan, baik yang secara resmi ataupun melalui jalan tikus, maka pengobatan yang kami lakukan akan percuma. Sapi yang diobati sembuh, datang lagi sapi luar, kan tidak menutup kemungkinan akan ada lagi ditularkan sapi yang dari luar,” paparnya.pemk

Bupati Bangkalan Abdul Latif  Rakor Penanggulangan Penyakit PMK Bersama Gubernur Jatim

Bupati Bangkalan Abdul Latif Rakor Penanggulangan Penyakit PMK Bersama Gubernur Jatim

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati  Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menghadiri rapat koordinasi percepatan penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Grand Mercury, Malang, Senin (30/5/2022). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati/Walikota se Jawa Timur.

Gubernur Jatim dalam sambutannya mengatakan bahwa Rakor dilaksanakan sebagai upaya membangun sinergisitas bersama dalam upaya percepatan penanganan wabah PMK. Diketahui, pada tanggal 25 Mei lalu ada 8 daerah yang terdampak PMK, namun pada per 29 mei berkembang menjadi 13 daerah. 

“Ini menandakan bahwa penyebarannya sangat cepat. Karena itu perlu langkah-langkah bersama dalam upaya pencegahan dan penanganan wabah PMK, karena PMK ini juga berdampak langsung secara ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.

Khofifah juga mengimbau agar Kabupaten/Kota segera membentuk satgas penanganan PMK serta membuat SOP Penanganannya. Continue reading →