Bupati Pamekasan berharap Kafilah Pamekasan jadi Juara umum di MTQ Jatim 2021

Bupati Pamekasan berharap Kafilah Pamekasan jadi Juara umum di MTQ Jatim 2021

Nusantara7.com, Pamekasan – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam berharap kafilah setempat menjadi juara umum dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur 2021, yang dijadwalkan digelar di Kabupaten Pamekasan.

Terlebih pada ajang empat tahunan yang dijadwalkan digelar selama 10 hari kedepan, yakni sejak Selasa hingga Kamis (2-11/11/2021) mendatang. Kabupaten Pamekasan diplot sebagai tuan rumah yang notabene menjadi motivasi tersendiri bagi para kafilah setempat.

“Tugas kita saat ini menjaga nama baik kabupaten Pamekasan, di antaranya dengan menghormati para tamu dengan menjunjung tinggi kesopanan dan ahlak terpuji. Senyum, sapa dan salam harus kita peragakan menyambut para tamu, sehingga mereka mendapat oleh-oleh yang baik tentang Pamekasan,” kata Bupati Badrut Tamam.

Selain itu, pihaknya juga sempat mengungkapkan empat target berbeda pada ajang MTQ Jatim 2021. Meliputi sukses penerapan protokol kesehatan Coronavirus Disease 2019 secara ketat. “Tentunya banyak hal yang sudah kita persiapkan untuk pelaksanaan MTQ ini, apalagi digelar di tengah pandemi Covid-19,” ungkapnya.

“Kami herharap pelaksanaan MTQ Jatim 2021 berjalan sukses dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Apalagi kita juga sudah menyiapkan QR Code di beberapa tempat sebagai upaya mensukseskan program vaksinasi Covid-19,” jelas Mas Tamam.

Sukses mendorong sektor perekonomian masyarakat juga dijadikan sebagai target pelaksanaan MTQ Jatim 2021. “Selain sukses menjalankan Protokol kesehatan, tentunya sukses juga mendorong perekonomian masyarakat Pamekasan dengan memajukan UMKM warga Pamekasan,” imbuhnya

“Tidak kalah penting dari semua itu, kita juga berharap semoga kafilah-kafilah kita mampu mengharumkan nama baik kabupaten Pamekasan. Sekaligus bisa menjadi juara umum ajang MTQ Jatim 2021,” pungkasnya. [brj]

Gubernur Jatim : Tahun 2022 akan ditambah 25 Daerah Pilot Project Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Gubernur Jatim : Tahun 2022 akan ditambah 25 Daerah Pilot Project Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Nusantara7.com, Surabaya  – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa melantik Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo untuk sisa masa jabatan 2018-2023 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (2/11/2021).

“Kami harap Pak Wakil Bupati bisa meningkatkan proses kemajuan yang dicapai periode selama ini oleh Bapak Marwoto Birowo sebagai bupati. Harus dipertahankan lompatan capaian kemajuan untuk kesejahteraan masyarakat di Tulungagung,” kata Khofifah dalam sambutannya.

Pada tahun 2021, ada lima daerah yang ditargetkan terkait kemiskinan ekstrem yang harus dituntaskan. Pada tahun 2022 nanti akan ditambahkan 25 daerah lagi, termasuk Tulungagung dan Surabaya.

Khofifah mengatakan, Tulungagung menjadi salah satu kabupaten pilot project yang dijadikan percontohan program nasional percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem pada tahun 2022. Nantinya, Gatut akan bertindak sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) di Tulungagung.

Khofifah berpesan kepada Gatut, agar bekerja keras menekan angka kemiskinan di Tulungagung. “TKPKD ini komandannya di kabupaten, Pak Wabup. Pak Wagub Jatim sebagai Dansatgas Penanganan Kemiskinan Ekstrem. Karena ini barang baru kemiskinan ekstrem, bahwa definisinya pengeluaran sehari 1,9 dollar AS. Tulungagung masuk di dalamnya, sama-sama mencari intervensinya (kemiskinan) bagaimana,” ujarnya.

Khofifah mengungkapkan, lengkapnya susunan eksekutif di Tulungagung, diharapkan bisa mempercepat pembangunan di daerah tersebut. Ada banyak capaian prestasi yang ditorehkan Tulungagung selama ini.

“Ini penguatan, percepatan di Tulungagung, untuk membantu kerja bupati. Penanganan kemiskinan ini bagian penting. Banyak capaian prestasi ditorehkan oleh Tulungagung, hadirnya Pak Wabup ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Tulungagung,” tegasnya.

“Selamat menjalankan tugas, dan selalu memberi keberkahan untuk kita semua,” pungkas Khofifah.

Diketahui sebelumnya, Bupati Tulungagung periode 2018-2023 Syahri Mulyo ditangkap KPK karena kasus korupsi. Kemudian wakilnya, Marwoto Birowo diangkat sebagai bupati. Setelah hampir tiga tahun jabatan wabup kosong, akhirnya, DPRD Tulungagung menunjuk Gatut Sunu Wibowo sebagai Wabup. [brj]

Tidak Lolos Seleksi P3K, Puluhan GTT/ PTT K2 Geruduk DPRD Magetan

Tidak Lolos Seleksi P3K, Puluhan GTT/ PTT K2 Geruduk DPRD Magetan

Nusantara7.com, Magetan – Ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) kategori khusus (K2) di Magetan tidak lolos seleksi PPPK. Puluhan perwakilan mengadu ke DPRD Magetan, Senin (1/10/2021)

Puluhan perwakilan ini diterima oleh Komisi A DPRD setempat di ruang pertemuan gedung DPRD setempat. Mereka mengeluhkan nasibnya yang tidak lulus tes P3K dan tidak ada formasi bagi PTT. GTT yang lulus PG namun tidak lulus P3K.

Data di Kabupaten Magetan terdapat 312 orang tenaga honorer eks-K2 terdiri dari 45 orang tenaga guru dan 276 tenaga administrasi, sedang untuk tenaga guru sejumlah 45 orang. Sebanyak 33 guru kelas, empat guru PAI, lima guru penjaskes, dua guru bahasa Inggris dan satu guru BP/BK.

Dalam keluhan kesahnya pegawai GTT dan PTT K2 yang ada di Magetan untuk memperjuangkan nasibnya agar tidak ada tes P3K untuk guru honorer K2 dan langsung ditempatkan.

“Pak tolong kami diperhatikan, mohon adanya gaji buat kami yang tidak lolos CPNS minimal sesuai UMR,” kata Sulis perwakilan GTT, Senin (01/11/2021).

Sementara itu Ketua Komisi A DPRD Suwarno Magetan mengaku telah menyiapkan Raperda Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan yang salah satu isinya guru dan tenaga kependidikan administrasi mendapat penghasilan minimal UMK dan rencana sebelum 31 November 2021 sudah disahkan.

Sedangkan BKD Magetan mengatakan untuk penerimaan baik ASN atau P3K harus melalui seleksi karena merupakan keputusan dari Menpan RB dan BKN Pusat dan akan mengusahakan selalu untuk menambah usulan jumlah ASN / P3K.

Namun, adanya ketidakpuasan dari GTT dan PTT K2 terhadap hasil audiensi tersebut. Yakni, adanya keterlambatan pelaksanaan setelah Perda Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan disahkan

“Kami sudah mengabdi 17 tahun lamanya mohon dengan hormat. Usia yang bertambah daya pikir berkurang, kami mohon agar tidak tes lagi. Berdasar tes kemarin, kami kalah cepat saat mengerjakan soal dengan yang lebih muda,” kata salah satu GTT. [brj]

PPP Jatim Silaturahmi ke PWNU, Ketua Rois: PPP Harus Tampung Putra/I Dzuriyah, Pengasuh Ponpes dan Kader NU

PPP Jatim Silaturahmi ke PWNU, Ketua Rois: PPP Harus Tampung Putra/I Dzuriyah, Pengasuh Ponpes dan Kader NU

Nusantara.com, Surabaya  – Pengurus DPW PPP Jatim melakukan audiensi dengan pengurus PWNU Jatim. Para pengurus DPW PPP Jatim yang dipimpin oleh Mundjidah Wahab disambut baik oleh pengurus PWNU Jatim.

Saat silaturahmi dan audiensi, pengurus PWNU memberi sejumlah masukan kepada DPW PPP Jatim. Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar mengungkapkan, PPP harus menyiapkan kader yang memiliki potensi yang bagus. Kader itu juga harus dekat dengan kalangan NU dan ponpes.

“Kader ini dipersiapkan untuk pemilihan legislatif, serta meminta untuk melakukan mapping daerah yang memiliki peluang suara yang bagus untuk PPP,” kata Marzuki saat audiensi dengan pengurus PPP Jatim di Kantor PWNU Jatim, Selasa (2/11/2021).

Senada, Wakil Ketua Rois Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Iskandar menyampaikan, PPP harus melakukan terus melakukan komunikasi dengan pengurus NU serta pondok pesantren (ponpes) di daerah. Hal itu harus dilakukan, agar PPP memiliki kesamaan persepsi politik dengan pengurus NU, termasuk para pengasuh ponpes.

“PPP harus menampung para putra-putri dan dzuriyah, pengasuh ponpes dan kader-kader NU yang memiliki potensi dalam merealisasikan kepentingan politik. Tentu PPP harus siap memfasilitasi,” kata KH Anwar Iskandar

Ketua DPW PPP Jatim Hj Mundjidah Wahab menerima masukan dari pengurus PWNU Jatim. Mundjidah menyampaikan, PPP membuka peluang bagi para kader NU dan putra-putri pengasuh ponpes untuk bergabung bersama partai berlambang ka’bah tersebut.

“Kami membuka pintu selebarnya untuk putra-putri pengasuh ponpes asparagus dan nawaning untuk mengambil bagian dari kepengurusan PPP di semua tingkatan baik ranting, kecamatan, kota, kabupaten maupun provinsi,” ungkapnya.

Mundjidah mengungkapkan, di era kepengurusan DPW PPP Jatim yang ia pimpin saat ini mengambil tagline ‘PPP Back To Pesantren, Back To NU’. “Karena dalam sejarah PPP tidak bisa lepas dari NU dan kepengurusan saat banyak diisi Kader NU,” tegasnya.

Dalam acara audiensi tersebut, hadir jajaran pengurus DPW PPP, Ketua DPW PPP Jatim Hj Mundjidah Wahab, Sekretaris DPW PPP Jatim Salim Qurays, Ketua OKK PPP Jatim Mujahid Ansori, Ansori Baidowi, Noerman Zain Nahdi, Wakil Sekretaris DPW PPP Jatim Syaiful Amin, Ahmad Zazuli, Bendahara DPW PPP Jatim Agus Mashuri.

Sementara, jajaran pengurus PWNU Jatim yang hadir antara lain, Rois Syuriah PWNU KH Anwar Mansur, Wakil Rois Syuriah KH Anwar Iskandar Wakil Katib PWNU Jatim KH Atho’ilah, Sekretaris PWNU Prof Akh Muzaki, Bendahara PWNU Jatim H Mathorurrozak. [brj]

Bupati Bangkalan Ra Latif Bantu Korban Angin Puyuh di Galis

Bupati Bangkalan Ra Latif Bantu Korban Angin Puyuh di Galis

BANGKALAN – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron selalu hadir di tengah-tengah warga yang mengalami kesusahan. Terbaru, pria yang akrab disapa Ra Latif itu mendatangi lokasi bencana angin puyuh di Kecamatan Galis.

Ra Latif mengatakan, ada tujuh kepala keluarga yang menjadi korban puting beliung di Kecamatan Galis. Yakni Desa Banyu Bunih dan Lantek Timur. Serta ada beberapa bangunan pondok pesantren  (ponpes) Al-Ibrahimy yang juga turut disapu angin puyuh.

“Saya menyampaikan keprihatinan kepada masyarakat yang terkena musibah. Semoga tetap sabar, kita semua tentu tidak berharap terjadi bencana seperti ini,” kata Ra Latif.

Usai berdialog dengan para korban, Ra Latif lalu memberikan bantuan material. Di antaranya kayu, genteng, asbes, serta sembako. Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah para korban.

“Semoga bantuan yang kami berikan bisa mengurangi beban para korban yang harus memperbaiki kembali rumahnya,” tutur mantan wakil ketua DPRD Bangkalan tersebut.

Dijelaskan, cuaca ekstrem sering terjadi di Kabupaten Bangkalan. Karena itu, Ra Latif mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Masyarakat harus tetap waspada menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Agus Zein mengatakan, bantuan yang diberikan bupati merupakan wujud kepedulian Pemkab Bangkalan kepada korban angin puyuh. Material yang diberikan diharapkan bisa meringankan beban para korban.

“Dengan memberikan langsung, bupati bisa menyampaikan harapannya kepada para korban untuk tetap bersabar dan tawakkal,” tandasnya. ram

 
Bupati Bangkalan Ra Latif lepas Kafilah  MTQ, juara satu janji diberi Hadiah Umrah

Bupati Bangkalan Ra Latif lepas Kafilah MTQ, juara satu janji diberi Hadiah Umrah

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron melepas kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Jatim di Pamekasan, Selasa (2/11). Sebanyak 51 peserta diberangkatkan Bupati Ra Latif  dari Pendapa Agung ke Bumi Ronggosukowati.

Ra Latif mengatakan, dalam situasi pandemi seperti sekarang, Kabupaten Bangkalan tidak absen dalam perhelatan MTQ ke XXIX tingkat Jatim. Itu mengindikasikan masyarakat Bangkalan sangat peduli dan cinta terhadap Al-Qur’an.

”Mudah-mudahan kepedulian dan kecintaan ini dapat meraih penghargaan,” ucapnya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Bangkalan itu menyampaikan, peserta MTQ yang diberangkatkan sudah diswab. Hasilnya semuanya negatif. Namun dia tetap berpesan agar para peserta MTQ tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

”Saya yakin kafilah dari Bangkalan mampu memberikan darma bakti dan prestasi terbaiknya,” imbuhnya.

Namun jika nantinya ada peserta yang belum bisa memperoleh juara pada lomba MTQ tingkat regional itu, Ra Latif berpesan untuk tidak putus asa. Tetapi, harus terus berlatih guna mengikuti event-event tahun berikutnya.

”Sebagai motivasi, jika ada yang menjadi juara pertama akan diberikan bonus umrah. Sementata untuk lainnya, akan diberi apresiasi khusus dari Pemkab Bangkalan. Bonus yang layak,” janji mantan wakil ketua DPRD Bangkalan tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein menyampaikan, bupati memahami psikologi puluhan peserta MTQ yang akan diberangkatkan ke Pamekasan. Sebagai bentuk support, Ra Latif melepas langsung rombongan yang akan diberangkatkan ke Pamekasan.

”Seseorang yang akan mengikuti kompetisi sangat membutuhkan support agar memiliki semangat dan mental juara. Juga perlu diberi reward agar para peserta  termotivasi untuk berprestasi,” tandasnya. ram

Bupati Bangkalan Ra Latif Resmikan Ponpes dan Masjid Tahfidz Qur’an

Bupati Bangkalan Ra Latif Resmikan Ponpes dan Masjid Tahfidz Qur’an

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati R. Abdul Latif Amin Imron punya kepedulian besar terhadap dunia pendidikan pesantren dan rumah ibadah. Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Villa Tahfidz Qur’an Darus Salam di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Selasa (2/11). Tidak jauh dari tempat tersebut, Ra Latif juga meresmikan Masjid Baitul Ma’mur.

Dengan diresmikannya Ponpes Villa Tahfidz Qur’an Darus Salam, Ra Latif berharap ke depan akan semakin banyak hafidz di Kabupaten Bangkalan. Sehingga, menjadi generasi yang membanggakan untuk Kota Zikir dan Salawat di masa yang akan datang.

Keberadaan lembaga tersebut akan membantu terhadap program gerakan Bangkalan Menghafal Al-Qur’an. ”Lembaga ini sangat luar biasa, apalagi dapat menyukseskan Gerakan Bangkalan Membaca dan Menghafal Al-Qur’an yang digagas pemerintah,” katanya.

Sementara untuk peresmian masjid, Ra Latif menegaskan, masjid memiliki fungsi sebagai tempat ibadah. Dengan diresmikannya Masjid Baitul Ma’mur, diharapkan bisa dijadikan tempat peningkatan spiritualitas masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Agus Zein menambahkan, bupati memaknai pendidikan secara utuh. Yakni, tidak hanya dari konteks pendidikan formal, tetapi nonformal. Sebab, keduanya akan sama-sama meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi masa depan.

”Peningkatan SDM juga menjadi konsentrasi bupati. Itu terbukti dengan peresmian yang beliau lakukan langsung,” terangnya.

Sementara untuk peresmian masjid, bupati menyadari bahwa rumah ibadah memiliki banyak fungsi. Selain tempat peningkatan spiritualitas, masjid juga sebagai wadah penguatan SDM masyarakat dan edukasi masyarakat tentang keagamaan. ram

Bupati Bangkalan Ra Latif MoU dengan PT Garam, Dongkrak Produksi Kualitas Garam Bangkalan

Bupati Bangkalan Ra Latif MoU dengan PT Garam, Dongkrak Produksi Kualitas Garam Bangkalan

Nusantara7.com, Bangkalan – Pengelolaan Garam di Kabupaten Bangkalan butuh sentuhan khusus. Untuk itu, Pemkab Bangkalan menggandeng PT Garam (Persero) untuk menyatukan komitmen melalui MoU tentang pengelolaan pergaraman di Kabupaten Bangkalan. MoU ditandangani langsung oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron dengan Direktur Utama PT Garam Ahmad Ardianto di Pendopo Agung Bangkalan, Selasa (2/11/2021). 

Menurut Bupati Ra Latif, MoU dilakukan karena Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu Kabupaten di Madura yang mempunyai potensi garam. Meskipun potensinya relatif kecil dibandingkan dengan tiga kabupaten lainnya, namun Pemkab memandang perlu pengolahan industri garam. 

“Diketahui, Kabupaten Bangkalan mempunyai lahan garam seluas kurang lebih 750 hektar dengan lahan garapan seluas 193,9 hektar yang digarap oleh 13 kelompok usaha garam rakyat. Kelompok ini tersebar di lima kecamatan pesisir,” kata Bupati. 

Namun pada bentang tahun 2020-2021 para petani garam menghadapi masa yang cukup pahit. Harga garam rakyat turun drastis bahkan pabrik pengolahan di Surabaya dan Gresik tidak melakukan pembelian. Sementara stok garam di Bangkalan saat itu sangat melimpah. Tercatat pada tahun 2020 produksi garam rakyat mencapai 3.854,6 ton, sementara penjualan hanya 1.405,1 ton. Sampai dengan bulan September 2021 jumlah produksi garam mencapai 1.934,4 ton sedangkan total penjualan sampai dengan September 2021 yaitu 2.658,4 ton termasuk sisa stok tahun 2020. 

“Dengan adanya kerjasama antara Pemkab dan PT Garam ini, diharapakan dapat meningkatkan produksi baik kualitas atau kuantitas sehingga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. pemk