Tolak Sebut Partai Orang Tua, PPP Lakukan Revolusi Internal, Jadi Partai Modern

Tolak Sebut Partai Orang Tua, PPP Lakukan Revolusi Internal, Jadi Partai Modern

Nusantara7.com, Jember – Partai Persatuan Pembangunan menolak disebut partai orang tua. Partai berlambang ka’bah ini melakukan revolusi internal untuk menjadi partai modern.

Hal ini diungkapkan secara daring oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi Keanggotaan I Dewan Pimpinan Wilayah PPP Jawa Timur Mujahid Ansori, dalam Rapat Pimpinan Cabang PPP Kabupaten Jember, di Hotel Bintang Mulia Jember, Minggu (31/1/2021).

Mujahid menyebut PPP akan melakukan revolusi data. Ia ingin semua kader dan pengurus PPP meninggalkan kebiasaan menyampaikan sesuatu berdasarkan pernyataan lisan dan bukan data akurat. Tanpa data akurat, PPP tidak bisa melakukan perencanaan strategis.

“Tolong by data agar terukur. Ke depan PPP Jatim akan melakukan pengolahan data hingga tingkat ranting bahkan berbasis tempat pemungutan suara untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan partai di suatu daerah. Kita harus paham betul data itu, sehingga ongkos politik yang dikeluarkan tidak sia-sia,” kata Mujahid.

Revolusi berikutnya adalah revolusi manajemen. “Pemimpin harus jadi leader bukan penguasa otoriter. Seorang pemimpin harus mampu berlari bersama dengan orang yang dipimpin dari garis start hingga finish,” kata Mujahid.

PPP juga akan melakukan revolusi kaderisasi melalui sekolah-sekolah partai untuk membentuk kader-kader yang mumpuni dan berintegritas. “Saat ini masyarakat mengalami krisis kepercayaan kepada partai politik, karena tidak mampu melahirkan pemimpin berintegritas. Yang dicalonkan dalam momentum pemilu dan pemilihan kepala daerah bukan kader partai, melainkan orang luar,” kata Mujahid.

Revolusi berikutnya adalah revolusi orientasi. Mujahid mengingatkan agar semua kader dan pengurus harus berorientasi membesarkan institusi PPP dan bukan membesarkan kepentingan perorangan. “Mulai hari ini tinggalkan konflik internal dan intrik internal. Tolong prinsip musyawarah mufakat didahulukan. Mari bekerja sama, jangan rebut jabatan. Jangan sampai konflik partai berdampak tidak baik. Jangan sampai dalam musyawarah cabang, orang-orang berpotensi malah ngambek lalu pindah ke partai lain,” katanya.

PPP juga tengah membangun infrastruktur partai modern berupa bank data, cyber center, media center, issue center, dan command center. Partai akan bergerak di media sosial dan jagat digital. “Kita tak hanya memaksimalkan peperangan (politik) di darat tapi juga di udara. Kita tak hanya melakukan konsolidasi struktural, tapi juga konsolidasi digital. Tolong perbanyak pengurus dan kader dari generasi milenial agar tak terkesan PPP ini partai orang tua. Kita butuh energi baru untuk memenangkan dan membesarkan partai ini,” kata Mujahid.

“Partai harus diselamatkan. Posisinya sudah ada di pinggir jurang. Jangan sampai PPP yang berasaskan Islam malah hancur di negara yang mayoritad penduduknya beragama Islam,” kata Mujahid. [brj]

Menko Muhadjir Tinjau Vaksinasi di Bangkalan

Menko Muhadjir Tinjau Vaksinasi di Bangkalan

Nusanatara7.com, Bangkalan – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy berkunjung ke Bangkalan kemarin (30/10). Kedatangan mantan Mendikbud itu untuk melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi.

Menko Muhadjir mengunjungi tiga desa dengan agenda tinjauan vaksinasi. Yakni Desa Buddan dan Desa Krangan Barat, Kecamatan Tanah Merah. Selanjutnya, melakukan peninjauan di Madrasah Hidayussyibyan, Desa Dupok, Kecamatan Kokop.

Muhadjir mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksin. Dia juga berharap masyarakat tidak takut untuk divaksin karena tidak membahayakan. Selain itu halal. ”Mari kita ajak saudara, kerabat, dan tetangga untuk vaksin agar daya tahan tubuh kita kebal dari virus Covid-19,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Muhadjir juga membagikan masker. Dia berharap masyarakat tetap konsisten mematuhi protokol kesehatan (prokes). Mulai rutin mencuci tangan dan menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Apalagi kegiatan yang menghadirkan banyak orang.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Buddan Badrut Tamam mengucapkan terima kasih kepada Menko PMK Muhadjir Effendy. Menurut dia, kedatangan Muhadjir telah mengedukasi masyakat terkait pentingnya melaksanakan vaksin. ram

DPC Jember PPP: Ada Tiga Alasan PPP Layak Optimistis Raih 10 Kursi DPRD Jember

DPC Jember PPP: Ada Tiga Alasan PPP Layak Optimistis Raih 10 Kursi DPRD Jember

Nusantara7.com, Jember – Partai Persatuan Pembangunan percaya diri bakal bisa menguasai 10 kursi DPRD Jember, Jawa Timur, pada Pemilihan Umum 2024. Saat ini, PPP memiliki lima kursi di parlemen.

“Target itu logis dan rasional. Ini tentu membutuhkan kerja keras dari semua kader PPP,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP Jember Madini Farouq, di sela-sela acara Rapat Pimpinan Cabang, di Kabupaten Jember, Minggu (31/10/2021).

Madini mengatakan, setidaknya ada tiga alasan yang melandasi optimismenya. “Pertama, sekarang PPP punya bupati. Dulu saja saat Pemilu 2019, kami belum punya bupati, perolehan kursi kami bisa naik hampir 100 persen dari tiga kursi menjadi lima kursi. Apalagi sekarang, harapannya bisa naik seratus persen,” katanya.

PPP adalah salah satu partai pengusung pasangan Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Firjaun Barlaman pada Pemilihan Kepala Daerah Jember 2020. Dengan dukungan koalisi lima partai politik, Hendy berhasil mengalahkan calon bupati petahana Faida.

Alasan kedua adalah soliditas kepengurusan. Rapat pimpinan cabang yang merupakan kegiatan pra musyawarah cabang menjadi salah satu momentum strategis konsolidasi pengurus. “Ditarget pada November ini musyawarah cabang seluruh Jatim selesai dilaksanakan, dan musyawah anak cabang pada Desember 2021,” kata Madini.

Menurut Madini, dari rapat pimpinan cabang dan musyawah cabang akan lahir program dan kepengurusan baru partai. “Diharapkan nanti mewujudkan PPP sebagai partai modern. Tidak hanya oral habit party, tapi digital party, dan kami memang harus siap menyiapkan bank data dan sekolah politik uneuk kaderisasi sehingga mereka siap menghadapi pemilu,” katanya.

Alasan ketiga adalah PPP mempersiapkan program-program kerja yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. “Termasuk kami akan adakan pelatihan untuk generasi muda milenial tentang bagaimana berinternet sehat,” kata Madini. [brj]

Pelaksanaan Umroh Masih Tunggu Sinyal dari Arab Saudi

Pelaksanaan Umroh Masih Tunggu Sinyal dari Arab Saudi

Nusantara7.com, Sampang – Kerajaan Arab Saudi belum memberikan sinyal penerimaan calon jamaah umrah dari negara Indonesia.

“Belum ada surat edaran tentang pelaksanaan atau menerima calon jamaah umrah,” ujar Fathorrahman, Kasi Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang, Sabtu (30/10/2021)

Hal serupa juga terjadi di Kementerian Agama (Kemenag) RI yang belum menerima surat resmi tentang regulasi, mekanisme dan syarat untuk jamaah umrah yang bisa berangkat ke Arab Saudi.

Fathorrahman mengakui, pemerintah tetap menunggu kabar secara resmi terkait regulasi dan teknis dari Arab Saudi untuk calon jamaah umrah dari Indonesia. Termasuk penerapan protokol kesehatan (Prokes) guna mencegah penyebaran Coronavirus Diesase 2019. “Misal, syarat calon jamaah umrah divaksin dan menjalani karantina,” tegasnya.

Data calon jamaah umrah di Kabupaten Sampang, pihaknya menyebut berada pada tanggung jawab dan menjadi kewenangan setiap travel sebagai penyedia jasa perjalanan. “Data untuk calon jamaah umrah, ada pada kewenangan treval yang menerima pendaftaran. Bukan hak kewenangan kami, karena mereka bukan mendaftar di Kemenag,” tandasnya. [brj]

Pemimpin Daerah se-Jatim Perkuat Kolaborasi, Tukar Pikiran di Banyuwangi

Pemimpin Daerah se-Jatim Perkuat Kolaborasi, Tukar Pikiran di Banyuwangi

Nusantara7.com, Banyuwangi  – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Dardak, Bupati dan Walikota se-Jatim berkumpul di Banyuwangi selama dua hari, Jumat-Sabtu (29-30/10/2021). Hadir pimpinan DPRD Jatim, yaitu Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak

Selain menghadiri penyerahan penghargaan dari Kementerian Keuangan kepada sejumlah daerah di Jatim, momen tersebut dimanfaatkan para kepala daerah untuk saling memperkuat kolaborasi.

Mereka juga mengikuti beragam agenda, mulai penanaman mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial Teluk Pangpang hingga peringatan Hari Aksara Internasional.

Di sela-sela kegiatan, rombongan kepala daerah ini mengunjungi Pendopo Banyuwangi, Jumat malam (29/10). Mereka bertemu di halaman belakang pendopo yang asri dan nyaman dalam suasana santai sembari menikmati beragam kuliner khas Bumi Blambangan. Semuanya tampak akrab berbaur hingga saling melontarkan candaan. Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan pun sangat terasa.

Gubernur Khofifah menjelaskan, kegiatan ini merupakan ajang saling tukar pikiran dan tukar ide antar-kepala daerah. Saat ini, kata dia, adalah era kolaborasi agar semua bisa saling maju.

“Banyak hal yang bisa kita lakukan, untuk temu pikiran, temu program. Kan ada program yang bisa dijadikan role model bagi kabupaten/kota lain. Misal percepatan layanan, transparansi, transformasi digital lalu ada mal pelayanan publiknya. Di sini sudah banyak, enggak usah studi banding keluar negeri, di sini ada best practice yang sudah dimiliki daerah saudara kita di Jatim,” kata Khofifah.

Silaturahim informal semua kepala daerah semacam ini, menurut sejumlah bupati dan wali kota, merupakan pertama kali digelar. Banyuwangi merupakan kabupaten pertama yang didaulat sebagai tuan rumah. Khofifah sendiri dalam dua pekan terakhir sudah berkunjung tiga kali ke Banyuwangi.

“Yang pertama mendampingi Pak Wakil Presiden, lalu peresmian dermaga long distance ferry, dan sekarang pertemuan para kepala deerah ini. Kata Ibu Bupati Banyuwangi, kalau Banyuwangi itu memang ngangeni,” ujar Khofifah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut pertemuan ini membuat para bupati dan wali kota semakin kompak dan kolaboratif.

“Terima kasih Ibu Gubernur yang telah mengundang para bupati dan wali kota se-Jatim berkunjung ke Banyuwangi. Ini perhatian yang luar biasa dari Ibu Khofifah kepada kami, para bupati dan wali kota, agar terus kompak dan makin kolaboratif dalam memajukan daerahnya dan Jawa Timur,” kata

“Arahan-arahan Ibu Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur memotivasi kami semua untuk terus berbenah,” jelas Ipuk.

Hal yang sama juga diungkapkan Walikota Surabaya, Eri Cahyadi. Menurutnya, pertemuan tersebut bisa memperkuat sinergi antar daerah. “Sekarang bukan zamannya bersaing, daerah harus berkolaborasi saling melengkapi. Maka kedekatan antar kepala daerah harus dibangun, salah satunya lewat silaturahmi yang intens seperti di Banyuwangi hari ini,” ujar Eri.

Kesempatan ini pun dimanfaatkan para kepala daerah untuk saling mempelajari inovasi dan prestasi masing-masing daerah. Seperti Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang mengatakan bahwa pertemuan kali ini menjadi kesempatan untuk saling menularkan rasa ‘iri’.

“Seperti saya yang ‘iri’ pada kemajuan Banyuwangi. Lima kali beruntun Banyuwangi nilai sakip-nya A, sementara Pasuruan masih B. Untuk pengelolaan keuangan juga demikian, Banyuwangi 9 kali mendapat predikat WTP, Pasuruan baru satu kali. Makanya saya ‘iri’ sama Banyuwangi. Berbekal rasa ‘iri’ inilah saya akan bekerja lebih baik lagi untuk memajukan Kota Pasuruan,” ujar Gus Ipul.

Untuk saling memperkuat ikatan antara daerah, di pendopo juga di-display beragam produk unggulan pertanian dan perkebunan dari seluruh daerah di Jatim. Mulai durian Banyuwangi, nanas Madu Jumbo Jember, golden melon Sidoarjo, pisang cavendish Blitar, mangga podang kediri, salak pronojiwo Lumajang, apel rome beauty Malang, pisang tandung Lumajang, alpukat pameling Malang, dan masih banyak lainnya. [brj]

Pemkab Pamekasan Kembali Raih Penghargaan Laporan Keuangan dengan Status WTP

Pemkab Pamekasan Kembali Raih Penghargaan Laporan Keuangan dengan Status WTP

Bintangpos.com, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, kembali mendapat penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2020 dengan capaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Penghargaan dari Pemerintah Indonesia atas nama Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Pamekasan, Badrut Tamam di hotel Kokoon, Banyuwangi, Jumat (29/10/2021).

Berkat penghargaan tersebut, Bupati Badrut Tamam menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pamekasan, khususnya para ulama, tokoh masyarakat, Ormas, serta jajaran ASN di lingkungan pemerintah daerah yang dipimpinnya.

“Penghargaan ini tentunya tidak lepas dari kerja keras seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan, termasuk dukungan dan doa dari para alim ulama, tokoh masyarakat dan masyarakat Pamekasan secara umum,” kata Bupati Badrut Tamam, Sabtu (30/11/2021).

Tidak hanya itu, bupati muda yang akrab disapa Mas Tamam juga menyampaikan jika penghargaan tersebut sebagai bagian dari sejarah pengabdian. “Penghargaan ini untuk kita semua untuk terus bekerja lebih baik lagi, karena penghargaan bukan tujuan, penghargaan hanya bonus ligitimasi atas kerja hebat kita,” ungkapnya.

“Tidak kalah penting, rasa terima kasih dan ucapan syukur tanpa henti juga kami panjatkan (kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala) atas diraihnya kembali penghargaan ini. Dan penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Pamekasan,” sambung Mas Tamam.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi tersendiri untuk terus meningkatkan proses pengabdian bagi masyarakat, sehingga pihaknya terus bekerja maksimal guna memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang dipimpinnya.

“Semoga dengan kembali diraihnya penghargaan ini, nantinya dapat meningkatkan kinerja kita kedepan. Sesuai dengan cita-cita bersama mewujudkan Pamekasan Bhajra, Rajjha tor Parjhuga melalui Spirit Pamekasan Hebat. Karena Desaku Makmur Pamekasan Hebat,” pungkasnya. [brj]

Bupati Bangkalan Ra Latif Dapat Penghargaan dari Kementerian Keuangan capaian WTP Empat Kali Berturut-turut

Bupati Bangkalan Ra Latif Dapat Penghargaan dari Kementerian Keuangan capaian WTP Empat Kali Berturut-turut

Nusantara7.com, Bangkalan – Penghargaan demi penghargaan terus diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Terbaru, pemkab mendapat penghargaan atas capaian standar tertinggi dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) dengan predikat Opini Wajar tanpa Pengecualian (WTP).

Penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia itu diterima oleh Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron di Hotel Kokoon Banyuwangi, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Penyerahan penghargaan prestisius itu diberikan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengatakan, penghargaan yang diraih tidak lepas opini WTP yang diraih empat kali berturut-turut. Usai menoreh prestasi itu, Pemkab Bangkalan berkomitmen untuk terus mempertahankan opini WTP yang didapat secara berturut-turut.

”Penghargaan yang kami terima merupakan apresiasi dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI,” kata pria yang biasa dipanggil Ra Latif tersebut.

Agar bisa mempertahankan opini WTP, Pemkab Bangkalan terus meningkatkan sinergisitas, utamanya dengan legislatif. Termasuk, terus memenuhi segala rekomendasi atau masukan yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). ”Yang jelas penghargaan ini akan kami jadikan pelecut semangat agar pengelolaan anggaran di Kabupaten Bangkalan kian baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Agus Zein mengatakan, keberhasilan meraih WTP menjadi bukti nyata bahwa Pemkab Bangkalan mampu mengelola keuangan negara dengan baik. Penghargaan yang diterima akan dijadikan motivasi untuk lebih baik dalam mengelola keuangan.

”Berangkat dari keberhasilan ini, diharapkan bisa berdampak pada perencanaan program yang lebih baik pada tahun-tahun berikutnya,” harapnya. ram

PPP Pamekasan Targetkan 15 Kursi di Pileg 2024 Mendatang

PPP Pamekasan Targetkan 15 Kursi di Pileg 2024 Mendatang

Nusantara7.com, Pamekasan  –  Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan, menargetkan sebanyak 15 kursi pada pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPC PPP Pamekasan, Halili saat memberikan sambutan dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) di Auditorium Hotel Cahaya Berlian, Jl Raya Panglegur, Pamekasan, Jum’at (29/10/2021).

“Sejalan dengan apa yang disampaikan Ketua DPW PPP Provinsi Jawa Timur, pada pilieg mendatang kita harus menambah jumlah kursi di legislatif, yakni kita target hingga 15 kursi,” kata Ketua DPC PPP Pamekasan, Halili.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab partai politik berlogo Ka’bah memang menjadi parpol dominan selama pelaksanaan pemilu di Pamekasan. Bahkan saat ini, mereka memiliki 10 kursi di gedung wakil rakyat yang beralamat di Jl Kabupaten 107 Pamekasan.

“Jadi prinsipnya, setiap pelaksanaan pemilu kita harus selalu menambah jumlah kursi di legislatif khususnya di DPRD Pamekasan. Kalau saat ini kita memiliki 12 kursi, target pada pemilu mendatang yaitu 15 kursi, dan itu sangat realistis,” ungkapnya.

Optimistis tersebut diyakini karena parpol yang mengusung jargon ‘rumah umat Islam’, memiliki peluang untuk menambah jumlah kursi di setiap daerah pemilihan atau dapil. “Saat ini sebagian besar kita mendelegasikan satu hingga tiga kursi di setiap dapil (sebagai anggota dewan),” jelasnya.

“Namun hanya dapil Pamekasan-Tlanakan (Dapil I) yang hanya mendelegasikan satu kader sebagai anggota DPRD Pamekasan. Pileg mendatang harus ada penambahan perolehan kursi, termasuk di dapil lainnya di Pamekasan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi SAW dan Rapimcab DPC PPP Pamekasan, digelar serentak bersama 10 DPC lain di Jawa Timur, dibuka langsung oleh Ketua DPW PPP Jawa Timur, melalui aplikasi Zoom.

Pada pelaksanaan Rapimcab PPP Pamekasan, dihadiri jajaran pengurus harian DPC PPP Pamekasan, Ketua Badan Otonom, serta Ketua beserta Sekretaris Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP Pamekasan yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan.

Sementara pelaksanaan Rapimcab PPP Pamekasan, dipimpin Wakil Ketua OKK DPC PPP Pamekasan, Zamachsyari. Sedangkan materi yang dibahas di antaranya pembahasan AD/ART, pemilihan formatur dan jumlah tim formatur, serta beberapa pembahasan lainnya. [brj]

Bupati Bangkalan Ra Latif Maulid Nabi Bersama Para PKL

Bupati Bangkalan Ra Latif Maulid Nabi Bersama Para PKL

Nusantara7.com, Bangkalan – Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan betul oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron untuk lebih dekat dengan masyarakat.

Bupati yang akrab disapa Ra Latif itu merayakan Maulid Nabi di Halaman Stadion Gelora Bangkalan (SGB) bersama para Pedagang Kaki Lima (PKL). Pada kesempatan itu, Ra Latif mengajak seluruh masyarakat Bangkalan, khususnya para PKL untuk selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. 

“Kita harus selalu bersyukur karena pada hari ini para PKL sudah bisa melaksanakan kegiatan berdagangnya. Karena kalau kita ingat beberapa waktu sebelumnya, para pedagang masih dibatasi kegiatannya karena adanya pandemi Covid-19,” ujarnya 29/10/21. 

“Namun berkat kerja keras, kerja sama dan kepatuhan kita bersama, kita dapat menekan angka kasus Covid-19 ,” ujar Ra Latif. 

Ra Latif berharap, kondusifitas serta kepatuhan terhadap protokol kesehatan terus dijaga. Sehingga masyarakat kembali bisa hidup normal serta para pedagang bisa melakukan kegiatan ekonominya lebih leluasa. Ia berharap bisa segera memulihkan keadaan ekonomi masyarakat termasuk pedagang kaki lima.

Pada kesempatan tersebut Ra Latif juga menyerap berbagai aspirasi dari para pedagang kaki lima. Dirinya juga akan menampung berbagai aspirasi tersebut. 

“Nanti pada anggaran berikutnya, insyaallah akan kami lebih perhatikan dan kami berikan bantuan. Meskipun jumlahnya tidak banyak semoga bisa meningkatkan kesejahteraan pedagang kaki lima,” pungkas Ra Latif. pemk

Pesan Bupati Bangkalan Ra Latif Pimpin Upacara HSP Ke-93 “Pemuda Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa “

Pesan Bupati Bangkalan Ra Latif Pimpin Upacara HSP Ke-93 “Pemuda Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa “

Nusantara7.com, Bangkalan – Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) Ke-93 tahun ini diperingati dengan upacara di Lapangan Pemkab Bangkalan kemarin (28/10). Dalam upacara itu, Bupati R. Abdul Latif Amin Imron yang bertidak sebagai inspektur menyebutkan, HSP harus dijadikan sebagai perekat persatuan dan kesatuan untuk bangsa Indonesia.

Bupati yang biasa dipanggil Ra Latif itu mengatakan, tema HSP tahun ini ”Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh”. Tema itu menjadi penegasan dari komitmen para kaum pemuda yang diikrarkan pada 1928. Juga sebagai bentuk harapan pemerintah terhadap peran serta para kaum muda.

Pemuda harus berkarakter, mandiri, inspiratif, inovatif, dan memiliki kreativitas tinggi. Juga mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan global demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik.

”Momentum Hari Sumpah Pemuda juga mampu menjadi perekat persatuan kita sebagai bangsa untuk bersama-sama bangkit melawan pandemi dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kukuh melalui kewirausahaan pemuda,” kata mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu.

Media komunikasi digital sangat banyak. Dengan demikian, tidak ada lagi sekat-sekat antar pemuda di semua penjuru negeri. Kemudahan itu harusnya dijadikan sarana untuk memperkukuh persatuan dan kesatuan oleh para kaum muda. ”Pemuda harus menjadi agen perubahan,” imbau Ra Latif.

Ke depan, tantangan para kaum pemuda semakin berat. Akan tetapi, dengan komitmen untuk terus bersatu dalam menjaja keragaman, menjadi modal sosial dalam menghadapi berbagai hambatan dan tantangan bangsa ke depan.

Dalam momentum HSP ini, pemuda diharapkan terlibat aktif dalam semua aspek pembangunan yang dilakukan pemerintah. Pemerintah menyadari, pemuda memiliki peranan besar dan akan menjadi penentu untuk Kabupaten Bangkalan di masa yang akan datang.

”Kami berharap seluruh elemen pemuda Bangkalan saling mengisi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Khususnya peran di dunia digitalisasi,” harap Kepala Diskominfo Bangkalan Agus Zein. ram