Bupati Ra Latif Gandeng UINSA Percepat Pembangunan Bangkalan

Bupati Ra Latif Gandeng UINSA Percepat Pembangunan Bangkalan

 Nusantara7.com, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan (Pemkab) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel  menandatangani kesepakatan bersama, Senin (01/11/2021). Kesepakatan bersama tersebut dalam rangka percepatan pembangunan di Kabupaten Bangkalan meliputi beberapa bidang pokok diantaranya adalah Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada masyarakat, Peningkatan kualitas sumber daya.

“Penandatanganan Kesepahaman Bersama (Memorandum of Understanding) dan Perjanjian Kerja Bersama (Memorandum of Agreement) tersebut dilakukan dalam semangat saling menguntungkan, dengan cara yang efektif dan efisien, serta bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron dalam sambutannya.

Menurut Ra Latif Bupati, Dunia global saat ini berkembang dengan sangat pesat. Dimensi kehidupan manusia yang terkait erat dengan lingkungan sosial, budaya, ekonomi dan politik terus tumbuh dan secara revolusioner mengubah cara pandang dalam bekerja.

“Oleh karena itu, kami selaku Pemerintah Daerah harus bisa tanggap dan merespons sekaligus beradaptasi dengan perubahan zaman yang terjadi,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, saat ini tidak ada pemerintah daerah yang bisa bekerja sendirian dengan segala perangkat daerahnya. Harus ada isntrumen lain yang dapat bersinergi dalam menghadapi tuntuan perkembangan yang semakin kompleks. Maka dari itu kolaborasi dan networking menjadi kunci keberhasilan pembangunan sebuah pemerintahan daerah. Termasuk menggandeng kalangan Akademisi yang diaharapkan menjadi daya ungkit dalam pembangunan yang lebih inovatif serta solutif dalam laju perkembangan kedepan.

“Kami berharap Dengan adanya kerjasama ini bisa melahirkan generasi penerus bangsa yang bukan hanya melek IT tetapi di sektor pendidikan agama juga sangat penting tentunya dengan formulasi-formulasi yang baik sehingga bisa kita terapkan di pendidikan Kabupaten Bangkalan” harapnya.

Rektor UINSA Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., MA, Ph.D dalam sambutannya mengatakan “Atas nama pimpinan saya ucapkan terima kasih dan rasa sangat terhormat serta sangat tersanjung karena diajak untuk memberikan sumbangsih yang terbaik untuk kabupaten Bangkalan”.  ara

 

Militer AS dan Militer Indonesia latihan bersama di Surabaya

Militer AS dan Militer Indonesia latihan bersama di Surabaya

Nusantara7.com, Surabaya – Personel militer Amerika Serikat dan Indonesia memulai latihan militer bersama atau Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) di Surabaya, Jawa Timur, Senin.

CARAT Indonesia adalah wadah sempurna bagi AS dan Indonesia untuk mengatasi masalah keamanan maritim bersama sekaligus memperluas kerja sama di Asia Tenggara.

“Hubungan kuat dibangun atas dasar kepercayaan, dan dikembangkan melalui tindakan yang diwujudkan, serta diskursus konsisten dan bijaksana. Hubungan yang kuat ini adalah fondasi tempat keamanan, stabilitas, dan kemakmuran berkembang,” ujar Komodor AL Destroyer Squadron (DESRON) 7 Captain Tom Ogden.

Latihan militer bersama selama 11 hari tersebut memusatkan pada spektrum penuh kemampuan angkatan laut dan menampilkan evolusi kooperatif yang menyoroti kemampuan AS dan Indonesia.

Selain itu, juga kerja sama dalam mencapai tujuan bersama guna memastikan keamanan kawasan maritim Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Rangkaian latihan dilaksanakan di Laut Jawa, dan aset-aset Angkatan Laut AS akan bergabung dengan kapal dan pesawat milik TNI AL untuk pelatihan kemitraan yang berfokus pada pembangunan interoperabilitas dan penguatan hubungan.

Kapal dan pesawat Angkatan Laut AS mencakup kapal perang litoral varian Independence USS Jackson (LCS 18) dan helikopter MH-60S Seahawk dari Skuadron 23 Helicopter Sea Combat (HSC).

Selain itu, kapal angkut cepat ekspedisi kelas Spearhead USNS Millinocket (T-EPF 3) dan pesawat P-8A Poseidon yang ditugaskan kepada Komandan Gugus Tugas (CTF) 72.

Latihan ini, kata dia, juga penampilan di laut yang kompleks menunjukkan kemampuan pasukan bilateral untuk bekerja sama melalui berbagai aktivitas, termasuk taktik-taktik divisi sebagai upaya peningkatan komunikasi saat kapal berlayar bersama dalam manuver kompleks.

Di samping itu juga mencakup pelacakan yang bertujuan meningkatkan kemampuan kedua angkatan laut melacak dan mengejar target melalui penyebaran kapal permukaan dan pesawat patroli maritim yang terkoordinasi.

Area fokus lainnya, termasuk perang permukaan, lalu latihan penyergapan, pemeriksaan, penggeledahan, dan penguasaan kapal (VBSS).

Berikutnya, latihan menyelam dan penyelamatan bergerak, latihan menembak, operasi patroli maritim, dan pertukaran personel teknisi Penjinak Alat Peledak (EOD).

Sementara itu, Kepala Staf Komando Armada II Laksamana Pertama TNI AL Rachmad Jayadi menjelaskan bahwa CARAT 2021 merupakan wadah kerja sama antarmiliter, khususnya program bilateral TNI AL dan Armada Ketujuh Amerika Serikat.

“Latihan bersama ini untuk meningkatkan kemampuan personel AL dalam bidang peperangan dan wadah berbagi ilmu serta meningkatkan keterampilan perang AL serta interoperabilitas, lalu menghadapi tantangan keamanan maritim di kedua negara,” katanya. (ant)

Hari Jadi ke 752 Sumenep, Pemkab Gelar Upacara Bahasa Madura

Hari Jadi ke 752 Sumenep, Pemkab Gelar Upacara Bahasa Madura

Nusantara7.com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar upacara hari jadi ke-752, Minggu (31/10/2021l di halaman Pemkab Sumenep.

Upacara kali ini berbeda dengan upacara biasa, karena dilakukan dengan Bahasa Madura halus. Selain itu, seluruh peserta upacara juga mengenakan baju adat bangsawan Sumenep, yakni mengenakan baju beskap warna hitam untuk atasan, dan jarik atau kain panjang. Dalam bahasa Madura disebut ‘Samper’. Selain itu, peserta upacara juga mengenakan blangkon bangsawan Sumenep, dan beralas kaki selop.

Bahasa Madura dalam upacara hari jadi Kabupaten Sumenep ini digunakan mulai komandan upacara untuk menyiapkan barisan, pembawa acara, inspektur upacara, semua menggunakan bahasa Madura.

Dalam upacara hari jadi tersebut, juga dilakukan kirap bendera lambang kabupaten Sumenep yang dilakukan oleh pasukan khusus. Selain itu, juga dibacakan sejarah Kabupaten Sumenep mulai dipimpin adipati pertama, Arya wiraraja.

“Ini merupakan tradisi yang kami lakukan setiap tahun. Ini merupakan upaya kami untuk melestarikan budaya dan bahasa Madura,” kata Bupati Sumenep, Ach. Fauzi.

Ia berharap, dengan bertambahnya usia Kabupaten Sumenep, akan membawa perubahan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Sumenep. “Semoga membawa kemajuan bagi masyarakat Sumenep,” harapnya.

Usai upacara hari jadi, akan dilanjutkan dengan Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi Sumenep di DPRD setempat. Rapat paripurna tersebut juga akan dilakukan dengan bahasa Madura. [brj]

PPPI Khoirul Umam: Khofifah masuk 500 Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia, Inspirasi Perempuan Indonesia

PPPI Khoirul Umam: Khofifah masuk 500 Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia, Inspirasi Perempuan Indonesia

Nusantara7.com, Surabaya  – Nama Khofifah Indar Parawansa masuk dalam jajaran 500 tokoh muslim paling berpengaruh dunia. Hal tersebut berdasarkan rilis terbaru The Royal Islamic Strategic Studies Centreyang mengeluarkan daftar 500 muslim paling berpengaruh dunia tahun 2022.

Nama Khofifah masuk dalam kategori politikus muslim berpengaruh. Namanya berjajar dengan nama sejumlah tokoh muslim dunia yang lain. Seperti, Presiden Ebrahim Raisi dari Iran, Presiden Samia Suluhu Hassan dari Tanzania dan lain-lain.

Hal tersebut menjadi satu kebanggaan tersendiri bagi Indonesia secara umum dan tentu saja bagi Jawa Timur, dimana saat ini Khofifah Indar Parawansa menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur.

Direktur Eksekutif IndoStrategic yang juga sekaligus Managing Director Paramadina Public Policy Institute (PPPI) Dr A. Khoirul Umam mengatakan bahwa masuknya nama Khofifah dalam The Muslim 500 ini wujud pengakuan terhadap prestasi Khofifah Indar Parawansa dalam peran publiknya di ruang politik dan kebijakan publik.

“Capaian Khofifah ini juga bisa menjadi inspirasi bagi para perempuan Indonesia lainnya, khususnya kalangan Nahdliyyin dan Muslimah Indonesia pada umumnya, untuk bisa ikut tampil membuktikan prestasinya dalam kapasitas dan bidang masing-masing,” tegasnya, Minggu (31/10/2021).

Umam menyebut, di saat yang sama, prestasi Khofifah ini bisa jadi catatan bekalnya untuk masuk dalam bursa kepemimpinan nasional Indonesia ke depan. “Tentu ini menjadi catatan bekal bagi Khofifah, untuk karir ke depannya. Termasuk nanti jika Khofifah ingin masuk dalam kancah kepemimpinan nasional Indonesia,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, The Royal Islamic Strategic Studies Centre memiliki ajang penghargaan dan nominasi tahunan bagi tokoh muslim berpengaruh di seluruh dunia. Lebih lanjut, Umam yang juga Dosen Ilmu Politik dan International Studies Universitas Paramadina ini mengatakan capaian Khofifah ini sekaligus mempromosikan karakter Islam moderat Indonesia.

“Yang mana ini sekaligus memberi ruang bagi kaum Muslimah untuk mengembangkan kapasitasnya di ruang publik. Semoga negara-negara Arab yang terus melalukan reformasi paradigma keislaman di internalnya bisa belajar dari Indonesia,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Surokim Abdussalam, peneliti Surabaya Survey Center mengatakan sebagai negara dengan penduduk muslim moderat terbesar di dunia munculnya para pemimpin muslim berpengaruh dari Indonesia layak disyukuri.

Sekaligus, menurutnya, dunia sebenarnya akan diuntungkan karena potret dan kehidupan muslim moderat di Indonesia bisa menjadi role model dunia. Khofifah mampu menciptakan ruang hidup yang adil dan aman bagi komunitas lintas agama. Baik pada skala nasional, maupun regional. Salah satu bukti yang ditunjukkan adalah saat mengikuti konstelasi politik pada 2019, dia memerankan sebagai pendukung kuat persatuan lintas agama di Indonesia.

Khofifah selalu mengingatkan bahwa Jawa Timur dan Indonesia sendiri terdiri atas banyak ragam ras, dan kepercayaan. Dia mengajak masyarakat saling bersatu padu, bukan tercerai-berai. Menurut dia, peran tersebut merupakan Amanah yang dia emban selaku pelaksana roda pemerintahan.

Pada sektor kemandirian ekonomi, perempuan yang juga Ketua PP Muslimat NU itu menggagas program One Pesantren One Product (OPOP) Jatim. Program ini memberdayakan santri untuk menciptakan kemandirian umat melalui produk khas pesantren. OPOP Jatim diharapkan akan bersaing pada kancah internasional dan dikenal oleh umat muslim dunia.

Nilai religius juga dia terapkan pada berbagai aktivitas pemerintahan. Hal itu merupakan bentuk penggabungan keimanan dan pemerintahan. Salah satunya, tradisi salawat yang dibacakan pada setiap memulai pelaksanaan event pemerintahan.

“Harus juga disadari bahwa kepemimpinan wanita muslim di level dunia masih langka hingga sekarang. Jadi menurut saya masukknya Bu Khofifah sebagai pemimpin berpengaruh dunia sudah tepat dan akan punya banyak multieffect bagi perkembangan organisasi perempuan di Indonesia,” tegas Surokim.

Dikatakannya, sosok Khofifah sebagai gubernur berada pada momentum yang tepat saat ini untuk mempromosikan nurturent politic dan potensial menjadi asset dunia. “Karena Ibu Khofifah sudah terbukti oleh sejarah mampu memimpin organisasi perempuan terbesar di Indonesia. Apalagi Indonesia secara geopolitik saat ini penting dimata dunia,” tandasnya.

Pengakuan The Royal Islamic Strategic Studies Centre ini menurut Surokim akan punya efek kuat terhadap perkembangan organisasi perempuan di Indonesia untuk bisa berkiprah lebih luas diluar wilayah domestik. “Apalagi era ke depan kekuatan politik perempuan akan kian signifikan. Selamat untuk Ibu Khofifah, selamat juga untuk masyarakat Jawa Timur,” pungkas Surokim. [brj]

Hari Jadi ke 752, Sumenep Luncurkan Pesawat Tanpa Awak untuk Angkut Vaksin dan Obat-obatan

Hari Jadi ke 752, Sumenep Luncurkan Pesawat Tanpa Awak untuk Angkut Vaksin dan Obat-obatan

Nusantara7.com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tepat di Hari Jadi ke-752, meluncurkan pesawat tanpa awak atau ‘drone’, khusus untuk pengantaran suplai medis ke wilayah kepulauan.

“Kami bekerja sama dengan ITS Surabaya. Drone ini khusus untuk pengiriman obat-obatan dan vaksin ke wilayah kepulauan,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Minggu (31/10/2021).

Sementara Manager of Maritime Innovation Center ITS Surabaya, Tri Achmadi menjelaskan, ‘drone’ itu mampu terbang dengan jarak tempuh 50 km dengan ketinggian 80-120 meter. Pesawat tanpa awak itu mampu membawa barang maksimal 25 kg.

“Tapi untuk sementara di tahap awal ini, barang yang diangkut beratnya di bawah 10 kg. Ini merupakan model hantaran logistik yang cocok untuk wilayah dengan banyak pulau terpencil,” ujarnya.

Ia menjelaskan sistem ‘drone’ tersebut merupakan proyek percontohan. Dan Sumenep menjadi yang pertama di Indonesia untuk peluncuran pesawat tanpa awak khusus memuat logistik medis di kepulauan. “Kabupaten Sumenep ini kan punya banyak pulau. Karena itu, peluncuran pertamanya kami lakukan di Sumenep,” terangnya.

Ia menjelaskan, nanti untuk launching resmi ‘drone’ khusus ini, akan dilakukan dari kapal bergerak. Pengendalian ‘drone’ ini tidak lagi melalui ‘remote control’. “Jadi di ‘drone’ ini nanti akan dimasukkan koordinat yang dituju. Pesawat tanpa awak langsung terbang menuju koordinat tersebut, tanpa remote control,” paparnya. [brj]