Perlu Perhatian Keterwakilan Perempuan Oleh Komisioner KPU dan Bawaslu RI

Perlu Perhatian Keterwakilan Perempuan Oleh Komisioner KPU dan Bawaslu RI

Nusantara7.com, Jumlah keterwakilan perempuan dalam proses seleksi calon komisioner KPU dan Bawaslu RI dinilai tidak ideal. Proses di tahap seleksi selanjutnya diharapkan bisa memperhatikan aspek keterwakilan kaum hawa di lembaga penyelenggara.

Berdasar data yang dirilis tim seleksi (timsel), dari 629 calon yang lulus administrasi, hanya 167 yang perempuan. Terdiri atas 97 calon KPU (27,5 persen) dan 70 calon Bawaslu (25,3 persen) dari total calon di setiap lembaga.

Menurut Beni Telaumbanau, peneliti Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (Puskapol UI), jumlah perempuan yang mendaftar tahun ini naik dibanding lima tahun lalu. Namun, jumlah laki-laki yang mendaftar naik lebih signifikan, sehingga secara persentase partisipasi perempuan turun. Dari catatan puskapol, lima tahun lalu persentase calon perempuan KPU 29,2 persen dan Bawaslu 26,4 persen. ”Jumlah kandidat perempuan menunjukkan peningkatan. Walaupun secara persentase tidak berubah jauh, bahkan cenderung menurun,” ujarnya dalam diskusi kemarin (22/11).

Angka tersebut belum ideal. Pasalnya, ketersediaan calon perempuan yang tersisa sudah di bawah angka ideal 30 persen. Dia menambahkan, dari sisi kapasitas, calon penyelenggara perempuan terbilang kompeten. Dari hasil kajiannya, ada 16 orang yang berlatar belakang pendidikan doktoral dan 83 orang berlatar belakang magister.

Sementara itu, pegiat pemilu yang juga mantan komisioner Bawaslu Wahidah Suaib mengatakan, problem keterwakilan perempuan kerap terganjal saat fit and proper test di DPR. Sejumlah calon perempuan kerap kandas saat uji kelayakan dan kepatutan di dewan. ”Padahal DPR yang menyusun undang-undang, tapi mereka sendiri yang melanggar,” tuturnya.

Tahun ini, Beni berharap amanah UU Penyelenggara Pemilu itu bisa dipenuhi. Hal itu bisa dimulai di level timsel. Dia mengusulkan adanya kebijakan afirmasi. ”Sebanyak 30 persen dari 48 orang yang lolos tahap selanjutnya harus ada perempuan,” ucapnya. Jika berdasar ranking tidak memenuhi, timsel bisa mengambil kebijakan dengan mengambil 30 persen dari peringkat teratas calon perempuan. (jwp)

Pemkab Pamekasan Kembali Raih Penghargaan Laporan Keuangan dengan Status WTP

Pemkab Pamekasan Kembali Raih Penghargaan Laporan Keuangan dengan Status WTP

Bintangpos.com, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, kembali mendapat penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2020 dengan capaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Penghargaan dari Pemerintah Indonesia atas nama Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Pamekasan, Badrut Tamam di hotel Kokoon, Banyuwangi, Jumat (29/10/2021).

Berkat penghargaan tersebut, Bupati Badrut Tamam menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pamekasan, khususnya para ulama, tokoh masyarakat, Ormas, serta jajaran ASN di lingkungan pemerintah daerah yang dipimpinnya.

“Penghargaan ini tentunya tidak lepas dari kerja keras seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan, termasuk dukungan dan doa dari para alim ulama, tokoh masyarakat dan masyarakat Pamekasan secara umum,” kata Bupati Badrut Tamam, Sabtu (30/11/2021).

Tidak hanya itu, bupati muda yang akrab disapa Mas Tamam juga menyampaikan jika penghargaan tersebut sebagai bagian dari sejarah pengabdian. “Penghargaan ini untuk kita semua untuk terus bekerja lebih baik lagi, karena penghargaan bukan tujuan, penghargaan hanya bonus ligitimasi atas kerja hebat kita,” ungkapnya.

“Tidak kalah penting, rasa terima kasih dan ucapan syukur tanpa henti juga kami panjatkan (kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala) atas diraihnya kembali penghargaan ini. Dan penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Pamekasan,” sambung Mas Tamam.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi tersendiri untuk terus meningkatkan proses pengabdian bagi masyarakat, sehingga pihaknya terus bekerja maksimal guna memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang dipimpinnya.

“Semoga dengan kembali diraihnya penghargaan ini, nantinya dapat meningkatkan kinerja kita kedepan. Sesuai dengan cita-cita bersama mewujudkan Pamekasan Bhajra, Rajjha tor Parjhuga melalui Spirit Pamekasan Hebat. Karena Desaku Makmur Pamekasan Hebat,” pungkasnya. [brj]

Tak Hanya Beri Bantuan Sosial Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 Diberi Beasiswa Oleh Polres Mojokerto

Tak Hanya Beri Bantuan Sosial Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 Diberi Beasiswa Oleh Polres Mojokerto

Mojokerto (Madura9) – Perhatian Polres Mojokerto untuk membantu warga yang terdampak Pandemi Covid-19 terus berlanjut. Kali ini, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mendatangi lima anak di Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto yang ditinggalkan orang tuannya meninggal karena terpapar Covid-19.

Kapolres dan jajaran mendatangi satu per satu anak yatim piatu korban Covid-19. Sembari bersilaturahmi, Kapolres memberikan hadiah berupa boneka dan mainan kepada mereka yang masih berusia di bawah 10 tahun. Rombongan juga membawakan bantuan sosial (bansos) berupa sembilan bahan pokok (sembako).

“Kami mendatangkan beberapa anak kecil yang berumur 4 tahun, 7 tahun dan 8 tahun yang rata-rata di bawah 10 tahun yang ditinggalkan oleh orang tuanya karena terpapar Covid-19. Nah, disinilah kami hadir untuk bisa memberikan semangat dan hiburan kepada sang anak,” ungkapnya, Senin (9/8/2021).

Harapannya agar nantinya bisa tetap menyelesaikan dan mewujudkan cita-cita sebagaimana yang diharapkan oleh orang tuanya. Kegiatan tersebut, tegas Kapolres, merupakan empati building dari Polri dimana dalam situasi pandemi Covid-19 semua harus saling menjaga, mengingatkan dan juga saling membantu.

“Kami juga memberikan beberapa mainan dan bendera merah putih kepada sang anak agar nantinya tetap semangat dan juga tetap ceria untuk bisa kembali hidup normal walaupun tanpa seorang ibu ataupun tanpa seorang ayah. Kami juga memberikan bantuan berupa sembako, mudah-mudahan bisa bermanfaat,” katanya.

Kapolres menjelaskan, kegiatan tersebut bukan hanya di wilayah Kecamatan Sooko saja. Pihaknya masih melakukan pendataan di wilayah hukum Polres Mojokerto, anak yang ditinggal orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19 yang nantinya akan diberikan beasiswa atau menjadi anak asuh Polres Mojokerto.

“Kami akan data, beberapa anak nantinya akan diberikan beasiswa pendidikan agar nanti bisa menjadi generasi penerus bangsa Indonesia. Dalam jangka waktu dekat ini, kami akan turun langsung kembali untuk kami berikan ataupun juga jadikan menjadi salah satu anak asuh Polres Mojokerto,” jelasnya.

Polres Mojokerto akan bertanggung jawab menjadi orang tua asuh, sahabat, teman sekaligus kakak bagi anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya karena korban Covid-19 tersebut. Sehingga harapannya, mereka bisa melanjutkan pendidikan dan mewujudkan cita-citanya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sambiroto, Achmad Farid mengucapkan terima kasih kepada Polres Mojokerto. “Atas nama pribadi saya sekaligus mewakili Pemerintah Desa Sambiroto mengucapkan Jazakumullah Khairan Katsiran wa Jazakumullah Ahsanal Jaza atas kegiatan yang dilakukan oleh jajaran Kapolres Mojokerto,” ujarnya.

Dengan keadaan yang saat ini serba sulit dan jadwal Kapolres Mojokerto yang padat, masih kata Kades, Kapolres Mojokerto masih sempat mengunjungi warga Desa Sambiroto. Terlebih Polres Mojokerto mempunyai program untuk memberikan beasiswa dan orang tua asuh untuk anak yatim piatu yang ditinggal orang tuanya menjadi korban Covid-19.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolres dan jajaran Polres Mojokerto atas kunjungan dan bantuannya kepada warga desa kami. Itu yang lebih saya banggakan, Kapolres siap untuk memberikan program yaitu berupa beasiswa terhadap anak yatim piatu di desa kami,” tuturnya.

Kades menjelaskan, ada 15 orang warga Desa Sambiroto sejak pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu yang meninggal akibat virus tersebut. Sebanyak 15 orang warga tersebut dengan usia yang bervariasi dan dari 15 orang warga tersebut, lima diantaranya menjadi prioritas yang mendapatkan kunjungan dari Polres Mojokerto.

Kelima anak yatim piatu yang mendapatkan kunjungan Kapolres Mojokerto tersebut yakni Alm Mahmud yang meninggalkan empat orang anak. Anzika Habibatur R (24), Anzzilina Dwi Salsabila (18), M Novan TD (13) dan Vania Putri Kirana (4). Alm Machfudi dan Almh Solikatin yang meninggalkan dua orang anak, Candra Agus A (28) dan M Nur Hermanto S (19). Alhm Yulfiah meninggalkan tiga orang anak, Dimas Yogaswara (22), Felisa Rahmania Putri (14) dan Dzaky Akram Taamir (8). Alhm Tri Astutik yang meninggalkan tiga orang anak yakni Nanang Widianto (20), Yogi Dwi Wahzudi (18) dan Ahmad Reza Aswan (8) serta Alm H Abd Manan dan Alhm Nur Faijah yang meninggal anak semata wayang, Fitri Amaliasari (24). [brj]

Antusiasme 300 Santri Pondok Salafiyyah Bandar Kidul Suntik Vaksin Covid-19

Antusiasme 300 Santri Pondok Salafiyyah Bandar Kidul Suntik Vaksin Covid-19

Kediri, Madura9 – Sebanyak 300 santri pondok pesantren Salafiyyah Bandar Kidul menerima suntikan vaksin dosis pertama oleh RS. Bhayangkara, Polres Kediri Kota, Senin, (9/8/2021). Hal tersebut diterangkan oleh Abu Bakar Abdul Jalil, pimpinan pondok pesantren Salafiyyah, Bandar Kidul Kota Kediri.

“Sejak pagi tadi, 300 santri mendapatkan jadwal suntikan vaksin dosis pertama oleh Polres Kediri kota di halaman pondok Salafiyyah, Bandar Kidul Kota Kediri,” terang pria yang akrab disapa Gus Ab ini, Senin, (9/8/2021)

Ia juga mengatakan bahwa selama jalannya vaksinasi, seluruh santri tampak antusias dan bersemangat dalam mengikuti jalannya vaksinasi. “Semuanya lancar, para santri juga tampak antusias dalam mengikuti jalannya vaksinasi,” imbuhnya.

Sedangkan untuk para guru dan pengasuh Gus Ab mengonfirmasi bahwa sudah mendapatkan suntikan vaksin. “Untuk para guru, pengasuh dan lainnya sudah mendapatkan suntikan vaksin, jadi untuk hari ini dikhususkan untuk para santri,” tandasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Gus Ab mengatakan bahwa tidak ditemukan kasus KIPI. Ia menyebutkan para santri baik-baik saja dan tidak ada masalah seusai mengikuti vaksinasi. “Alhamdulillah semua baik-baik saja, tidak ada masalah,” tandasnya.

Sebagai informasi para santri yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 ini berusia 12 tahun keatas. Sebelum melakukan vaksinasi mereka juga telah dipastikan kondisi kesehatannya, sehingga aman untuk mengikuti vaksinasi.

“Vaksin ini penting untuk melindungi diri dari bahaya virus Covid-19, ini adalah salah satu ikhtiar kita supaya segera terbebas dari musibah ini selain juga kita terus berdoa kepada Allah SWT,” pungkasnya. [brj]

Satgas Pangan Jatim pantau harga kebutuhan pokok di Surabaya jelang Ramadhan

Satgas Pangan Jatim pantau harga kebutuhan pokok di Surabaya jelang Ramadhan

Madura9, Surabaya – Satgas Pangan Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak di Pasar Wonokromo Surabaya, Senin, untuk memantau harga dan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Ramadhan.

“Tim Satgas Pangan Jatim melakukan pengecekan harga-harga kebutuhan pokok di pasaran dan hasilnya kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan harga yang signifikan, relatif stabil,” kata Ketua Satgas Pangan Jatim Kombes Polisi Farman.

Direktur Kriminal Khusus Polda Jatim itu memaparkan untuk harga beras saat ini sebesar Rp11.500 per kilogram, turun jika dibanding sebelumnya seharga Rp12.000 per kilogram.

Harga gula pasir per kilogramnya adalah Rp12.000. Sementara harga minyak goreng curah sebesar Rp15.000 per kilogram.

“Yang naik adalah harga daging ayam. Kemarin per kilogram di kisaran Rp38.000, sedangkan hari ini menjadi Rp40.000. Harga telur ayam juga naik. Kemarin per kilogramnya Rp23.500, saat ini menjadi Rp24.000,” ujar Kombes Farman.

Untuk daging sapi per kilogram stabil di harga Rp110.000. Sementara untuk cabai merah kriting per kilogramnya naik dari Rp45.000 menjadi Rp60.000. Harga cabai rawit dari Rp55.000 menjadi Rp70.000.

“Untuk ketersediaan bahan pokok saat ini masih aman dan untuk harga masih relatif stabil. Namun, terjadi kenaikan harga untuk daging ayam, telor ayam ras, cabai keriting, dan cabe rawit merah,” katanya. 

Kombes Farman mengingatkan para pedagang untuk tidak melakukan penimbunan serta melakukan pendistribusian barang dengan harga normal. 

“Kami akan melakukan pengawasan dan pengecekan kembali terhadap pelaku usaha pangan tersebut secara rutin untuk memastikan barang tetap tersedia dengan harga yang normal,”  katanya. ant

Pertamina Siapkan Direktur Senior

Pertamina Siapkan Direktur Senior

Jakarta  – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung, mengatakan pemerintah saat ini tidak akan menunjuk secara definitif pengganti Karen Agustiawan, yang akan mundur dari PT Pertamina (Persero) pada Oktober mendatang. Menurut Chairul, pejabat pengganti akan segera ditunjuk setelah Karen resmi mundur.  Continue reading →

Golkar Akan Belajar dari PDIP soal oposisi

Golkar Akan Belajar dari PDIP soal oposisi

Jakarta – Partai Golongan Karya (Golkar) tetap teguh pada pendiriannya untuk menjadi kubu oposisi pada pemerintahan calon presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla. Untuk memainkan peran oposisi, Golkar akan belajar dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang sebelumnya berada di posisi ini. Continue reading →