Menteri Agama Klarifikasi Pernyataan Soal Kemenag Hadiah untuk NU hanya Motivasi

Menteri Agama Klarifikasi Pernyataan Soal Kemenag Hadiah untuk NU hanya Motivasi

Nusantara7.com – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa pernyataannya tentang Kementerian Agama (Kemenag) hadiah untuk Nahdlatul Ulama (NU) disampaikan dalam forum internal keluarga besar NU. Harapannya dapat lebih untuk memotivasi para santri dan pesantren.

“Itu saya sampaikan di forum internal. Intinya, sebatas memberi semangat kepada para santri dan pondok pesantren. Ibarat obrolan pasangan suami-istri, seperti dunia ini milik kita berdua, yang lain cuma ngekos, karena itu disampaikan secara internal,” ungkap Yaqut dalam keterangannya, Senin (25/10).

“Memberi semangat itu wajar. Itu forum internal. Saya juga tidak tahu sampai keluar lalu digoreng ke publik. Itu forum internal, konteksnya untuk menyemangati,” sambung dia.

Karena itu dirinya memastikan bahwa Kemenag tidak diperuntukkan hanya untuk NU. Buktinya, Kementerian Agama (Kemenag) memberikan afirmasi kepada semua agama.

“Semuanya diberikan hak secara proporsional. Ormas juga tidak hanya NU saja. Bahkan di Kemenag ada Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, itu kader Muhammadiyah. Ada juga Irjen Kemenag yang bukan dari NU,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini mengatakan, bahwa Kemenag adalah hadian negara untuk semua agama, bukan hanya untuk NU atau umat Islam saja.

“Dengan segala hormat dan kerendahan hati, tentang pernyataan Pak Menteri Agama tentu itu hak beliau, meski saya pribadi dapat menyatakan bahwa komentar tersebut tidak pas dan kurang bijaksana dalam perspektif membangun spirit kenegarawanan,” terang dia.

(jwp)

Pemkab Pamekasan Siapkan 12 Venue untuk MTQ Jatim 2021 dari 14 Macam Lomba

Pemkab Pamekasan Siapkan 12 Venue untuk MTQ Jatim 2021 dari 14 Macam Lomba

Nusantara7.com, Pamekasan – Sebanyak 12 lokasi berbeda diagendakan sebagai arena ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur 2021, yang dijadwalkan digelar di Kabupaten Pamekasan, Rabu hingga Kamis (3-11/11/2021) mendatang.

Lokasi tersebut tidak hanya fokus pada sarana milik pemerintah daerah, tetapi juga milik instansi lain yang dijadikan sebagai arena ajang empat tahunan tingkat provinsi. Semisal gedung sekolah, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), hingga Perguruan Tinggi.

“Untuk venue pelaksanaan MTQ Jatim Tahun 2021, nanti kita sebar di 12 titik berbeda. Hal itu sudah kita cek kesiapan untuk pelaksanaan ini,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdakab Pamekasan, Halifaturrahman, Sabtu (23/10/2021).

Arena MTQ Jatim 2021 tersebut, meliputi Aula PCNU Jl R Abd Aziz 95, Gedung Balai Redjo Jl Niaga 40, Aula Bakorwil Madura Jl Slamet Reyadi Nomor 1, Aula Haji Kemenag Jl Brawijaya 5, Masjid Agung Asy-Syuhada’ Jl Masegit 23, hingga Pendopo Budaya Jl Jokotole 43.

Selain itu, sejumlah sekolah maupun Perguruan Tinggi juga ditetapkan sebagai arena MTQ Jatim 2021. di di antaranya Aiditorium dan Masjid IAIN Madura Jl Raya Panglegur KM 4 Tlanakan, Aula SMK Negeri 2 Jl Dirgahayu 161, Aula SMK Negeri 3 Jl Kabupaten 103, Gedung Pemuda Jl Kabupaten 120, serta Aula SMA Negeri 2 Jl Jokotole 234 Pamekasan.

“Langkah ini sengaja kita lakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi sekaligus memutus rantai penuebaran pandemi Covid-19, apalagi pelaksanaan MTQ Jatim 2021 juga akan dilaksanakan secara tatap muka (luring),” ungkap pria yang akrab disapa Pak Mamang.

Memang dalam pelaksanaan MTQ tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan juga mewajibkan seluruh kafilah untuk menyertakan sertifikat vaksin sebagai langkah antisipatif terhadap Coronavirus Disease 2019.

Sementara untuk untuk total peserta terdaftar pada ajang MTQ Jatim 2021 di Pamekasan, terdata sebanyak 1.303 orang. Mereka merupakan peserta dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, yang akan membawa nama baik daerah di ajang prestesius.

Sementara untuk jenis perlombaan terdapat sekitar 14 macam lomba, di antaranya Qiraat Murattal Remaja dan Dewasa, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, Tafsir Bahasa Indonesia dan Inggris, Hifdz Al-Qur’an 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab.

Selain itu juga terdapat lomba Khat Al-Qur’an, Hifz Al-Qur’an 1-10 Juz, Tilawah Golongan Dewasa, Qiraat Mujawwad Dewasa, Tilawah Remaja dan Cacat Netra, Tilawah Anak-Anak dan Tartil, Syahr Al-Qur’an, Faham Al-Qur’an, serta Hifz Al-Qur’an 5-20 Juz. [brj]

Bupati Ra Latif Ajak IKSASS Bersinergi Membangun Bangkalan

Bupati Ra Latif Ajak IKSASS Bersinergi Membangun Bangkalan

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati  Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengajak para anggota Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Situbondo untuk bersinergi membangun Kabupaten Bangkalan. 

Hal itu disampaikan oleh Bupati Ra Latif saat menghadiri malam puncak harlah IKSASS ke-33 di Gedung Rato Ebuh Bangkalan, Senin (25/10/2021) malam.

Ra Latif mengatakan, Ponpes Salafiyah Syafi’iyah selama ini telah berperan dalam berbagai kehidupan masyarakat, menghasilkan alumni di seluruh Indonesia, termasuk di Bangkalan. Para alumninya mampu memberi manfaat bagi masyarakat. 

“Kami berharap para alumni PP Salafiyah Sukorejo dapat berkolaborasi dengan Pemkab dalam membangun masyarakat madani yang menuju masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

Ra Latif juga mengajak keluarga besar IKSASS  untuk turut bersama menanggulangi Covid-19. Seperti mensukseskan vaksinasi Covid-19 hingga mendorong dan mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan (prokes), seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun.

“Capaian vaksinasi kita masih di bawah 50 persen, Pemkab juga harus berkolaborasi dengan semua pihak untuk terus mendorong vaksinasi, termasuk peran IKSASS,” tutupnya. pemk

Bupati Bangkalan Ra Latif Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana

Bupati Bangkalan Ra Latif Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati  Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron memimpin apel pasukan kesiapsiagaan bencana Hidrometerorologi, di Mapolres Bangkalan, Selasa (26/10/2021). 

Apel tersebut dilakukan dalam rangka memasuki pergantian musim kemarau ke musim hujan, sehingga mulai melakukan antisipasi berbagai kemungkinan bencana alam yang akan terjadi. 

“Karena itu kita perlu melakukan berbagai persiapan sebagai langkah antisipasi akan bencana yang ditimbulkan. Karena Kabupaten Bangkalan termasuk dalam daerah yang berpotensi mengalami bencana Hidrometerorologi yakni bencana banjir longsor dan cuaca ekstrem dan kekeringan,” kata Ra Latif Bupati.

Menurut Ra Latif  biasa dipanggil, diadakannya apel kesiapsiagaan tersebut merupakan bentuk respon pemerintah dalam mengantisipasi kejadian bencana secara terpadu. Hal ini penting dilakukan, karena potensi terjadinya bencana perlu mendapatkan perhatian bersama. Dengan langkah persiapan yang matang Pemkab dapat melakukan antisipasi dan langkah-langkah penanganan secara cepat sehingga dampak bencana yang ditimbulkan juga tidak semakin besar. 

“Karena itu dalam apel yang kita adakan ini, juga melibatkan berbagai unsur didalamnya, yakni BPBD dan perangkat daerah terkait, TNI, Polri, elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan. Karena itu faktor sinergitas ini menjadi kunci yang sangat penting,” jelasnya. 

Ra latif juga mengintruksikan agar para Camat, Kepala Desa yang berada di kawasan rawan bencana untuk proaktif dan meningkatkan kewaspadaan. Caranya dengan melakukan langkah-langkah penanganan awal serta dapat mengkoordinasikan dan melaporkan setiap kejadian secara cepat. pemk

Bupati Bangkalan Ra Latif : Perayaan Nataru Harus Terapkan Prokes, antar kota saling membantu

Bupati Bangkalan Ra Latif : Perayaan Nataru Harus Terapkan Prokes, antar kota saling membantu

Nuasantara7.com, Bangkalan –  Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengikuti rapat evaluasi penanganan Covid-19 dan persiapan menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Hotel Singhasari, Malang, Selasa (26/10). Dari rapat itu diperoleh beberapa strategi penanganan Covid-19 di Jawa Timur (Jatim).

Di antaranya, seminggu ke depan, sasaran vaksinasi akan difokuskan kepada masyarakat lanjut usia (lansia). Termasuk melakukan vaksinasi secara door-to-door. ”Kabupaten atau kota yang capaian vaksinasinya tinggi, harus membantu daerah yang capaian vaksinasinya rendah,” ucap Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron.

Menurut pria yang biasa disapa Ra Latif itu, beberapa langkah itu perlu dilakukan agar kekebalan komunal segera terbentuk. Tujuan lainnya, meningkatkan level di beberapa daerah di Jatim yang masih berstatus level 3.

Dijelaskan, Satgas Covid-19 Jatim juga mengingatkan semua peserta rapat dari berbagai daerah untuk konsisten mendorong masyarakat untuk disiplin menerapkan prokes. Seiring melandainya kasus baru, kesadaran masyarakat dalam menerapkan prokes semakin berkurang.

”Satgas Covid-19 Jatim juga meminta pemerintah daerah untuk terus menggencarkan imbauan kepada masyarakat untuk di rumah saja jika ada waktu senggang,” tutur mantan wakil ketua DPRD Bangkalan tersebut.

Ditambahkan, menyambut Nataru, Satgas Covid-19 Jatim meminta semua kepala daerah tetap waspada. Utamanya, terkait kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di dalam atau di luar gedung. ”Pelaksanaan Nataru harus dijadikan atensi. Diharapkan tidak melebihi kapasitas tempat dan harus tetap taat prokes,” tandasnya. ram