Bupati Ra Latif Amin Sapa Warga Dengan Keliling Naik Motor ke Berbagai Lokasi

Bupati Ra Latif Amin Sapa Warga Dengan Keliling Naik Motor ke Berbagai Lokasi

Nusantara7.com, Bangkalan – Sudah seharusnya seorang pimpinan daerah dekat dengan rakyatnya. Menyapa langsung masyarakat dengan berkeliling dari satu lokasi ke lokasi lainnya sejatinya menjadi suatu yang biasa dilakukan oleh seorang kepala daerah.

 

Seperti yang dilakukan oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron kali ini, Rabu (13/10/2021). Orang nomor satu di Kabupaten Bangkalan itu tak segan mengendarai sepeda motor ditengah teriknya matahari berkeliling demi bertemu dan menyapa langsung masyarakat.

 

Tak tanggung-tanggung, pria berkacamata itu berkeliling Ke -7 Kelurahan di Kecamatan Kota Bangkalan. Rombongannya pun dipaksa untuk berpanas-panasan mengendarai sepeda motor.

 

Lokasi pertama yang didatangi Ra Latif adalah Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang berada di Wisma Pangeran Asri.

 

TPS3R tersebut akan dikelola langsung oleh Pengelola KPP (Kelompok Pemanfaat dan Pemberdayaan) dengan target mengurangi limbah rumah tangga diperkotaan.

 

Setelah melihat pemilahan dan pengelolaan limbah rumah tangga, Ra Latif menyapa warga, mulai dari Kelurahan Pangeranan, Kelurahan Pejagan, Kelurahan Kraton, Bancaran, Kemayoran, Mlajah dan terakhir Kelurahan Demangan.

 

Selama menyapa warga, Bupati juga menyalurkan bantuan sosial berupa sembako dan terop (tenda hajatan) yang dapat digunakan untuk kegiatan rukun tetangga ataupun musholla.

 

“Saya hanya ingin bersilaturahmi dengan warga. Menyerahkan 10 terop dan sembako,” kata Bupati disela-sela kegiatan.

 

Selain itu Ra Latif juga memberikan imbauan agar masyarakat tidak melonggarkan protokol kesehatan meskipun tren Covid-19 di Kabupaten Bangkalan terus menurun.

 

“Boleh berkegiatan tetapi protokol kesehatan tidak boleh dilonggarkan,” tutupnya. (eko/igo)

Bupati Ra Latif Berharap Hasil Pembangunan Gapensi Bisa Bermanfaat Untuk Saat Ini dan Masa Mendatang

Bupati Ra Latif Berharap Hasil Pembangunan Gapensi Bisa Bermanfaat Untuk Saat Ini dan Masa Mendatang

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menghadiri Musyawarah Cabang Badan Pengurus Cabang (BPC) Gabungan Pengusaha Kontruksi (Gapensi) Kabupaten Bangkalan VII, Kamis (13/20/2021).

 

Muscab yang berlangsung di Hotel Ningrat, Bangkalan Kota itu, tak hanya dihadiri Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron, namun juga dihadiri oleh puluhan  kontraktor, baik yang dari Gapensi sendiri maupun asosiasi kontraktor yang lain seperti Askonas dan Gapeksindo.

 

Dalam kesempatan tersebut Bupati Ra Latif berharap dalam bekerja Gapensi bisa menghasilkan karya terbaik agar hasil pembangunan bisa dinikmati masyarakat.

 

“Entah program pembangunan atau lain-lain. Harapannya bisa bermanfaat terhadap masyarakat Bangkalan masa kini maupun masa yang akan datang,” tuturnya.

 

Bupati juga menuturkan selama pandemi ini, banyak anggaran untuk kegiatan fisik yang dialihkan ke penanganan Covid-19. Sehingga pembangunan fisik baik jalan maupun gedung banyak yang dialihkan.

 

Sementara itu dalam Muscab, M Wahyu kembali terpilih menjadi Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bangkalan masa khidmat 2021-2026 secara aklamasi.

 

Sebelumnya, Wahyu diketahui  juga mendapuk jabatan Ketua Gapensi Bangkalan periode 2016-2021. Dalam sambutannya, Wahyu mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota Gapensi karena masih mempercayai dirinya menjadi ketua Gapensi Bangkalan.

 

“Saya ucapkan terimakasih banyak, karena saya masih dipercaya sebagai Ketua Gapensi,” ucapnya. Menurut Wahyu, anggota Gapensi Bangkalan saat ini berjumlah 123 angota. Namun yang  memperpanjang kartu anggota aktif sementara masih sebanyak 77 anggota.

 

“Sisanya itu mungkin ada kendala, mungkin tidak dapat kerjaan atau ada yang tidak memperpanjang sertifikasi badan usaha sama KTA,” terangnya. Kedepan, Wahyu berharap Gapensi Bangkalan bisa terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) soal program pembangunan, khususnya di bidang infrastruktur. “Kami akan terus bersinergi dengan Pemda untuk pembangunan Bangkalan untuk lebih baik lagi,” tutup dia. (eko/igo)

 

Emil Optimistis Merit Sistem Wujudkan Birokrasi Pemprov Kelas Dunia

Emil Optimistis Merit Sistem Wujudkan Birokrasi Pemprov Kelas Dunia

Nusantara7.com, Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak mengaku optimistis bahwa Merit Sistem bisa mewujudkan birokrasi di lingkungan Pemprov Jatim menuju kelas dunia.

Hal tersebut didasarkan bahwa Provinsi Jawa Timur memiliki kekuatan 45.968 PNS dan ditambah dengan PTT dan GTT, dengan total 75.100 PNS.

“Kita mendapatkan predikat sangat baik untuk penerapan Merit Sistem bagi birokrasi di Jatim. Jadi, saya terus mendiskusikan kenapa kita layak mendapatkan predikat terbaik sistem manajemen kepegawaian,” tuturnya dalam Seminar Nasional Penguatan Sistem Merit Menuju Birokrasi Kelas Dunia 2024, Selasa, (12/10/2021).

Mantan Bupati Trenggalek tersebut menyebut Pemprov Jatim memiliki program aplikasi E-Master yang memberikan sebuah platform untuk setiap pegawai yang ada di Pemprov bisa mengaksesnya.

Orang nomor dua di Jawa Timur tersebut berbicara mewakili atas Provinsi Jatim yang mendapatkan predikat sangat baik oleh KASN.

“Segala hal berkaitan dengan cuti, berkaitan dengan kenaikan pangkat, izin pendidikan bisa dilakukan secara online. Ini dibarengi dengan penerapan tunjangan kinerja yang awalnya memang 60-70 persen adalah kehadiran. Tetapi kita mulai geser menuju ke kinerja,” ungkapnya.

Wagub Emil menyebut tantangannya ada pada manajemen ASN. Menurutnya, ada kompetensi Mismatch karena pada kenyataannya ada senioritas. “Untuk itu kita menjaga dinas-dinas semaksimal mungkin ada kompetensi. Kemudian ini kita sikapi dengan merumuskan dari mulai planing, rekrutmen, capacity building hingga memperbaiki welfare,” tegasnya.

Wagub Emil menyampaikan tantangan saat ini yakni menerapkan meritokrasi yaitu bagaimana saat menilai proses birokrasi berjalan dengan baik dan terukur.

Menurutnya saat menilai sasaran kinerja itu seperti Copy paste. Tidak ada sasaran kualitatif.

“Misalnya bikin event yang grand, bisa menarik sponsor, melebihi dari kontribusi APBD itu kalau didalam dokumen satu kegiatan. Effort kualitatifnya sulit. Kemudian budaya ewuh pakewuh itu juga terjadi dari atas ke bawah. Pimpinan tidak enak memberikan nilai yang jelek. Sehingga, memang kita perlu namanya kualitatif target,” pungkasnya. (brj)

Kunker DPRD Lamongan ke Kediri, Satpol PP Kediri Berhasil Tekan Penyebaran Covid-19

Kunker DPRD Lamongan ke Kediri, Satpol PP Kediri Berhasil Tekan Penyebaran Covid-19

Nusantara7.com, Kediri – Saat ini Kota Kediri menjadi salah satu dari 12 kota/kabupaten di Jawa Timur yang berstatus PPKM level 2. Capaian ini tak lepas dari kerja keras dan sinergi antar OPD Pemerintah Kota Kediri, salah satunya Satuan Pamong Praja Kota Kediri.

Tak ayal keberhasilan ini membuat Komisi A DPRD Kabupaten Lamongan melirik Kota Kediri, untuk melakukan koordinasi melalui kunjungan kerja.

Langkah cepat dan tegas Satpol PP Kota Kediri dalam melakukan penertiban protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 menjadi bahasan pada kunjungan kerja yang dilakukan di ruang rapat Barenlintbang Balai Kota Kediri, Selasa (12/10/2021).

Kepala Satpol PP Kota Kediri, Eko Lukmono menyampaikan bahwa Satpol PP Kota Kediri telah menerima 4 kunjungan kerja dari kota/kabupaten lain di Jawa Timur. “Alhamdulillah, ini merupakan suatu kebanggaan bahwa Satpol PP Kota Kediri dijadikan rujukan untuk bahan berdiskusi dan saling berkoordinasi dalam pelaksanaan tugas-tugas satpol PP, khususnya satpol PP di Jawa Timur,”terangnya.

Menurut Eko penting adanya koordinasi dengan daerah lain dalam penanganan covid-19 secara menyeluruh. “Dalam penegakan protokol kesehatan selama covid, kita tidak dapat melakukan pekerjaan yang sifatnya parsial. Secara keseluruhan harus kita komunikasikan dengan cara diskusi,”ujarnya.

 Lebih lanjut Eko menjelaskan bahwa pada kunker kali ini, Komisi A DPRD Kabupaten Lamongan ingin melakukan koordinasi sejauh mana implementasi ketertiban umum dan penegakan Perda selama masa pandemi covid-19 di Kota Kediri. “Alhamdulillah dalam pengimplementasian pelaksanakan kegiatan penertiban protokol kesehatan dan perda telah berjalan dengan baik, sesuai fakta di lapangan,”terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Lamongan, Ali Makhfudl menuturkan bahwa pada kunjungan ini, mereka telah mendapatkan banyak informasi serta cara-cara Satpol PP Kota dalam menerapkan prokes dan Perda. “Kami banyak menyerap ilmu dan kelebihan Satpol PP Kota Kediri untuk kami sampaikan kepada Satpol PP di Kabupaten Lamongan,”ujarnya.

Menurutnya penerapan prokes dan Perda Kota Kediri yang dimuat di media sosial telah sesuai dengan fakta di lapangan. “Tadi malam kami jalan-jalan di Kota Kediri dan kami melihat bahwa di Kota Kediri masyarakatnya serta aktifitasnya sudah tertib sesuai prokes. Ini membuktikan bahwa apa yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Kediri sudah berjalan dengan baik,”jelasnya.

Dengan adanya kunker ini, Ali berharap Kabupaten Lamongan dapat lebih maju lagi, seperti Kota Kediri serta dapat meningkatkan kinerja Satpol PP Kabupaten Lamongan kedepannya.

Selain Ketua Komisi A, kunjungan kerja ini juga diikuti oleh Wakil Ketua Komisi A, Sekertaris dan 9 anggota Komisi A DPRD Kabupaten Lamongan. (brj).

Ra Latif Bupati dan Forkopimda Ikuti Upacara HarJad Jawa Timur

Ra Latif Bupati dan Forkopimda Ikuti Upacara HarJad Jawa Timur

Nusantara7.com, Bangkalan – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangkalan mengikuti Upacara Hari Jadi (Harjad) Provinsi Jawa Timur secara virtual di Pendapa Agung Rabu (13/10). Acara tersebut berlangsung khidmat. Tema peringatan harjad ke-76 itu Jatim Bangkit.

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyampaikan selamat Harjad ke-76 untuk Provinsi Jatim. Pihaknya berharap Provinsi Jatim semakin baik dan terus berjaya. ”Semoga Jawa Timur makin sukses dan jaya,” harapnya.

Ra Latif menilai, tema harjad dipilih karena sangat relevan dengan situasi saat ini. Di mana semua aspek harus bangkit karena terpaan pandemi Covid-19. Terutama masalah kesehatan dan peningkatan ekonomi. ”Di tengah-tengah pandemi, harapan ke depan sektor ekonomi, budaya, pariwisata, dan lainnya bisa terus menggeliat,” katanya.

Tema harjad yang dipilih pemprov menjadi motivasi tersendiri bagi 38 kabupaten/kota di Jatim. Untuk itu, Pemkab Bangkalan akan terus konsentrasi dalam mewujudkan herd immunity agar ekonomi masyarakat kembali bangkit. ”Kami ingin ekonomi di Bangkalan terus meningkat seperti sebelum adanya pandemi,” ucap Ra Latif.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyatakan, semua daerah termasuk 38 kabupaten/kota di Jatim menghadapi situasi sulit karena pandemi Covid-19. Namun dengan sinergisitas antara pemkab dan Pemprov Jatim, Covid-19 dapat dikendalikan dan diminimalkan.

”Ada kemajuan yang sangat positif dalam penanganan pandemi di Jatim berkat kerja keras dan ikhtiar yang selama ini dilakukan. Tentu itu semua atas dukungan dan doa masyarakat Jatim,” paparnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Infromatika Bangkalan Agus Zein menyampaikan, hampir semua daerah menghadapi tahun pandemi.  Dengan demikian, tema yang dianggap Jatim Bangkit motivasi bagi semua daerah untuk melakukan percepatan dan pemulihan. ”Utamanya, pemulihan ekonomi maupun pemulihan sektor lain,” katanya. ram

Bupati Bangkalan Ra Latif Sapa Warga Naik Motor ke Berbagai Lokasi

Bupati Bangkalan Ra Latif Sapa Warga Naik Motor ke Berbagai Lokasi

Nusantara9.com, Bangkalan – Sudah seharusnya seorang pimpinan daerah dekat dengan rakyatnya. Menyapa langsung masyarakat dengan berkeliling dari satu lokasi ke lokasi lainnya sejatinya menjadi suatu yang biasa dilakukan oleh seorang kepala daerah.

Seperti yang dilakukan oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron kali ini, Rabu (13/10/2021). Orang nomor satu di Kabupaten Bangkalan itu tak segan mengendarai sepeda motor ditengah teriknya matahari berkeliling demi bertemu dan menyapa langsung masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, pria berkacamata itu berkeliling Ke -7 Kelurahan di Kecamatan Kota Bangkalan. Rombongannya pun dipaksa untuk berpanas-panasan mengendarai sepeda motor.

Lokasi pertama yang didatangi Ra Latif adalah Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang berada di Wisma Pangeran Asri.

TPS3R tersebut akan dikelola langsung oleh Pengelola KPP (Kelompok Pemanfaat dan Pemberdayaan) dengan target mengurangi limbah rumah tangga diperkotaan.

Setelah melihat pemilahan dan pengelolaan limbah rumah tangga, Ra Latif menyapa warga, mulai dari Kelurahan Pangeranan, Kelurahan Pejagan, Kelurahan Kraton, Bancaran, Kemayoran, Mlajah dan terakhir Kelurahan Demangan.

Selama menyapa warga, Bupati juga menyalurkan bantuan sosial berupa sembako dan terop (tenda hajatan) yang dapat digunakan untuk kegiatan rukun tetangga ataupun musholla.

“Saya hanya ingin bersilaturahmi dengan warga. Menyerahkan 10 terop dan sembako,” kata Bupati disela-sela kegiatan.

Selain itu Ra Latif juga memberikan imbauan agar masyarakat tidak melonggarkan protokol kesehatan meskipun tren Covid-19 di Kabupaten Bangkalan terus menurun.

“Boleh berkegiatan tetapi protokol kesehatan tidak boleh dilonggarkan,” tutupnya. pemk

Hari Listrik Nasional 6.957 pelanggan listrik Jatim ikuti program pasang murah

Hari Listrik Nasional 6.957 pelanggan listrik Jatim ikuti program pasang murah

Nusantara7.com, Surabaya – Sebanyak 6.957 pelanggan listrik di Jatim mengikuti program pasang murah dan tambah daya, dalam rangkaian menyambut Hari Listrik Nasional yang diluncurkan PLN pada 1 Oktober 2021 lalu.

Senior Manager Komunikasi & Umum PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, A Rasyid Naja di Surabaya, Senin mengapresiasi antusiasme pelanggan terhadap program ini sejak diluncurkan pada awal bulan.

Ia mencatat, dalam jangka waktu hanya 10 hari, lebih dari 6 ribu pelanggan di Jatim tercatat melakukan pendaftaran, dan promo itu hanya bisa diakses melalui platform PLN Mobile dengan memasukkan kode promo HLN76.

“Memang, kami membuka promo tambah daya listrik ini dengan harga hanya Rp201.000 dan berlaku hanya sampai dengan 31 Oktober 2021,” katanya.

Harga itu, kata dia, termasuk spesial dan berlaku untuk biaya penyambungan pada layanan tambah daya bagi konsumen tegangan rendah 1 phasa daya 450 VA sampai dengan 4.400 VA untuk semua golongan tarif yang mengajukan permohonan penambahan daya akhir sampai dengan daya 5.500 VA.

“Oleh karena itu, PLN memberikan kemudahan dalam bentuk kecepatan dan harga, yang biasanya dapat mencapai Rp4,9 juta, kini menjadi hanya Rp201 ribu saja,” katanya.

Ia merinci, sebanyak 6.957 pelanggan yang memanfaatkan program itu berasal dari tiga daerah di Jawa Timur, masing-masing Surabaya, Madiun dan Malang.

Ia mencatat, untuk pelanggan dengan daya awal 1.300 VA adalah paling banyak mengikuti program ini yaitu sebanyak 2.361 pelanggan. Sedangkan daya akhir yang paling banyak diminati adalah daya 5.500 VA yaitu sejumlah 2.252 pelanggan.

Rasyid menyebut layanan yang mudah diakses dari genggaman berkat kehadiran PLN Mobile ini dinilai akan terus disambut hangat.

“Terlebih program ini penting dalam mendorong kebangkitan ekonomi dimana energi listrik menjadi kebutuhan utama pelanggan,” katanya.

Rasyid mengajak pelanggan untuk memanfaatkan program istimewa ini, karena adanya keringanan biaya tambah daya bagi pelanggan yang mengunduh dan menggunakan aplikasi PLN Mobile dari fitur PlayStore atau AppStore di ponsel pelanggan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Jatim untuk mengikuti dan manfaatkan program ini yang didedikasikan oleh PLN untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan di Indonesia. Pogram Super Dahsyat ini berlaku hingga akhir Oktober 2021 bagi pelanggan yang ingin menikmati promo, jangan lupa unduh segera aplikasi PLN Mobile dan nikmati efisiensi biaya listrik bulanan anda,” katanya, menjelaskan.(ant)

Bupati Sampang: Percepat pemulihan ekonomi melalui pembangunan Jalur Lingkar Selatan

Bupati Sampang: Percepat pemulihan ekonomi melalui pembangunan Jalur Lingkar Selatan

Nusantara7.com, Sampang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur berupaya mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19, melalui percepatan pembangunan akses jalur lingkar selatan (JLS) sebagai jalur alternatif untuk angkutan material bangunan, penghubung antarkabupaten di Pulau Madura.

“Kami berkepentingan jalur lingkar selatan ini cepat selesai, karena dengan demikian akses angkutan bahan bangunan yang dari arah Surabaya melalui Kota Sampang dan dari arah Pamekasan bisa cepat beroperasi,” kata Bupati Sampang Slamet Junaidi di Sampang, Senin.

Ia menargetkan, pembangunan jalur lintas selatan itu selesai maksimal 2022 dan pada awal 2023 diharapkan bisa segera dioperasikan.

Mantan anggota DPR RI dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini menjelaskan, selain dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19, dasar pembangunan JLS pada beberapa hal.

Pertama, untuk memperluas wilayah perkotaan, sehingga pengembangan kota melebar ke wilayah selatan. Kedua, untuk membantu program membantu perekonomian masyarakat di sekitar kota, sehingga dengan perluasan jalan itu, maka secara otomatis, ekonomi masyarakat di jalur selatan juga akan meningkat.

Sebelumnya, pada Kamis (7/10/2021) Bupati Sampang Slamet Junaidi bersama Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat sempat meninjau langsung proses pembangunan JLS didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Moh Zis.

Kala itu, peninjauannya dimulai dari Kampung Kesinih, Kelurahan Karang Dalam, hingga tembus ke Kampung Kaseran, Desa Pangongsean dengan mengendarai mobil Offroad menyisir jalanan yang terjal dan menantang.

Jalur lingkar selatan yang akan menjadi jalur alternatif untuk kendaraan pengangkut barang itu sepanjang 7,4 kilometer membentang ke arah barat laut.

Sedangkan lebar jalan 12 meter dan akan dibangun jembatan serta jembatan layang yang berada di sisi Patarongan.

“Jadi nanti di depan itu ada jalan menanjak yang langsung tembus ke jalur poros nasional,” tuturnya.

Pembangun JLS melintasi tiga desa dan satu kelurahan, meliputi Desa Aeng Sareh, Kampung Kesenih Kelurahan Karang Dalam Kota Sampang, Desa Patarongan, Kampung Kaseran Desa Pangongsean Kecamatan Torjun dengan nilai total anggaran Rp204,5 miliar yang bersumber dari dana pinjaman modal pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), dan dana tersebut dicairkan secara multi years contract (MYC).

Bupati menjelaskan, pembangunan JLS dicanangkan sejak tahun 2007 dan mulai menyusun Detail Engineering Design (DED) di tahun 2012. Kemudian, berlanjut pada tahun 2020 dengan menyelesaikan pembebasan lahan.

“Tentu ini merupakan bagian dari komitmen kami, membangun program pengembangan wilayah perkotaan, sehingga diharapkan membawa dampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat,” katanya, menjelaskan.

(ant)