Khilafatul Muslimin Berniat Tebarkan Kebencian di Era Pemerintah Jokowi

Khilafatul Muslimin Berniat Tebarkan Kebencian di Era Pemerintah Jokowi

Jakarta Timur – Konvoi Khilafatul Muslimin di Cawang, Jakarta Timur, beberapa hari lalu ternyata tujuannya membangkitkan gairah masyarakat dalam menebar kebencian terhadap pemerintah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menegaskan, dari hasil penyelidikan konvoi rombongan pemotor yang digelar kelompok Khilafatul Muslimin di Cawang, Jakarta Timur beberapa hari lalu ternyata tujuannya tak lain untuk membangkitkan gairah masyarakat dalam menebar kebencian terhadap pemerintah.

“(Konvoi Khilafah Muslimin) untuk mengajak masyarakat dalan membangkitakan kebencian terhadap pemerintah yang sah,” kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jumat (3/6).

Kegiatan kelompok Khilafatul Muslimin ini, kata Zulpan, jelas merupakan tindakan pelanggaran hukum dan juga bertentangan dengan Undang-undang.

“Ini juga merupakan pelanggaran hukum yang bisa dipidana,” tegasnya.

Tak hanya itu, dari data dan jejak digital gerakan kelompok Khilafah Muslimin ini, mereka juga berencana akan mengubah ideologi pancasila dengan ideologi khilafah.

“(Kelompok ini) berupaya mencoba mengubah ideologi bangsa dari pancasila menjadi ideologi tertentu. Ini adalah pelanggaran berat,” tegasnya. JP

Wapres Ma’ruf Amin Melakukan Salat Jumat di Pesantren Darul Ulum Jombang

Wapres Ma’ruf Amin Melakukan Salat Jumat di Pesantren Darul Ulum Jombang

Jombang  – Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma’ruf Amin menunaikan salat Jumat di masjid induk PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Rejoso Kecamatan Peterongan, Jombang, Jumat (3/6/2022). Kedatangan Wapres ke PPDU merupakan rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Timur.

Tentu saja, sejak pagi kesibukan sudah terlihat di PPDU. Sebuah tenda dengan desain sedemikian rupa berdiri di depan masjid induk tersebut. Begitu juga dengan kediaman PPDU KH Tamim Romly. Di bagian depan rumah tersebut kursi untuk tamu ditata berjajar.

Sementara itu, ratusan santri PPDU memadati masjid. Mereka mengenakan baju warna putih dan peci hitam. Semakin siang jumlah mereka terus bertambah. Sekitar pukul 11.15 WIB, Wapres beserta rombongan tiba di PPDU Rejoso.

Pengasuh PPDU Rejoso KH Tamim Romly didampingi Bupati Jombang Mundjidah Wahab menyambut kedatangan rombongan tersebut. Nampak pula Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

“Hari ini beliau (Wapres) salat Jumat di masjid induk PPDU. Juga ada penyerahan penghargaan untuk santri,” ujar salah satu pengasuh PPDU, KH Zulfikar Asad atau Gus Ufik. btj

Polda Jateng Sita 14 Ton Minyak Goreng Tidak Berizin

Polda Jateng Sita 14 Ton Minyak Goreng Tidak Berizin

JAWA Tengah – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah bersama Polresta Banyumas berhasil mengungkap tindak pidana peredaran minyak goreng kemasan tanpa izin edar. Penyidik menyita 14 ton minyak goreng dalam kasus ini.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pihaknya terus melakukan penindakan terkait penyalahgunaan peredaran kebutuhan bahan pokok di tengah masyarakat. Sejauh ini Polda Jateng telah mengungkap 6 kasus serupa di 6 lokasi berbeda.

“Hal ini selaras dengan kebijakan Kapolri untuk mengawal kebijakan pemerintah dalam pencegahan terjadinya penyalahgunaan peredaran migor di tengah masyarakat,” ujar Luthfi kepada wartawan, Jumat (3/6).

Terkait kasus di Banyumas, kejadian bermula pada 18 Mei 2022 ketika petugas kepolisian mendapat informasi dari masyarakat terkait dugaan penimbunan migor di wilayah Cilongok, Kabupaten Banyumas. Namun saat dilakukan pendalaman, didapati adanya pelanggaran lain yakni pemalsuan merk dan informasi yang dicantumkan dalam kemasan.

Di dalam gudang tersebut, petugas menemukan ribuan botol kemasan minyak goreng merk Lapama. Dari hasil penyelidikan yang didapat, merk tersebut tidak memiliki ijin edar serta tidak mencantumkan informasi yang benar terkait produknya di kemasan.

Merk tersebut juga memberikan keterangan yang tidak benar atau menyesatkan pada label dengan memakai izin edar dari perusahaan lain. Barcode yang tertera dalam kemasan juga ternyata milik perusahaan lain. Merk tersebut pun tidak mencantumkan logo halal dari MUI.

Dalam kasus ini, petugas mengamankan 7 orang pelaku dengan barang bukti sebanyak 628 karton berisi 12 botol migor merk Lapama berukuran 800ml. Jik ditotal seluruhnya 6 ribu liter.

Petugas kemudian melakukan pengembangan ke tempat pengemasan migor merk Lapama di CV. Alam Timur Jaya yang terletak di Watugede, Singosari, Kabupaten Malang. Di lokasi tersebut petugas mengamankan 895 karton berisi migor merk Lapama dengan total lebih dari 8,5 ribu liter. Tersangka berinisial RAN selaku direktur perusahaan diamankan di lokasi tersebut.

“Barang bukti yang diamankan total sebanyak 18.288 botol migor merk Lapama ukuran 800 ml. Jumlah semuanya lebih dari 14 ribu liter minyak goreng tanpa ijin edar yang kita amankan, atau seberat 12 ton,” pungkas Luthfi. JP

DPMPTSP Bangkalan  Promosikan Potensi Investasi Lewat IPRO Dan Fasilitas Stockpile Batu Bara Industri Di Klampis

DPMPTSP Bangkalan Promosikan Potensi Investasi Lewat IPRO Dan Fasilitas Stockpile Batu Bara Industri Di Klampis

Nusantara7.com, Bangkalan – Dinas  Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangkalan terus memacu percepatan promosi potensi investasi unggulan Kabupaten Bangkalan. 

Kepala Bidang Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana mengatakan , DPMPTSP telah menyelesaikan penyusunan Investment Project Ready to Offer (IPRO) dalam bentuk Pra FS Potensi Investasi Fasilitas Stockpile Batu Bara Industri di Pesisir Klampis.

Menurutnya, IPRO ini akan melengkapi potensi investasi Kabupaten Bangkalan yang telah disusun selama ini, seperti Potensi Investasi Industri Kemaritiman, Potensi Investasi Pelabuhan Curah Kering, Potensi Investasi Pelabuhan Halal dan Potensi Investasi Oil and Gas Shorebase.

IPRO Stockpile ini tidak serta merta disusun, namun menyikapi akan potensi kebutuhan stockpile batu bara untuk menyangga kebutuhan Jawa Timur.

“Hasil IPRO yang kami susun berformat Pra-Feasibility Study. Ini menunjukkan sangat layaknya atau Feasibel untuk ditawarkan kepada Investor atau Calon Investor Potensial untuk dibangun di Pesisir Kecamatan Klampis,” kata Kepala Bidang Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana.

Semenjak tahun 2017 DPMPTSP Bangkalan telah selangkah didepan secara nasional dengan telah menyusun potensi-potensi investasi unggulan Kabupaten Bangkalan dalam bentuk Pra-Feasibility Study dan dikemudian hari diadopsi oleh BKPM/Kementerian Investasi sebagai IPRO. 

Keempat Pra-FS/IPRO Bangkalan telah ada di BKPM/Kementerian Investasi. Continue reading →

Nicholas Saputra ungkap fitur ponsel yang paling dia cari

Nicholas Saputra ungkap fitur ponsel yang paling dia cari

Jakarta,  Aktor Nicholas Saputra yang dikenal memiliki hobi fotografi menilai kecanggihan kamera adalah hal yang paling dia cari dari sebuah ponsel.

“Dengan kemajuan fotografi ponsel yang sekarang luar biasa, penting sekali untuk punya ponsel dengan kamera yang baik,” kata dia saat peluncuran OPPO Find X5 Pro 5G di Jakarta, Kamis malam.

Fitur kamera yang canggih, kata Nicholas, bisa mendukung kegiatannya sehari-hari.

Dia juga menilai tidak hanya penyuka fotografi yang ingin kamera baik, tapi juga pengguna pada umumnya.

Kecanggihan kamera akan berpengaruh terhadap foto yang dihasilkan. Dia mencontohkan kamera Hasselblad yang disematkan pada Find X5 Pro 5G, yang menurutnya mampu menghasilkan gambar dengan warna natural, mirip dengan yang dilihat langsung oleh mata manusia.

Foto berwarna natural ini, menurut sang aktor, bisa diolah lagi, misalnya dengan mengatur pencahayaan atau warna.

Muhammad Fadli, fotografer profesional yang terlibat dalam proyek fotografi OPPO Find X5 Pro 5G, juga mengamini warna natural dari kolaborasi merek ponsel tersebut dengan Hasselblad.

Dia memuji kualitas warna foto yang tetap natural ketika dipindahkan ke laptop.

Warna yang akurat dan natural ini sangat penting untuk pemrosesan foto setelah pemotretan, kata dia. (*) ant

Warga Pasar Seluma tegaskan tolak tambang pasir besi

Warga Pasar Seluma tegaskan tolak tambang pasir besi

Seluma , Masyarakat Desa Pasar Seluma Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu menolak keberadaan tambang pasir biji besi PT Faminglevto Bakti Abadi di pesisir Pantai Pasar Seluma karena akan mempercepat abrasi dan merusak kawasan pesisir sebagai penahan daratan dari terjangan gelombang Samudera Hindia.

Kades Pasar Seluma Hertoni mengatakan penolakan warga sudah berlangsung sejak 2010 saat awal perusahaan masuk ke wilayah mereka.

Menurut dia, perusahaan tersebut tidak memenuhi syarat untuk melakukan penambangan. Hal itu sesuai dengan pengumuman Kementerian ESDM nomor 1343.pm/04/DJB/2016 tentang Clean and Clear ke 19 dan daftar IUP yang dicabut gubernur bupati atau walikota.

“Masyarakat desa pada umumnya menolak keberadaan tambang pasir besi ini karena akan merusak ekosistem pesisir dan laut. Sedangkan masyarakat rata-rata merupakan nelayan yang mencari nafkah dari laut,” kata Hertoni di Seluma, Rabu.

Ia mengatakan pemerintah desa Pasar Seluma dan warga sudah beberapa kali menyampaikan di media bawa perusahaan tersebut ditolak di wilayah mereka.

Meski izin tambang tersebut sudah dicabut, saat ini kata Hertoni, material perusahaan itu sudah ada di lokasi.

“Kami sudah laporkan ke Wakil Bupati bahwa kami menolak kehadiran tambang ini,” katanya.

Hertoni menyebutkan bahwa, pihaknya menolak keberadaan tambang tersebut karena pernah terjadi konflik di masyarakat pada saat hadirnya perusahaan tambang pasir besi di Desa Pasar Seluma beberapa tahun silam.

“Kami tidak menginginkan ada lagi masyarakat kami yang dipenjara karena konflik perusahaan tambang pasir besi,” katanya.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Seluma, Mahwan Jayadi mengatakan bahwa, pihaknya belum menerima berkas dokumen izin perusahaan tambang pasir biji besi tersebut.

“Sampai saat ini kami belum menerima berkas dokumen izin perusahaan pasir besi itu. Kami belum tahu nama perusahaannya apa dan izinnya bagaimana. Kalau ada itu harus disampaikan ke kami,” jelas Mahwan.

Disebutkannya bahwa, jika memang perusahaan tersebut telah melengkapi izin dari kementerian. Maka berkas tetap harus disampaikan ke dinas. Karena ada proses izin lanjutan di daerah berkaitan dengan izin lingkungan.

Menurut Mahwan, jika menggunakan perusahaan PT Faminglevto maka IUP perusahaan tersebut telah dicabut bersama izin 18  perusahaan lainnya.ant