https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Ra Latif Bangkalan – nusantara7

https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Bupati Ra Latif Gandeng UINSA Percepat Pembangunan Bangkalan

Bupati Ra Latif Gandeng UINSA Percepat Pembangunan Bangkalan

 Nusantara7.com, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan (Pemkab) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel  menandatangani kesepakatan bersama, Senin (01/11/2021). Kesepakatan bersama tersebut dalam rangka percepatan pembangunan di Kabupaten Bangkalan meliputi beberapa bidang pokok diantaranya adalah Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada masyarakat, Peningkatan kualitas sumber daya.

“Penandatanganan Kesepahaman Bersama (Memorandum of Understanding) dan Perjanjian Kerja Bersama (Memorandum of Agreement) tersebut dilakukan dalam semangat saling menguntungkan, dengan cara yang efektif dan efisien, serta bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron dalam sambutannya.

Menurut Ra Latif Bupati, Dunia global saat ini berkembang dengan sangat pesat. Dimensi kehidupan manusia yang terkait erat dengan lingkungan sosial, budaya, ekonomi dan politik terus tumbuh dan secara revolusioner mengubah cara pandang dalam bekerja.

“Oleh karena itu, kami selaku Pemerintah Daerah harus bisa tanggap dan merespons sekaligus beradaptasi dengan perubahan zaman yang terjadi,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, saat ini tidak ada pemerintah daerah yang bisa bekerja sendirian dengan segala perangkat daerahnya. Harus ada isntrumen lain yang dapat bersinergi dalam menghadapi tuntuan perkembangan yang semakin kompleks. Maka dari itu kolaborasi dan networking menjadi kunci keberhasilan pembangunan sebuah pemerintahan daerah. Termasuk menggandeng kalangan Akademisi yang diaharapkan menjadi daya ungkit dalam pembangunan yang lebih inovatif serta solutif dalam laju perkembangan kedepan.

“Kami berharap Dengan adanya kerjasama ini bisa melahirkan generasi penerus bangsa yang bukan hanya melek IT tetapi di sektor pendidikan agama juga sangat penting tentunya dengan formulasi-formulasi yang baik sehingga bisa kita terapkan di pendidikan Kabupaten Bangkalan” harapnya.

Rektor UINSA Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., MA, Ph.D dalam sambutannya mengatakan “Atas nama pimpinan saya ucapkan terima kasih dan rasa sangat terhormat serta sangat tersanjung karena diajak untuk memberikan sumbangsih yang terbaik untuk kabupaten Bangkalan”.  ara

 

Bupati Ra Latif Ajak IKSASS Bersinergi Membangun Bangkalan

Bupati Ra Latif Ajak IKSASS Bersinergi Membangun Bangkalan

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati  Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengajak para anggota Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Situbondo untuk bersinergi membangun Kabupaten Bangkalan. 

Hal itu disampaikan oleh Bupati Ra Latif saat menghadiri malam puncak harlah IKSASS ke-33 di Gedung Rato Ebuh Bangkalan, Senin (25/10/2021) malam.

Ra Latif mengatakan, Ponpes Salafiyah Syafi’iyah selama ini telah berperan dalam berbagai kehidupan masyarakat, menghasilkan alumni di seluruh Indonesia, termasuk di Bangkalan. Para alumninya mampu memberi manfaat bagi masyarakat. 

“Kami berharap para alumni PP Salafiyah Sukorejo dapat berkolaborasi dengan Pemkab dalam membangun masyarakat madani yang menuju masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

Ra Latif juga mengajak keluarga besar IKSASS  untuk turut bersama menanggulangi Covid-19. Seperti mensukseskan vaksinasi Covid-19 hingga mendorong dan mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan (prokes), seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun.

“Capaian vaksinasi kita masih di bawah 50 persen, Pemkab juga harus berkolaborasi dengan semua pihak untuk terus mendorong vaksinasi, termasuk peran IKSASS,” tutupnya. pemk

Bupati Bangkalan Ra Latif Apresiasi USAID Bimbing Pengusaha Muda

Bupati Bangkalan Ra Latif Apresiasi USAID Bimbing Pengusaha Muda

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengapresiasi USAID yang telah bekerjasama sekaligus memberi bimbingan bagi para pengusaha muda Bangkalan dalam memajukan sektor ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bangkalan. 

Hal tersebut disampaikan Ra Latif saat memberikan sambutan pada acara Seed Founding Ceremony USAID JAPRI (Jadi Pengusaha Muda), Senin (25/10/2021) di Pendopo Agung Bangkalan.

“Selama ini USAID JAPRI tidak hanya memberikan pelatihan, akan tetapi juga memberikan pendampingan pengembangan usaha tambahan serta mendampingi para perempuan pengusaha muda di Kabupaten Bangkalan,” ujar Ra Latif. 

Oleh karena itu kata dia perempuan dan generasi muda harus memiliki kesempatan untuk berhasil dan dapat menjadi penggerak kemakmuran dan pertumbuhan ekonomi.

“Para generasi muda harus memilki semangat kewirausahaan yang selanjutnya dapat menumbuhkan ide menciptakan peluang usaha serta mendorong terciptanya sektor industri kreatif untuk Kabupaten Bangkalan yang lebih sejahtera,” imbuhnya.

Ra Latif menjelaskan untuk menumbuh kembangkan wirausaha khususnya bagi perempuan tidak cukup hanya diberikan pelatihan, tetapi perlu pula dilakukan pendampingan dan coaching untuk memaksimalkan kemampuan dan potensi diri. 

“Oleh karena itu peran Organisasi Perangkat Daerah terkait sangat diperlukan dalam melaksanakan pembinaan, memfasilitasi dan melakukan pendampingan lanjutan bagi para alumni JAPRI agar pengetahuan dan keterampilan wirausaha terus berkembang serta memiliki daya saing,” terangnya.

Hal ini kata Bupati, sebagai bentuk peran aktif Pemerintah Kabupaten Bangkalan atas program yang telah dilaksanakan oleh USAID JAPRI. Dengan adanya program ini para generasi muda dapat memilki semangat kewirausahaan dan menumbuhkan partisipasi dalam pembangunan sektor ekonomi.

“Yang pada akhirnya dapat membuka sektor perekonomian yang mandiri sekaligus mampu menumbuhkan ide yang terkait dengan peluang usaha, pembangunan manajemen usaha, produk yang memiliki daya saing, serta strategi dalam pemasarannya,” pungkasnya. pemk

Bupati Ra Latif Imbau Peserta Tak mudah Percaya Janji Orang Bisa Bantu jadi CPNS

Bupati Ra Latif Imbau Peserta Tak mudah Percaya Janji Orang Bisa Bantu jadi CPNS

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron memantau pelaksanakan seleksi kompetensi dasar (SKD) di balai diklat Senin (18/10). Pria yang biasa disapa Ra Latif itu itu berpesan agar peserta tidak mudah percaya jika ada oknum yang menjanjikan bisa membantu meluluskan menjadi abdi negara.

Bupati yang biasa disapa Ra Latif itu mengatakan, pemantauan SKD dilakukan secara langsung bersama Wakil Bupati (Wabup) Mohni dan Sekkab Bangkalan Moh. Taufan Zairinsjah. Dari pengamatannya, SKD sudah berjalan lancar dan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

”Peserta yang ikut nilainya bagus-bagus. Artinya, peserta yang akan lulus akan memenuhi kriteria dan ketentuan kepegawaian,” ucapnya.

SKD dilaksanakan secara online dan fair. Karena itu, dia berharap peserta tidak mudah percaya jika ada orang yang mengaku bisa meluluskan jadi PNS. Yang menentukan lulus tidaknya seorang peserta yaitu sistem. Sebab, ujian SKD sudah dilakukan secara digital.

”Nilai bisa dilihat oleh masing-masing peserta dan pengawas. Bahkan, bisa dicek langsung di monitor yang disediakan panitia,” sambungnya.

SKD CPNS dimulai pada 14–21 Oktober. Kemudian, akan dilanjutkan dengan SKD pegawai pemerintah perjanjian kerja (PPK) nonguru mulai Jumat 22–23 Oktober. Dia berharap proses seleksi tersebut berjalan tanpa hambatan. ”Dari pengawas juga tidak ada keluhan. Artinya, peserta juga tertib,” imbuhnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein menyampaikan, SKD dilaksanakan dengan dukungan perangkat teknologi. Yakni, menganut asas transparansi. Dengan demikian, semua peserta bisa melihat nilai masing-masing pasca mengerjakan soal.

”Dengan sistem seperti itu, tidak relevan jika ada oknum mengiming-imingi bisa lulus CPNS. Itu tetap menjadi atensi bupati. Beliau tidak ingin ada warga yang menjadi korban (penipuan),” tukasnya. ram

Bupati Ra Latif  dorong percepatan Vaksinasi ke Pondok Pesantren

Bupati Ra Latif dorong percepatan Vaksinasi ke Pondok Pesantren

Nusantara7.com, Bangkalan – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron sering turun ke bawah (turba) demi mendorong percepatan vaksinasi. Bupati yang disapa Ra Latif itu mendatangi Pesantren Taman Sari di Desa Pakaan Dajah, Kecamatan Galis, Selasa (12/10).

Di lembaga itu, Ra Latif memantau pelaksanaan vaksinasi terhadap santri-santriwati dan menandatangani prasasti gedung baru SMK Taman Sari. Vaskinasi dilakukan kepada santri dan santriwati yang berusia 12 tahun ke atas.

Mereka berasal dari pesantren setempat dan Ponpes Darul Adab. Bupati Ra Latif mengaku bangga karena ratusan santri tersebut bersedia menjalani vaksinasi. ”Kami berharap santri yang sudah divaksin dapat menginformasikan kepada teman dan keluarganya bahwa vaksin itu halal dan aman,” imbau mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu.

Jangkauan vaksinasi terus diperluas dan semakin dimasifkan. Harapannya, bisa mempercepat capaian vaksinasi dan terbentuknya kekebalan komunal di masyarakat. ”Kami memang menyasar lembaga ponpes agar segera memenuhi target vaksinasi,” katanya.

Menurut Ra Latif, capaian vaksinasi di empat kabupaten di Madura menjadi perhatian Pemprov Jatim. Untuk itu, satgas Covid-19 Bangkalan terus berupaya mempercepat capaian vaksinasi agar segera mencapai target.

Sebenarnya, persentase capaian vaksinasi di Bangkalan jauh lebih baik dibandingkan tiga kabupaten lainnya di Madura. ”Setiap hari di Bangkalan dilaksanakan vaksinasi. Mudah-mudahan masyarakat sesegera mungkin memanfaatkan vaksin yang disediakan agar capaian kita bisa lebih baik lagi,” harap Ra Latif.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein menambahkan, capaian vaksinasi di Kota Salak terus meningkat. Tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi. Kesadaran itu muncul berkat kerja keras seluruh elemen satgas di tingkat kabupaten.

Mulai dari satgas Covid-19 Bangkalan, kecamatan, dan desa. Juga diperkuat dengan komunikasi dan koordinasi dengan para tokoh masyarakat, khususnya kiai. ”Dampak dari keberhasilan komunikasi dengan berbagai tokoh, vaksinasi dapat dilaksanakan di lingkungan terkecil secara masif,” terangnya. ram

Ra Latif  Blusukan Naik Dokar ke Desa Karang Entang

Ra Latif Blusukan Naik Dokar ke Desa Karang Entang

Madura9, Bangkalan – Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron blusukan menemui warganya. Kali ini giliran Desa Karang Entang, Kecamatan Kwanyar yang mendapat kesempatan dikunjungi Bupati Ra Latif, Jumat (20/8/2021). Bupati menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako. Bantuan yang diberikan langsung oleh Bupati dengan cara door-to-door itu membuat warga kaget sekaligus senang. 

Bagaimana tidak, dengan menyusuri jalan-jalan perkampungan di wilayah Desa Karang Entang, Bupati mengendarai dokar dan menghampiri rumah-rumah warga membagikan Bansos. Tak sedikit warga yang merasa senang bercampur kaget dengan kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bangkalan itu. 

Salah seorang warga yang tengah berjualan rujak tak pernah menyangka bakal ditemui Bupati Bangkalan dan bahkan memberikan bantuan langsung berupa beras. 

“Saya nggak nyangka ada Bupati lewat sini naik dokar, tak kira rombongan dari mana, tahu-tahunya ada Pak Bupati mau bagi-bagi beras, alhamdulillah rezeki buat kami,” katanya. 

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan bahwa dampak PPKM level 4 ini memang cukup berat, sehingga ia harus mengecek sendiri kondisi masyarakat di lapangan. Banyak sekali masyarakat yang memang perlu dibantu untuk meringankan beban di tengah pandemi Covid-19 ini. 

“Tadi ada sekitar 950 beras kita bagikan ke masyarakat, di Desa Karang Entang. Masyarakat tadi banyak yang menyampaikan bahwa pandemi ini dampaknya sangat berat, sehingga pemerintah perlu hadir langsung untuk mereka,” kata Ra Latif. 

Sementara Itu, Kepala Desa Karang Entang Syaiful menyampaikan terimakasih atas bansos yang diberikan. Menurutnya, warga sangat senang bertemu langsung Bupati Bangkalan. Bahkan pihaknya dan warga memiliki inisiatif menyediakan dokar. 

“Kami disini dengan warga sangat gembira karena Bupati turun langsung untuk memberikan bantuan sembako. Bahkan kami sediakan dokar untuk Bupati berkeliling. Kami ucapkan terimakasih,” kata Syaiful. pemk

Pemkab Bangkalan sediakan dana Rp22,2 miliar untuk atasi bencana kekeringan

Pemkab Bangkalan sediakan dana Rp22,2 miliar untuk atasi bencana kekeringan

Madura9, Bangkalan  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, tahun 2021 ini menyediakan dana Rp22,2 miliar untuk mengatasi bencana kekeringan dan kekurangan air bersih yang terjadi setiap musim kemarau di wilayah itu.

“Dana sebesar Rp22,2 miliar lebih ini, kami alokasikan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bangkalan untuk program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat atau Pamsimas,” kata Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron di Bangkalan, Jumat, saat menjelaskan upaya pemkab setempat dalam mengatasi bencana tahunan berupa kekeringan dan kekurangan air bersih di wilayah itu.

Memang, sambung bupati, program Pansimas ini, tidak akan dirasakan dampaknya oleh masyarakat yang tinggal di daerah rawan kekeringan dan air bersih pada kemarau tahun ini.

“Target pengurangan daerah terdampak kekeringan ini minimal tahun depan, setelah pelaksanaan programnya telah berjalan, karena tahun ini masih pelaksanaan,” kata dia.

Selain Pamsimas, program lain yang juga digelar tahun ini berupa program sistem penyediaan air minum (SPAN). Bentuk fisiknya berupa pengeboran sumber mata air di sejumlah titik di desa-desa yang dilanda kekeringan.

“Jadi, nilai anggaran sebesar Rp22,2 miliar tersebut untuk kedua program tersebut, dan saat ini sedang dalam proses pengerjaan melalui instansi teknis, yakni DPRKP dan dananya bersumber dari APBN dan APBD Pemkab Bangkalan 2021,” kata bupati.

Khusus program Pamsimas dan SPAM ini, sambung dia, pelaksanaannya difokuskan pada wilayah kecamatan yang memang menjadi daerah rawan kekeringan setiap kemarau, yakni di Kecamatan Blega, Arosbaya, Klampis, Modung, Sepulu dan Kecamatan Galis.

Sementara untuk mengatasi kekeringan dengan langkah cepat, pada kemarau kali ini pihaknya telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bangkalan untuk melakukan distribusi bantuan air bersih ke desa-desa terdampak kekeringan di Bangkalan.

Menurut Bupati, ada 37 desa yang tersebar di enam kecamatan di Bangkalan yang terdata mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih pada kemarau tahun ini. Antara lain di Kecamatan Klampis, Arosbaya dan Kecamatan Galis.

“Pendistribusian telah dilakukan sejak awal bulan ini, karena ke 37 desa di enam kecamatan yang dilanda kekeringan itu, kebutuhannya sangat mendesak dan tidak bisa menunggu realisasi program Pamsimas dan SPAM yang saat ini sedang berjalan,” kata bupati.

Sebelumnya Kepala BPBD Pemkab Bangkalan Rizal Moris mengatakan, berdasarkan data jumlah desa yang rawan mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih saat kemarau pada 2020 sebanyak 72 desa yang tersebar di 12 Kecamatan.

“Dari 12 kecamatan itu yang paling parah di enam kecamatan, yakni Kecamatan Blega, Arosbaya, Klampis, Modung, Sepulu dan Kecamatan Galis,” katanya, menjelaskan.

Jenis kekeringan dan kekurangan air bersih yang melanda enam kecamatan itu, termasuk pada jenis kekeringan kritis, sedangkan lainnya masuk jenis kekeringan langka.

“Kekeringan kritis ini terjadi karena pemenuhan air di dusun mencapai 10 liter lebih per orang per hari, dan jarak yang ditempuh masyarakat untuk mendapatkan ketersediaan air bersih sejauh tiga kilometer (km) bahkan lebih,” katanya.

Sedangkan yang dimaksud dengan kering langka, kebutuhan air di dusun itu di bawah 10 liter saja per orang, per hari. Jarak tempuh dari rumah warga ke sumber mata air terdekat sekitar 0,5 kilometer hingga tiga kilometer.

Anggaran yang disediakan Pemkab Bangkalan khusus untuk distribusi bantuan air bersih sebesar Rp100 juta. ant

Pimpin Upacara HUT ke 76 RI, Ra Latif Bupati Bangkalan: Kita Harus Tangguh Perang Melawan Pandemi ini

Pimpin Upacara HUT ke 76 RI, Ra Latif Bupati Bangkalan: Kita Harus Tangguh Perang Melawan Pandemi ini

Madura9, Bangkalan – Upacara Peringatan HUT ke-76 RI yang bertema “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh” di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan digelar secara terbatas di halaman Kantor Pemkab Bangkalan, Selasa (17/8/2021).

Inspektur Upacara HUT ke-76 RI di lingkungan Pemkab Bangkalan dipimpin langsung oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron.

Pantauan di lapangan, pelaksanaan upacara diikuti jajaran Forkopimda dan kepala OPD dengan Penerapan protokol kesehatan mulai dari penggunaan masker, menjaga jarak hingga menghindari kerumunan diutamakan dalam pelaksanaan Upacara HUT ke-76 RI di tingkat Pemkab Bangkalan tersebut.

Ditemui usia upacara, Bupati menyampaikan apresiasinya karena upacara peringatan HUT Ke-76 RI dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

“Perjuangan untuk mencapai kemerdekaan RI bukan hal yang main-main, sehingga harus diimplementasikan dengan baik pula,” katanya.

Bupati juga memberikan apresiasinya kepada para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang seluruhnya hadir dalam upacara.

“Kemerdekaan RI adalah sesuatu yang penting dan sakral, sehingga harus dijaga dengan baik,” ujarnya.

Bupati mengatakan Jika waktu dulu rakyat Indonesia berperang melawan penjajah namun saat ini rakyat dihadapkan dengan perang melawan pandemi virus corona yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Ia pun menyebut, tidak akan pernah tahu kapan berakhirnya virus corona. Kata dia virus ini telah berdampak pada tatanan di segala aspek kehidupan. ” Kita harus tangguh melawan pandemi ini,” ujarnya.

“Dalam peperangan menghadapi pandemi saat ini, peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76 hendaknya dijadikan ajang pembelajaran dari spirit dan teladan para pendiri bangsa yang telah mewariskan spirit gotong-royong dan kebersamaan dalam menghadapi setiap rintangan, semua ini dapat menjadi modal bangsa dalam mengakselerasi kebangkitan untuk Indonesia Maju,” ungkapnya.

Untuk itu, Bupati mengajak bersinergi untuk bangkit dalam menggapai Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh serta secara khusus mewujudkan Bangkalan sejahtera.

“Makna kemerdekaan tahun ini bukan hanya sebagai kata, tetapi sesungguhnya sebagai kesempatan bagi segenap anak bangsa untuk dapat menjadikan semakin bersatu dalam kebersamaan gotong-royong tangguh dalam menghadapi tantangan,” pungkasnya.

Setelah melaksanakan upacara secara langsung, Bupati dan Forkopimda mengikuti upacara bersama Presiden Republik Indonesia di Istana Negara secara virtual. pemk

Demi Tercapainya Kekebalan Komunal, Ra Latif dukung Vaksinasi BPJS Ketenagakerjaan

Demi Tercapainya Kekebalan Komunal, Ra Latif dukung Vaksinasi BPJS Ketenagakerjaan

Madura9, Bangkalan – Salah  satu upaya dalam memutus penyebaran Covid-19 adalah dengan membentuk herd imunity atau kekebalan tubuh dalam kelompok masyarakat atau kekebalan komunal. Kemudian salah satu cara untuk pencapaian herd imunity tersebut adalah dengan pemberian vaksin terhadap masyarakat. 

Hal itu diungkapkan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, saat meninjau vaksinasi yang digelar oleh BPJS Ketenagakerjaan. Menurut Ra Latif, dukungan program vaksinasi juga diberikan oleh beberapa instansi dan elemen masyarakat, diantaranya oleh Mapolres Bangkalan, Kejaksaan Negeri Bangkalan, partai politik, ormas keagamaan. Kemudian pada hari ini dilaksanakan oleh BPJS Ketanagakerjaan pada para pekerja dan keluarganya.

Dijelaskanya, cakupan vaksinasi di Kabupaten Bangkalan sendiri masih cukup rendah. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan per tanggal 12 Agustus dosis 1 total 10,36 persen. Sementara untuk dosis 2 baru mencapai 5,6 persen. Padahal target vaksinasi untuk mencapai kekebalan komunal di suatu daerah haru mencapai 70 persen.

Berbagai upaya dilakukan Pemkab Bangkalan untuk mencapai cakupan vaksin 70 persen. Salah satunya yakni dengan melibatkan berbagai pihak baik dalam memberikan edukasi serta pemberian suntikan dosis vaksinasi pada masyarakat.

“Kami selaku Pemerintah Kabupaten Bangkalan sangat mengapresiasi dan berterima kasih pada BPJS Ketenagakerjaan yang telah ikut mensukseskan upaya percepatan vaksinasi di Kabupaten Bangkalan. Sekaligus melaksanakan kewajibannya dalam upaya memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat pekerja Bangkalan pada masa pandemi saat ini,” ujar Ra Latif . 

Sementara itu, Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jawa Timur, Deny Yusyulian mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan mendukung program vaksinasi Pemerintah bagi pekerja dan masyarakat. Dengan tujuan untuk mendorong percepatan pembentukan herd immunity sebagai salah satu upaya menanggulangi penyebaran Covid-19 di Indonesia. 

“Program vaksinasi ini digelar oleh BPJAMSOSTEK selama dua hari sebanyak 1.400 dosis vaksin untuk pekerja dan masyarakat umum di Madura,” ungkapnya. pemk

Pelaksanaan PTM Bangkalan Tunggu Status Kasus Covid-19 Berubah

Pelaksanaan PTM Bangkalan Tunggu Status Kasus Covid-19 Berubah

Madura9, Bangkalan – Kabupaten Bangkalan saat ini sudah berstatus zona orange dalam peta sebaran Covid-19. Meski demikian, kegiatan mobilitas masyarakat masih terbatas, termasuk kegiatan belajar mengajar siswa sekolah. 

Kepala Dinas Pendidikan(Disdik)  Kabupaten Bangkalan Bambang Budi Mustika menyampaikan, daerah yang berstatus zona orange sudah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan pembatasan sebanyak 25 persen dari jumlah siswa. 

Akan tetapi di Kabupaten Bangkalan belum bisa melaksanakan PTM meski sudah berstatus zona orange. Sehingga proses pembelajaran harus tetap dilaksanakan secara daring. Sebab, Bangkalan menjadi daerah penyanggah Surabaya. Sehingga dalam penerapan PPKM, Bangkalan mengikuti Surabaya yang menerapkan PPKM level 4. 

“Jadi meski zona orange kita belum bisa melaksanakan PTM, karena penerapan PPKM kita level 4,” ujarnya, Jumat (13/08/2021). 

Menurut Bambang lembaganya sudah merencanakan pelaksanaan PTM, hanya saja untuk waktu pelaksanaannya masih belum bisa ditentukan. 

“Nanti kalau sudah level 3 kami akan minta ijin kepada satgas Covid-19 Bangkalan untuk melaksanakan PTM,” katanya. 

Disisi lain, Dinas Pendidikan terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi siswa. Hal itu dilakukan guna mempercepat capaian kekebalan siswa, sehingga nantinya proses belajar mengajar bisa berjalan normal. 

“Rata-rata semua sekolah sudah 50 persen siswa sudah divaksin. Jika siswa dan tenaga pendidik sudah kebal, maka proses pembelajaran secara tatap muka bisa dilaksanakan secara normal,” pungkasnya. bang