https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Ra Latif Bangkalan – Page 2 – nusantara7

https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Ra Latif Kukuhkan Paskibraka Bangkalan

Ra Latif Kukuhkan Paskibraka Bangkalan

Madura9, Bangkalan – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan RI di Pendapa Agung. Pengukuhan Paskibraka itu disaksikan langsung oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangkalan (13/8).

Bupati yang biasa dipanggil Ra Latif itu menuturkan, ada enam perwakilan yang dikukuhkan sebagai Paskibraka pada HUT Ke-76 Proklamasi Kemerdekaan RI. Terdiri dari dua perempuan dan empat laki-laki. Sebelum dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka, mereka melewati seleksi ketat.

Setelah melakukan pengukuhan, Ra Latif berharap upacara bendera HUT Proklamasi Kemerdekaan RI nantinya terlaksana dengan baik. Meski pelaksanaannya berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

”Semoga pelaksanaan upacara 17 Agustus nanti berjalan lancar dan khidmat,” ucapnya.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan mengungkapkan, upacara bendera 17 Agustus akan digelar di lapangan kantor Pemkab Bangkalan. Pelaksanaan upacara digelar dengan peserta terbatas dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Sebab, saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.

”Dalam momen hari kemerdekaan tahun ini, saya mengajak semua masyarakat tetap semangat dan bekerja dangan baik,” ajaknya.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bangkalan Rudiyanto menyampaikan, enam anggota Paskibraka yang dikukuhkan memiliki tugas berbeda. Tiga orang bertugas mengibarkan bendera dan tiga orang menurunkan bendera.

”Karena masa pandemi, upacara tetap dilaksanakan dengan khidmat dan terbatas,” katanya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein mengatakan, Paskibraka merupakan perangkat penting dalam pelaksanaan upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI.

”Sesuai ketentuan, Paskibraka dikukuhkan oleh kepala daerah,” tegasnya.

Menurutnya, tidak mudah menjadi anggota Paskibraka HUT Proklamasi Kemerdekaan RI. Sebab, harus mengikuti seleksi yang sangat ketat dengan parameter yang jelas. Paskibraka diisi oleh generasi teladan yang memiliki jiwa dan semangat kepahlawanan tinggi.

”Untuk menjadi anggota Paskibraka, harus rutin latihan dan memiliki disiplin tinggi,” tandasnya. Ram

Bupati Bangkalan Ra Latif Dampingi Wagub Jatim Emil Resmikan Compok Sehat

Bupati Bangkalan Ra Latif Dampingi Wagub Jatim Emil Resmikan Compok Sehat

Madura9, Bangkalan-  Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan kian masif. Itu setelah diresmikannya Compok Sehat Gotong Royong Covid-19 di Yayasan Pendidikan Islam di Desa Kampak, Kecamatan Geger, oleh Wakil Gubenur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak dengan didampingi Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron Rabu (11/8).

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengapresiasi keberadaan Compok Sehat Gotong Royong yang difasilitasi oleh Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nafi’iyah. Sebab, keberadaannya sangat membantu Pemkab Bangkalan dalam penanganan Covid-19.

”Semoga keberadaan Compok Sehat Gotong Royong ini memberikan kontribusi nyata dalam penanganan pandemi Covid-19 di Bangkalan,” harap bupati yang biasa disapa Ra Latif tersebut.

Menurut dia, Pemkab Bangkalan men-support beroperasinya Compok Sehat Gotong Royong Covid-19 itu. Salah satunya, memperbantukan tenaga kesehatan (nakes) untuk menangani jika ada masyarakat yang dirawat.

”Walaupun sudah ada Compok Sehat Gotong Royong Covid-19, pemerintah tetap berharap tidak ada masyarakat yang sakit,” ungkap mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu.

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak mengatakan, Compok Sehat Gotong Royong Covid-19 disiapkan untuk menekan adanya warga yang sakit, tapi tidak terawat dengan baik. Terutama masyarakat yang tidak memiliki tempat untuk isolasi yang memadai.

Emil menjelaskan, kasus Covid-19 di Kota Salak memang melandai. Namun, bukan berarti kebaradaan Compok Sehat Gotong Royong Covid-19 terlambat. Karena itu, dirinya menilai Compok Sehat di area Ponpes An-Nafi’iyah akan tetap bermanfaat bagi masyarakat yang ingin mendapat tempat isolasi representatif. ”Kita belajar bahwa kasus Covid-19 bisa naik kapan saja,” ujar mantan bupati Trenggalek itu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein menyampaikan, keberadaan Compok Sehat Gotong Royong adalah salah satu wujud kolaborasi antara Bupati Ra Latif bersama elemen masyarakat dalam penanganan pandemi Covid-19. Sebab, memang diperlukan peranan semua pihak dalam penanganan Covid-19.

”Peresmian Compok Sehat dengan segala kelengkapan sarpras yang ada adalah wujud nyata kesadaran masyarakat tentang pentingnya ikhtiar bersama dalam memutus rantai penularan,” tandasnya. Ram

 

Ra Latif Bantu Ringankan Beban Rakyat Kurang Mampu dan PKL

Ra Latif Bantu Ringankan Beban Rakyat Kurang Mampu dan PKL

Madura9, Bangkalan –  Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron memberikan bantuan sembako kepada pedagang kaki lima (PKL) di area wisata religi Makam Syaikhona Muhammad Kholil kemarin (10/8). Bupati juga blusukan ke Kelurahan Pangeranan untuk memberikan sembako secara door-to-door ke rumah masyarakat tidak mampu.

Ra Latif mengutarakan, sejak penerapan PPKM kadurat, kunjungan wisatawan ke Makam Syaikhona Muhammad Kholil turun drastis. Keadaan itu sangat memengaruhi pendapatan masyarakat yang menggantungkan hidup dengan berjualan di area wisata religi itu.

”Mereka terdampak dengan sedikitnya orang yang datang dan berkunjung ke maqbara ini,” ucap mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu.

PKL yang pendapatannya turun drastis tersebut melapor kepada kepala Desa Martajasah, Kecamatan Kota Bangkalan. Setelah menerima informasi itu, bupati memutuskan turun langsung memberikan bantuan kepada para PKL yang berjaualan di area Martajasah.

Bantuan yang diberikan memang tidak sebarapa. Namun, bupati berharap, dengan bantuan tersebut, beban ekonomi PKL yang pendapatannya merosot karena pandemi Covid-19 terkurangi. ”Total ada 211 paket sembako yang kami berikan. Penyalurannya kami juga dibantu kepala desa,” imbuhnya.

Di Kelurahan Pangeranan, Ra Latif memberikan bantuan sembako kepada warga tidak mampu. Dari kunjungan itu, dirinya mendapat curhatan dari seorang siswa SMK yang kesulitan biaya dan tidak mendapat program Indonesia Pintar.

Masalahnya, tidak menuntaskan administrasi keuangan di sekolahnya karena keterbatasan ekonomi. Sementara kedua orang tua siswa itu sakit. Ra Latif akan mencarikan solusi.

”Orang tuanya kami fasilitasi untuk berobat. Sementara anaknya karena duduk di bangku SMK, dan ada di bawah naungan provinsi, kami akan koordinasikan dengan Cabdin Disdik Jatim Wilayah Bangkalan,” sambungnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein mengatakan, semua PKL merasakan dampak dari penerapan PPKM. Menyadari hal itu, bupati tidak pernah lelah turun langsung kepada masyarakat untuk memberikan bantuan.

”Bupati juga merasakan apa yang saat ini dirasakan PKL. Karena itu, Ra Latif rutin turun untuk meringankan beban mayarakat,” tandasnya. rama

 

Pemkab Bangkalan Berhasil Tekan Angka Persebaran Covid-19

Pemkab Bangkalan Berhasil Tekan Angka Persebaran Covid-19

Madura9, Bangkalan – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan untuk menekan angka kasus Covid-19 tidak sia-sia. Buktinya, kasus persebaran virus korona terus melandai. Hasil positif itu juga disampaikan Bupati R. Abdul Latif Amin Imron saat memantau pasien Covid-19 di RSUD Syamrabu bersama forkopimda Selasa (10/8).

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, data kasus positif Covid-19 terus menunjukkan tren positif. Untuk memastikan itu, dirinya bersama forkopimda mendatangi RSUD Syamrabu sebagai satu-satunya rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Zikir dan Salawat.

Dari kunjungan ke RSUD Syamrabu, diketahui ada penurunan bed occupancy rate (BOR) yang sangat signifikan. Misalnya, di ruang intensive care unit (ICU) saat ini hanya ada tujuh pasien Covid-19 dari 10 yang disediakan.

Sedangkan di ruang isolasi, yang disediakan 153 tempat tidur. Ketersediaannya hanya 30 bed. Ra Latif menilai, kondisi itu jauh lebih sedikit daripada saat terjadi ledakan kasus Covid-19 pada Juni lalu. ”Yang mengalami gejala berat hanya 15 di ruang isolasi. Sisanya bergejala ringan,” tutur mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu.

Ra Latif minilai, melandainya kasus Covid-19 tidak lepas dari berbagai upaya pemerintah. Juga meningkatnya kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan (prokes).

Direktur RSUD Bangkalan Nunuk Kristiani membenarkan angka kasus Covid-19 yang dirawat di lembaganya turun drastis. Dari delapan ruang isolasi yang disediakan, saat ini tinggal tiga ruangan. Sisanya sudah dikembalikan untuk merawat pasien umum.

”Saat terjadi lonjakan kasus, kami menyediakan 221 bed. Yang terisi 90 persen. Alhamdulillah, sekarang hanya tersisa 153 bed dan yang terisi 30,” katanya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein menyampaikan, keterisian BOR di RSUD Syamrabu hanya 29,44 persen. Kedatangan Bupati Ra Latif ke rumah sakit pelat merah itu untuk mengapresiasi para nakes yang berjuang merawat pasien Covid-19.

”Bupati ingin memberikan support kepada nakes yang selama ini berada di garda terdepan dalam penanganan Covid. Dengan begitu, mereka tetap semangat,” terangnya. Ram

 

Ra Latif Bupati Bangkalan Dukung PHE WMO Lakukan Pengeboran Eksplorasi

Ra Latif Bupati Bangkalan Dukung PHE WMO Lakukan Pengeboran Eksplorasi

Madura9, Bangkalan – Manajemen  Zona 11 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina melakukan silaturahmi dengan Bupati Bangkalan, sekaligus menyampaikan sosialisasi terkait kesiapan pengeboran sumur Eksplorasi PHE 2-3 di wilayah kerja PHE WMO yang bertempat di kantor Bupati Bangkalan, Selasa (10/8).

Pertemuan yang digelar secara terbatas dengan menerapkan Protokol Covid-19 tersebut juga dilakukan secara online agar para stakeholders seperti Pemerintah Desa dan Kecamatan serta perwakilan perusahaan yang tidak dapat hadir tetap dapat mengikuti secara interaktif sosialisasi tersebut.
 
Hadir terpisah secara online Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Nurwahidi, GM Zona 11 Deddy Syam, VP Eksplorasi – Dedy Yusmen, VP Drilling – Ali Sundja, Manager Relations – Iwan Ridwan F. 

“Dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Kabupaten dan Instansi terkait menjadi salah satu faktor utama guna mendukung lancarnya kegiatan operasi perusahaan, kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan yang diberikan selama ini sehingga kegiatan operasi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas berjalan dengan lancar,” ujar Nurwahidi.

Tim Eksplorasi Pertamina Regional 4 menyampaikan paparan mengenai kesiapan pengeboran Sumur Eksplorasi PHE 2-3 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. 

“Kami telah melakukan persiapan yang matang dalam pelaksanaan pengeboran Sumur Eksplorasi PHE 2-3 ini, baik dari sisi operasional maupun dari sisi sosial. Selain itu, dikarenakan kegiatan ini dilakukan ditengah pandemi, maka kami juga menerapkan Protokol Covud–19 yang ketat agar kegiatan Pemboran dapat berjalan dengan lancar,” ujar Dedy Yusmen, VP Exploration. 

Sementara itu Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengapresiasi SKK Migas dan Pertamina yang memberikan informasi mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan. 

“Saya dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Bangkalan mendukung pelaksanaan program Pemboran Eksplorasi PHE 2-3 ini, Semoga berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang bagus,” kata Bupati Ra Latif.

Turut hadir  dalam kegiatan sosialisasi tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) berserta para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, jajaran Forkopimda, Camat, Anggota Muspika, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat serta rekan-rekan perwakilan Nelayan dari Kecamatan Tanjung Bumi, Sepulu, Klampis, Arosbaya dan Bangkalan baik secara online maupun offline. pemk

Ra Latif Bupati Bangkalan tinjau langsung Vaksinasi untuk Penyandang Disabilitas

Ra Latif Bupati Bangkalan tinjau langsung Vaksinasi untuk Penyandang Disabilitas

Madura9, Bangkalan –  Kekebalan Komunal menjadi target bersama dalam penanganan Covid-19, termasuk di Kabupaten Bangkalan. Untuk mencapai target tersebut setiap daerah minimal telah melakukan vaksinasi kepada 70 persen masyarakatnya. Di Bangkalan sendiri salah satu sasaran vaksinasi ialah penyandang disabilitas.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron saat memantau program vaksinasi Merdeka Semeru di Polres Bangkalan dengan sasaran penyandang disabilitas, Selasa (10/8/2021).

Menurut Ra Latif, Penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok yang rentan terkena dampak Covid-19 baik secara langsung karena infeksi, maupun tidak langsung. Pihaknya berharap vaksin bisa terlaksana untuk semua kalangan hingga ke pelosok Desa.

“Kami akan selalu koordinasi dan bekerjasama dengan pihak Kecamatan, Desa, hingga tokoh masyarakat agar vaksinasi dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino mengatakan sebanyak 35 peserta adalah penyandang disabilitas dari total 50 peserta yang mengikuti program vaksin di Polres Bangkalan. 

“Vaksin Merdeka Semeru yang saat ini kita lakukan, kita khususkan pada saudara-saudara kita yang difabel,” ujar Kapolres Bangkalan. bang

Ra Latif Resmikan Jembatan Fuad Amin

Ra Latif Resmikan Jembatan Fuad Amin

Madura9, Bangkalan –  Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron meresmikan jembatan penghubung antara Desa Kwanyar Barat dan Desa Pasanggarahan, Kecamatan Kwanyar, Senin (9/8). Bupati yang biasa disapa Ra Latif itu bersama Forkopimda Bangkalan dengan disaksikan tokoh masyarakat setempat.

Ra Latif menyampaikan, jembatan itu diberi nama Fuad Amin. Sebab, masyarakat menganggap almarhum RKH. Fuad Amin berjasa atas pembangunan di kabupaten selama menjabat bupati dua periode. ”Pemberian nama RKH. Fuad Amin itu untuk mengenang jasa beliau sebagai bapak pembangunan di Kabupaten Bangkalan,” terangnya.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu berharap, kecintaan masyarakat untuk almarhum RKH. Fuad Amin bisa mengalir ke generasi muda. Dengan demikian, mantan ketua DPRD Bangkalan itu bisa dikenang sepanjang masa oleh masyarakat Bangkalan.

”Apresiasi yang diberikan ini sangat luar biasa karena generasi kita nantinya tetap mengenal sosok almarhum sebagai bapak pembangunan di Bangkalan,” tandasnya. ram

Ra Latif Ikuti Dzikir dan Sholawat HUT Kemerdekaan RI ke-76 dan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1443 H

Ra Latif Ikuti Dzikir dan Sholawat HUT Kemerdekaan RI ke-76 dan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1443 H

Madura9, Bangkalan – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengikuti zikir dan salawat secara virtual yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) di Pendapa Agung, Senin malam (9/8). Kegiatan itu untuk menyambut HUT Ke-76 Kemerdekaan Indonesia dan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1443 H.

Sebelum kegiatan dimulai, bupati yang biasa disapa Ra Latif itu memberikan santuan kepada 10 anak yatim. Penyerahan santunan itu juga berlangsung serentak secara virtual di 37 kabupaten dan kota lainnya di Jatim.

Ra Latif mengutarakan zikir dan salawat yang dilaksanakan bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) tersebut merupakan kegiatan Provinsi Jawa Timur. Karena dalam situasi pandemi Covid-19, pelaksanaannya digelar secara virtual.

“Mudah-mudahan dengan doa bersama ini,Covid-19diangkat oleh Tuhan dan segera berakhir di negeri tercinta ini,” harapnya.

Tahun Baru Hijriah menjadi kebahagiaan tersendiri bagi semua umat Islam. Ra Latif berharap masyarakat terus meningkatkan kualitas ketakwaannya kepada Tuhan. Bupati berpesan agar kegiatan keagamaan juga tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Diharapkan, momen HUT kemerdekaan yang ke-76 inidijadikan refleksi oleh masyarakatuntuk bersama-sama menerapkan prokes guna melawan Covid-19 dengan 5M. Yakni, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu menyatakan, jika masyarakat bersatu dan disiplin prokes, Covid-19 akan berakhir. Itu sebagaimana sejarah bangsa Indonesia yang berhasil merebut kemerdekaan setelah bersatu untuk tujuan yang sama.

”Kami tidak akan pernah lelah mengajak masyarakat bersatu melawan Covid-19 dengan menerapkan 5M,”tandasnya. rama

 

Bupati Bangkalan Ra Latif Blusukan Desa untuk Menyerahkan Bantuan Sembako

Bupati Bangkalan Ra Latif Blusukan Desa untuk Menyerahkan Bantuan Sembako

Madura9, Bangkalan –  Pengabdian Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron kepada warga tidak diragukan. Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan yang biasa di panggil Ra Latif itu turun langsung ke empat desa untuk menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat, Jumat (6/8).

Ra Latif mengutarakan, ada empat desa yang didatangi di Kecamatan Galis. Yakni, Desa Lantek Timur, Banyubunih, Pekadan, dan Galis. Sembako yang diberikan kepada masyarakat milik Kementerian Sosial yang kembali disalurkan oleh pemerintah pusat.

Penyaluran sembako bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 tersebut bekerja sama dengan forum koordinasi pimpinan kecamatan (forkopimcam) dan pemerintah tingkat desa. Ada 100 paket beras yang didistribusikan untuk satu desa.

”Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban masyarakat di tengah pandemi,” harapnya kemarin (6/8).

Selain menyalurkan sembako, bupati menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara door to door kepada masyarakat. Itu dilakukan untuk mendorong masyarakat terus konsisten menerapkan prokes sehingga terhindar dari Covid-19.

”Harapan kami, masyarakat tetap patuh prokes sehingga semakin sedikit yang terkonfirmasi. Angka kasus Covid-19 di Bangkalan ini terus melandai dan berubah menjadi zona hijau,” harapnya.

Dari blusukan yang dilakukan, Ra latif mengaku melihat warga yang mendiami rumah tidak layak huni (RTLH). Karena itu, dirinya terenyuh dan akan memberikan bantuan melalui program RTLH. ”Kami usahakan mendapat program RTLH,” tutur bupati murah senyum itu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein menyampaikan, bupati secara terus-menerus meluangkan waktu untuk hadir di tengah masyarakat. Itu sebagai bentuk perhatian Ra latif kepada masyarakat.

”Bupati tidak sekadar ingin menyalurkan bantuan, tetapi juga ingin berdialog dan mengetahui kondisi dan kebutuhan yang dialami masyarakat,” katanya. rama

 

Bupati Bangkalan Ra Latif  Blusukan ke Empat Desa di Galis tidak terdaftar DTKS

Bupati Bangkalan Ra Latif Blusukan ke Empat Desa di Galis tidak terdaftar DTKS

Madura9, Bangkalan – Masyarakat terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tidak terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan tersenyum gembira. Pasalnya Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mendatangi rumah-rumah warga di Kecamatan Galis, Jumat (6/8/2021).

Didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) setempat, orang nomor satu di Kabupaten Bangkalan tersebut membagikan sembako kepada warga di empat Desa di Kecamatan Galis.

Desa pertama yang didatangi Bupati Ra Latif dan rombongan ialah Desa Lantek Timur. Kemudian bergeser ke Desa Banyubunih,  Pekadan dan terakhir Desa Galis.

Masing-masing Desa mendapatkan jatah 100 paket sembako yang diterima Pemkab Bangkalan dari Kementerian Sosial RI.

“Tadi kita mendatangi rumah-rumah warga baik warga yang sedang isoman (isolasi mandiri) dan warga terdampak PPKM,” ucap Ra Latif.

Ia bersyukur, untuk di Kecamatan Galis sendiri warga yang menjalani isolasi mandiri berangsur-angsur berkurang. “Laporan dari Kepala Desa Galis sendiri warganya sudah tidak ada yang isolasi. Ini patut kita syukuri,” imbuhnya.

Meski demikian, Ra Latif berharap tingkat kesembuhan warga yang meningkat tak lantas menurunkan kesadaran masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Mari bahu-membahu untuk terus memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” harapnya.

Selain itu ia juga berharap sedikit bantuan sembako dari Pemerintah bisa meringankan beban masyarakat disaat pandemi ini. Ia meminta masyarakat untuk bersabar dan banyak berdoa agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir.

“Semua lini ikut merasakan dampak dari musibah pandemi ini. Jadi mari-mari bersama kita putus penyebaran Covid-19,” tutupnya. pemk