Operasi pasar serentak akan digelar oleh Pemkot Surabaya

Operasi pasar serentak akan digelar oleh Pemkot Surabaya

N7,Surabaya – Harga bahan kebutuhan pokok setelah perayaan Idul Adha cenderung stabil. Meski demikian, ada beberapa bahan pokok yang masih mengalami kenaikan harga atau sulit dijangkau warga. Salah satunya minyak goreng.

Tingginya harga minyak goreng itu tak urung menjadi salah satu faktor terjadinya inflasi. Untuk menekan dampak kenaikan harga bahan pokok, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Diskopdag) Surabaya kembali menggelar operasi pasar mulai pekan ini.

Kepala Bidang (Kabid) Distribusi Perdagangan Diskopdag Devie Afrianto mengungkapkan, operasi pasar dilakukan untuk menekan dampak kenaikan harga bahan pokok serta menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau untuk masyarakat.

Operasi pasar akan dilaksanakan di lima wilayah. Yaitu, wilayah selatan, timur, pusat, utara, dan barat. ”Ini berdasar hasil diskusi dan analisis dengan tim pengendali inflasi,” paparnya.

Berdasar jadwal yang ditentukan, Devie mengatakan bahwa operasi pasar akan dimulai Rabu (3/8) pekan ini. Hingga nanti berakhir pada Selasa pekan depan (9/8). Tujuan lokasi pertama adalah Kecamatan Wiyung, kemudian Kecamatan Tandes, Kecamatan Bubutan, Kecamatan Mulyorejo, dan terakhir Kecamatan Krembangan.

Dia memaparkan, komoditas yang dijual saat operasi pasar kurang lebih sama dengan operasi pasar sebelumnya. Pelaksanaan operasi pasar pekan ini merupakan kegiatan lanjutan dari operasi pasar yang dilaksanakan serentak di sepuluh titik Surabaya pada akhir bulan lalu (22/7).

Berdasar hasil data pada operasi pasar sebelumnya, komoditas yang paling diminati warga adalah minyak goreng. Sebab, minyak goreng dijual dengan harga Rp 14.500 per liter dan total penjualannya 1.032 liter dari sepuluh titik.jp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *