Dekranasda Surabaya Rini seleksi produk UMKM di Surabaya Kriya Galeri

Dekranasda Surabaya Rini seleksi produk UMKM di Surabaya Kriya Galeri

Nusantara7.com, Surabaya – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya telah melakukan seleksi terhadap produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar bisa dipasarkan di Surabaya Kriya Galeri (SKG).

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Indonesia (Dekranasda) Surabaya Rini Indriyani di Surabaya, Sabtu, mengatakan Kota Surabaya punya segudang produk lokal berkualitas yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM, mulai makanan dan minuman (mamin), fashion, aksesoris serta masih banyak lainnya.

“Kurang lebih UMKM binaan Pemkot Surabaya saat ini totalnya ada 62 ribu,” katanya.

Pemkot Surabaya berani jamin kualitasnya tak kalah dengan yang ada di pasaran, seperti halnya produk-produk UMKM yang dipasarkan di Surabaya Kriya Galeri (SKG) Jalan Dr. Ir. H. Soekarno No. II, middle east ring road (MERR).

Rini mengatakan SKG di Jalan MERR kali ini berbeda dari sebelumnya. Tempatnya lebih kekinian, bahkan cocok untuk anak muda yang ingin belanja bahkan sangat pas dijadikan tempat kerja bagi yang bosan di kantor.

“Ini adalah SKG reborn, jadi ada berbagai produk-produk dari UMKM Surabaya. Produknya beragam, mulai dari kelas premium hingga masih banyak lainnya. Harapan kami, nantinya masyarakat bisa membeli produk UMKM di SKG reborn sembari menikmati tempatnya yang nyaman, senyaman belanja di mal,” kata Rini.

Ia menjelaskan SKG reborn akan dibuka pada 7 Maret 2022 mendatang dan diresmikan secara langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Setelah diresmikan, warga Surabaya dipersilahkan mampir untuk membeli produk UMKM atau sekadar untuk menikmati kopi bersama keluarga.

“Jadi, ada banyak ya produknya, mulai batik, makanan, cemilan, ada coffee shop-nya, juga bisa untuk bersantai. Kami juga sediakan co-working space, tentu ada wifi gratis,” ujar Rini.

Konsep SKG reborn yang dimiliki Pemkot Surabaya, bukan hanya ada di kawasan MERR, akan tetapi ada juga di kawasan lain, di antaranya di Gedung Siola lantai 1, Jalan Tunjungan No 1-3, Kebun Binatang Surabaya (KBS) Jalan Setail.

Selain itu, ada di RSUD BDH Jalan Kendung No. 115 – 117 lantai 1, Sentra Ikan Bulak (SIB), Terminal Joyoboyo lantai II, Jalan Joyoboyo No. 1, Park and Ride lantai 2 Jalan Mayjen Sungkono No. 112, UPTSA Timur Jalan Menur No. 31C, Park and Ride Jalan Arif Rahman Hakim No.100 dan Parkir Bus Kawasan Wisata Religi Ampel di Jalan Pegirian.

“Ketika nanti ada tamu atau wisatawan, bukan hanya kami sarankan untuk ke SKG MERR, tetapi juga arah ke SKG lainnya. Misalnya di Siola, di Ampel atau tempat lainnya,” kata Rini.

Istri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ini menjamin produk yang dijual SKG ini premium dan berani bersaing dengan yang ada di pasaran. Untuk itu, Dekranasda dan Pemkot Surabaya sudah melakukan seleksi produk UMKM pilihan untuk dipasarkan di SKG.

Akan tetapi, bukan berarti produk UMKM yang belum masuk di SKG dibiarkan begitu saja, Pemkot Surabaya terus memberikan arahan dan bimbingan agar kualitasnya lebih baik lagi.

“Misal, ada pengemasannya yang kurang menarik, wadahnya kurang rapi dan lain sebagainya. Itu kami latih terus, sehingga ketika sudah punya nilai jual tinggi akan kita masukkan di SKG. Bukan di SKG saja, tetapi juga bisa dibeli di aplikasi Peken Surabaya,” katanya. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *