Kejurnas balap sepeda dilaksanakan di Banyuwangi

Kejurnas balap sepeda dilaksanakan di Banyuwangi

Banyuwangi,N7 – Kabupaten Banyuwangi, Jawa timur, dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda Indonesian National Championship (INC) tahun 2022 disiplin road dan sepeda gunung (MTB) mulai 15 hingga 24 Juli 2022.

“Alhamdulillah Banyuwangi kembali dipercaya menggelar kejuaraan nasional. Ini merupakan dukungan pusat ke Banyuwangi untuk mengembangkan olahraga,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu.

Ia menjelaskan INC merupakan agenda rutin PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) untuk mendapatkan juara nasional dalam disiplin balap sepeda. Kejuaraan ini hanya digelar setahun sekali untuk mencari satu juara nasional kategori putra dan putri.

Terdapat lebih dari 600 atlet dari 27 provinsi akan berpartisipasi dalam kejuaraan ini. Kejurnas Road dan MTB 2022 akan melombakan empat kelompok usia, yakni elite, U-23, junior, dan youth. Disiplin road akan terdiri atas tiga lomba, yakni individual time trial (ITT), individual road race (IRR), dan criterium.

Sementara itu, nomor MTB melombakan cross-country eliminator (XCE), cross-country Olympic (XCO), cross-country relay (XCR), downhill, dan enduro.

“Bagi Banyuwangi, kejurnas ini bukan hanya sekadar event olahraga, namun akan turut mendongkrak perekonomian masyarakat. Ratusan bahkan ribuan orang akan datang ke Banyuwangi karena kejuaraan ini, sehingga akan berdampak pada ekonomi masyarakat,” kata Ipuk.

Sebelumnya, pada tahun ini Banyuwangi juga telah menggelar kejuaraan “Ijen Erek-Erek Enduro 2022”, balap sepeda MTB di Erek-Erek Bike Park di lereng Gunung Ijen, Banyuwangi, 25-26 Juni 2022. Banyuwangi juga rutin setiap tahunnya menggelar balap sepeda internasional, Tour de Ijen dan International BMX Competition.

Berdasarkan informasi dari panitia penyelenggara, hingga 12 Juli, untuk kategori Road Race diikuti 273 atlet dari 26 Provinsi, di 39 nomor perlombaan. Sementara Kejurnas MTB bakal diikuti 250 atlet dari 17 Provinsi, di 29 nomor perlombaan. Jumlah tersebut masih bisa terus bertambah hingga penutupan pendaftaran, pada 13 Juli 2022.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi Abdul Aziz Hamidi mengatakan bahwa saat ini telah banyak peserta yang berdatangan di Banyuwangi.

“Sejak 11 Juli sudah banyak peserta yang telah datang ke Banyuwangi. Mereka telah menempati hotel dan penginapan di Banyuwangi. Mereka juga telah mencoba jalur yang akan digunakan dalam kejurnas ini,” ujarnya.

Banyak pembalap nasional akan berpartisipasi dalam Kejurnas ini. Salah satu pebalap yang datang adalah Zaenal Fanani, peraih medali emas SEA Games 2021 kelas MTB Cross Country Olympic. Zaenal merupakan pembalap kelas XC dan telah menjajal lebih awal sirkut MTB Cross Country Agathis di Desa Banjar, Kecamatan Licin.

Untuk arena lomba individual time trial akan digelar di Jajag, Kecamatan Gambiran. Sementara Criterium dan individual road race start dari Kantor Pemkab Banyuwangi dan finis di Pabrik Kalibendo, Kecamatan Glagah.

Venue MTB Cross Country (XCC, XCR, XCO,XCE) akan digelar di Dusun Rembang, Banjar, Kec. Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Untuk downhill di Gantasan Bike Park, Dusun Jambu, Tamansari, Kecamatan Licin. Sementara venue enduro di Erek – Erek Bike Park, Jalan Kawah Ijen, Kecamatan Licin.

Erek-Erek Bike Park dikenal sebagai lokasi ideal bagi para penghobi sepeda gunung (MTB Enduro). Sirkuit ini dikenal memiliki trek alami penuh rintangan. Para pembalap disuguhi varian rintangan, dari tanjakan, trek menurun, tikungan tajam, hingga trek terjal bebatuan dan penuh akar pohon saat melewati perkebunan kopi dan belantara.

Ketua ISSI Banyuwangi Guntur Priambodo mengatakan sebagai tuan rumah kejurnas, Banyuwangi sudah siap. Beberapa ruas jalan rusak yang akan dilewati pembalap sudah diperbaiki.

“Dalam event kali ini kami libatkan semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyukseskan gelaran kejurnas balap sepeda,” tuturnya. ant

Fasilitasi PPDB secara offline, semua SMP Swasta buka stand di Balai Kota

Fasilitasi PPDB secara offline, semua SMP Swasta buka stand di Balai Kota

Nusantara7.com,Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfasilitasi SMP swasta untuk menggelar Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) offline di Balai Pemuda, Selasa (12/7/2022). Pelaksanaan PPDB offline itu memberikan kemudahan bagi orangtua calon siswa yang ingin mendaftarkan anaknya di SMP swasta.

Kepala Bidang Sekolah Menengah, Dinas Pendidikan Surabaya, Tri Endang Kustianingsih mengatakan, pelaksanaan PPDB swasta diikuti oleh 30 stand sekolah se-Surabaya. Para orangtua punya kesempatan memilih sekolah terbaik yang sesuai dengan keinginan.

“Sebenarnya SMP swasta itu sudah kita fasilitasi PPDB Dispendik Surabaya secara online juga, namun ternyata masyarakat masih belum banyak yang tahu kalau SMP swasta juga membuka pendaftaran sampai 14 Juli 2022,” kata Endang di Surabaya, Rabu (13/7/2022).

Endang menyampaikan, di pendaftaran PPDB SMP swasta orang tua akan dipandu langsung oleh guru dari masing-masing sekolah, nantinya setiap perwakilan dari sekolah akan menjelaskan berbagai fasilitas yang dimiliki. Pada dasarnya, ia menjelaskan, setiap sekolah SMP negeri maupun swasta itu sama kualitas dan baiknya.

“Artinya dari segi kualitas tidak ada bedanya, negeri maupun swasta. Karena kami juga memfasilitasi guru untuk meningkatkan kompetensi dalam hal meningkatkan proses pembelajaran sesuai kurikulum merdeka,” jelas Endang.

Ia berharap dengan adanya PPDB SMP swasta ini, para orang tua dapat memanfaatkan dengan baik sesuai program unggulan yang diminati. PPDB offline yang digelar bersamaan dengan penyelenggaraan seleksi Festival dan Lomba Seni Siswa Tingkat Nasional (FLS2N) itu ada beberapa stand SMP swasta.

Diantaranya ada SMP Muhammadiyah, SMP Pirngadi, SMP 17 Agustus 1945, SMP Stella Maris, SMP YBPK dan masih banyak lainnya dari berbagai wilayah, mulai dari Surabaya pusat, timur, utara selatan dan barat. “Kami buka PPDB SMP swasta secara offline dua hari, mulai hari ini hingga besok Rabu (13/7/2022), bersamaan dengan seleksi FLS2N untuk tingkat Kota Surabaya,” jelas Endang.

Mengenai PPDB swasta, lanjut dia, saat ini sudah ada 181 SMP Swasta yang sudah memenuhi kuota di pendaftaran online melalui website Dispendik Surabaya. Sehingga dengan adanya pendaftaran offline SMP swasta di Balai Pemuda, kuota dari 30 sekolah tersebut bisa terpenuhi.

“Meskipun di web juga ada, kita bantu juga SMP swasta untuk membuka meja stand pendaftaran di sana. Kemudian nanti diarahkan pendaftaran secara online di lokasi. Kami menunjukkan ke masyarakat bahwa sekolah di Surabaya itu banyak, bukan hanya negeri saja, tapi ada swasta dengan program unggulannya,” paparnya.

Yang perlu dibawa saat pendaftaran offline, diharapkan orang tua calon siswa membawa kelengkapan seperti Kartu Keluarga (KK) dan surat keterangan lulus. Apabila memiliki surat keterangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) diharapkan juga dibawa sebagai buktinya. Pelaksanaan PPDB SMP swasta ini, digelar mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

Koordinator Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta, Erwin Darmogo mengapresiasi Disdik Surabaya karena telah memberikan fasilitas SMP swasta untuk memenuhi kuota siswa melalui pameran pendidikan di Balai Pemuda. “Kami harapkan orangtua yang anaknya belum mendaftar atau yang masing bingung mau sekolah di mana, bisa segera datang ke Balai Pemuda melihat langsung program unggulan di stan – stan SMP swasta yang ada,” kata Erwin.

Senada dengan Endang, Erwin mengatakan sekolah swasta di Kota Surabaya tidak kalah baiknya dengan negeri, mulai dari fasilitas, program dan kualitas tenaga pendidiknya. Setiap sekolah swasta juga punya berbagai latar belakang, mulai dari keagamaan, akademis, ekstrakurikuler dan lain sebagainya yang bisa disesuaikan dengan karakter calon siswa.

“Kalau orangtua masing bingung dan kesulitan daftar online bisa memilih di sini, mana saja yang cocok untuk anaknya. Pada PPDB swasta ini ada dua jalur yang disiapkan oleh masing – masing sekolah, ada jalur reguler dan mitra warga. Tetapi untuk jalur mitra warga sudah hampir penuh, sedangkan reguler masih banyak kuotanya,” urainya.

Salah satu sekolah yang punya program unggulan di Kota Pahlawan adalah SMP Margie Surabaya. Kepala SMP Margie Surabaya, Sagita Enggar mengatakan, ada berbagai program unggulan mulai dari pertukaran pelajar, sister school dengan Australia dan masih banyak lainnya.

Program pertukaran pelajar itu bukan hanya murid saja, akan tetapi juga bersama guru, mereka berkumpul di sebuah homestay di Australia. Dalam masa pandemi seperti ini, SMP Margie juga menerapkan sekolah online sehingga orang tua tidak perlu khawatir akan kesehatan putra-putrinya.

Di PPDB kali ini, SMP Margie Surabaya menyediakan dua rombongan belajar dengan total 40 siswa. Setiap rombelnya ada 20 siswa, sedangkan saat ini jumlahnya belum mencukupi.

“Masih kurang kuotanya. Kami harap bagi orang tuanya ingin mendaftar bisa konsultasi langsung di Balai Pemuda. Kami juga menerima siswa MBR sekitar 10 hingga 20 persen,” tandasnya. [bjm]

Kurikulum Merdeka Siap di Implementasikan ke 271 sekolah di Gresik

Kurikulum Merdeka Siap di Implementasikan ke 271 sekolah di Gresik

Nusantara7.com – Dinas pendidikan (Dispendik) Gresik terus mematangkan persiapan penerapan kurikulum merdeka yang akan dimulai 18 Juli. Tercatat, ada 184 lembaga SD dan SMP yang mengimplementasikan kurikulum merdeka.

Mulai Senin (11/7) hingga Kamis (14/7), para guru dan kepala sekolah mendapatkan penguatan bimbingan teknis (bimtek) implementasi kurikulum merdeka itu.

Kurikulum merdeka yang diikuti 184 lembaga tersebut merupakan kurikulum merdeka mandiri. Lembaga yang belum menjadi sekolah penggerak mendapatkan kesempatan menerapkan kurikulum merdeka. Namun, dengan catatan, menggunakan biaya mandiri.

Sebanyak 184 lembaga SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, itu meliputi 145 SD dan 39 SMP. Sementara itu, lembaga yang sudah menerapkan kurikulum merdeka sejak tahun sebelumnya terdapat 87 lembaga. Dengan demikian, pada tahun ajaran 2022–2023, terdapat 271 lembaga SD dan SMP yang menerapkan kurikulum merdeka tersebut.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dispendik Pemkab Gresik Nur Maslichah menyatakan, 184 lembaga itu mengadopsi sekolah-sekolah yang lebih dulu menerapkan kurikulum merdeka. Salah satu bentuk bimtek tersebut merupakan peningkatan kapasitas SDM.

Ica, sapaan Nur Maslichah, melanjutkan bahwa kurikulum itu merupakan transformasi pendidikan. Bedanya dengan kurikulum sebelumnya adalah bisa fokus mengatasi learning loss, kurikulum lebih sederhana, tetapi mendalam, siswa dituntut lebih aktif, dan pembelajaran paradigma baru. [jp]

Fasilitasi Pencari Kerja, Pemkot Surabaya siapkan berbagai program pelatihan kerja

Fasilitasi Pencari Kerja, Pemkot Surabaya siapkan berbagai program pelatihan kerja

Nusantara7.com,Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya memfasilitasi pencari kerja mendapat pekerjaan. Antara lain dengan menyediakan layanan pelatihan kerja dan membantu menghubungkan pencari kerja dengan pemberi kerja.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyatakan para pencari kerja harus meningkatkan kompetensi dan keterampilan khusus pada era industri 4.0. ”Ini era industri 4.0, dinamika dan iklim kompetisi juga sangat tinggi,” kata Armuji seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Senin (11/7).

Dia menjelaskan, Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan berbagai program pelatihan kerja untuk mendukung peningkatan kompetensi dan keterampilan para pencari kerja. Selain itu, pemerintah kota menyelenggarakan bursa kerja.

“Pemkot menyediakan aplikasi Arek Suroboyo Siap Kerjo (Assik) untuk membantu menghubungkan pencari kerja dengan pemberi kerja,” ujar Armuji.

Armuji mengatakan, sejak diluncurkan pada Juni sampai sekarang sudah ada 222 perusahaan dan 3.677 pencari kerja yang memanfaatkan aplikasi tersebut. ”Kami berharap para pencari kerja dapat mengoptimalkan Assik sebagai jembatan antara pencari kerja dengan perusahaan,” papar Armuji.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya Achmad Zaini sebelumnya mengatakan, pemerintah kota menargetkan penyerapan sekitar 3.000 pencari kerja sepanjang 2022. Tenaga kerja yang sudah terserap pada Januari 2022 sebanyak 261 orang, Februari 269 orang, Maret 327 orang, April 365 orang, Mei 461 orang, dan Juni 180 orang.

“Kami menargetkan 1.844 tenaga kerja yang terserap hingga Juni. Alhamdulillah sudah terserap sebanyak 1.863 tenaga kerja atau sekitar 101,03 persen. Kami optimistis akhir 2022 target 3.000 akan terlampaui,” tutur Achmad Zaini.

Guna mencapai target tersebut, dia mengatakan, dinas menjalankan program padat karya yang berkolaborasi dengan instansi pemerintah lain, menyediakan aplikasi ASSIK, dan menggelar bursa-bursa kerja. [jp]

Izin Pesantren di cabut, Kemenag Jamin Pendidikan Santri Shiddiqiyyah

Izin Pesantren di cabut, Kemenag Jamin Pendidikan Santri Shiddiqiyyah

Nusantara7.com – Kementerian Agama (Kemenag) mencabut izin Pesantren Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur. Keputusan itu diumumkan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Waryono di Jakarta tadi malam (7/7).

Dia mengatakan, nomor statistik dan tanda daftar Pesantren Shiddiqiyyah telah dibekukan. Status dibekukan tersebut sama dengan dicabut.

”Sebagai regulator, Kemenag memiliki kuasa administratif untuk membatasi ruang gerak lembaga yang di dalamnya diduga melakukan pelanggaran hukum berat,” tutur dia. Waryono menyatakan, tindakan tegas pencabutan izin itu diambil karena salah seorang pimpinan Pesantren Shiddiqiyyah berinisial MSAT (Moch. Subchi Azal Tsani) alias Mas Bechi menjadi buron polisi dalam kasus pencabulan dan perundungan terhadap santri.

Selain itu, Waryono mengatakan, pihak pesantren dinilai menghalang-halangi proses hukum terhadap pelaku kejahatan tersebut. Menurut Waryono, pencabulan bukan hanya tindakan kriminal yang melanggar hukum. Melainkan juga perilaku yang dilarang ajaran agama. Kondisi itu sangat bertentangan dengan pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan.

Waryono menjelaskan, Kemenag pusat sudah berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Jawa Timur dan Kantor Kemenag Kabupaten Jombang. Kemudian juga melibatkan unsur-unsur terkait lainnya. Koordinasi itu memastikan bahwa para santri tetap dapat melanjutkan proses belajar dan akses pendidikan.

Kepada para orang tua santri, Waryono menegaskan tidak perlu khawatir. ”Kemenag akan bersinergi dengan pesantren dan madrasah di lingkup Kemenag untuk kelanjutan pendidikan para santri,” tuturnya. Para orang tua santri diharapkan bisa memahami keputusan yang sudah diambil Kemenag tersebut.

Sementara itu, mantan Ketua Umum Persatuan Pesantren NU (Rabithah Ma’ahid Islamiyah/RMI) Abdul Ghaffar Rozin mengatakan, Pesantren Shiddiqiyyah tidak tergabung menjadi anggota RMI. Terkait dengan kasus yang menimpa Pesantren Shiddiqiyyah, dia berharap semua pesantren melakukan muhasabah atau introspeksi internal.

”Dengan cara meningkatkan kualitas moral dan akhlak. Ini ujian untuk semua pesantren,” kata pria yang juga katib syuriah PBNU itu. Kemudian, Gus Rozin menyatakan, pembekuan atau pencabutan izin operasi pesantren mungkin reaksi yang berlebihan. Kecuali pesantren secara institusi terbukti melindungi orang yang dianggap bersalah.

Dia menuturkan, tersangka memang perlu kooperatif. Jika memang merasa tidak bersalah, yang bersangkutan bisa menyiapkan bukti, saksi, dan pengacara andal untuk berproses di pengadilan nanti. Menurut dia, menyiapkan pengacara andal bukan perkara yang sulit bagi pesantren dengan jaringan sebesar itu. Dia menegaskan, masalah hukum itu perlu dihadapi, bukan dihindari.

”Demikian pula sebaliknya, aparat penegak hukum tidak perlu mendemonstrasikan kekuatan yang sedemikian besar,” tuturnya. Dia menjelaskan, bagi insan pesantren, jaminan mendapatkan perlakuan yang adil jauh lebih tepat dan meyakinkan ketimbang unjuk kekuatan. Pihak kepolisian perlu meyakinkan hak-hak dan perlindungan hukum bagi tersangka. Pasti yang bersangkutan akan rela menyerahkan diri.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto memastikan bahwa aparat kepolisian di Jawa Timur sudah melakukan berbagai cara untuk menangkap Mas Bechi. Termasuk langkah-langkah persuasif. Sayang, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Malah selalu ada yang berusaha menghalangi penangkapan. ”Bahkan, pemilik ponpes yang notabene orang tua pelaku justru meminta (anaknya) tidak ditangkap,” terang dia.

Sebagai penegak hukum, Polri memiliki tugas dan tanggung jawab melaksanakan proses hukum. Mereka juga memiliki kewajiban menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas). Agus menyatakan, upaya penangkapan Mas Bechi turut mempertimbangkan kamtibmas. Pihaknya berharap ada dukungan penuh dari masyarakat terhadap aparat kepolisian dalam menangani kasus tersebut. Dengan begitu, proses hukum segera tuntas. Itu penting demi menjamin keadilan bagi korban.

Menurut Agus, salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mendukung Polri adalah memindahkan putra dan putri mereka dari ponpes tersebut. ”Pindah ke ponpes yang lebih aman dari kemungkinan menjadi korban kekerasan seksual,” ungkap jenderal bintang tiga Polri tersebut. Bentuk dukungan lain adalah masyarakat tidak mendaftarkan anak-anak mereka untuk menempuh pendidikan di ponpes itu. Agus percaya masyarakat satu suara dengan Polri. ”Tidak menoleransi yang dilakukan pelaku kepada santriwati-santriwati yang menjadi korban,” tegasnya.

Berdasar data yang diperoleh Jawa Pos dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), kasus yang menyeret Mas Bechi terjadi sejak 2019. Laporannya teregister di Polres Jombang dengan nomor LPB/392/X/RES/1.24/2019/JATIM/RES.JBG.

Dari Polres Jombang, kasus itu ditarik ke Polda Jawa Timur. Meski sudah tiga tahun berjalan, Mas Bechi sebagai tersangka tidak kunjung menunjukkan iktikad baik untuk menjalani proses hukum sesuai dengan aturan dan ketentuan. [jp]

Pemkot Madiun terima jatah DBHCHT 2022 sebanyak Rp21,8 miliar

Pemkot Madiun terima jatah DBHCHT 2022 sebanyak Rp21,8 miliar

Nusantara7.com,Madiun – Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur mendapat jatah dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) pada 2022 sebesar Rp21,8 miliar.

Sub Koordinator Perekonomian, Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Perekokesra) Kota Madiun Rizky Dwi Akbar mengatakan jatah tersebut naik dari tahun sebelumnya yang sekitar Rp18,4 miliar.

“Dana sebesar Rp21,8 miliar tersebut dialokasikan untuk lima organisasi perangkat daerah (OPD),” ujar Rizky Dwi Akbar di Madiun, Rabu.

Kelima OPD tersebut adalah Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB); RSUD Kota Madiun: Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnakerkukm): Dinsas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo); dan Bagian Perekokesra.

Menurut dia, jatah DBHCHT tahun ini tersebut nantinya akan ditambah adanya sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) 2021 sebesar Rp4,17 miliar. Dengan demikian tahun ini total ada Rp25,1 miliar DBHCHT yang disalurkan pada lima OPD tersebut.

“Adapun, paling besar penyaluran diberikan pada Dinkes-PPKB dan RSUD Kota Madiun. Dana tersebut nantinya untuk penanganan kesehatan, penanganan COVID-19, dan lain-lain,” katanya.

Dana puluhan miliar tersebut nantinya untuk pembiayaan sejumlah bidang dari lima OPD yang mendapat jatah. Di antaranya bidang kesehatan dialokasikan sebesar Rp20,89 miliar, bidang penegakan hukum sekitar Rp2,3 miliar, dan bidang kesejahteraan masyarakat (kesmas) dialokasikan sekitar Rp1,86 miliar.

Sesuai Surat Edaran dari Kemendagri nantinya akan ada OPD baru pengguna DBHCHT yang disesuaikan saat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini. Yakni untuk Dinas Sosial-PPPA terkait pemberian BLT serta Satpol PP dan Damkar terkait kegiatan sosialisasi. [ant]

Eri harapkan SSC 2022 bisa kurangi angka pengangguran di Surabaya

Eri harapkan SSC 2022 bisa kurangi angka pengangguran di Surabaya

Nusantara7.com,Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginginkan Surabaya Smart City (SSC) 2022 tidak hanya fokus pada soal kesehatan, lingkungan dan pendidikan, tetapi juga mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Surabaya.

Eri Cahyadi dalam keterangannya di Surabaya, Rabu, mengatakan, program SSC 2022 kembali digelar, setelah vakum selama dua tahun terakhir akibat pandemi COVID-19.

“Kami berharap SCC kali ini digelar dengan konsep berbeda dari tahun sebelumnya, yakni lebih fokus pada ekonomi kerakyatan,” kata dia.

Wali Kota Eri mengatakan, SSC yang dibuka mulai Selasa (5/7) menjadi sebuah sarana aplikasi atau program kegiatan masyarakat yang nantinya diwujudkan melalui inovasi berkelanjutan di lingkup perkampungan Kota Surabaya.

“Sebenarnya SSC ini adalah bagaimana warga bisa saling menjaga kampungnya agar terhindar dari kemiskinan, pengangguran, gizi buruk, stunting dan lain sebagainya. Nantinya program di setiap RW yang dilombakan ketika SSC akan dikoneksikan ke Kepala PD, Camat dan Lurah,” kata Eri.

Eri menjelaskan, SSC bukan sekadar program yang hanya dilaksanakan secara rutin tiap tahun. Akan tetapi, akan berkelanjutan yang nantinya dapat dipetik manfaatnya dan membahagiakan warga Kota Surabaya ke depannya.

Pada SSC kali ini, Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu ingin masyarakat saling bergotong royong membantu warga yang kesusahan. Terutama membantu anak putus sekolah, gizi buruk, stunting dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Contoh tadi yang saya sampaikan, ternyata kampung itu ada yang banyak penganggurannya, dan warga tahu di lingkungannya ada aset pemkot. Kemudian dia punya ide, untuk menjadikan aset pemkot dijadikan lapangan kerja. Jadi, semakin kampung itu gotong royong, semakin mereka membuat inovasi ya menang,” kata Cak Eri.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, di SSC 2022 diikuti oleh 1.360 RW di seluruh Kota Pahlawan. Hebi mengaku, animo masyarakat yang berpartisipasi di tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Hebi melanjutkan, point penting SSC 2022 adalah soal ekonomi kerakyatan sesuai dengan keinginan Wali Kota Eri Cahyadi untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Kota Surabaya. “Maka itu yang menjadi poin terbesar. Selain lingkungan ada ekonomi kerakyatan itu nanti nilainya besar,” ujar Hebi.

Hebi menjelaskan, lomba antar-RW di program SSC ini penilaiannya dilakukan sebanyak tiga kali dalam waktu enam bulan ke depan. Jurinya, pemkot akan melibatkan para akademisi, praktisi dan OPD yang nantinya turut serta menilai dari awal hingga perubahan yang telah dilakukan di masing – masing kampung.

“Jadi perubahan paling besar inilah yg akan menjadi paling baik. Mulai dari perubahan kesehatan, lingkungan, pendidikan dan lain sebagainya. Contohnya, MBR di sebuah kampung ada 20, kemudian berkurang jadi 10, nah itu masuk poin penilaian kami,” kata dia. [ant]

Wabah PMK, Wawali Malang himbau masyarakat tidak takut berkurban

Wabah PMK, Wawali Malang himbau masyarakat tidak takut berkurban

Nusantara7.com,Malang – Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengatakan, penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi berpengaruh besar pada permintaan. Terutama permintaan akan hewan kurban, meski jumlah ternak berlimpah.

“Stok kurban aman, tetapi saya lihat permintaan masyarakat betul-betul kurang. Adanya wabah PMK berdampak terhadap animo masyarakat untuk kurban,” kata Sofyan Edi, Selasa (5/7/2022).

Pria yang akrab disapa Bung Edi ini mengimbau masyarakat tidak perlu cemas membeli hewan ternak layak kurban seperti sapi atau kambing. Sebab, wabah yang menular pada sapi aman bagi manusia.

Dia juga meminta gugus tugas untuk terus menyosialisasikan hal ini agar masyarakat tidak khawatir berkurban pada momen Iduladha 10 Juli 2022 mendatang.

“Saya sampaikan ke gugus tugas untuk menyampaikan pertama, bahwa PMK tidak menular atau berbahaya ke manusia atau konsumen,” ujar Bung Edi.

Bung Edi juga mengungkapkan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) bisa dimanfaatkan untuk penyembelihan hewan kurban. Sehingga, dia mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir berkurban di RPH.

“Masyarakat jangan takut dan khawatir untuk berkurban, kita jamin kebersihannya di RPH. Silahkan manfaatkan RPH,” imbuhnya.

Bung Edi menuturkan, sejauh ini sebanyak 300 ekor sapi di Kota Malang dinyatakan terjangkit wabah PMK. Tetapi dari jumlah itu mayoritas sembuh.

Gugus tugas langsung menggenjot vaksinasi. Sedangkan peternak rutin memberikan vitamin agar kondisi sapi sehat. Apalagi sebagian besar petani berharap sapi mereka terjual pada momen Idul Adha ini.

“Dilaporkan yang terserang PMK 300 ekor lebih dan mati 3 ekor. Kuncinya divaksinasi terus kita lakukan dan Alhamdulilah banyak yang selamat. Untuk yang mati sudah dilaporkan ke provinsi dan diusulkan (ganti rugi) tinggal menunggu mekanisme seperti apa,” papar Bung Edi.

Selain itu, pengawasan ketat di sejumlah titik pintu masuk Kota Malang terus dilakukan. Bagi kendaraan pengangkut hewan ternak yang akan masuk Kota Malang diwajibkan membawa surat keterangan sehat bagi hewan ternak.

“Lalu lintas kendaraan hewan juga diawasi. Mereka harus mengantongi SKKH (surat keterangan kesehatan hewan) lewat dinas terkait. Sudah kita tentukan titik masuknya,” tuturnya. [bjm]

Bupati KH Salwa Arifin Salurkan 6100 Vaksinasi PMK di Bondowoso

Bupati KH Salwa Arifin Salurkan 6100 Vaksinasi PMK di Bondowoso

Nusantara7.com, Bondowoso – Menjelang hari raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menerima dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak sebanyak 6100 Dosis dari pemerintah pusat. 6.100 dosis vaksin diberikan pada hewan ternak yang sehat. 

Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin memaparkan pencanangan vaksinasi PMK telah di lakukan sejak beberapa hari yang lalu.

Kh Salwa, menjelaskan jika pihak Pemkab dalam tinjauannya adalah untuk memotivasi pusat Kesehatan Hewan (Keswan) agar lebih semangat lagi didalam penyaluran dosis vaksin. 

Selain itu para Keswan diminta untuk lebih teliti didalam penyaluran vaksin, harus memahami kriteria pemberian dosis vaksin PMK terhadap ternak. “Harus paham betul, dimana kriteria hewan yang harus di vaksin adalah yang pertama Sehat,” jelas KH Salwa. 

Dijelaskan KH Salwa ditengah wabah PMK ini, Pemerintah Desa sangat penting dalam memberikan edukasi – edukasi kepada para peternak agar bersedia untuk mengikuti program pemerintah dalam hal pemberian vaksin.

 “Peran perangkat desa kepada masyarakat adalah harus memberi pemahaman agar tidak takut jika hewan ternaknya di vaksin,” tuturnya.

Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakkan), Mohammad Halil mengungkapkan, sebelumnya pemerintah daerah setempat mendapatkan bantuan dosis vaksin sebanyak 5.100 dosis, dan di berikan tambahan sebanyak 1.000 dosis. 

“Sebelumnya kita mendapatkan bantuan sebanyak 5.100 dosis, dan setelahnya kita mendapatkan tambahan sebanyak 1.000 dosis,” ungkapnya saat menyampaikan laporan pada kegiatan vaksinasi di Desa Karang Mellok, Kecamatan Tamanan, Senin (4/7/2022). 

Dikatakan Halil, dari jumlah dosis vaksin ya g diterima pertama, pihaknya telah menyalurkan kepada 3.700 ekor hewan ternak yang tersebar di wilayah kecamatan  setempat. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi kepada pihak – pihak terkait untuk penyaluran dosis vaksin. “Telah kita salurkan kepada hewan ternak sebanyak 3.700 ekor dan sisanya akan segera di berikan kepada hewan yang masih belum menerima vaksin,” pungkasnya. bond

DPRD Surabaya dukung Pembangunan Rusunami, tapi ingatkan hal ini

DPRD Surabaya dukung Pembangunan Rusunami, tapi ingatkan hal ini

Nusantara7.com,Surabaya – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDIP, Abdul Ghoni Muklas Ni’am menyambut baik rencana pembangunan rumah susun sederhana milik (Rusunami). Dia mendukung penuh Rusunami terealisasi pada 2024.

Namun dia meminta agar bangunan gedung Rusunami nantinya layak untuk ditempati dan tidak didirikan asal-asalan. “Harus sesuai spesifikasi Rusunami pada umumnya. Kualitasnya harus terjamin dan layak ditempati masyarakat. Jangan sampai pembangunan dilakukan asal-asalan dan hasilnya jauh dari kata layak. Sebab dalam prosesnya, pemkot melibatkan swasta,” kata Ghoni saat dihubungi, Senin (4/7/2022).

Ghoni menjelaskan saat ini komisi C telah berdiskusi panjang lebar dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya. Rusunami yang dibangun oleh pemkot akan menggunakan skema anggaran KPBU (kerjasama pemerintah dan badan usaha) dan swasta.

Ghoni berharap pembangunan Rusunami bisa terealisasi. Terlebih akan sangat bagus bila didirikan lebih dari lima lantai. Sebab antrean warga yang mengajukan diri untuk menempati rusun atau flat terus bertambah. Tercatat, ada 10 ribu lebih pemohon yang mengajukan sejak 2011 dan belum terakomodasi.

“Kita sangat mendukung. Harapan kita dibangun bukan hanya lima lantai saja, tapi kalau bisa di atas itu. Kemarin saat kita mengkaji bersama pakar, itu bisa 20 lantai. Dengan begitu bisa menjadi solusi bagi warga yang tak memiliki hunian tetap, apalagi waiting list rusun masih 10 ribu lebih,” katanya.

Saat Rusunami tersebut berdiri, Ghoni mendorong peran aktif masyarakat untuk menjaga kondisi rusun. Menurut dia, hal ini penting diperhatikan, supaya tercipta suasana rusun yang nyaman dan asri.

“Diperlukan kedisiplinan masyarakat untuk menjaga kebersihan rusun juga. Kita harap mereka yang bertempat tinggal di rusun itu mau berperan aktif mengawal kondisi lingkungan supaya tertata dan rapi,”katanya.

Seperti diketahui, mulai tahun 2023, Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya akan membangun rumah susun sederhana milik (Rusunami) di 9 titik lokasi. Pembangunan Rusunami tersebut bakal memanfaatkan lahan aset milik pemkot.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan, 9 titik lokasi pembangunan Rusunami itu terdiri dari 31 blok. 6 lokasi Rusunami, di antaranya ada di Tambak Wedi, Menanggal, Kedung Cowek, Bulak Banteng, Gunung Anyar, dan Medokan Ayu.
“Rencananya mulai tahun depan,” kata Irvan Wahyudrajad. [bjm]