https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

SEPUTAR JATIM – Page 12 – nusantara7

https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Ferry Silviana ketua PKK Kediri ajak para orang tua lengkapi imunisasi anak

Ferry Silviana ketua PKK Kediri ajak para orang tua lengkapi imunisasi anak

N7,Kediri – Tim Penggerak PKK Kota Kediri, Jawa Timur, mengajak agar orang tua melengkapi imunisasi pada anak, sebagai upaya memberikan perlindungan kesehatan pada mereka.

Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar mengemukakan imunisasi ini merupakan hal wajib yang dibutuhkan oleh tubuh.

“Imunisasi ini penting karena memiliki manfaat bagi tubuh yaitu dapat menurunkan morbiditas (angka kesakitan), dapat menurunkan mortalitas (angka kematian), dapat terhindar dari kecacatan dan eradikasi penyakit di suatu daerah atau negeri,” katanya di Kediri, Rabu.

Bunda Fey, sapaan akrabnya dalam pelaksanaan bulan imunisasi anak nasional di Kota Kediri mengatakan pemberian imunisasi untuk mendapatkan imunitas atau kekebalan anak secara individu.

Dirinya mengungkapkan pemberian imunisasi ini banyak kontroversinya. Ada orang yang anti dengan imunisasi, tidak ingin divaksin dan sebagainya. Hal tersebut tidak hanya terjadi saat akan dilakukan pemberian vaksin COVID-19. Bahkan jauh sebelum itu, penolakan terhadap imunisasi ini sudah ada.

Pihaknya terus melakukan edukasi agar mau orang tua mau melakukan pemberian imunisasi pada anaknya.

PKK Kediri juga sangat mendukung dan mendorong apabila ada anak-anak yang sampai sekarang ini belum mendapatkan imunisasi lengkap untuk segera melengkapi imunisasinya. Imunisasi anak ini bisa dilakukan di puskesmas ataupun pada dokter spesialis anak.

“Lengkapi imunisasi anak yang belum di bulan imunisasi ini. Mudah-mudahan bapak ibu yang hadir disini bisa bantu memberikan edukasi kepada masyarakat dan siapapun yang imunisasinya belum lengkap untuk bisa segera disusulkan. Mumpung ada kesempatan,” kata dia.

Dirinya juga berharap apa yang menjadi target pemerintah di bulan imunisasi anak nasional ini bisa segera tercapai.

Kegiatan bincang santai dalam rangka pelaksanaan bulan imunisasi anak nasional di Kota Kediri ini bertempat di Ballroom Hotel Lotus Garden, Kota Kediri dengan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Wiwien Purwitasari.

Turut hadir, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Fauzan Adima, Kepala UPTD Puskesmas se-Kota Kediri, TP PKK Kecamatan se-Kota Kediri, dan TP PKK Kelurahan se-Kota Kediri.ant

Saat subsidi dicabut Diperta himbau petani Probolinggo gunakan pupuk kandang

Saat subsidi dicabut Diperta himbau petani Probolinggo gunakan pupuk kandang

N7,Probolinggo – Kepala Bidang Sarana Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo Bambang Suprayitno mengimbau para petani menggunakan pupuk kandang saat subsidi tiga jenis pupuk, yakni ZA, SP-26 dan organik dicabut oleh pemerintah.

“Pemerintah sudah resmi memberlakukan pupuk subsidi hanya untuk jenis urea dan NPK sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian yang ditetapkan pada 6 Juli 2022,” katanya di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu.

Dalam Permentan tersebut disebutkan bahwa petani yang melakukan usaha tani subsektor tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan dengan lahan paling luas 2 hektare setiap musim tanam harus tergabung dalam kelompok tani dan terdaftar dalam SIMLUHTAN.

Kedua jenis pupuk bersubsidi itu diperuntukkan pada sembilan komoditas tanaman yang mempunyai inflasi tinggi meliputi padi, jagung, kedelai, cabe, bawang merah, bawang putih, tebu, kakao dan kopi.

“Dengan adanya ketentuan ini petani harus mulai banyak-banyak menggunakan pupuk kandang. Kemudian pupuk subsidi urea dan NPK. Itupun hanya untuk 9 komoditas tanaman yang mempunyai inflasi tinggi,” tuturnya.

Menurut dia, tiga jenis pupuk meliputi ZA, SP-26 dan organik sudah dilepas subsidinya, sehingga ketiga pupuk tersebut masuk dalam pupuk nonsubsidi.

“Untuk pupuk yang sudah dilepas subsidinya, apabila di kios masih ada maka bisa ditebus oleh petani tetap menggunakan HET (Harga Eceran Tertinggi) dan bisa dilakukan realokasi. Misalnya, ZA tidak terserap di kecamatan A, maka bisa direalokasi ke kecamatan lain,” katanya.

Ia menjelaskan untuk tiga pupuk yang sudah dilepas subsidinya per Juni 2022 tidak ada penebusan dari pupuk Indonesia dan alasannya tidak disubsidi itu berdasarkan kajian dengan adanya urea dan NPK sudah cukup, kecuali komoditas yang memang harus memakai pupuk nonsubsidi.

“Tiga jenis pupuk tersebut dilepas subsidinya mungkin karena dengan dua jenis pupuk Urea dan NPK saja sudah cukup untuk sembilan komoditas tanaman yang mempunyai inflasi tinggi,” ujarnya.

Bambang berharap petani bisa menggunakan pupuk secara bijak dan lebih banyak menggunakan pupuk organik buatan sendiri, sehingga nantinya penyluh pertanian lapangan (PPL) siap untuk mendampingi petani tentang tata cara pembuatan pupuk organik yang benar.

“Hingga saat ini masih belum ada regulasi terbaru yang mengatur tentang HET maupun alokasi pupuk bersubdidi untuk Kabupaten Probolinggo sehingga masih menggunakan HET dan alokasi sebelumnya untuk pupuk bersubsidi Urea dan NPK,” katanya.ant

Ribuan peserta ikuti lomba lari di Kediri

Ribuan peserta ikuti lomba lari di Kediri

N7,Kediri – Sebanyak 1.143 peserta mengikuti lomba lari bertajuk “Kota Kediri Berlari” 2022 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur di area Goa Selomangleng, Kediri, Minggu.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengemukakan peserta lomba tidak hanya berasal dari Kediri tetapi juga berbagai daerah di Indonesia.

“Kediri Berlari ini juga diikuti dari berbagai kota, bahkan saya dengar ada yang dari luar Jawa seperti Aceh dan Balikpapan. Mudah mudahan tidak mengecewakan datang ke sini,” kata Wali Kota di Kediri, Minggu.

Abdullah berterimakasih atas keikutsertaan para peserta dalam ajang lari ini. Lomba lari sepanjang 5 kilometer dengan mengambil start dan finish di Goa Selomangleng, Kediri.

“Terima kasih atas kedatangan para pelari ini di Kota Kediri mengikuti ‘Kota Kediri Berlari’. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak lagi lomba lari di Kota Kediri dan semakin rutin lagi. Dan hadiahnya semakin besar. Mudah mudahan acara ini terus bisa diadakan dan menjadi agenda rutin,” kata dia.

Wali Kota menambahkan,sejak awal diselenggarakan kegiatan ini telah mendapat sambutan antusias tinggi dari masyarakat untuk berpartisipasi. Hal itu terjadi salah satu sebabnya  adalah  berlari merupakan sebuah lifestyle, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia. Untuk itu, Kota Kediri mengadakan kegiatan lomba lari seperti ini.

“Lomba lari di Kediri ini mulai dari awal dulu ada Kediri ‘Colour Run’ dan juga ada banyak di Kediri itu kelompok-kelompok berlari, maka dari itu kita buat ‘Kota Kediri Berlari’ ini. Sambil kami lihat ada perubahan apa yang akan terjadi. Hal itu bisa dilihat dari apakah banyak atlet yang ikut acara ini, lalu juga seberapa banyak warga Kediri yang antusias ikut event berlari ini,” ujar Mas Abu, sapaan akrabnya.

Wali Kota juga juga berharap ke depan Kediri Berlari bisa menjadi acara yang lebih besar, dengan rute yang berbeda, dan menarik banyak pelari dari luar Kota Kediri yang ikut dalam lomba.

Para peserta seluruhnya berkumpul di area Goa Selomangleng, Kediri, sebagai lokasi start lomba lari itu. Setelah melewati rute panjang dan medan yang tidak datar, panitia penyelenggara mengumumkan para pemenang tiap kategori.

Untuk pemenang kategori umum putra, juara pertama diraih Atjong Tio dengan waktu tercepat yaitu 20 menit 24 detik, juara dua diraih Ardi Wirayuda, dan juara ketiga diraih oleh Kunala.

Pemenang kategori umum putri, juara pertama diraih Titik Rahayu, juara dua dan tiga masing-masing  diraih Zidan Bariqli, dan Lina Sulistiyani.

Sementara itu untuk kategori pelajar putra, juara pertama diraih  Anggasta, juara dua diraih Mohammad Panji dan juara tiga diraih Aria Satya.

Untuk kategori pelajar putri, juara pertama diraih  Mitha, juara dua diraih  Cantika Pramesti dan juara tiga diraih Kayla Belvania.

Kayla Belvania, peraih juara tiga pada kategori pelajar putri ini mengaku senang bisa berpartisipasi dan meraih juara. Kayla yang masih duduk di kelas tiga sekolah dasar ini mampu mengalahkan pelajar dengan tingkatan lebih tinggi seperti SMP dan SMA.

Kayla mengaku dirinya rajin berlatih dan makan makanan bergizi seperti sayuran. Kayla juga mengatakan mulai berlatih lari saat usianya delapan tahun dan baru dua kali mengikuti lomba lari seperti ini.

“Senang bisa ikut lomba lari,” kata Kayla.ant

Jawa Timur Memiliki Jumlah Desa Mandiri Terbanyak Se-Indonesia

Jawa Timur Memiliki Jumlah Desa Mandiri Terbanyak Se-Indonesia

Nusantara7.com,Surabaya – Provinsi Jawa Timur memiliki 1.490 desa mandiri yang berdasarkan pemutakhiran data indeks desa membangun dinobatkan sebagai terbanyak se-Indonesia.

“Dari total 6.238 desa mandiri di Indonesia, sebanyak 23,88 persen atau 1.490 desa ada di Jatim,” ujarnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Kamis.

Berdasarkan SK Menteri PDTT RI Nomor 80 Tahun 2022 tentang status kemajuan dan kemandirian desa tahun 2022 yang ditandatangani Menteri PDTT Abdul Halim Iskandar pada 11 Juli 2022, jumlah desa mandiri di Jatim tercatat sebanyak 1.490 desa status mandiri, 3.906 desa maju, dan 2.326 desa status berkembang.

Setelah Jatim, berikutnya adalah Jawa Barat dengan 1.130 desa mandiri (18,11 persen), dan ketiga Kalimantan Barat dengan 586 desa mandiri atau 9,39 persen.

Khofifah menjelaskan, jumlah desa mandiri di Jatim pada 2022 naik signifikan dibanding tahun 2021, yang saat itu hanya ada 697 desa.

“Tahun ini jumlahnya bertambah lebih dari dua kali lipat atau 113,77 persen. Ini prestasi luar biasa dan terima kasih kepada para bupati dan wali kota Batu yang membangun desa dengan serius dan terukur,” ucapnya.

Di Jatim, kata dia, Kabupaten Bojonegoro menjadi kabupaten dengan jumlah desa mandiri terbanyak dengan 155 desa, disusul Kabupaten Gresik dengan 153 desa, dan Kabupaten Banyuwangi dengan 138 desa.

Tak hanya itu, kata dia, lima desa mandiri di Jatim juga masuk dalam 10 besar nasional dengan status IDM Mandiri.

Kelima desa tersebut yaitu Desa Oro Oro Ombo Kecamatan Batu Kota Batu (peringkat 1), Desa Sidomulyo Kecamatan Batu Kota Batu (peringkat 2), Desa Genteng Kulon Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi (peringkat 3).

Kemudian, Desa Merkawang Kecamatan Tambakboyo Kabupaten Tuban (peringkat 7), dan Desa Genteng Wetan Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi (peringkat 10).

Menurut Khofifah, capaian tersebut sejalan dengan upaya Pemprov Jatim untuk terus membangun dan memberdayakan masyarakat desa melalui berbagai program dan kegiatan, baik dari pemerintah pusat, provinsi serta kabupaten dan kota. Ant

Kejurnas balap sepeda dilaksanakan di Banyuwangi

Kejurnas balap sepeda dilaksanakan di Banyuwangi

Banyuwangi,N7 – Kabupaten Banyuwangi, Jawa timur, dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda Indonesian National Championship (INC) tahun 2022 disiplin road dan sepeda gunung (MTB) mulai 15 hingga 24 Juli 2022.

“Alhamdulillah Banyuwangi kembali dipercaya menggelar kejuaraan nasional. Ini merupakan dukungan pusat ke Banyuwangi untuk mengembangkan olahraga,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu.

Ia menjelaskan INC merupakan agenda rutin PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) untuk mendapatkan juara nasional dalam disiplin balap sepeda. Kejuaraan ini hanya digelar setahun sekali untuk mencari satu juara nasional kategori putra dan putri.

Terdapat lebih dari 600 atlet dari 27 provinsi akan berpartisipasi dalam kejuaraan ini. Kejurnas Road dan MTB 2022 akan melombakan empat kelompok usia, yakni elite, U-23, junior, dan youth. Disiplin road akan terdiri atas tiga lomba, yakni individual time trial (ITT), individual road race (IRR), dan criterium.

Sementara itu, nomor MTB melombakan cross-country eliminator (XCE), cross-country Olympic (XCO), cross-country relay (XCR), downhill, dan enduro.

“Bagi Banyuwangi, kejurnas ini bukan hanya sekadar event olahraga, namun akan turut mendongkrak perekonomian masyarakat. Ratusan bahkan ribuan orang akan datang ke Banyuwangi karena kejuaraan ini, sehingga akan berdampak pada ekonomi masyarakat,” kata Ipuk.

Sebelumnya, pada tahun ini Banyuwangi juga telah menggelar kejuaraan “Ijen Erek-Erek Enduro 2022”, balap sepeda MTB di Erek-Erek Bike Park di lereng Gunung Ijen, Banyuwangi, 25-26 Juni 2022. Banyuwangi juga rutin setiap tahunnya menggelar balap sepeda internasional, Tour de Ijen dan International BMX Competition.

Berdasarkan informasi dari panitia penyelenggara, hingga 12 Juli, untuk kategori Road Race diikuti 273 atlet dari 26 Provinsi, di 39 nomor perlombaan. Sementara Kejurnas MTB bakal diikuti 250 atlet dari 17 Provinsi, di 29 nomor perlombaan. Jumlah tersebut masih bisa terus bertambah hingga penutupan pendaftaran, pada 13 Juli 2022.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi Abdul Aziz Hamidi mengatakan bahwa saat ini telah banyak peserta yang berdatangan di Banyuwangi.

“Sejak 11 Juli sudah banyak peserta yang telah datang ke Banyuwangi. Mereka telah menempati hotel dan penginapan di Banyuwangi. Mereka juga telah mencoba jalur yang akan digunakan dalam kejurnas ini,” ujarnya.

Banyak pembalap nasional akan berpartisipasi dalam Kejurnas ini. Salah satu pebalap yang datang adalah Zaenal Fanani, peraih medali emas SEA Games 2021 kelas MTB Cross Country Olympic. Zaenal merupakan pembalap kelas XC dan telah menjajal lebih awal sirkut MTB Cross Country Agathis di Desa Banjar, Kecamatan Licin.

Untuk arena lomba individual time trial akan digelar di Jajag, Kecamatan Gambiran. Sementara Criterium dan individual road race start dari Kantor Pemkab Banyuwangi dan finis di Pabrik Kalibendo, Kecamatan Glagah.

Venue MTB Cross Country (XCC, XCR, XCO,XCE) akan digelar di Dusun Rembang, Banjar, Kec. Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Untuk downhill di Gantasan Bike Park, Dusun Jambu, Tamansari, Kecamatan Licin. Sementara venue enduro di Erek – Erek Bike Park, Jalan Kawah Ijen, Kecamatan Licin.

Erek-Erek Bike Park dikenal sebagai lokasi ideal bagi para penghobi sepeda gunung (MTB Enduro). Sirkuit ini dikenal memiliki trek alami penuh rintangan. Para pembalap disuguhi varian rintangan, dari tanjakan, trek menurun, tikungan tajam, hingga trek terjal bebatuan dan penuh akar pohon saat melewati perkebunan kopi dan belantara.

Ketua ISSI Banyuwangi Guntur Priambodo mengatakan sebagai tuan rumah kejurnas, Banyuwangi sudah siap. Beberapa ruas jalan rusak yang akan dilewati pembalap sudah diperbaiki.

“Dalam event kali ini kami libatkan semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyukseskan gelaran kejurnas balap sepeda,” tuturnya. ant

Fasilitasi PPDB secara offline, semua SMP Swasta buka stand di Balai Kota

Fasilitasi PPDB secara offline, semua SMP Swasta buka stand di Balai Kota

Nusantara7.com,Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfasilitasi SMP swasta untuk menggelar Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) offline di Balai Pemuda, Selasa (12/7/2022). Pelaksanaan PPDB offline itu memberikan kemudahan bagi orangtua calon siswa yang ingin mendaftarkan anaknya di SMP swasta.

Kepala Bidang Sekolah Menengah, Dinas Pendidikan Surabaya, Tri Endang Kustianingsih mengatakan, pelaksanaan PPDB swasta diikuti oleh 30 stand sekolah se-Surabaya. Para orangtua punya kesempatan memilih sekolah terbaik yang sesuai dengan keinginan.

“Sebenarnya SMP swasta itu sudah kita fasilitasi PPDB Dispendik Surabaya secara online juga, namun ternyata masyarakat masih belum banyak yang tahu kalau SMP swasta juga membuka pendaftaran sampai 14 Juli 2022,” kata Endang di Surabaya, Rabu (13/7/2022).

Endang menyampaikan, di pendaftaran PPDB SMP swasta orang tua akan dipandu langsung oleh guru dari masing-masing sekolah, nantinya setiap perwakilan dari sekolah akan menjelaskan berbagai fasilitas yang dimiliki. Pada dasarnya, ia menjelaskan, setiap sekolah SMP negeri maupun swasta itu sama kualitas dan baiknya.

“Artinya dari segi kualitas tidak ada bedanya, negeri maupun swasta. Karena kami juga memfasilitasi guru untuk meningkatkan kompetensi dalam hal meningkatkan proses pembelajaran sesuai kurikulum merdeka,” jelas Endang.

Ia berharap dengan adanya PPDB SMP swasta ini, para orang tua dapat memanfaatkan dengan baik sesuai program unggulan yang diminati. PPDB offline yang digelar bersamaan dengan penyelenggaraan seleksi Festival dan Lomba Seni Siswa Tingkat Nasional (FLS2N) itu ada beberapa stand SMP swasta.

Diantaranya ada SMP Muhammadiyah, SMP Pirngadi, SMP 17 Agustus 1945, SMP Stella Maris, SMP YBPK dan masih banyak lainnya dari berbagai wilayah, mulai dari Surabaya pusat, timur, utara selatan dan barat. “Kami buka PPDB SMP swasta secara offline dua hari, mulai hari ini hingga besok Rabu (13/7/2022), bersamaan dengan seleksi FLS2N untuk tingkat Kota Surabaya,” jelas Endang.

Mengenai PPDB swasta, lanjut dia, saat ini sudah ada 181 SMP Swasta yang sudah memenuhi kuota di pendaftaran online melalui website Dispendik Surabaya. Sehingga dengan adanya pendaftaran offline SMP swasta di Balai Pemuda, kuota dari 30 sekolah tersebut bisa terpenuhi.

“Meskipun di web juga ada, kita bantu juga SMP swasta untuk membuka meja stand pendaftaran di sana. Kemudian nanti diarahkan pendaftaran secara online di lokasi. Kami menunjukkan ke masyarakat bahwa sekolah di Surabaya itu banyak, bukan hanya negeri saja, tapi ada swasta dengan program unggulannya,” paparnya.

Yang perlu dibawa saat pendaftaran offline, diharapkan orang tua calon siswa membawa kelengkapan seperti Kartu Keluarga (KK) dan surat keterangan lulus. Apabila memiliki surat keterangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) diharapkan juga dibawa sebagai buktinya. Pelaksanaan PPDB SMP swasta ini, digelar mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

Koordinator Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta, Erwin Darmogo mengapresiasi Disdik Surabaya karena telah memberikan fasilitas SMP swasta untuk memenuhi kuota siswa melalui pameran pendidikan di Balai Pemuda. “Kami harapkan orangtua yang anaknya belum mendaftar atau yang masing bingung mau sekolah di mana, bisa segera datang ke Balai Pemuda melihat langsung program unggulan di stan – stan SMP swasta yang ada,” kata Erwin.

Senada dengan Endang, Erwin mengatakan sekolah swasta di Kota Surabaya tidak kalah baiknya dengan negeri, mulai dari fasilitas, program dan kualitas tenaga pendidiknya. Setiap sekolah swasta juga punya berbagai latar belakang, mulai dari keagamaan, akademis, ekstrakurikuler dan lain sebagainya yang bisa disesuaikan dengan karakter calon siswa.

“Kalau orangtua masing bingung dan kesulitan daftar online bisa memilih di sini, mana saja yang cocok untuk anaknya. Pada PPDB swasta ini ada dua jalur yang disiapkan oleh masing – masing sekolah, ada jalur reguler dan mitra warga. Tetapi untuk jalur mitra warga sudah hampir penuh, sedangkan reguler masih banyak kuotanya,” urainya.

Salah satu sekolah yang punya program unggulan di Kota Pahlawan adalah SMP Margie Surabaya. Kepala SMP Margie Surabaya, Sagita Enggar mengatakan, ada berbagai program unggulan mulai dari pertukaran pelajar, sister school dengan Australia dan masih banyak lainnya.

Program pertukaran pelajar itu bukan hanya murid saja, akan tetapi juga bersama guru, mereka berkumpul di sebuah homestay di Australia. Dalam masa pandemi seperti ini, SMP Margie juga menerapkan sekolah online sehingga orang tua tidak perlu khawatir akan kesehatan putra-putrinya.

Di PPDB kali ini, SMP Margie Surabaya menyediakan dua rombongan belajar dengan total 40 siswa. Setiap rombelnya ada 20 siswa, sedangkan saat ini jumlahnya belum mencukupi.

“Masih kurang kuotanya. Kami harap bagi orang tuanya ingin mendaftar bisa konsultasi langsung di Balai Pemuda. Kami juga menerima siswa MBR sekitar 10 hingga 20 persen,” tandasnya. [bjm]

Kurikulum Merdeka Siap di Implementasikan ke 271 sekolah di Gresik

Kurikulum Merdeka Siap di Implementasikan ke 271 sekolah di Gresik

Nusantara7.com – Dinas pendidikan (Dispendik) Gresik terus mematangkan persiapan penerapan kurikulum merdeka yang akan dimulai 18 Juli. Tercatat, ada 184 lembaga SD dan SMP yang mengimplementasikan kurikulum merdeka.

Mulai Senin (11/7) hingga Kamis (14/7), para guru dan kepala sekolah mendapatkan penguatan bimbingan teknis (bimtek) implementasi kurikulum merdeka itu.

Kurikulum merdeka yang diikuti 184 lembaga tersebut merupakan kurikulum merdeka mandiri. Lembaga yang belum menjadi sekolah penggerak mendapatkan kesempatan menerapkan kurikulum merdeka. Namun, dengan catatan, menggunakan biaya mandiri.

Sebanyak 184 lembaga SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, itu meliputi 145 SD dan 39 SMP. Sementara itu, lembaga yang sudah menerapkan kurikulum merdeka sejak tahun sebelumnya terdapat 87 lembaga. Dengan demikian, pada tahun ajaran 2022–2023, terdapat 271 lembaga SD dan SMP yang menerapkan kurikulum merdeka tersebut.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dispendik Pemkab Gresik Nur Maslichah menyatakan, 184 lembaga itu mengadopsi sekolah-sekolah yang lebih dulu menerapkan kurikulum merdeka. Salah satu bentuk bimtek tersebut merupakan peningkatan kapasitas SDM.

Ica, sapaan Nur Maslichah, melanjutkan bahwa kurikulum itu merupakan transformasi pendidikan. Bedanya dengan kurikulum sebelumnya adalah bisa fokus mengatasi learning loss, kurikulum lebih sederhana, tetapi mendalam, siswa dituntut lebih aktif, dan pembelajaran paradigma baru. [jp]

Fasilitasi Pencari Kerja, Pemkot Surabaya siapkan berbagai program pelatihan kerja

Fasilitasi Pencari Kerja, Pemkot Surabaya siapkan berbagai program pelatihan kerja

Nusantara7.com,Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya memfasilitasi pencari kerja mendapat pekerjaan. Antara lain dengan menyediakan layanan pelatihan kerja dan membantu menghubungkan pencari kerja dengan pemberi kerja.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyatakan para pencari kerja harus meningkatkan kompetensi dan keterampilan khusus pada era industri 4.0. ”Ini era industri 4.0, dinamika dan iklim kompetisi juga sangat tinggi,” kata Armuji seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Senin (11/7).

Dia menjelaskan, Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan berbagai program pelatihan kerja untuk mendukung peningkatan kompetensi dan keterampilan para pencari kerja. Selain itu, pemerintah kota menyelenggarakan bursa kerja.

“Pemkot menyediakan aplikasi Arek Suroboyo Siap Kerjo (Assik) untuk membantu menghubungkan pencari kerja dengan pemberi kerja,” ujar Armuji.

Armuji mengatakan, sejak diluncurkan pada Juni sampai sekarang sudah ada 222 perusahaan dan 3.677 pencari kerja yang memanfaatkan aplikasi tersebut. ”Kami berharap para pencari kerja dapat mengoptimalkan Assik sebagai jembatan antara pencari kerja dengan perusahaan,” papar Armuji.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya Achmad Zaini sebelumnya mengatakan, pemerintah kota menargetkan penyerapan sekitar 3.000 pencari kerja sepanjang 2022. Tenaga kerja yang sudah terserap pada Januari 2022 sebanyak 261 orang, Februari 269 orang, Maret 327 orang, April 365 orang, Mei 461 orang, dan Juni 180 orang.

“Kami menargetkan 1.844 tenaga kerja yang terserap hingga Juni. Alhamdulillah sudah terserap sebanyak 1.863 tenaga kerja atau sekitar 101,03 persen. Kami optimistis akhir 2022 target 3.000 akan terlampaui,” tutur Achmad Zaini.

Guna mencapai target tersebut, dia mengatakan, dinas menjalankan program padat karya yang berkolaborasi dengan instansi pemerintah lain, menyediakan aplikasi ASSIK, dan menggelar bursa-bursa kerja. [jp]

Izin Pesantren di cabut, Kemenag Jamin Pendidikan Santri Shiddiqiyyah

Izin Pesantren di cabut, Kemenag Jamin Pendidikan Santri Shiddiqiyyah

Nusantara7.com – Kementerian Agama (Kemenag) mencabut izin Pesantren Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur. Keputusan itu diumumkan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Waryono di Jakarta tadi malam (7/7).

Dia mengatakan, nomor statistik dan tanda daftar Pesantren Shiddiqiyyah telah dibekukan. Status dibekukan tersebut sama dengan dicabut.

”Sebagai regulator, Kemenag memiliki kuasa administratif untuk membatasi ruang gerak lembaga yang di dalamnya diduga melakukan pelanggaran hukum berat,” tutur dia. Waryono menyatakan, tindakan tegas pencabutan izin itu diambil karena salah seorang pimpinan Pesantren Shiddiqiyyah berinisial MSAT (Moch. Subchi Azal Tsani) alias Mas Bechi menjadi buron polisi dalam kasus pencabulan dan perundungan terhadap santri.

Selain itu, Waryono mengatakan, pihak pesantren dinilai menghalang-halangi proses hukum terhadap pelaku kejahatan tersebut. Menurut Waryono, pencabulan bukan hanya tindakan kriminal yang melanggar hukum. Melainkan juga perilaku yang dilarang ajaran agama. Kondisi itu sangat bertentangan dengan pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan.

Waryono menjelaskan, Kemenag pusat sudah berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Jawa Timur dan Kantor Kemenag Kabupaten Jombang. Kemudian juga melibatkan unsur-unsur terkait lainnya. Koordinasi itu memastikan bahwa para santri tetap dapat melanjutkan proses belajar dan akses pendidikan.

Kepada para orang tua santri, Waryono menegaskan tidak perlu khawatir. ”Kemenag akan bersinergi dengan pesantren dan madrasah di lingkup Kemenag untuk kelanjutan pendidikan para santri,” tuturnya. Para orang tua santri diharapkan bisa memahami keputusan yang sudah diambil Kemenag tersebut.

Sementara itu, mantan Ketua Umum Persatuan Pesantren NU (Rabithah Ma’ahid Islamiyah/RMI) Abdul Ghaffar Rozin mengatakan, Pesantren Shiddiqiyyah tidak tergabung menjadi anggota RMI. Terkait dengan kasus yang menimpa Pesantren Shiddiqiyyah, dia berharap semua pesantren melakukan muhasabah atau introspeksi internal.

”Dengan cara meningkatkan kualitas moral dan akhlak. Ini ujian untuk semua pesantren,” kata pria yang juga katib syuriah PBNU itu. Kemudian, Gus Rozin menyatakan, pembekuan atau pencabutan izin operasi pesantren mungkin reaksi yang berlebihan. Kecuali pesantren secara institusi terbukti melindungi orang yang dianggap bersalah.

Dia menuturkan, tersangka memang perlu kooperatif. Jika memang merasa tidak bersalah, yang bersangkutan bisa menyiapkan bukti, saksi, dan pengacara andal untuk berproses di pengadilan nanti. Menurut dia, menyiapkan pengacara andal bukan perkara yang sulit bagi pesantren dengan jaringan sebesar itu. Dia menegaskan, masalah hukum itu perlu dihadapi, bukan dihindari.

”Demikian pula sebaliknya, aparat penegak hukum tidak perlu mendemonstrasikan kekuatan yang sedemikian besar,” tuturnya. Dia menjelaskan, bagi insan pesantren, jaminan mendapatkan perlakuan yang adil jauh lebih tepat dan meyakinkan ketimbang unjuk kekuatan. Pihak kepolisian perlu meyakinkan hak-hak dan perlindungan hukum bagi tersangka. Pasti yang bersangkutan akan rela menyerahkan diri.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto memastikan bahwa aparat kepolisian di Jawa Timur sudah melakukan berbagai cara untuk menangkap Mas Bechi. Termasuk langkah-langkah persuasif. Sayang, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Malah selalu ada yang berusaha menghalangi penangkapan. ”Bahkan, pemilik ponpes yang notabene orang tua pelaku justru meminta (anaknya) tidak ditangkap,” terang dia.

Sebagai penegak hukum, Polri memiliki tugas dan tanggung jawab melaksanakan proses hukum. Mereka juga memiliki kewajiban menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas). Agus menyatakan, upaya penangkapan Mas Bechi turut mempertimbangkan kamtibmas. Pihaknya berharap ada dukungan penuh dari masyarakat terhadap aparat kepolisian dalam menangani kasus tersebut. Dengan begitu, proses hukum segera tuntas. Itu penting demi menjamin keadilan bagi korban.

Menurut Agus, salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mendukung Polri adalah memindahkan putra dan putri mereka dari ponpes tersebut. ”Pindah ke ponpes yang lebih aman dari kemungkinan menjadi korban kekerasan seksual,” ungkap jenderal bintang tiga Polri tersebut. Bentuk dukungan lain adalah masyarakat tidak mendaftarkan anak-anak mereka untuk menempuh pendidikan di ponpes itu. Agus percaya masyarakat satu suara dengan Polri. ”Tidak menoleransi yang dilakukan pelaku kepada santriwati-santriwati yang menjadi korban,” tegasnya.

Berdasar data yang diperoleh Jawa Pos dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), kasus yang menyeret Mas Bechi terjadi sejak 2019. Laporannya teregister di Polres Jombang dengan nomor LPB/392/X/RES/1.24/2019/JATIM/RES.JBG.

Dari Polres Jombang, kasus itu ditarik ke Polda Jawa Timur. Meski sudah tiga tahun berjalan, Mas Bechi sebagai tersangka tidak kunjung menunjukkan iktikad baik untuk menjalani proses hukum sesuai dengan aturan dan ketentuan. [jp]

Pemkot Madiun terima jatah DBHCHT 2022 sebanyak Rp21,8 miliar

Pemkot Madiun terima jatah DBHCHT 2022 sebanyak Rp21,8 miliar

Nusantara7.com,Madiun – Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur mendapat jatah dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) pada 2022 sebesar Rp21,8 miliar.

Sub Koordinator Perekonomian, Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Perekokesra) Kota Madiun Rizky Dwi Akbar mengatakan jatah tersebut naik dari tahun sebelumnya yang sekitar Rp18,4 miliar.

“Dana sebesar Rp21,8 miliar tersebut dialokasikan untuk lima organisasi perangkat daerah (OPD),” ujar Rizky Dwi Akbar di Madiun, Rabu.

Kelima OPD tersebut adalah Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB); RSUD Kota Madiun: Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnakerkukm): Dinsas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo); dan Bagian Perekokesra.

Menurut dia, jatah DBHCHT tahun ini tersebut nantinya akan ditambah adanya sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) 2021 sebesar Rp4,17 miliar. Dengan demikian tahun ini total ada Rp25,1 miliar DBHCHT yang disalurkan pada lima OPD tersebut.

“Adapun, paling besar penyaluran diberikan pada Dinkes-PPKB dan RSUD Kota Madiun. Dana tersebut nantinya untuk penanganan kesehatan, penanganan COVID-19, dan lain-lain,” katanya.

Dana puluhan miliar tersebut nantinya untuk pembiayaan sejumlah bidang dari lima OPD yang mendapat jatah. Di antaranya bidang kesehatan dialokasikan sebesar Rp20,89 miliar, bidang penegakan hukum sekitar Rp2,3 miliar, dan bidang kesejahteraan masyarakat (kesmas) dialokasikan sekitar Rp1,86 miliar.

Sesuai Surat Edaran dari Kemendagri nantinya akan ada OPD baru pengguna DBHCHT yang disesuaikan saat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini. Yakni untuk Dinas Sosial-PPPA terkait pemberian BLT serta Satpol PP dan Damkar terkait kegiatan sosialisasi. [ant]