BP2MI-LPK Lakukan Sosialisasi Program Beasiswa Pelatihan Kerja ke Jepang

BP2MI-LPK Lakukan Sosialisasi Program Beasiswa Pelatihan Kerja ke Jepang

Jakarta- Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) sosialisasikan program beasiswa berupa pelatihan bahasa & budaya Jepang. Sosialisasi itu menyasar sejumlah kampus kesehatan terutama di Jawa dan Bali.

Melalui Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Denpasar, UPT BP2MI Jogjakarta, UPT BP2MI Jawa Barat, dan BP2MI pusat. Sosialisasi melibatkan 14 kampus.

Yakni Itekes Bali, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Poltekkes Kemenkes Malang, STIKES Surya Global Jogjakarta, Poltekkes Kemenkes Surakarta, Universitas Aisyiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Gombong, Universitas Al Irsyad Cilacap, Unjani Cimahi, Stikep PPNI Jawa Barat, Politeknik Negeri Subang, Universitas Bhakti Kencana Bandung, dan Universitas M.H. Thamrin Jakarta.

Untuk tahap awal, sosialisasi itu dilaksanakan pada 17 Mei hingga 2 Juni. Sosialisasi itu bekerja sama dengan mitra dari LPK Bahana Inspirasi Muda sebagai Register Supporting Organization (RSO) yaitu Handi Network International Japan di Osaka Jepang.

CEO Handi Network International Tetsuro Haruyama menyatakan Handi Network International merupakan lembaga resmi terdaftar Ministry of Justice Japan. Dia menyatakan, setelah 2 tahun pandemi, pihanya ingin bertemu langsung dengan kampus-kampus kesehatan yang mencetak lulusan tenaga kesehatan yang berkualitas di Indonesia.

”Saya sangat senang bisa mengunjungi berbagai kota dalam roadshow ini. Saya bisa membawa berita baik ini ke Jepang. Bahwa semua kampus kesehatan serta lembaga pemerintah di Indonesia sangat mendukung program-program dan kebutuhan kami,” ujar Tetsuro Haruyama.

Dia menambahkan, tidak menutup kemungkinan pihaknya berekspansi menyediakan peluang kerja sama bidang lain bila ada permintaan. Seperti hospitality, pengolahan makanan, dan pertanian.

Direktur LPK Bahana Inspirasi Muda Sony Dwiariyandi menjelaskan, CEO Handi Network International Japan berhasil meyakinkan para user yaitu panti lansia di Jepang untuk menggunakan tenaga kesehatan dari Indonesia. Bukan itu saja, mereka juga memberikan beasiswa berupa fasilitas pelatihan bahasa & budaya Jepang.

”Jadi ada kepastian keberangkatan untuk para peserta dan sudah  tentu akan diberikan konsultasi langsung mengenai program Specified Skilled Worker (SSW)  di LPK Bahana Inspirasi Muda. Handi Network International juga menyebarkan informasi lowongan kerja di Jepang kepada CPMI di Indonesia yang direncanakan menyediakan 300 lowongan perawat lansia setiap tahun,” papar Sony.

Sony menambahkan, LPK Bahana Inspirasi Muda memberi dukungan penuh kepada kampus kesehatan yang berminat untuk menjalankan program peminatan dalam program Kenal Jepang. Melalui program itu para lulusan kampus kesehatan dapat mengambil kesempatan untuk bekerja ke Jepang. ”Tugas kami untuk mewujudkan kerja sama dengan membantu para lulusan kampus-kampus kesehatan yang ingin bekerja di Jepang,” ujar Sony.

Sementara itu, kegiatan roadshow sosialisasi disambut baik di setiap kampus yang dikunjungi. Rektor Universitas NU Surabaya Achmad Jazidie mengungkapkan Unusa menyambut baik kesempatan dan besarnya kuota lapangan pekerjaan yang tersedia di Jepang. Dia berharap kolaborasi Unusa dengan LPK Bahana Inspirasi Muda serta HNI Japan bisa terwujud.(jp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *