https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Wayang Alumunium dan Perak Laris Hingga ke Eropa – nusantara7

https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Wayang Alumunium dan Perak Laris Hingga ke Eropa

Wayang Alumunium dan Perak Laris Hingga ke Eropa

Bintang Pos, Jakarta – Anda penyuka wayang? Ingin punya koleksi pernak-pernik wayang khusus? Produk wayang kini tak hanya terbuat dari kulit maupun kayu, namun wayang alumunium dan perak pun kini telah ada.
Pemilik toko pernak-pernik wayang asal Yogyakarta ini mencoba menyediakannya untuk Anda. Berbekal bahan dasar alumunium dan perak, Didi mencoba merangkai bahan-bahan itu menjadi pernak-pernik yang unik dengan konsep wayang.

“Saya awalnya perajin logam, kemudian mencoba untuk bisa mendesain alumunium, lapis perak, perak buat dijadikan barang-barang ini dengan konsep wayang, tradisional. Populerin wayang juga biar nggak punah,” kata Didi kepada detikFinance, di Pameran Inacraft 2013, JCC.

Ia menyebutkan, bahan-bahan tadi dimodifikasi sedemikian rupa hingga menjadi barang-barang yang unik seperti bros, gantungan kunci, korek api, wayang geber, pen holder, wayang background, topeng stand, frame wayang, bingkai foto, helm, pembatas buku sampai tempelan kulkas.

Harganya dipatok di kisaran Rp 10.000 hingga Rp 1 juta. Melalui jualannya itu, Didi mampu mengantongi omzet hingga Rp 100 juta per bulan.

“Kisaran harganya Rp 10.000 sampai Rp 1 juta. Kalau pesanan minta motif khusus lebih mahal bisa sampai Rp 5-7 juta seperti koper ukir. Biasanya ramai kalau mau Lebaran. Kira-kira omzet bisa sampai Rp 100 jutaan per bulan, naik turun sih,” kata pria berumur 35 tahun ini.

Produk kerajinan yang dirintis sejak 1999 ini, tidak hanya laku di Indonesia, pernak-pernik alumunium ini mampu menembus pasar bagian selatan Italia, Eropa.

“Pasar kita di Sarinah, Jakarta, Malioboro dan Bali. Kalau ekspor sudah sampai ke selatan Italia, Eropa,” kata dia. (det-pgh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *