Unesa Terjunkan 3000 Mahasiswa untuk Praktik Lapangan

Unesa Terjunkan 3000 Mahasiswa untuk Praktik Lapangan

Bintang Pos, Surabaya – Tiga ribu lebih mahasiswa Universitas Negeri Surabaya akan melakukan program pengalaman lapangan (PPL) di sekolah mitra. Mereka akan belajar menjadi seorang guru baik secara keterampilan maupun etika. Mereka dilepas oleh PR 1, Prof. Dr. Kisyani melalui upacara di halaman gedung rektorat Universitas Negeri Surabaya, Senin (08/07).

Program Pengalaman Lapangan (PPL) harus ditempuh oleh setiap mahasiswa program kependidikan. Kegiatan PPL 2 meliputi praktik mengajar, praktik administrasi, praktik bimbingan dan konseling serta kegiatan yang bersifat kurikuler atau ekstrakurikuler yang berlaku di sekolah mitra. PPL dilaksanakan atas dasar tanggung jawab bersama antara Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan sekolah mitra yang ditunjuk.

Tema PPL kali ini adalah mahasiswa program pengalaman lapangan Unesa bertekad meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan kompetensi di sekolah mitra.  “Mahasiswa akan belajar menjadi seorang guru di sekolah mitra selama 2 bulan. Kami (Unesa, Red) menyiapkan 136 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta 136 sekolah mitra dan lembaga pelatihan,” tutur Prof. Dr. Kisyani, M.Hum ini.

Perempuan kelahiran Solo ini melanjutkan, “manfaat PPL bagi mahasiswa di antaranya, mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan bekal yang diperoleh selama kuliah perkuliahan di tempat PPL. Mengetahui dan mengenal secara langsung proses belajar mengajar di sekolah mitra. Mendewasakan cara berpikir, meningkatkan daya penalaran mahasiswa dalam melakukan penelaahan, perumusan, dan pemecahan masalah pendidikan yang ada di sekolah. Sedangkan untuk masalah kurikulum 2013, kalian harus siap akan kurikulum baru tersebut, karena di dalam PPL 1, kalian sudah mendapatkan ilmu dan arahan tentang kurikulum 2013. Apalagi Universitas Negeri Surabaya merupakan LPTK yang diberi amanah untuk menyukseskan kurikulum baru ini,” tambah perempuan dosen di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Unesa ini.

“Kami sangat senang sekali dengan  PPL karena kami dapat menerapkan metode pembelajaran yang kami dapatkan di perkuliahan,” tutur Ilmatus Sa’diyah mahasiswa asal Gresik yang mengambil prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2010 dan mendapat tempat PPL di SMKN 1 Ngawi ini. (uns)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *