Pengganti Musyafak Takut Pakta Integritas

Pengganti Musyafak Takut Pakta Integritas

Bintang Pos, Surabaya – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya hingga kini masih menunggu kesanggupan dari enam calon pengganti Musyafak Rouf sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya untuk bersedia menandatangani pakta integritas partai.

“Hingga saat ini belum ada yang bersedia teken pakta integritas,” kata Ketua DPC PKB Surabaya Syamsul Arifin kepada Antara di Surabaya, Minggu.

Menurut dia, dalam waktu dua hari ini, DPC PKB Surabaya akan mengirim undangan kepada calon pengganti Musyafak agar segera bersedia menandatangani pakta integritas.

Ia menjelaskan hasil rapat pleno pengurus DPC PKB Surabaya beberapa waktu lalu yang memutuskan Sekretaris Fraksi PKB Mazlan Mansyur sebagai peraih skor tertinggi sebagai calon pengganti Musyafak belum jadi pertimbangan final partai. Hal ini dikarenakan masih ada tahapan-tahapan lain yang harus dilalui oleh para calon.

“Salah satunya tanda tangan pakta integritas. Calon yang mau tanda tangan pasti diusulkan proses berikutnya,” katanya.

Syamsul mengatakan ada banyak item dalam pakta integritas tersebut salah satunya yang paling penting adalah taat dan menjalankan perintah partai.

Saat ditanya jika tidak ada calon yang berani, Syamsul dengan tegas mengatakan pihaknya optimistis di antara enam calon tersebut ada yang siap. “Pasti ada yang mau,” ujarnya.

Begitu juga saat ditanya apakah pada saat tanda tangan pakta integritas setiap calon dipungut biaya, Syamsul dengan tegas membantahnya.

“Tidak ada itu. Tanda tangan kok pakai biaya,” katanya.

Hasil rapat pleno DPC PKB Surabaya beberapa hari lalu menyebutkan Mazlan mendapat skor tertinggi atau 20 suara, disusul Naim Ridwan (Ketua Fraksi PKB) 4 suara, Musrifah (Anggota FPKB) 2 suara, Masduki Toha (Anggota FPKB) 1 suara dan Syaifi (calon pengganti antarwaktu Musyafak) 1 suara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *