Kominfo : Persaingan telekomunikasi agar lebih sehat

Kominfo : Persaingan telekomunikasi agar lebih sehat

 

Bintangpos, surabaya – Kementrian komunikasi dan informasi mengadakan sosialisasi penertipan penyelenggaran telekomunuikasi agar bersaing secara sehat. Acara yang di selenggarakan di hotel sheraton, selasa (21/5/2013) dihadiri oleh direktur jendral (dirjen) penyelenggara pos informatika (PPI) dan penyedia layanan telekomunikasi di indonesia.

PPI melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada seluruh penyedia jasa telekomunikasi agar menjalankan persaingan bisnis telekomunikasi dengan sehat. “Kita mulai melakukan pembinaan telekomunikasi dan sosialisasi agar persaingan bisnis telekomunikasi di indonesia agar lebih sehat dan jangan pelanggan yang di rugikan nantinya,” ungkap syukri batubara dirjen PPI dalam jumpa pers, di hotel sheraton surabaya.

PPI memberikan sosialisasi di surabaya karena berhubungan dengan kemarin hari kebangkitan nasional dan surabaya adalah kota yang terkenal tanpa pantang menyerah. “Surabaya di pilih karena mendekati hari kebangkitan nasional dan surabaya juga identik dengan semangat yg pantang menyerah,” tutur dirjen PPI ini.

Ada beberapa pelanggaran dan penyimpangan yang ada pada penyelenggaraan telekomunikasi tersebut sehingga mulai merugikan negara. “Ada beberapa pelanggaran seperti layanan jasa internet, jaringan fiber optic yang tidak ada izin, layanan internet yang mengambil akses langsung keluar negri tanpa melalui interkoneksi internet, dan trafik internasional yang tidak melalui sentral gerbang internasional penyelenggara Sambungan Langsung Internasional (SLI),”ungkap ahmad narsono selaku anggota komisi regulasi telekomunikasi.

PPI menginginkan persaingan yang sehat pada jasa telekomunikasi untuk masa yang akan datang agar lebih sehat sehingga PPI melaksanakan pembinaan. (Kju)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *