Jelang Idul Adha, Harga Pangan di Madiun Melonjak

Jelang Idul Adha, Harga Pangan di Madiun Melonjak

Bintang Pos, Madiun – Harga daging ayam dan cabai merah di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menjelang Idul Adha, kian melambung. Daging ayam semula hanya Rp30 ribu/kg menjadi Rp33 ribu/kg, dan harga cabai merah dari semula hanya Rp25 ribu/kg menjadi Rp30 ribu/kg.

”Sejak Idul Fitri hingga menjelang Idul Adha, harga daging ayam tidak pernah turun. Malah menjelang Idul Adha sekarang harga daging ayam melambung tinggi, mencapai Rp33 ribu/kg. Padahal Idul Fitri kemarin harga daging ayam hanya Rp30 ribu/kg,” kata sejumlah ibu-ibu rumah tangga di Madiun, Rabu (2/10).

Menurut mereka, sepekan menjelang Idul Adha, harga sejumlah bahan sembako mendadak naik. Selain daging ayam, yang naiknya melonjak tinggi adalah cabai merah, mentimun, dan kentang.

”Setelah Idul Fitri untuk cabai merah sempat turun drastis, yakni hanya Rp15 ribu/kg. Tapi, cabai merah sekarang sudah melonjak naik mencapai Rp25 ribu/kg,” katanya.

Malah yang mencengangkan adalah harga mentimun dari awalnya Rp2.500/kg menjadi Rp6.000/kg. “Seumur-umur harga mentimun itu naik antara Rp500-1.000/kg. Tapi sekarang hampir separo lebih,” jelas ibu dengan penuh keluh kesah.

Jenis sayuran yang ikut melonjak tinggi juga terjadi pada kentang. Jenis sayuran ini sekarang mendadak naik dari semula hanya dalam kisaran Rp6.000-7000 ribu/kg kini menjadi Rp9.000/kg. ”Semua harga-harga sembako sekarang kembali bergerak naik. Pedagang selalu menaikkan harga menjelang hari besar,” ucap ibu-ibu rumah tangga kepada pedagang sembako.

Sejumlah pedagang yang ditemui mengaku menaikkan harga karena harga dasarnya juga naik. “Kami pedagang di pasar juga sudah protes kepada peternak. Tapi, peternak mengaku biaya pakan ternak ayam sekarang tinggi akibat harga dolar,” ucap Tatun, pedagang daging ayam di Pasar Besar Madiun. (met)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *