Gubernur Khofifah dan Bupati Abdul Latif Pantau Operasi Pasar Minyak Goreng Murah

Gubernur Khofifah dan Bupati Abdul Latif Pantau Operasi Pasar Minyak Goreng Murah

Nusantara7.com, Bangkalan – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memantau operasi pasar (OP) minyak goreng (migor) murah di Bangkalan kemarin (28/2). Hal itu dilakukan karena migor terjadi kelangkaan di berbagai daerah, termasuk Bangkalan.

Mantan menteri sosial (Mensos) itu mengatakan, kelangkaan dan tingginya harga migor di lapangan sudah direspons pemerintah. Buktinya, Rabu (19/1) pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan satu harga migor Rp 14 ribu per liter. Kebijakan tersebut diperbarui pada awal Februari.

Saat itu, pemerintah pusat mengeluarkan harga eceran tertinggi (HET). Migor dengan kemasan pemium Rp 14 ribu per liter. Kemasan sederhana Rp 13.500 per liter. Sementara curah Rp 11.500 per liter.

”Ternyata bukan hanya HET-nya yang tidak bisa terpenuhi. Tapi, suplainya juga tidak bisa terpenuhi,” jelasnya kemarin (28/2).

Khofifah menyampaikan, kebutuhan migor di Jatim 59.000 ton per bulan. Sementara migor yang diproduksi di Jatim yaitu 63.00 ton per bulan. Dengan demikian, harusnya setiap bulan ada surplus migor 4.000 ribu ton per bulan.

”Tapi, yang terjadi kita lihat di pasar tradisional banyak yang kekurangan. Di pasar-pasar modern juga banyak mengalami kelangkaan,” imbuhnya.

Langkah yang diambil Pemprov Jatim yaitu datang langsung ke pabrik migor yang menjadi pamasok kebutuhan migor 30 secara nasional. Ternyata, di produsen tidak ada pengurangan produksi.

Dengan begitu, Khofifah menyimpulkan, pangkal masalahnya berada di distributor. Dari dua pertiga kabupaten kota di Jatim yang didatangi semuanya menglami masalah yang sama dalam penyediaan migor.

”Karena itu, saya mengajak produsen dan distributor segera mengeluarkan stok. Segera disribusikan kepada masyarakat,” imbaunya.

OP migor dilakukan sebagai salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurut dia, langkah itu dilakukan di berbagai daerah di Jatim. ”Bupati dan wali kota semuanya sudah melakukan operasi migor. Bupati Bangkalan sudah melakukan di kecamatan-kecamatan,” sambungnya.

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyatakan, OP minyak goreng murah yang dilakukan pemprov sangat berdampak posistif. Sebab, dalam stuasi sulit seperti ini, masyarakat bisa mendapat migor dengan harga terbatas.

Operasi pasar minyak goreng yang dilakukan pemprov sudah diimplimentasikan oleh Pemkab Bangkalan di berbagai kecamatan di Kota Salak. Tujuannya, memfasilitasi masyarakat agar dapat membeli migor dengan relatif murah. ”Dalam operasi yang kami gelar, pembelian dibatasi supaya tepat sasaran dan menjangkau masyarakat luas,” terangnya. ram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *