Vaksinasi Santri di Pondok Lirboyo Kediri ditinjau Gubernur Khofifah

Vaksinasi Santri di Pondok Lirboyo Kediri ditinjau Gubernur Khofifah

Bintangpos Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan vaksinasi di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Kamis (26/8/2021). Sebanyak 5.000 dosis vaksin disediakan untuk percepatan vaksinasi di lingkungan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Jawa Timur didampingi oleh Pangam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Tumur Irjen Pol Nico Afinta. Selain itu hadir menyambut gubernur, Dandim 0809 Kediri dan Kaporlres Kediri Kota AKBP Wahyudi, serta para Kapolres ex Karesidenan Kediri dan pengurus Pondok Pesantren Lirboyo.

Khofifah mengungkapkan, vaksinasi berbasis pesantren ini dilakukan ini serentak di beberapa Pondok Pesantren di Jawa Timur. Sebelumnya Gubernur Jawa Timur telah mendampingi Panglima TNI dan Kapolri melakukan peninjuan vaksinasi di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

“Vaksinasi berbasis pondok pesantren dilakukan secara serentak. Sebelumnya kami bersama bapak Pangdam dan bapak Kapolda Jatim mendampingi Panglima TNI dan Kapolri melakukan peninjuan di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang,” ungkap Khofifah.

Sebanyak 5.000 santri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri menjalani vaksinasi. Pelaksanakan vaksinasi ini dilaksanakan secara pertahap pada 25 -26 Agustus 2021. Para santri mendapatkan vaksin Sinovac untuk meningkatkan kekebalan/Herd Immunity terhadap pandemi Covid-19.

Khofifah mengungkapkan, seluruh santri Pondok Pesantren Lirboyo ditargetkan mendapatkan vaksin. Dari data yang diperoleh, kebutuhan vaksi di Pondok Pesantren Lirboyo sebanyak 36 ribu. Dalam 2 hari ini telah dilaksanakan 5.000 vaksinasi.

Tim dari TNI dan Polri akan melanjutkan pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Harapannya dengan tuntas divaksin, maka para santri dalam menimba ilmu akan mendapat kekebalan/ Herd Immunuty dan terus sehat serta terjaga dari risiko penularan Covid-19. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam vaksinasi ini,” ujar Khofifah. (brj)

Bupati Jember serahkan Insentif Pemakaman Covid kepada Ahli Waris Pasien Miskin

Bupati Jember serahkan Insentif Pemakaman Covid kepada Ahli Waris Pasien Miskin

Madura9, Jember– Bupati Hendy Siswanto menyerahkan insentif pemakaman Covid-19 sebesar Rp 70,5 juta yang diterimanya kepada keluarga ahli waris pasien yang miskin. Hal ini ditegaskannya, Kamis (26/8/2021).

“Memang benar saya menerima honor sebagai pengarah, karena memang dalam regulasi yang ada, ada pengarah dan tim. Ada ketua, penanggung jawab, anggota, ada kaitan dengan monitoring evaluasi,” kata Hendy.

Jumlah honor yang diterima disesuaikan dengan jumlah pemakaman pasien, yakni sekitar Rp 100 ribu per pemakaman. “Terus terang saja, karena ini regulasi dan saya taat terhadap regulasi yang harus saya ikuti. Honor yang saya terima langsung kami berikan untuk keluarga yang meninggal karena Covid. Keluarga yang meninggal karena Covid ini adalah yang tidak mampu. Sementara untuk yang mampu, tidak (mendapat bagian),” kata Hendy.

Hendy mencontohkan gaji yang diterimanya diserahkan kepada warga yang membutuhkan setiap bulan. “Terus terang saja, setiap ada kegiatan ada tim monitoring. Tim monitoring itu dari ASN (Aparatur Sipil Negara) semua, menerima honor yang sama,” katanya.

Hendy harus memantau pemakaman Covid. “Dan pada Juni-Juli, sedang tinggi-tingginya angka korban meninggal akibat Covid,” katanya.

Hendy menegaskan tidak pernah berharap mendapatkan insentif itu. “Karena kalau mendapatkan besar, artinya yang meninggal dunia banyak. Itu tidak kami harapkan,” katanya. Ia harus memantau pelayanan kepada keluarga pasien yang meninggal dunia.

“Saya menerima honor (pemakaman) baru sekali ini. Jika nanti kalau saya mendapat honor lagi, saya akan kembalikan seperti ini lagi, kepada masyarakat, khusus yang belum beruntung. Nanti akan saya serahkan langsung kepada ahli waris yang sekiranya harus menerima,” kata Hendy. (brj)

Tak Usah Bersimpati dengan Taliban tegas Kepala BNPT

Tak Usah Bersimpati dengan Taliban tegas Kepala BNPT

Madura9, Banyuwangi – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar melarang adanya simpati dengan kelompok milisi Taliban yang merebut Afghanistan. Pihaknya tak ingin apa yang dilakukan Taliban jadi sumber inspirasi di Indonesia. Boy menegaskan ideologi kekerasan bukan jati diri Indonesia.

Itu diungkapkan Boy saat kunjungan di Banyuwangi, Kamis (26/8/2021). Menurut Boy, Taliban merupakan gerakan politik berbasis tindak kekerasan. Selain itu ada rekam jejak terorisme di masa lalu dengan melindungi pemimpin Al Qaida.

“Tak usah bersimpati dengan Taliban. Kita harus waspada jangan sampai momentum pengambilalihan Taliban menjadi sumber inspirasi,” kata Boy kepada wartawan di Kantor Pemkab Banyuwangi.

Menurut Boy, Taliban merupakan gerakan politik berbasis tindak kekerasan. Selain itu ada rekam jejak terorisme di masa lalu dengan melindungi pemimpin Al Qaida. Apalagi, Taliban sudah pernah dimasukan dalam daftar terorisme nasional.

“Berbeda memang dalam konteks tujuannya (dengan Al Qaida), tetapi merujuk ideologi kekerasan yang sama,” kata Boy.

Boy mengingatkan tragedi terorisme di Indonesia, seperti Bom Bali 1 dan 2 dilakukan oleh kombatan dari Afghanistan. Mereka tergabung dalam jamaah islamiyah, dan mereka terhubung Al Qaida-Taliban.

“Ada fakta hukum, kemudian Al Qaida juga tersambung dan mengakomodir Osama bin Laden. Berbeda memang dalam konteks tujuannya, tetapi merujuk sama ideologi kekerasan,” tambah Boy.

Menurut Boy, ideologi kekerasan bukan jati diri Indonesia. Indonesia, kata Boy, sudah final dengan demokrasi, berasas HAM, dan berdasar konstitusi.

“Karena kita beda tipe, kita sudah menemukan jati diri dan Taliban masih terlibat konflik dengan saudaranya sendiri,” pungkas Boy. (dtk)

PWI Gresik Gelar Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XXXII

PWI Gresik Gelar Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XXXII

Madura9, Gresik – Untuk kesekian kalinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik menggelar uji kompetensi wartawan angkatan ke XXXII. Uji kompetensi ini diikuti oleh wartawan Gresik, Lamongan dan Surabaya jenjang muda dan madya.

Ketua PWI Gresik M.Sholahuddin menuturkan, pelaksanaan uji kompetensi wartawan ini diikuti 18 peserta sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat. “Ini kedua kalinya kami melakukan kegiatan ini dengan berkolaborasi dengan perusahaan swasta,” tuturnya, Rabu (25/08/2021).

Sementara Ketua PWI Jawa Timur Ainur Rochim mengatakan, uji kompetensi tersebut sejak 2012 sudah dilakukan. Malahan sebelum pandemi jumlah peserta bisa mencapai 60 peserta. Namun, karena ada pandemi kelasnya diperkecil.

“Dari XXXII angkatan hingga sekarang. Plus minus jumlah wartawan yang sudah mengikui uji kompetensi ada 1.200 orang. Ini program penting dan utama dalam rangka mengecek kompetensi wartawan,” katanya.

Masih menurut Ainur Rochim, keberadaan uji kompetensi wartawan merupakan bagian dari ikhtiar untuk mengontrol dan mengawasi profesi wartawan.

“Jangan sampai sudah pegang sertifikasi wartawan jangan sampai semaunya sendiri. Sebab, ketentuan dewan pers ada sanksinya yakni pencabutan sertifikasi. Sehingga, tidak bisa seenaknya karena harus sesuai dengan ketentuan dewan pers,” paparnya.

Manager General Affair PT Smelting Indra Junor selaku supporting uji kompetensi wartawan menyatakan pihaknya memberi support terkait uji kompetensi wartawan (UKW) melalui program CSR. “Kebutuhan kami sangat men-support kebutuhan wartawan. Pasalnya, industri media kedepan penuh tantangan,” ujarnya.

Wabup Gresik Aminatun Habibah (Bu Min) menambahkan, adanya uji kompetensi ingin meningkatkan diri. Kita tahu seluruh profesi harus mengikuti kompetensi. Sehingga, wartawan tidak liar. “Adanya uji kompetensi akan menjadi wartawan profesional. Nantinya, berita yang masuk berita yang benar dan cover both side,” pungkasnya. (brj)

Bakti Sosial Alumni Akpol 2000 Sanika Satyawada

Bakti Sosial Alumni Akpol 2000 Sanika Satyawada

Madura9, Mojokerto – Di tengah pandemi Covid-19, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menyalurkan bantuan sosial sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di seluruh pelosok Indonesia. Kali ini, baksos digelar alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 Batalyon Sanika Satyawada.

Baksos dengan mengambil tema ‘Berbagi Senyum Untuk Negeri’ ini digelar di halaman Mapolres Mojokerto, Rabu (25/8/2021). Ada 3 ton beras, 6000 masker, 600 paket sembako yang berisi gula, minyak goreng, susu kaleng, mie instan dan kopi sachet yang dibagikan.

“Bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian alumni Akpol 2000 Batalyon Sanika Satyawada untuk berbagi peduli kepada masyarakat yang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19,”ungkap Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander.

Paket sembako, lanjut Kapolsek, nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Mojokerto. Penyaluran bansos melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa secara door to door diharapkan bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

(brj)

Unesa: Beri motivasi dan siapkan pendidikan gratis untuk atlet Indonesia di Paralimpiade Tokyo

Unesa: Beri motivasi dan siapkan pendidikan gratis untuk atlet Indonesia di Paralimpiade Tokyo

Madura9, Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memberikan motivasi dan menyiapkan pendidikan gratis untuk atlet Indonesia yang sedang berjuang di ajang Paralimpiade Tokyo 2020.

Motivasi diberikan Rektor Unesa Prof. Nurhasan bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Supratomo kepada salah satu atlet bulu tangkis Indonesia asal Jawa Timur, Khalimatus Sa’diyah yang live dari Tokyo, Rabu.

Kepada Khalimatus, Nurhasan berpesan agar bisa bertanding dengan senyaman mungkin, tanpa beban, tanpa tekanan. Menurutnya, urusan juara itu bonus, yang penting nikmati pertandingan dengan sepenuh hati, lakukan yang terbaik, dan hasilnya pun akan baik.

“Sampaikan kepada teman-teman yang lain juga (atlet Indonesia) kami di sini terus mendukung dan mendoakan yang terbaik untuk teman-teman di Tokyo, bertanding yang baik, nyaman, dan tetap optimis,” ucapnya.

Pria yang biasa disapa Cak Hasan itu melanjutkan, mendengar nama putra-putri Jatim dan Indonesia bisa sampai di Tokyo dan berjuang di ajang bergengsi tersebut sudah membuat bangga masyarakat tanah air.

Sebagai bentuk apresiasi, Nurhasan mengatakan bahwa Unesa memberikan pendidikan gratis baik S1 hingga S3 kepada para atlet Indonesia yang turun di Paralimpiade Tokyo 2020 itu.

“Pulangnya dari situ (Tokyo), mau juara atau tidak, teman-teman yang berminat studi, monggo di Unesa kita siapkan gratis mau S1 atau S-2, silakan. Ini kita sudah bicarakan sama pak Menteri (Menpora). Untuk para atlet kita berikan yang terbaik sebagaimana usaha terbaik yang mereka upayakan untuk Indonesia di berbagai ajang,” ujarnya.

Pendidikan gratis tersebut, lanjutnya, merupakan wujud apresiasi untuk para atlet dan sebagai wujud kolaborasi untuk Jatim dan Indonesia yang lebih berprestasi.

Baginya, tidak mudah menjadi atlet, apalagi yang turun di ajang Internasional. Butuh proses dan usaha yang panjang dan setiap tahapnya pun cukup menantang.

“Ini wujud dukungan Unesa sebagai kampus yang ramah disabilitas termasuk kepada para atlet paralimpiade Indonesia. Selain itu, Unesa juga terus mengembangkan pendidikan dan layanan anak-anak disabilitas dengan menggandeng beberapa pihak luar negeri, termasuk Spanyol,” ucapnya.

Kadispora Jatim Supratomo pada kesempatan itu mengatakan bahwa pihaknya bersama Unesa akan terus bersinergi untuk dunia olahraga Jatim dan Indonesia pada umumnya yang lebih maju dan berprestasi.

“Terima kasih kepada Unesa, ini apresiasi yang luar biasa untuk para atlet. Kami bangga kepada Khalimatus dan teman-teman yang lain di Tokyo. Tetap fokus dan yakin pasti bisa, itu paling penting. Berlatihlah seperti kamu bertanding dan bertandinglah seperti kamu berlatih,” pesannya.

(ant)

Sampang dan Pamekasan masuk PPKM level 2, Tegas Satgas COVID-19 Jatim

Sampang dan Pamekasan masuk PPKM level 2, Tegas Satgas COVID-19 Jatim

Madura9, Surabaya – Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Timur mengumumkan di wilayahnya saat ini terdapat dua daerah, yakni Kabupaten Sampang dan Pamekasan di Pulau Madura yang masuk ke pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.

“Benar, sebagaimana Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Jawa Timur dr. Makhyan Jibril ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa.

Selain dua daerah masuk PPKM level 2, sebanyak 18 kabupaten/kota di Jatim tercatat PPKM level 3, dan 18 kabupaten/kota lainnya masih level 4.

Rincian untuk daerah PPKM level 3, yakni Kabupaten Pasuruan, Pacitan, Sumenep, Probolinggo, Tuban, Jember, Bojonegoro, Situbondo, Bondowoso, Nganjuk, Mojokerto, Sidoarjo, Lamongan, Gresik, dan Bangkalan. Kemudian, Kota Pasuruan, Surabaya, dan Mojokerto.

Berikutnya, untuk daerah PPKM level 4, yaitu Kabupaten Tulungagung, Madiun, Malang, Trenggalek, Ponorogo, Ngawi, Magetan, Kediri, Jombang, Blitar, Banyuwangi, dan Lumajang. Selain itu, Kota Batu, Malang, Madiun, Kediri, Blitar, dan Probolinggo.

Dokter Jibril yang juga anggota Satuan Tugas Kuratif Penganangan COVID-19 Jatim tersebut mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan meski sudah ada daerah berstatus level 2 dan banyak level 3.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan penurunan tingkat PPKM di beberapa daerah, termasuk Surabaya Raya (Kabupaten Gresik, Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo) menjadi level 3 pada 24-30 Agustus 2021.

Alasan pemerintah, menurut Presiden Jokowi adalah sejak titik puncak kasus pada 15 Juli 2021, kasus konfirmasi positif terus menurun.

Di sisi lain, berdasarkan data Satgas Pengendalian COVID-19 Jatim hingga 16.00 WIB, kasus kumulatif terkonfirmasi positif sebanyak 375.165 kasus.

Rinciannya, konfirmasi dirawat sebanyak 18.636 kasus (4,97 persen), konfirmasi sembuh 329.462 (87,82 persen), dan konfirmasi meninggal dunia 27.067 (7,21 persen).

Sedangkan mengenai percepatan vaksinasi, berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Jatim, total sasaran sebanyak 31.826.206 orang yang terdiri atas tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik, masyarakat rentan dan masyarakat umum, ditambah warga usia 12 hingga 17 tahun.

Hingga sore tadi, total vaksinasi se-Jatim dosis pertama sudah diikuti sebanyak 8.949.456 orang atau 28,12 persen, sedangkan vaksinasi dosis kedua mencapai 5.002.803 orang atau 15,72 persen. (ant)

Ada empat daerah zona merah COVID-19 di Jatim

Ada empat daerah zona merah COVID-19 di Jatim

Madura9, Surabaya  – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan saat ini status zona merah atau berisiko tinggi terhadap penyebaran COVID-19 di wilayahnya tersisa empat daerah.

“Data tersebut berdasarkan update dari Satgas Penanganan COVID-19 Nasional sore ini. Dari 38 kabupaten/kota, empat yang masih berstatus zona merah,” ujarnya ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Rabu malam.

Keempat daerah yang masih zona merah tersebut, yakni Kabupaten Ponorogo, Nganjuk, Blitar, dan Kota Batu.

Sedangkan kabupaten/kota berstatus zona oranye atau berisiko sedang terdapat 25 daerah, meliputi Kabupaten Jombang, Madiun, Trenggalek, Ngawi, Gresik, Bondowoso, Pasuruan, Probolinggo, Mojokerto, Kediri, Malang, Sidoarjo, Banyuwangi, Lumajang, Jember, Magetan, Pacitan, dan Tulungagung.

Kemudian, Kota Surabaya, Mojokerto, Blitar, Probolinggo, Kediri, Malang, dan Madiun.

Selanjutnya, kabupaten/kota berstatus zona kuning atau berisiko rendah terdapat sembilan daerah, yaitu Kabupaten Sampang, Sumenep, Lamongan, Bojonegoro, Bangkalan, Tuban, Pamekasan, Situbondo, serta Kota Pasuruan.

Gubernur Khofifah juga menyampaikan saat ini terjadi penurunan tingkat keterisian di rumah sakit (bed occupancy ratio/BOR), baik dari RS statis, RS darurat COVID-19 maupun rumah isolasi setelah pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Ia menjelaskan, kondisi BOR COVID-19 di Jatim pada 3 Juli 2021 dibandingkan 24 Agustus 2021 mengalami penurunan.

Rinciannya, BOR ICU RS dari 78 persen menjadi 51 persen, BOR Isolasi RS dari 81 persen menjadi 29 persen, BOR RS Darurat dari 69 persen menjadi 28 persen dan BOR Rumah Isolasi dari 50 persen menjadi 26 persen.

“Artinya, BOR ICU RS turun 27 persen, BOR Isolasi RS turun 52 persen, BOR RS Darurat turun 41 persen, dan BOR Rumah Isolasi turun 24 persen,” ucap Khofifah.

Kendati demikian, orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut berharap masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat agar semakin banyak daerah zona berisiko rendah.

“Bahkan, harapan kita semua segera ada zona hijau atau tak berisiko (terkendali). Sekali lagi, terapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Jatim hari ini pukul 16.00 WIB, terdapat tambahan sebanyak 1.619 kasus baru terkonfirmasi positif, 2.690 kasus sembuh dan 206 kasus meninggal dunia.

Secara kumulatif, total terkonfirmasi positif COVID-19 hingga saat ini sebanyak 376.784 kasus, dengan rincian 17.359 kasus (4,61 persen) dirawat, lalu 332.152 kasus (88,15 persen) sembuh, dan 27.273 kasus (7,24) persen meninggal dunia.

Satpol PP Sampang Segel Apotek Jalan Pahlawan akibat Abaikan Peringatan

Satpol PP Sampang Segel Apotek Jalan Pahlawan akibat Abaikan Peringatan

Madura9, Sampang – Lantaran dibangun di atas fasilitas umum (fasum) atau trotoar, sebuah bangunan apotek yang berada di jalan Pahlawan, Kelurahan Rongtengah, Kabupaten Sampang, disegel oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja.

Tak hanya itu, pembangunan yang berdiri di atas lahan negara itu juga diduga tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kasatpol PP Sampang. Suryanto mengatakan. Penyegelan itu dilakukan karena bangunan tersebut belum mengantongi UMB serta melanggar sejumlah ketentuan aturan yang disyaratkan Pemerintah Daerah. “Kami lakukan penyegelan berdasarkan surat pelimpahan dari OPD terkait, karena bangunan tersebut berdiri di atas lahan fasilitas umum,” ujar Suryanto, Rabu (25/8/2021).

Dikatakannya, sebelum dilakukan penyegelan, OPD terkait sudah melayangkan surat peringatan. Namun, hal itu juga belum diindahkan. “Sanksinya, pemilik bangunan harus segera membongkar. Jika tidak, kami yang akan membongkarnya,” tegasnya.

Suryanto pun berharap kepada masyarakat agar mendirikan banguan sesuai dengan aturan yang berlaku, karena jika melanggar akan disanksi sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda). “Kami berharap masyarakat memahami dan tidak melanggar aturan saat mendirikan bangunan, karena selain dilarang juga merugikan warga lainya,” tandasnya. (brj)

Surabaya PPKM Level 3, Akses Jalan Mulai Dibuka

Surabaya PPKM Level 3, Akses Jalan Mulai Dibuka

Madura9, Surabaya – Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 baru diterapkan di Surabaya. Sejumlah ruas jalan di Surabaya masih mengalami penyekatan walaupun telah dilonggarkan pada PPKM level 4 kemarin.

Eka (31) yang berprofesi sebagai ojek online mengeluhkan jalanan yang masih disekat. “Walaupun dilonggarkan tetapi kadang di jam tertentu kan masih macet, kayak di depan itu (depan bundaran Waru),” ujarnya.

Dikonfirmasi, AKBP Teddy Chandra selaku Kasatlantas Polrestabes Surabaya menjelaskan bahwa di masa PPKM level 3, peraturan pembatasan jalan masih sama seperti sebelumnya.

“Untuk pengendalian dan pembatasan mobilitas di jalan masih sama,” ujar Teddy.

Ia menambahkan bahwa langkah tersebut akan terus berlangsung hingga ada evaluasi lebih lanjut.

“Masih sama hingga ada evaluasi, nantinya ini untuk menjaga masyarakat juga agar angka penularan tidak naik lagi,” ujarnya.

Tidak lupa, Teddy pun berpesan agar masyarakat tetap menaati protokol kesehatan yang ada. Ia pun menghimbau agar masyarakat tidak keluar rumah jika memang tidak ada kepentingan.

“Tetap taati protokol kesehatan agar kita bisa menang melawan pandemi ini,” tutup Teddy. (brj)