Bupati Trenggalek Inginkan Dilem Wilis Sebagai Science Techno Park

Bupati Trenggalek Inginkan Dilem Wilis Sebagai Science Techno Park

Nusantara7.com, Trenggalek – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan bahwa membangun sumber daya manusia menjadi satu kebutuhan dalam pembangunan daerah. Untuk itu kerja sama dengan perguruan tinggi akan menjadi sebuah dukungan dalam mengembangkan kawasan khususnya di wilayah selatan.

Kali ini Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya yang tertarik untuk melakukan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di Kabupaten Trenggalek. Terlebih Pemkab Trenggalek tengah berupaya mengembangkan area Dilem Wilis sebagai science techno park yang akan mendukung kawasan Selingkar Wilis.

“Memang di Perpres 80 tahun 2019 kawasan ini kan ditetapkan sebagai science techno park, maka kita butuh banyak scientist, termasuk di dalamnya itu harus di-create oleh perguruan tinggi,” ungkap Bupati Nur Arifin saat mendampingi tim dari Sekolah Pascasarjana Unair meninjau kawasan Dilem Wilis di Kecamatan Bendungan.

“Maka di sini kita peruntukkan nanti untuk komplek human development estate sama science techno park nanti di sini, kemarin sudah UM sekarang Sekolah Pascasarjana (Unair), nanti kita melihat beberapa lokasi yang bisa kita kerjasamakan dan nanti detailnya akan kita tindak lanjuti dengan perjanjian kerja sama lebih lanjut,” jelasnya menambahkan.

Sementara itu Direktur Sekolah Pascasarjana Unair Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., M.B.A., Ph.D., mengatakan bahwa upaya Pemkab Trenggalek untuk menjadikan kawasan Dilem Wilis sebagai ekosistem inovasi merupakan hal menarik. Melihat kondisi yang ada, menurutnya ekosistem eco-tourism adalah yang paling tepat untuk dibangun di kawasan tersebut.

“Ekosistem ini berarti tidak hanya orang-orang terampil, keterlibatan dari Pemda, tentu butuh investor, butuh banyak hal yang bisa mensupport sehingga orang tertarik untuk datang ke Dilem Wilis ini,” tuturnya.

“Tadi saya lihat bangunannya otentik semua, apakah ini sudah ada sejarahnya, kalau misalnya belum nah ini adalah pekerjaan bagi teman-teman di industri kreatif untuk menulis ulang sejarah tersebut dan bisa menarasikannya kepada masyarakat dan tentunya akan berdampak secara ekonomi,” lanjut Prof. Badri. [brj]

Isu Strategis RPJMD, Lamongan Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Isu Strategis RPJMD, Lamongan Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Nusantara7.com, Lamongan– Komitmen Kabupaten Lamongan dalam mewujudkan kesetaraan gender menjadi perhatian utama pembangunan Lamongan, bahkan menjadi salah satu isu strategis di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun Gabungan Organisasi Wanita (HUT GOW) ke-59 Kabupaten Lamongan, dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang bertempat di Pendopo Lokatantra, Selasa (12/10/2021).

Menurut pria yang akrab disapa Bupati YES ini, bahwa indeks pemberdayan gender di Kabupaten Lamongan mencapai angka 73,93 persen, artinya seluruh komponen gender, baik pemberdayaan perempuan dan disabilitas, serta perlindungan anak telah menerima perhatian utama sebagai aktor-aktor yang turut serta menggerakkan pembangunan di Lamongan selama ini.

Bersamaan dengan hal itu, pada Rabu (13/10/2021) besok, Kabupaten Lamongan akan menerima Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dalam pembangunan gender. “Pencapaian ini merupakan apresiasi pemerintah pusat atas pembangunan gender di Lamongan yang telah dilaksanakan dengan baik, norma-norma kesetaraan gender dijalankan dengan baik pula,” ungkap Bupati YES.

Tak hanya itu, Bupati YES juga mengajak GOW untuk berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pembangunan yang dikembangkan dalam aspek pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, perlindungan perempuan dan pengembangan ekonomi.

“Pada aspek pendidikan, para wanita atau ibu-ibu bisa mendorong anak-anaknya untuk tidak putus sekolah. Kemudian aspek kesehatan, dalam rangka penurunan kemiskinan ekstrem bisa kita lakukan dengan pemanfaatan posyandu lansia. Di bidang ketenagakerjaan dapat memberikan bekal keterampilan soft skill dan hard skill agar perempuan tetep berdaya dan mandiri,” imbuhnya. [brj]

Kunker DPRD Lamongan ke Kediri, Satpol PP Kediri Berhasil Tekan Penyebaran Covid-19

Kunker DPRD Lamongan ke Kediri, Satpol PP Kediri Berhasil Tekan Penyebaran Covid-19

Nusantara7.com, Kediri – Saat ini Kota Kediri menjadi salah satu dari 12 kota/kabupaten di Jawa Timur yang berstatus PPKM level 2. Capaian ini tak lepas dari kerja keras dan sinergi antar OPD Pemerintah Kota Kediri, salah satunya Satuan Pamong Praja Kota Kediri.

Tak ayal keberhasilan ini membuat Komisi A DPRD Kabupaten Lamongan melirik Kota Kediri, untuk melakukan koordinasi melalui kunjungan kerja.

Langkah cepat dan tegas Satpol PP Kota Kediri dalam melakukan penertiban protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 menjadi bahasan pada kunjungan kerja yang dilakukan di ruang rapat Barenlintbang Balai Kota Kediri, Selasa (12/10/2021).

Kepala Satpol PP Kota Kediri, Eko Lukmono menyampaikan bahwa Satpol PP Kota Kediri telah menerima 4 kunjungan kerja dari kota/kabupaten lain di Jawa Timur. “Alhamdulillah, ini merupakan suatu kebanggaan bahwa Satpol PP Kota Kediri dijadikan rujukan untuk bahan berdiskusi dan saling berkoordinasi dalam pelaksanaan tugas-tugas satpol PP, khususnya satpol PP di Jawa Timur,”terangnya.

Menurut Eko penting adanya koordinasi dengan daerah lain dalam penanganan covid-19 secara menyeluruh. “Dalam penegakan protokol kesehatan selama covid, kita tidak dapat melakukan pekerjaan yang sifatnya parsial. Secara keseluruhan harus kita komunikasikan dengan cara diskusi,”ujarnya.

 Lebih lanjut Eko menjelaskan bahwa pada kunker kali ini, Komisi A DPRD Kabupaten Lamongan ingin melakukan koordinasi sejauh mana implementasi ketertiban umum dan penegakan Perda selama masa pandemi covid-19 di Kota Kediri. “Alhamdulillah dalam pengimplementasian pelaksanakan kegiatan penertiban protokol kesehatan dan perda telah berjalan dengan baik, sesuai fakta di lapangan,”terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Lamongan, Ali Makhfudl menuturkan bahwa pada kunjungan ini, mereka telah mendapatkan banyak informasi serta cara-cara Satpol PP Kota dalam menerapkan prokes dan Perda. “Kami banyak menyerap ilmu dan kelebihan Satpol PP Kota Kediri untuk kami sampaikan kepada Satpol PP di Kabupaten Lamongan,”ujarnya.

Menurutnya penerapan prokes dan Perda Kota Kediri yang dimuat di media sosial telah sesuai dengan fakta di lapangan. “Tadi malam kami jalan-jalan di Kota Kediri dan kami melihat bahwa di Kota Kediri masyarakatnya serta aktifitasnya sudah tertib sesuai prokes. Ini membuktikan bahwa apa yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Kediri sudah berjalan dengan baik,”jelasnya.

Dengan adanya kunker ini, Ali berharap Kabupaten Lamongan dapat lebih maju lagi, seperti Kota Kediri serta dapat meningkatkan kinerja Satpol PP Kabupaten Lamongan kedepannya.

Selain Ketua Komisi A, kunjungan kerja ini juga diikuti oleh Wakil Ketua Komisi A, Sekertaris dan 9 anggota Komisi A DPRD Kabupaten Lamongan. (brj).

FK3I Gus Maftuch Tegaskan Kiai Marsudi yang Layak Gantikan Kiai Said Pimpin NU

FK3I Gus Maftuch Tegaskan Kiai Marsudi yang Layak Gantikan Kiai Said Pimpin NU

Nusantara7.com, Surabaya – Menjelang Muktamar NU mendatang, Forum Komunikasi Kiai Kampung Indonesia (FK3I) ikut angkat bicara.

Ketua FK3I, Mas Muhammad Maftuch yang akrab disapa Gus Maftuch menegaskan bahwa NU hanya layak dipimpin oleh seorang ulama yang sangat alim wa alamah wa faqih. Artinya, yang layak memimpin dan menakhodai NU adalah sosok yang sangat alim dan cerdas.

“Selain itu pula, menjadi Ketua NU haruslah peka zaman atau sesuai dengan keadaan dan kebutuhan zaman. Hal itu tanpa perlu dipaksakan dan dicari-cari, pastinya selalu begitu sosok yang menjadi Ketua Umum PBNU. Pada era saat ini, KH Marsudi Syuhud yang paling layak memimpin atau menakhodai PBNU untuk meneruskan estafet kepemimpinan KH Said Aqil Siraj,” tegas Gus Maftuch kepada media, Senin (11/10/2021).

Menjadi Ketum PBNU, menurut dia, adalah orang-orang pilihan, tidak seperti partai politik yang memakai poling-polingan. “Poling-polingan bukan tradisi budaya NU,” ujarnya.

Sementara itu, AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) yang juga merupakan pengurus FK3I menambahkan, selama satu dekade NU telah dipimpin KH Said Aqil Siraj, ulama yang sangat alim dan faqih dalam ilmu agama, terlebih ilmu kitabnya.

“Buya Said juga merupakan seorang profesor doktor yang tentunya ahli juga, pakar dalam banyak bidang, dan sangat dicintai warga Nahdliyyin yang ada di perkotaan ataupun yang berada di kampung atau desa. Beliau disegani dalam skala nasional, juga sangat dihormati di dunia Internasional. Hal itu tak lepas dari keilmuan dan kefaqihan Buya Said,” imbuh Gus Wal.

Selama memimpin NU, Kiai Said dinilai selalu peka dan peduli terhadap masalah dan penderitaan warga Nahdliyyin. Dewasa ini, hanya Buya Said dan KH Marsudi Syuhud yang peka terhadap masalah dan apa yang dialami warga Nahdliyyin.

Seperti beberapa hari ini, KH Marsudi Syuhud sangat prihatin ketika ada 600 KK atau sekitar 3.000 warga NU yang terdampak langsung dan 10.000 warga yang tidak terdampak langsung di Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Tanah lahan pertaniannya dizalimi oleh penambangan Galian C yang dilakukan oleh PT Gemilang Bumi Sarana.

“Bahkan beliau sampai meneteskan air mata dan sangat terpukul hatinya ketika ada tujuh orang petani warga NU yang memperjuangkan membela tanah lahan pertaniannya malah dipanggil pihak Polres Kediri, karena diduga menghalangi aktivitas penambangan,” kata Gus Wal.

“KH Marsudi Syuhud selama mendampingi Buya Said Aqil Siraj telah membuktikan kelasnya sebagai pemimpin NU. Beliau selalu menomorsatukan kepentingan dan kemashlahatan warga NU,” katanya.

Gus Maftuch yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Nur Muhammad menyatakan, selain KH Marsudi Syuhud, belum ada figur lain saat ini yang pantas untuk menggantikan Buya Said Aqil sebagai Ketua Umum PBNU.

“Yang kapasitas, kapabilitas, kredibilitasnya seperti Buya Said, apalagi keilmuan, kealiman dan dan kefaqihannya. Mari kita bersama-sama selaku umat dan warga NU istighotsah, tahlil, mujahadah dan doa bersama semoga KH Marsudi Syuhud terpilih memimpin NU dalam Muktamar NU di Lampung, Desember nanti,” pungkasnya. (brj)

Bupati YES: Pelaksanaan Program Kabupaten Sehat membuahkan hasil IPM Lamongan Tinggi

Bupati YES: Pelaksanaan Program Kabupaten Sehat membuahkan hasil IPM Lamongan Tinggi

Nusantara7.com, Lamongan  – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan saat ini berada pada angka 72,58, lebih tinggi dibandingkan capaian IPM Provinsi Jawa Timur dan Nasional. Ini merupakan bentuk capaian kesuksesan dari pelaksanaan program Kabupaten Sehat yang sudah sejak tahun 2010 telah dibentuk Forum Kabupaten Sehat.

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat ditemui di Ruang Command Center, pada Senin (11/10/2021), setelah mengikuti verifikasi secara virtual oleh Kementrian Kesehatan dan Kementrian Dalam Negeri terkait Kabupaten Sehat.

“Kabupaten Lamongan saat ini IPM-nya berada dikategori tinggi, yakni ada pada angka 72,58. Salah satu unsur pendukung IPM yakni umur harapan hidup (UHH) Kabupaten Lamongan 71,40 tahun. Hal tersebut tak lepas dari program-program yang dilaksanakan, salah satunya program yang masuk dalam Kabupaten Sehat,” ungkap Bupati YES, sapaan akrab Bupati Lamongan.

Menurut Bupati YES, Kabupaten Sehat merupakan program lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dukungan anggaran untuk pelaksanaan Forum Kabupaten Sehat pun telah tersedia sejak tahun 2018. Sedangkan anggaran untuk implementasi pelaksanaan program-program secara umum, tersebar di OPD atau kelembagaan terkait, seperti di Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan lain-lain.

Lebih lanjut, kata Bupati YES, Lamongan terus berusaha meningkatkan capaiannya dalam program Kabupaten Sehat menuju 7 tatanan, yakni tatanan pemukiman sarana dan prasarana sehat, sarana tertib lalu lintas dan transportasi, industri dan perkantoran sehat, pariwisata sehat, pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, dan sosial sehat.

Oleh karena itu, Bupati YES menambahkan, berbagai upaya telah dilakukan, salah satunya seperti penetapan titik pantau pada tiap tatanan. “Pencapaian lainnya antara lain angka kesakitan DBD yang terus menurun, angka stunting yang juga terus menurun dan juga Angka Kematian Ibu dan Bayi juga terus menurun,” sambungnya.

Tak hanya itu, dalam penanganan pandemi Covid-19, Kabupaten Lamongan juga terus melakukan berbagai terobosan, di antaranya penyediaan rumah sakit lapangan, pembangunan RS Khusus Covid-19 yang tercepat dalam waktu 39 hari, GETAPAK (Gerakan Ketahanan Pangan Keluarga), serta Grebek Vaksin Covid pertama.

Lalu, agar dapat mendukung percepatan pembangunan di Lamongan, Bupati YES menuturkan, berbagai inovasi juga diciptakan, yakni Home Care Service yang merupakan pendekatan pelayanan masyarakat dengan melibatkan peran serta perangkat daerah yang bergerak di bidang kesehatan, ekonomi, perumahan dan sanitasi, serta SAMTAKU (Sampah Tanggungjawabku) untuk penanganan sampah, yang saat ini sudah masuk dalam Kovablik Pemprov Jawa Timur. [brj]

Eri Cahyadi dukung pengembangan ekosistem startup Jepang-Surabaya

Eri Cahyadi dukung pengembangan ekosistem startup Jepang-Surabaya

Nusantara7.com,  Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendukung pengembangan ekosistem startup melalui workshop daring yang digelar Japan International Co-operation Agency (JICA) bekerja sama dengan Pemkot Surabaya dan Fukoha, Jepang.

“Kami berharap melalui workshop daring selama dua hari ini (6-7 Oktober 2021) ini, para peserta dapat saling belajar dan saling bertukar pikiran terkait bagaimana mengembangkan ekosistem startup,” kata Eri Cahyadi di Surabaya, Kamis.

Adapun workshop daring tersebut difokuskan membahas perkenalan ekosistem startup di Kota Fukuoka dan Surabaya, serta strategi pengembangan startup melalui pendanaan maupun peningkatan kualitas.

Peserta yang ikut dalam workshop tersebut meliputi unsur Pemkot Surabaya, Pemkot Fukuoka, para pengelola inkubasi startup di Surabaya dan Fukuoka, universitas dan komunitas.

Acara tersebut juga diisi oleh pitching empat startup perwakilan dari Surabaya yakni, ReBlood, TernakNesia, Jahitin dan Riliv. Mereka akan memaparkan startupnya di hadapan para investor potensial asal negeri Sakura.

Wali Kota Eri menambahkan, bahwa dalam mewujudkan ekosistem startup yang baik, pemkot tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor. Untuk itu, lanjut dia, pemkot secara intensif melibatkan universitas, sektor swasta dan juga komunitas dalam upaya pengembangan startup.

“Kami berharap koneksi ekosistem startup di Surabaya dan Fukuoka dapat terjalin, karena salah satu faktor penting untuk pertumbuhan startup adalah networking,” katanya.

Sementara itu, Deputi Direktur Jenderal Departemen Pengembangan Ekonomi dan Direktur untuk Pengembangan Sektor Swasta, JICA, Hironobu Murakami sebelumnya mengatakan, workshop daring ini adalah bagian dari pilot program JICA di bidang pengembangan startup.

Ia menambahkan, Fukuoka adalah kota terdepan dalam pengembangan startup di Jepang dan Surabaya punya banyak kesamaan dengan Fukuoka.

“Kami melihat komitmen semua pihak di Surabaya, mulai dari pemerintah kotanya, universitas, komunitas hingga masyarakatnya sangat kuat terhadap pengembangan startup,” ujarnya.

Oleh karen itu, kata dia, pihaknya memilih Surabaya sebagai kota pelaksanaan pilot program ini, dan harapannya selanjutnya akan tercipta koneksi ekosistem startup di Surabaya dan Fukuoka. (ant)

Said Aqil tidak keberatan dicalonkan lagi ketiga kalinya jadi Ketua Umum PBNU

Said Aqil tidak keberatan dicalonkan lagi ketiga kalinya jadi Ketua Umum PBNU

Nusantara7.com,  Kediri – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Said Aqil Siradj mengaku tidak keberatan jika dirinya dicalonkan lagi menjadi ketua umum untuk ketiga kalinya menjelang pelaksanaan Muktamar NU, Desember 2021.

“Kalau diminta siap. Tidak ada batasan (AD/ART). Tidak ada masalah, Gus Dur juga tiga kali,” kata Kiai Said saat berkunjung ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis.

Ia mengatakan untuk pelaksanaan Muktamar NU sudah siap. Ia juga berharap doa dari para sesepuh agar pelaksanaan muktamar berjalan dengan sukses.

“Sudah siap, insya Allah. Kiai, para sesepuh doakan muktamar sukses, keren, bermartabat, berkualitas,” ucapnya.

Ia juga mengatakan sengaja berkunjung ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri. Sebenarnya, dirinya sudah lama ingin ke Pesantren Lirboyo, namun karena pandemi COVID-19, baru bisa saat ini.

Kiai Said juga mengenang saat dulu masih menjadi santri di Pesantren Lirboyo, Kota Kediri ini sekitar 1968 hingga 1971. Saat itu, santrinya sekitar 2.500 orang.

“Alhamdulillah saya di sini (Pesantren Lirboyo, Kota Kediri) 1968 sampai 1971 lalu pindah ke Krapyak, Yogyakarta, lalu Makkah al-Mukarramah tahun 1980 sampai 1994, pulang membawa anak empat,” papar Kiai Said yang juga ikut serta dalam pengajian Kamis Legi di Aula Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri tersebut.

Sebelumnya, Kiai Said dan rombongan ziarah ke makam para pengasuh Pesantren Lirboyo, Kediri yang berada di dalam kawasan pesantren. Setelah itu, rombongan baru ke lokasi pengajian di aula muktamar tersebut.

Setelah dari Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, rombongan melanjutkan perjalanan ke Pondok Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri untuk sowan.

Kiai Said Aqil Siradj juga sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/10). Beberapa yang dibicarakan antara Kiai Said dengan Presiden Jokowi adalah hasil Munas-Konbes NU 2021 dan rencana pelaksanaan Muktamar NU yang akan digelar pada 23-25 Desember 2021.

Rencananya lokasi Muktamar NU digelar di Lampung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat karena masih pandemi COVID-19. Rencananya, kegiatan juga akan berlangsung dengan daring dan luring.

Rencana pemilihan ketua tanfidziyah atau ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Muktamar 2021 tersebut akan dilakukan dengan metode one man one vote oleh para pemilik suara.

Pada Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur, yang berlangsung pada 2015, K.H. Said Aqil Siradj kembali terpilih menjadi Ketua Tanfidziyah PBNU secara aklamasi setelah calon lainnya yakni K.H. As’ad Ali Said mengundurkan diri pada pemilihan putaran kedua.

(ant)

Bupati dan Wabup Gresik Janji Di Depan Petani Tuntaskan Kali Lamong

Bupati dan Wabup Gresik Janji Di Depan Petani Tuntaskan Kali Lamong

Nusantara7.com, Gresik  – Permasalahan Kali Lamong yang kerap kali meluap saat musim hujan segera teratasi. Dihadapan puluhan petani Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Gresik. Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) bersama Wabup Aminatun Habibah (Bu Min) berjanji secepatnya menuntaskan Kali Lamong.

Persoalan itu harus segera diselesaikan. Pasalnya, selama ini Kali Lamong yang melintasi Desa Sukoanyar yang notabene merupakan daerah penghasil pertanian.

Berdasarkan data Dinas Pertanian (Distan) Gresik, luas lahan pertanian di Kecamatan Cerme sebesar 6.668 hektar dengan produksi 34.788 ton.

“Potensi sektor pertanian di Kecamatan Cerme diyakini akan lebih meningkat apabila masalah pengairan dan banjir Kali Lamong bisa dicarikan solusinya,” ujar Camat Cerme, Suyono, Selasa (5/10/2021).

Mengenai permasalahan iti, Wabup Gresik Bu Min menuturkan, masalah pengairan untuk lahan pertanian dan banjir Kali Lamong sudah menjadi fokus pemerintah daerah yang tertuang dalam program Nawa Karsa.

“Saat ini sudah dimulai penanggulangan banjir Kali Lamong. Pembebasan tanah dan normalisasi sudah dimulai sebagai salah satu usaha, sehingga ketika musim hujan tidak banjir. jadi panjenengan tandur niku tenang,” ujarnya.

Ia menjelaskan pengerukan sungai yang saat ini dilakukan bertujuan agar kedalaman sungai tidak semakin dangkal, sehingga debit air waktu musim hujan mampu ditampung dan tidak meluber.

“Ini sudah menjadi keinginan Pak Bupati dan Saya, Kali Lamong selain di keruk, juga dibuatkan sudetan untuk mengisi waduk – waduk yang nantinya akan digunakan untuk mengairi lahan pertanian waktu musim Kemarau,” paparnya.

Sementara Bupati Gresik Gus Yani mengatakan terkait dengan penanganan hama tikus. Menurutnya, selain menggunakan cara tradisional dan alami, juga sebaiknya memanfaatkan perkembangan teknologi.

“Anak-anak SMK kita ini pinter – pinter, langganan juara lomba robot. Saya sudah ketemu untuk dibuatkan robot pengusir tikus,” ungkapnya. (brj)

Presiden Jokowi : Amanat dalam Upacara HUT TNI Ke-76, Modernisasi Pertahanan Melalui Terobosan Ekonomi dan Investasi

Presiden Jokowi : Amanat dalam Upacara HUT TNI Ke-76, Modernisasi Pertahanan Melalui Terobosan Ekonomi dan Investasi

Nusantara7.com, Lamongan  – Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) diperingati setiap tanggal 5 Oktober. Tahun ini, HUT TNI ke-76 mengambil tema ‘Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang’. Pelaksanaan Upacara Peringatan HUT TNI kali ini di gelar di Halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (5/10/2021).

Dalam amanatnya, Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan, bahwa hingga saat ini Indonesia masih berada dalam bayang-bayang pandemi Covid-19. Jokowi juga mengibaratkan pandemi sebagai perang yang berlarut-larut, sehingga membutuhkan kewaspadaan, kecepatan, pemanfaatan IPTEK, serta sinergitas.

“Bila diibaratkan sebagai perang, melawan Covid-19 sekarang ini seperti perang yang berlarut-larut. Perang yang sangat menguras tenaga, mental, dan semangat juang,” ungkap Jokowi dalam amanatnya, Selasa (5/10/2021).

Selain itu, Jokowi juga mengapresiasi peran besar TNI dalam menanggulangi pandemi Covid-19 di Indonesia. Selanjutnya, pihaknya juga mengajak untuk melakukan modernisasi pertahanan dengan berbagai terobosan pengelolaan ekonomi dan investasi pertahanan.

“Saya tegaskan kembali, kita harus bergeser dari kebijakan belanja pertahanan menjadi kebijakan investasi pertahanan, yang berfikir jangka panjang, yang dirancang sistematis, dan yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan,”
tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indarayana, Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf, dan jajaran Forkopimda lainnya di Lamongan turut mengikuti upacara tersebut secara virtual yang bertempat di Pendopo Lokatantra Lamongan.

Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono menyampaikan, bahwa meski peringatan HUT TNI ke-76 ini dilaksanakan secara sederhana karena masih dalam situasi pandemi, namun peringatan ini dilakukan dengan lebih menonjolkan sisi religius, dimulai dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan serta pelaksanaan khotmil quran di Pendopo Lokatantra.

“Kegiatan HUT TNI yang ke 76 ini kami laksanakan secara sederhana, situasinya masih pandemi, tapi kami mengambil dari sisi religiusnya dimulai dari khotmil quran, karena sudah setahun lebih berjibaku untuk menghadapi covid. Kami mengajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Kuasa,” tutur Sidik.

Tak hanya ziarah dan khotmil quran, Sidik menyebutkan, HUT TNI kali ini juga dimulai dengan rangkaian bedah rumah 200 sasaran yang tersebar di seluruh Kabupaten Lamongan, vaksinasi di 5 titik dengan sasaran 6 ribu dosis, donor darah, bakti sosial dengan 450 sasaran dan baksos dengan Komunitas Ontoseno, seliut, upacara, serta syukuran di Aula Kadet Suwoko Kodim 0812 Lamongan.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi juga turut menyampaikan apresiasinya atas kerjasama dan sinergi TNI, khususnya Kodim 0812 Lamongan dalam pengendalian Covid-19 di Lamongan, serta perannya dalam menciptakan situasi yang kondusif di Lamongan.

“Lamongan saat ini semakin membaik dalam pengendalian dan penurunan penularan Covid-19, ini tidak terlepas dari peran TNI, khususnya Kodim 0812 Lamongan yang telah memberikan sebuah upaya kerja keras dalam membantu kita bersama, dengan berbagai elemen dan masyarakat di Kabupaten Lamongan, sehingga pengendalian Covid bisa berhasil dengan baik,” ucap Bupati YES, sapaan akrab Bupati Lamongan.

Lebih jauh, Bupati YES menambahkan, bahwa TNI yang dalam hal ini adalah Kodim 0812 Lamongan telah memiliki peran yang penting dalam menciptakan iklim yang baik dan kondusif untuk para investor, sehingga ekonomi mampu tumbuh kembang di Kabupaten Lamongan.

“Terima kasih kepada TNI-Polri, khususnya TNI yang menjaga keamanan di Lamongan, sehingga situasi kondusif dapat tercipta, bisa menjadi tumbuh kembangnya investasi di Kabupaten Lamongan. Kami mengucapkan Dirgahayu TNI yang ke-76, mari terus kita bersama berjuang, sesuai dengan tema pada hari ini, bersatu, berjuang, kita pasti menang,” tandasnya.[brj]

Gubernur Khofifah: Selamat HUT ke-76 TNI, Terima Kasih TNI, Tangani Pandemi Covid-19

Gubernur Khofifah: Selamat HUT ke-76 TNI, Terima Kasih TNI, Tangani Pandemi Covid-19

Nusantara7.com, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun (HUT) ke-76 TNI. Khofifah berharap di usianya ke-76, TNI menjadi semakin kuat, solid, profesional, dicintai rakyat dan disegani sebagai kekuatan negara di tingkat nasional maupun internasional.

Secara khusus, Khofifah juga mengucapkan terima kasih kepada prajurit TNI yang berperan aktif dalam penanganan dampak pandemi Covid-19. Baik dalam pendisiplinan penerapan protokol kesehatan, perawatan pasien Covid-19, maupun dalam percepatan vaksinasi Covid-19.

“Dirgahayu TNI Ke-76. Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang. Semoga terus jaya di darat, laut, dan udara. Terimakasih sebesar-besarnya kepada TNI atas kontribusinya yang luar biasa selama penanganan pandemi Covid-19 yang tidak pernah mengenal lelah dan tidak kenal waktu,” ungkap Khofifah usai mengikuti upacara HUT TNI ke-76 secara virtual di Makodam V/Brawijaya, Selasa (5/10/2021).

Menurut Khofifah, TNI berkontribusi besar dalam upaya penanganan Covid-19 di Jawa Timur, hingga akhrinya Jawa Timur berhasil menyudahi status PPKM Level 4 dan menjadi satu-satunya Provinsi di Jawa-Bali yang menyandang status level 1.

Khofifah menyebut, selama penanganan pandemi Covid-19, TNI berhasil mempresentasikan prajurit dengan sangat baik mental dan karakter sebagai pejuang. TNI, kata dia, tidak gagap bekerja sama dan bahu membahu dengan berbagai elemen masyarakat lain dalam peperangan melawan Covid-19.

“Meski ini bukan operasi militer, namun TNI selalu siap saat negara memanggil menunaikan tugas,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Khofifah mengungkapkan, kesetiaan kepada Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945 menjadi modal kuat dan strategis TNI dalam menjalankan perintah dan tugas negara demi mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia ke-76. Bersatu-Berjuang-Kita Pasti Menang. (brj)