Turun 9%, Emas Global Terdepak dari Level USD1.400

Turun 9%, Emas Global Terdepak dari Level USD1.400

Bintang Pos, Surabaya – Merosotnya harga emas global nampaknya ikut menyeret pergerakan logam-logam lainnya lebih rendah. Akibatnya, harga jatuh ke tingkat yang lebih dari dua tahun terakhir.

Spot emas turun 9 persen menjadi USD1.336,04 per troy ons. Dalam dua sesi terakhir, emas telah mengalami penurunan lebih dari 13 persen, terburuk sejak akhir Februari 1983. Beberapa analis mengatakan, penurunan emas terjadi karena rencana Siprus untuk menjual cadangan emas, hal ini membuat investor khawatir bank sentral lainnya akan mengikuti.

Koreksi tajam ini, telah menyebabkan investor melarikan diri dari aset jangka pendek. Akibatnya, SPDR Gold Trust (GLD.P) mencatatkan volume perdagangan tertinggi yang pernah setiap hari, dengan 92,440 juta lembar saham diperdagangkan. ETF pun kehilangan 8,8 persen.

“Tekanan dari rencana penjualan emas Siprus adalah salah satu faktor,” kata account executive senior Canadian broker-dealer WD Latimer Co. Ltd, Robert Richardson, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (16/4/2013).

Pekan lalu, Siprus mengungkapkan akan menjual sekitar 400 juta euro emas mereka, untuk membantu menopang ekonomi yang tengah sakit. Akibatnya, investor pun mencemaskan bahwa negara-negara besar di kawasan ini dapat berpindah ke dana tunai selama beberapa dekade terakhir.

Selain itu, mulai membaiknya ekonomi Amerika Serikat (AS), membuat para investor khawatir bahwa Federal Reserve akan mengurangi stimulus moneter AS menjelang akhir tahun. (oke-kba)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *