https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Ra Latif – Page 3 – nusantara7

https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Wagub Jatim minta segera diganti kualitas bagus, Saat temukan beras bansos berkutu

Wagub Jatim minta segera diganti kualitas bagus, Saat temukan beras bansos berkutu

Madura9, Bangkalan – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak minta beras berkutu untuk bantuan sosial dari Kementerian Sosial bagi masyarakat Bangkalan diganti dengan beras kualitas bagus.

“Saya mengapresiasi Pemkab Bangkalan dan saya berterima kasih kepada Pak Bupati dan Kadinsos atas kerja cepatnya. Pagi-pagi bangun saya diberi info dan saya langsung lapor Ibu Gubernur, dan Ibu Gubernur bilang untuk menindaklanjuti dengan segera,” katanya saat meninjau langsung kondisi beras bantuan sosial berkutu tersebut di Kabupaten Bangkalan, Rabu.

Bantuan sosial berupa beras sebanyak 3.000 paket tersebut merupakan program dari Kementerian Sosial RI.

Saat dilakukan pengecekan, beras yang dikemas dengan bertulis “Bantuan Beras PPKM Darurat Kemensos RI” tersebut berwarna kuning dan berkutu.

“Jadi tadi kita menemukan bahwa kualitas beras bantuan ini memang tidak baik, tetapi sebenarnya banyak juga program-program bantuan pemerintah yang kualitas berasnya baik, termasuk yang dari Bulog itu baik,” kata Wagub.

Saat melakukan pengecekan, Wagub Jatim itu didampingi Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan Wibagio Suharta.

Saat itu, Wagub Emil meminta agar bantuan tersebut tidak didistribusikan terlebih dahulu.

Dalam beberapa hari ke depan, Emil memastikan beras pengganti akan segera dikirimkan untuk selanjutnya diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Bangkalan.

“Ini tadi saya telpon Pak Alwi (Kadinsos Jatim), artinya hitungan hari harus sudah sampai penggantinya, karena masyarakat sudah nunggu,” katanya, menerangkan.

Menurut Emil, permasalahan harus diatasi bersama. Peran dari pemerintah daerah sangat penting dalam membantu pengawalan program yang datang dari Pemerintah Pusat.

“Ini kerja bersama, Kemensos ngurusi seluruh Indonesia dan Kemensos pun akan senang, tau ada temuan ini. Kita temukan karena pemda memang diminta Kemensos untuk turut mengawal penyaluran bansos. Oleh karena itu, peran pemerintah daerah penting, jadi mohon di maklumi bahwa pemerintah daerah harus bisa membantu Kemensos mengawal program ini,” tuturnya.

Mantan Bupati Trenggalek ini juga berharap kejadian serupa tidak akan terjadi lagi di seluruh wilayah Jawa Timur.

Kasus beras berkutu di Bangkalan itu, hanya sebagian saja, karena di beberapa kabupaten lain kualitasnya bagus.

“Tolong diingat, dari seluruh Jatim yang bermasalah ada di beberapa daerah, jadi yang lainnya menerima beras dengan kualitas bagus. Tetapi yang sedikit tapi bermasalah ini harus segera ditindak cepat,” katanya.

“Kami yakin juga kalau ini ada kaitan dengan amanah dari pemasok yang tidak baik, Kemensos akan mengambil tindakan, saya yakin,” ujarnya.

Selain itu, Emil sangat mengapresiasi respon cepat dari Pemkab Bangkalan dan berharap komunikasi seperti ini akan terus berjalan dengan baik.

Terakhir, Emil pun mengatakan bahwa antisipasi harus dilakukan dalam melihat masalah yang terjadi karena operasi bantuan ini dibuat simultan dengan melibatkan berbagai sumber.

“Antisipasinya kita akan kumpulkan semua data ini dan pastikan pemasoknya, kalau memang bener masalahnya dari penyedia, ya, harus dapat sanksi agar tidak terulang kembali,” ujarnya. ant

Ra Latif  Kembali Beri Insentif 9.312 Guru Ngaji dan Madin Bangkalan

Ra Latif Kembali Beri Insentif 9.312 Guru Ngaji dan Madin Bangkalan

Madura9, Bangkalan  – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron kembali memberikan  insentif kepada ribuan guru ngaji dan madrasah diniyah (madin), Rabu (4/8). Secara simbolis realisasi program bupati dan wakil Bupati tersebut diberikan di Pendapa Agung, Rabu (4/8). 

Bupati yang akrab disapa Ra Latif itu menyampaikan, dalam masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan memberikan insentif kepada guru ngaji dan madin.

”Insentif untuk guru ngaji dan madin ini program prioritas Pemkab Bangkalan yang sudah berjalan mulai 2018 lalu,” terangnya.

Insentif diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemkab Bangkalan kepada guru ngaji dan madin. Karena, mereka memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan pendidikan keagamaan di Kota Salak. 

”Semoga pemberian insentif ini membantu dan dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan bagi guru ngaji dan madin serta meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat,” harap mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu. 

Menurutnya, dedikasi guru ngaji dan madin sangat besar. Mereka tidak hanya mencetak generasi yang bisa mengaji, tapi juga berkarakter religi. Atas nama Pemkab Bangkalan, pihaknya menyampaikan banyak terima kasih atas pengabdian guru ngaji dan madin. 

”Berapa pun insentif yang diberikan, tidak akan sebanding dengan jasa guru ngaji dan madin berikan. Semoga ke depan akan ada kenaikan sesuai dengan fiskal daerah sehingga bisa meningkatkan nilai insentifnya,” katanya. 

Menurut Ra Latif, ada 9.312 guru ngaji dan madin yang mendapat insentif. Besaran bantuannya Rp 200 ribu per bulan. *Sedangkan yang direalisasikan, Rabu (4/8)  untuk periode April hingga Juni*. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Agus Zein mengatakan, insentif yang diberikan merupakan janji politik Bupati Ra Latif dan Wabup Mohni. Itu karena Pemkab Bangkalan menyadari peran guru ngaji dan madin yang sangat besar dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan generasi muda. 

”Sudah selayaknya kalau mereka diapresiasi oleh Pemkab Bangkalan dengan pemberian insentif,” tandasnya. Ram

Ra Latif Ikuti Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan dalam Penanganan Covid-19

Ra Latif Ikuti Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan dalam Penanganan Covid-19

Madura9, bangkalan –  Bupati  Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron bersama Forkopimda dan perangkat daerah terkait mengikuti Webinar Peningkatan Kapasitas kepemimpinan Kolaboratif dalam mempercepat penanganan Covid-19 secara virtual di ruang vidcon Pendopo Agung Bangkalan, Senin (2/8/2021). 

Acara webinar yang ditujukan untuk meningkatkan alur koordinasi antar semua unsur dalam penanganan Covid-19 tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala BNPB Ganip Warsito. 

Dalam kesempatan tersebut, Ganip melaporkan catatan data nasional sampai 25 Juli 2021 jumlah kasus aktif di Indonesia mencapai 573.908 atau sebesar 18,2% dari total kumulatif. 

“Dengan kasus positif baru sebesar 38.672 jiwa. Total kasus sembuh mencapai lebih dari 2,5 juta jiwa dan jumlah kumulatif kematian sebanyak 83.279 jiwa. 34 provinsi di Indonesia saat ini juga memiliki tren kasus aktif yang meningkat. Sehingga perlu penanganan yang multi dimensi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Ganip mengungkapkan bahwa penanganan berbasis mikro merupakan strategi yang ampuh dalam menangani pandemi di berbagai wilayah Indonesia. 

“Strategi ini dapat dijalankan secara efektif dengan melibatkan seluruh pihak dari tingkat Provinsi, Kabupaten Kota, Desa/Kelurahan, hingga ke RT/RW. Oleh karena itu pimpinan daerah memiliki peran sangat besar terhadap pengendalian kasus saat ini,” kata Ganip. 

Sementara itu, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron siap berkolaborasi dengan pihak manapun untuk mengendalikan penyebaran Covid-19. 

“Pengendalian covid ini bukan hanya tugas satu orang, tapi semuanya harus terlibat dalam membantu pemerintah menekan laju covid-19. Kita siap berkolaborasi,” tegas Ra Latif. pemk

Bupati Bangkalan Serahkan Bantuan Sosial untuk Lembaga Non Pemerintah

Bupati Bangkalan Serahkan Bantuan Sosial untuk Lembaga Non Pemerintah

Madura9, Bangkalan – Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan dalam upaya peningkatan sumber daya manusia, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menyerahkan secara simbolis Bantuan Sosial (Bansos) kepada lembaga non pemerintah. Penyerahan bantuan kepada 45 lembaga dengan total Rp 1.377.000.000 itu digelar di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (02/08/2021).

Menurut Ra Latif, lembaga non pemerintah layak untuk mendapatkan bantuan tersebut karena memiliki fungsi dan peran strategis dalam menopang program Pemkab Bangkalan. 

“Maka dari itu, kami memberikan Bansos yang berupa uang kepada mereka sebagai respons Pemkab Bangkalan atas bantuan mereka selama ini,” kata Bupati Bangkalan.

Dirinya berharap, bantuan ini dapat menjadi stimulus utnuk merealisasikan program lembaga di tengah Covid-19.

“Kami berharap bantuan ini bisa dipertanggung jawabkan dengan sebenar-benarnya, serta lembaga bisa menggelar program yang telah disusun,” harapnya.

Terkait mekanisme pencairan, Ra Latif menjelaskan bahwa akan dilakukan secara bertahap melalui rekening masing-masing.

“Pada tahap awal, kami akan memberikan kepada 23 lembaga dengan total sejumlah Rp 750 juta. Dan sisanya akan dilakuakn bertahap,” pungkasnya. Nuo

Bangkalan Raih penghargaan KLA Pratama

Bangkalan Raih penghargaan KLA Pratama

Madura9, Bangkalan – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) mengumumkan hasil penilaian kabupaten layak anak (KLA) kemarin (30/7). Hasilnya, Bangkalan dinobatkan sebagai salah satu KLA dengan kategori pratama. Pengumuman KLA terhadap semua daerah di tanah air tersebut dilakukan secara virtual.

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengatakan, penilaian dan penganugerahan KLA dilakukan setiap tahun oleh KP3A. Khusus tahun lalu, penilaian KLA ditiadakan oleh pemerintah pusat dengan alasan pandemi Covid-19. ”Alhamdulillah, tahun ini Bangkalan meraih KLA predikat pratama,” ucapnya.

Menurut dia, kategori pratama merupakan predikat terendah dalam penilaian KLA. Di atasnya ada predikat madya, nindya, dan utama. Penganugerahan itu akan dijadikan pelecut semangat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan untuk menaikkan grade predikat pada tahun-tahun berikutnya.

”Mudah-mudahan penghargaan ini menjadi tambahan semangat bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi. Termasuk meningkatkan pelayanan, khususnya kepada anak, agar Bangkalan bisa sejajar dengan kabupaten lainnya,” tutur pria yang biasa dipanggil Ra Latif itu.

Dijelaskan, ada beberapa upaya yang dilakukan oleh Pemkab Bangkalan untuk meningkatkan penilaian pada KLA 2022 mendatang. Salah satunya dengan membangun rumah singgah bagi anak atau perempuan yang menjadi korban kekerasan. Anggaran yang disiapkan Rp 900 juta. ”Mudah-mudahan bisa menjadi pendongkrak dalam penilaian KLA tahun depan,” kata Ra Latif.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Bangkalan Lanang Bara Muslim menyampaikan, ada tiga daerah di Jawa Timur yang tidak mendapatkan predikat KLA pada 2019 lalu. Salah satunya Kabupaten Bangkalan. Namun berkat komitmen dari berbagai lembaga dan dukungan dari kepala daerah, tahun ini Bangkalan dinobatkan sebagai KLA dengan predikat pratama.

”Untuk bisa meraih prestasi ini dibutuhkan sinkronisasi program antarlembaga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kita hanya memberikan pembinaan kepada OPD lain yang memiliki program berkaitan dengan KLA,” pungkasnya. ram

Ra Latif Respon Laporan Cepat , Langsung Serahkan Bantuan secara Door-to-Door

Ra Latif Respon Laporan Cepat , Langsung Serahkan Bantuan secara Door-to-Door

Madura9 , Bangkalan –  Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron memberikan bantuan beras, vitamin, masker, dan mouth freshener spray kepada warga di Perumahan Nilam, Kelurahan Mlajah, Rabu (28/7). Bantuan diberikan secara door-to-door oleh bupati yang biasa disapa Ra Latif itu. 

Bupati menerima laporan adanya warga yang terdampak dari penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Kabupaten Bangkalan. Bupati merespons cepat dengan turun langsung memberikan bantuan kepada masyarakat.

”Kami datang atas informasi dari salah satu tokoh masyarakat di Perumahan Nilam yaitu Mukhlis Suryani dan ketua RW,” ungkap mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu.

Ra latif memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran. Karena penyerahannya difasilitasi langsung oleh tokoh masyarakat yang tahu betul tentang kondisi warga Perumahan Nilam.

Menurut Ra Latif, bantuan yang diberikan memang tidak seberapa nilainya. Namun, dirinya berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak dari penerapan PPKM level 4. ”Semoga bantuan yang diserahkan bisa bermenfaat,” harapnya. 

Sementara pemberian vitamin, masker, dan mouth freshener spray diharapkan membuat masyarakat semakin mematuhi protokol kesehatan (prokes). Dengan begitu, persebaran Covid-19 semakin sedikit. ”Menggunakan masker salah satu bentuk ikhtiar biar kita tidak tertular dari Covid-19,” imbuhnya.

Ra Latif juga memastikan Pemkab Bangkalan akan membantu pembangunan masjid di Perumahan Nilam yang sampai saat ini belum selesai. Bantuan itu baru dapat diakses oleh panitia pembangunan masjid pada 2022 mendatang. 

”Kita usahakan di anggaran tahun depan, karena untuk tahun ini sudah tidak memungkinkan, insyaallah kami bantu,” sambungnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Agus Zein mengatakan, Covid-19 memberikan dampak luar biasa. Karena itu, bupati rutin blusukan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. ”Bupati rajin turun langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan pemerintah,” tandasnya. Rama 

Bupati Bangkalan Ra Latif Lantik 111 Kades Terpilih

Bupati Bangkalan Ra Latif Lantik 111 Kades Terpilih

Madura9, Bangkalan –  Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron melantik 111 kepala desa (Kades) periode 2021–2027, Rabu (28/7). Pelantikan itu digelar secara online dan offline. Pelaksanaan kegiatan tersebut dipastikan sesuai protokol kesehatan (prokes).

Terdapat 18 Kades terpilih yang dilantik secara offline di Pendapa Agung. Mereka perwakilan dari 18 kecamatan yang ada di Kota Salak. Sisanya menjalani proses pengambilan sumpah jabatan secara online di kantor kecamatan masing-masing dengan menerapkan prokes.

Bupati yang biasa disapa Ra Latif itu menyampaikan, pilkades serentak yang dilaksanakan pada Minggu (2/5) berjalan aman, tertib, dan lancar. Itu menunjukkan bahwa masyarakat Bangkalan sangat menghargai nilai-nilai demokrasi.

”Atas nama Pemkab Bangkalan saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak. Khususnya masyarakat desa yang telah menyelenggarakan pesta demokrasi secara aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Dengan dilantiknya 111 Kades terpilih itu, Ra Latif mengajak masyarakat untuk mendukung dan membantu program di desa. Perbedaan pilihan saat pilkades harus dilupakan untuk menyongsong masa depan desa yang lebih baik. ”Marilah bahu-membahu menggali potensi untuk membangun desa,” ajaknya.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu berpesan kepada Kades yang telah dilantik agar merangkul semua pihak. Termasuk, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kades tidak boleh membeda-bedakan saat melayani rakyat.

”Sebagai seorang pemimpin harus dapat menerima kritik dan saran dari masyarakat. Juga harus melaksanakan tugas yang telah diamanahkan,” imbaunya.

Agar pemerintahan di desa berjalan dengan baik, Ra Latif meminta Kades yang dilantik segera mempelajari dan memahami tugas, kewajiban, dan wewenang sebagai pejabat tertinggi di tingkat desa. Kades juga harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Misalnya, menaati aturan hukum yang berlaku.

”Kami tidak ingin ada Kades yang telah dilantik terjerat hukum karena menyalahgunakan dana desa misalnya, atau hal lain yang bertentangan dengan hukum,” ingatnya.

Pria berkacamata itu juga meminta Kades yang baru dilantik untuk membenahi semua persoalan di desa. Seperti sumber daya aparatur, pendapatan dan penerapan manajemen yang baik. Dengan begitu, desanya semakin baik, mandiri, dan maju. Kades juga diminta bertindak cepat dan mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Serta mendorong masyarakat untuk menaati prokes dan bersedia menjalani vaksinasi. ”Tetap aktif mengoptimalisasikan fungsi posko PPKM di desa,” pintanya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein menyampaikan, dengan dukungan perangkat teknologi yang tersedia, pemkab bisa menyelenggarakan pelantikan secara online. Itu untuk menghindari terjadinya kerumunan.

Agus juga mengimbau Kades yang terpilih langsung action menyelaraskan programnya dengan kebijakan pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Yakni, dalam hal penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan.

”Kades harus dapat mengambil keputusan yang strategis di desa, utamanya dalam rangka penanganan pandemi Covid-19,” pungkasnya. Rama

Ra Latif Hadiri Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 dan Vaksin Massal

Ra Latif Hadiri Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 dan Vaksin Massal

Madura9, Bangkalan – Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron menghadiri peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 di Kantor Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangkalan, Jumat (23/07/2021). Dalam kesempatan tersebut, Ra Latif mengucapkan selamat atas Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa yang ke 61 Tahun. Dirinya berharap Kejari Bangkalan dapat berperan dalam memajukan Bangkalan serta meningkatkan pengadian kepada bangsa dan negara terutama untuk penanganan Covid-19.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, kami sampaikan selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-61. Di usia yang ke-61 ini semoga jajaran Kejari Bangkalan tetap semanagat dalam mengabdi kepada bangsa dan negara serta membantu penanganan Covid-19,” kata Ra Latif.

Ra Latif mengungkapkan jika sinergi antara Pemkab dengan lembaga vertikal seperti Kejari merupakan suatu keharusan demi memajukan daerah.

“Maka peran Kejari dengan Pemkab harus terus bersinergi dan menjalin koordinasi yang baik,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Bangkalan juga mengapresiasi vaksinasi massal untuk masyarakat umum dan anak usia 12-17 tahun di Kejari Bangkalan. Ra Latif menyebutkan, bahwa vaksinasi ini mengundang perhatian yang banyak dari masyarakat.

“Alhamdulillah vaksinasi ini berjalan lancar. Antusiasme masyarakat juga tinggi, hingga pukul 12.00 terpantau lebih dari 400 orang yang divaksin. Kami sangat mengapresiasi,” pungkasnya. nuo

Terdampak PPKM, Ra Latif Bupati Bangkalan Bagikan Sembako kepada PKL

Terdampak PPKM, Ra Latif Bupati Bangkalan Bagikan Sembako kepada PKL

Madura9 , Bangkalan – Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), banyak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mata pencahariannya terdampak. Oleh karena itu, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron membagikan bantuan sembako kepada Paguyuban PKL Rampa Naung Area Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Jumat (23/07/2021) malam. 

Dengan berjalan kaki, Bupati Bangkalan didampingi Kepala Dinas Sosial Bangkalan, Wibagio Suharta membagikan secara langsung sembako tersebut.

“Saat masa PPKM ini, pekerjaan para PKL sangat terdampak. Apalagi di SGB adalah salah satu sentra makanan di Bangkalan,” kata Ra Latif.

Akibatnya, pemasukan PKL dan pengusaha makanan menurun. Mengingat dalam aturan PPKM, para pedagang makanan hanya melayani take away dan delivery, jam operasional juga dibatasi maksimal pukul 20.00. 

“Pendapatan mereka pasti turun drastis dibandingkan sebelum PPKM,” ungkapnya.

Ra Latif berharap, bantuan tersebut dapat membantu PKL serta mengurangi beban ekonomi mereka. Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berkomitmen akan terus menyisir masyarakat yang terdampak PPKM.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk keberlangsungan hidup mereka. Kami juga akan terus memantau masyarakat yang terdampak PPKM,” pungkasnya. nuo

Ra Latif Bupati Bangkalan Berkomitmen Perluas Penerima Bantuan Sosial

Ra Latif Bupati Bangkalan Berkomitmen Perluas Penerima Bantuan Sosial

Madura9 , Bangkalan – Pandemi Covid-19 berdampak pada seluruh sendi kehidupan masyarakat. Yang tidak kalah penting adalah sektor ekonomi. Adanya berbagai pembatasan kegiatan masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19 mengakibatkan aktivitas-aktivitas ekonomi terganggu.

Oleh karena itu, sebagai bentuk kepedulian keoada para driver ojek online dan supir angkot, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menyerahkan sejumlah bantuan sembako, vitamin, dan masker, Kamis (22/07/2021).

“Kami membagikan bantuan sembako, vitamin, dan masker kepada 96 driver ojek online dan 125 supir angkot. Namun yang kami undang ke Pendopo Agung Bangkalan hanya perwakilan,” kata R Abdul Latif Amin Imron, Bupati Bangkalan.

Ra Latif mengungkapkan, jika penerima bantuan tersebut akan diperluas. Beberapa penerima yakni dari pedagang kaki lima, disabilitas, dan masyarakat lain yang terdampak akan didata oleh Pemkab Bangkalan.

“Kami sedang melakukan pendataan bagi penerima bantuan. Saat ini yang sudah masuk yaitu 800 penerima dari disabilitas dan pondok pesantren. Selain itu, Pemkab Bangkalan telah memberikan bantuan pada tukang becak, ojek online serta organda. Bantuan itu juga berasal dari bantuan lembaga-lembaga di luar Pemkab Bangkalan,” ungkapnya.

Ra Latif menambahkan, dana sejumlah Rp 650 juta nantinya akan dibagi dalam 4.356 paket sembako. Dana tersebut diketahui berasal dari Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) di Dinas Sosial Bangkalan.

“Untuk sumber dana itu diluar dari Refocusing yang sudah kami siapkan. Dana tersebut murni dari DPA Dinas Sosial yang digunakan untuk masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sebelumnya agar merata,” tambahnya. nuo