Surabaya Berdayakan Anjal dengan Akademi Wirausaha

Surabaya Berdayakan Anjal dengan Akademi Wirausaha

Bintang Pos, Surabaya – Kesuksesan berwirausaha bukan hanya milik mereka yang berkantong tebal saja. Dalam koridor bisnis, semua orang punya kesempatan yang sama. Agar mampu bersaing, para pelaku usaha dituntut kreatif dan pandai memanfaatkan peluang.
Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat membuka Akademi Wirausaha di aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair), Rabu (17/07/2013). Kegiatan tersebut merupakan bentuk kerjasama yang terjalin antara Pemkot Surabaya, Unair dan organisasi Save the Children.

Konkretnya, Akademi Wirausaha menjaring anak jalanan (anjal) maupun anak putus sekolah guna dibekali keterampilan dan pengetahuan tentang wirausaha. Dalam proses ini, pemkot memberi dukungan berupa seleksi calon peserta oleh Dinas Sosial. Tujuannya untuk menentukan peserta yang dinilai layak mengikuti program tersebut.

Kemudian, selama lebih kurang satu bulan, mereka diberi materi serta mendapat kesempatan praktek magang untuk mengasah insting bisnis. Pelaksanaan pelatihan usaha dengan misi sosial ini dibagi dalam tiga gelombang. Masing-masing diisi lima puluh peserta.

Pada kesempatan itu, wali kota memberikan suntikan motivasi kepada para peserta. Risma -sapaan wali kota- juga tak segan membagi kunci sukses yang tak lepas dari empat hal. Yakni, kerja keras, tidak menyia-nyiakan peluang, tidak putus asa, dan menghormati orang tua.

“Waktu tidak mungkin bisa diputar kembali. Oleh karenanya, jangan sia-siakan peluang yang ada. Selain itu, tidak ada kesuksesan yang datang tanpa kerja keras. Jangan pernah putus asa, tetaplah berusaha,” tegasnya. Di sisi lain, menurut Risma, rasa takut, minder dan malu merupakan faktor penghambat seseorang untuk meraih mimpinya.

Sementara Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair, Prof. Dr. H. Muslich Anshori, SE, Ak mengatakan, usia remaja adalah masa yang paling tepat untuk memulai bisnis. Sebab, pada fase tersebut, semangat dan kondisi fisik sedang pada posisi puncak. Dengan memanfaatkan usia produktif tentu juga akan berdampak positif bagi usaha yang dirintis.

“Jadikan momen ini sebagai latihan kemandirian dalam berwirausaha,” ujarnya.

Sedangkan Direktur Save the Children, Ricardo Caivano mengaku senang atas kerjasama pihaknya dengan pemkot dan Unair. Itu menandakan adanya kepedulian dari pemerintah daerah serta kalangan akademisi terhadap masa depan anak-anak di Surabaya.

“Saya berharap kegiatan ini dapat membuat masa depan anak-anak menjadi lebih baik,” ungkapnya dengan penuh optimis.(bjt)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *