Serunya Kompetisi Catur Khusus Tunanetra

Serunya Kompetisi Catur Khusus Tunanetra

Bintang Pos, Surabaya – Para penyandang tunanetra (penderita hambatan dalam pengelihatan) di Surabaya, Jawa Timur, mengikuti kompetisi catur. Papan catur didesain khusus agar mereka bisa menebak posisi bidak.

Kompetisi tersebut digelar di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jumat kemarin. Sekira 160 tunanetra dari berbagai daerah di Jatim beradu kejelian dan strategi.

Untuk menghindari kecurangan, meski para peserta adalah tunanetra, namun mereka diwajibkan mengenakan penutup mata. Hal tersebut diberlakukan untuk menghindari adanya peserta yang masih bisa melihat, meski sedikit.

Namun, tidak sedikit dari para peserta yang kesulitan mengikuti kompetisi tersebut. Sebab, mereka harus meraba papan catur yang didesain timbul untuk membedakan warna hitam dan putih. Mereka juga harus meraba bentuk bidak catur yang akan dijalankan.

“Berat dan sulit. Mau gerak bingung karena ada ancamannya. Ini sudah yang kedua kali,” tutur Muhammad Anshori, seorang peserta kompetisi.

Setiap permainan didampingi tim juri maupun petugas pengawas. Sebab, kebanyakan peserta tunanetra banyak yang melakukan kesalahan terutama dalam meraba maupun saat menjalankan bidak-bidak catur.

Panitia pelaksana kompetisi, Sutaryono, menerangkan, perlombaan catur khusus tunanetra ini digelar untuk menjaring atlet-atlet disabilitas berbakat di Jatim. Para pemenang nantinya akan diikutsertakan dalam perlombaan catur paralimpyc tingkat nasional. (okz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *