Ribuan Guru Kontrak Dapat Bantuan Biaya Kesejahteraan

Ribuan Guru Kontrak Dapat Bantuan Biaya Kesejahteraan

 

Bintang Pos, Surabaya – Sebanyak 2.327 guru kontrak dari lembaga pendidikan swasta, Rabu (17/07/13) menerima bantuan dana hibah, masing-masing Rp 1.050.000. Dana hibah yang diterima tersebut terhitung mulai Januari-Juli 2013.

Ribuan penerima dana hibah itu tersebar di 2030 lembaga pendidikan swasta di 19 kecamatan daratan. Sedangkan untuk guru swasta di kepulauan, pemerintah membaginya dengan cara bertahap di masing-masing kecamatan di kepulauan. Realisasinya disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Untuk guru kepulauan, bantuan tersebut kami realisasikan di masing-masing kecamatan. Tentunya setelah pembangian dana hibah bagi guru swasta di daratan. Yang jelas realisasinya pada bulan ini,” kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sumenep, Titik Suryati.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Hadi Soetarto, mengatakan, pemberian dana hibah ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah pada guru swasta. “Ini bukti keseriusan pemerintah daerah dalam ikut serta mengangkat harkat dan martabat guru demi terlaksananya pendidikan yang baik dan berkualitas. Dengan demikian diharapkan melahirkan generasi yg bermoral, unggul, dan bertanggunggjawab,” ujarnya.

Hadi Soetarto menerangkan, total anggaran yang disiapkan bantuan dana hibah itu sebesar Rp 1,6 milyar. Ia berharap bantuan yang diberikan itu barokah, sehingga bisa bermanfaat, apalagi saat ini bulan Ramadan. “Total anggarannya kan cukup besar. Semoga bermanfaat bagi penerimanya,” ucapnya.

Lebih lanjut Hadi Soetarto memaparkan ada empat tipe guru, yakni guru bayar, yang akan ngajar dengan maksimal jika dibayar. Kemudian tipe guru nyamar. Artinya mereka menjadi guru lantaran tidak ada kegiatan lain. Yang ketiga, tipe guru nyasar, dimana latar pendidikan formalnya bukan keguruan, dan tipe benar yakni guru yang latar belakang pendidikannya linier atau lulusan perguruan tinggi pendidikan.

“Mudah-mudahan guru yang hadir ini, (penerima bantuan, red) termasuk tipe guru yang keempat. Guru yang benar, sehingga bisa menciptakan dunia pendidikan yang berkwalitas sesuai harapan kita bersama,” ujarnya disambut tepuk tangan para guru. (bjt)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *