https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Proximity: KarSa 54,5 Persen, Kuasai Madura-Tapal Kuda – nusantara7

https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Proximity: KarSa 54,5 Persen, Kuasai Madura-Tapal Kuda

Proximity: KarSa 54,5 Persen, Kuasai Madura-Tapal Kuda

Bintang Pos, Surabaya – Lembaga Survei Proximity melakukan survei pilgub Jatim pada periode 17-30 Juli 2013. Sampel yang digunakan sekitar 1200 orang responden dengan margin error 3 persen dan mencakup area 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Hasilnya, pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) diprediksi akan unggul dalam pilgub Jatim 2013 mendatang. Dari hasil survei Proximity, elektabilitas pasangan KarSa mencapai 54,5 persen. Di urutan kedua adalah pasangan Bambang DH-Said Abdullah dengan tingkat elektabilitas 13,7 persen. Sementara, pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Herman S Sumawiredja elektabilitasnya hanya mencapai 13,3 persen.

“Dari hasil survei kami elektabilitas nomor urut 1 KarSa 54,5 persen, nomor urut 2 Eggi-Sihat 0,4 persen, nomor urut 3 Bambang DH-Said 13,7 persen dan nomor urut empat Khofifah-Herman 13,3 persen,” kata Direktur Utama Proximity Whima Edy Nugroho kepada wartawan, Selasa (13/8/2013).

Dia mengatakan, tingginya elektabilitas pasangan KarSa disebabkan karena beberapa faktor. Di antaranya adalah keberhasilan pembangunan selama 4,5 tahun belakangan ini. Di samping itu figur Soekarwo dinilai sudah cukup populer di tingkat grass root.

“Penopang elektabilitas Pakde Karwo berasal dari empat faktor utama antara lain pembangunan berhasil/kinerja bagus 22,8 persen, figur yang merakyat 12,3 persen, berpengalaman 10,2 persen dan dermawan/berjiwa sosial tinggi 6,1 persen,” tegasnya.

Dia memprediksi pilgub yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus 2013 mendatang akan berlangsung satu putaran saja. Pasalnya, kandidat lain dipastikan akan sulit mengejar elektabilitas pasangan incumbent. “Kemungkinan besar hanya satu putaran saja,” tukasnya.

Dia menjelaskan, pertarungan antara incumbent dan Bambang-Said akan terjadi di beberapa wilayah seperti Pacitan, Blitar, Bojonegoro, Sumenep dan Surabaya. Kondisi itu disebabkan karena mayoritas kultur pemilih di wilayah itu berasal dari pemilih nasionalis. “Pakde akan bersaing dengan Bambang-Said di wilayah mataraman khususnya Pacitan dan kota/kabupaten Blitar.
Pakde juga bersaing dengan Bambang-Said di Bojonegoro, Surabaya dan Sumenep.

Sementara, pertarungan sengit antara pasangan incumbent dan Khofifah-Herman akan terjadi di  dalam wilayah yang terbagi dalam klaster arek seperti Jombang, Mojokerto dan Kediri. “Pakde bersaing ketat dengan Khofifah di kota/kabupaten Mojokerto, Sidoarjo, Jombang, Kota/Kabupaten Kediri, dan Tulungagung,” tandasnya.

Di sisi lain, posisi pasangan KarSa masih unggul di Madura dan wilayah Tapal Kuda. “Sedangkan, Pakde masih relatif dominan di Madura dan Tapal Kuda berdasar survei,” pungkasnya.(brj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *