Polres Kediri siagakan personel cegah kendaraan luar masuk Kota Kediri

Polres Kediri siagakan personel cegah kendaraan luar masuk Kota Kediri

Nusantara7.com, Kediri  – Aparat Kepolisian Resor Kediri Kota, Jawa Timur, menyiagakan personel terutama di titik-titik jalan masuk ke kota untuk membatasi mobilitas masyarakat guna meminimalisasi kemacetan menjelang malam pergantian tahun dari 2021 ke 2022.

“Kami pengamanan titik simpul yang ditentukan dalam perencanaan sebelumnya, terutama jalan-jalan masuk ke Kota Kediri. Kami imbau untuk tidak masuk (kendaraan dari luar kota merayakan tahun baru 2022) tapi di tempat masing-masing,” kata Wakapolres Kediri Kota Kompol Teguh Santoso di Kediri.

Ia mengatakan anggota sudah langsung siaga di tempatnya bertugas setelah apel yang dilaksanakan di halaman Mapolres Kediri Kota, Jumat petang. Mereka berjaga menjaga ketenteraman dan ketertiban.

Selain itu, pihaknya juga intensif patroli di jalan-jalan sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak berkerumun. Imbauan itu dilakukan karena saat ini pun masih pandemi COVID-19. Jika dalam patroli ditemukan warga tetap melanggar aturan dan berkerumunan, petugas juga tidak segan akan memberikan tindakan.

“Kami patroli dan memberikan imbauan. Jika tetap melanggar, kami akan lakukan penindakan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk anggota yang bertugas saat malam tahun baru 2022, ada kurang lebih 713 personel gabungan dari Polres Kediri Kota, Satpol PP Kota Kediri, Dinas Perhubungan Kota Kediri dan satuan lainnya.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar sebelumnya juga telah mengingatkan bahwa pandemi COVID-19 hingga kini masih ada, bahkan ada COVID-19 varian baru Omicron sehingga harus diantisipasi.

Guna mengantisipasi penyebaran COVID-19, untuk sementara selama tahun baru harus dilakukan pembatasan mobilitas masyarakat, termasuk menutup taman-taman yang ada agar tidak terjadi kerumunan.

Untuk taman-taman ditutup hanya pada tanggal 31 Desember 2021. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kerumunan massa.

“Ikhtiar kami untuk berada di level satu ini sudah lama sekali. Apalagi sudah dijelaskan Omicron sudah masuk di Indonesia. Kita harus mengantisipasi dan menjaga agar tidak terjadi penyebaran COVID-19. Paling penting kekhidmatan dalam pelaksanaan Natal di Kota Kediri kita jaga,” tutur Wali Kota.

Sementara itu, aktivitas masyarakat di tempat publik wilayah Kota Kediri nisbi sepi. Masyarakat tidak berkerumum di tempat publik, namun masih ada beberapa suara petasan yang dinyalakan, guna menyambut tahun baru. Petasan itu pun dinyalakan dari halaman rumah warga. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *