Pedagang Keberatan Pembayaran Stan Pasar Turi

Pedagang Keberatan Pembayaran Stan Pasar Turi

Bintang Pos, Surabaya – Pembangunan pasar turi yang sudah mencapai 50 persen, ternyata dalam sistem pembayaran stan masih diangap tidak sesuai oleh calon pedagang.

Seperti terlihat saat sejumlah pedagang Pasar Turi datang ke loket pembayaran stan di Jalan Putat Indah, Surabaya. 

Masih banyak para pedagang mengangap sistem pembayaran tersebut sangat menyusahkan mereka.

“Pihak developer dan investor mengingkari janji tentang sistem pembayaran stan Pasar Turi,”  kata Arif salah satu pedagang Pasar Turi.

Sementara itu, Investor dan developer Pasar Turi yaitu PT Gala  Bumi Perkasa akan membatalkan pembelian stan jika para pedagang belum melunasi pembayaran sebanyak 80% dan stan pedangan diangap hangus atau investor.

Selain itu pedagang diwajibkan  membayar denda bervariasi antara Rp 20 juta hingga Rp 40 juta untuk mendapat stan pasar turi.

“Dulu perjanjian yang ditandatangai pedagang dan pihak investor menyebutkan pedagang diwajibkan membayar DP sebanyak 20%, kemudian sisanya dibayar 3 bulan sebelum serah terima stan yang jatuh pada April 2014. Lah ini belum mendekati batas kok sudah diberlakukan peraturan semacam ini,” kata Arif kepada wartawan saat ditemui di loket pembayaran stan, Rabu (25/9/2013).

Arif juga menambahkan, jika Investor juga memberikan ultimatum sepihak melalui media massa kepada para pedagang jika dalam tempo waktu 2 minggu sampai tanggal 2 Juni 2013 tidak melakukan pelunasan 80% maka diangap tidak ada pembelian stan atau hangus.

Arif dan pedagang lainnya untuk tidak menganguskan stan yang sudah dipesan atau dibayar maka dirinya terpaksa membayar denda. Dari situlah pedagang resah. Sementara investor dan developer Pasar Turi, PT Gala Bumi Perkasa mengelak atas tuduhan pedagang.

Justru investor hanya meminta kesadaran para pedagang yang masih ada tunggakan untuk melunasi. “Kami sudah menghapus denda itu sejak bulan 6 kemarin. Tetapi meskipun ada pemberian penghapusan dendanya. Ternyata masih belum ada yang datang untuk menyelesaikan tunggakan mereka. Padahal pemberitahuan itu saya hubungi dan sms serta layangkan ke media massa nggak ada respon dari pedangan. Nah mereka ini yang kami kategorikan tak niat dan membatalkan pembelian,” papar Santoso perwakilan investor.(bjt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *