PDIP Mulai Antisipasi Khofifah Terjegal di Pilgub Jatim

PDIP Mulai Antisipasi Khofifah Terjegal di Pilgub Jatim

Bintang Pos, Trenggalek – PDIP dipastikan akan mengubah seluruh strategi pemenangan apabila pencalonan pasangan Khofifah Indar Parawansa dengan Herman Suryadi Sumawiredja terjegal dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur.
“Hal ini akan menjadi perhatian kami, karena jumlah calon ini akan menentukan seperti apa strategi yang akan kami terapkan. Strateginya tentu berbeda antara dua pasang calon dengan tiga pasang,” kata Calon Gubernur Jawa Timur dari PDIP Bambang Dwi Hartono saat konsolidasi dukungan internal partainya di Trenggalek, Senin.

Menurutnya, selain berpengaruh terhadap strategi pemenangan, jumlah calon yang bertanding dalam pemilihan gubernur mendatang juga akan berdampak terhadap target perolehan suara masyarakat.

“Apabila calonnya hanya dua pasangan, tentu salah apabila kami menargetkan pencapaian suara di bawah 50 persen. Namun kalau calonnya di atas tiga kami optimistis bisa memperoleh 43 persen,” ujarnya.

Namun, saat ini pihaknya enggan berkomentar banyak mengenai polemik dukungan ganda yang dialami calon gubernur yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Khofifah Indar Parawansa.

Ia menyerahkan persoalan tersebut ke KPU Jatim selaku penyelenggara pemilihan gubernur.

“Saya tidak ingin terjebak dengan hal itu, silakan KPU Jawa Timur untuk bekerja sesuai dengan tahapan yang ada. Kami juga tidak ingin larut persoalan di luar kami. PDIP akan akan berkonsentrasi di internal untuk mencapai kemenangan,” kata Bambang.

Mantan Walikota Surabaya ini menjelaskan, untuk menghadapi pemilihan gubernur 29 Agustus mendatang, DPD PDIP Jawa Timur mulai melakukan pemetaan politik di seluruh kabupaten dan kota.

Selain itu pihaknya juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyatukan langkah organ-organ partai di masing-masing daerah.

“Saya sendiri juga terjun langsung ke kabupaten/kota untuk memetakan permasalahan yang ada di masyarakat. Hal ini akan menjadi modal bagi kami untuk merencanakan pembangunan yang baik, apabila nanti terpilih. Kami juga mulai melakukan komunikasi politik dengan berbagai elemen,” katanya.

Sementara itu, dalam sosialisasi calon gubnernur PDIP di Gedung Serbaguna, Kelutan Trenggalek, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sirmaji menginstruksikan agar seluruh Dewan Pengurus Cabang (DPC) untuk segera membentuk tim pemenangan.

“Pembentukan tim pemenangan ini kami instruksikan untuk segera dilaksanakan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, selain itu kami juga memerintahkan kepada DPC untuk menyiapkan calon saksi di masing-masing TPS (tempat pemungutan suara),” katanya.

Dalam acara yang dihadiri seribuan undangan itu, Sirmaji juga meminta masing-masing caleg dan kader PDIP untuk bergerak cepat dengan aktif melakukan sosialisasi cagub di masing-masing wilayah.

“Tidak ada waktu lagi, kita harus cepat dalam mengambil langkah dan menyiapkan mesin partai agar calon gubernur kita bisa menang, semuanya harus siap, setuju,” kata Sirmaji, disambut tepuk tangan ribuan undangan. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *