Pasangan Prabowo-Aburizal Batal gara-gara Duit

Pasangan Prabowo-Aburizal Batal gara-gara Duit

Jakarta – Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golongan Karya Bambang Soesatyo mengungkapkan, pembentukan koalisi antara Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Golkar gagal terwujud karena masalah dana. Dana tersebut digunakan untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden dan calon wakil presiden.

“Kenapa kita gagal dengan Prabowo? Ini karena masalah pendanaan, karena ini menyangkut fund raising pemenangan presiden. Ini yang membuat ‘perkawinan’ Ical sama Prabowo enggak jadi,” kata Bambang, Jumat (16/5/2014) di Jakarta.

Anggota Komisi III DPR itu mengatakan, pembentukan koalisi memang tidak terlepas dari segi kecocokan, termasuk kecocokan dana kampanye. Dia tidak menampik bahwa perlu banyak uang untuk dana kampanye pilpres. Namun, Bambang tidak menyebutkan secara rinci tentang permasalahan pendanaan yang dimaksudkan tersebut.

“Siapa yang paling cocok dengan Prabowo? Yang cocok sekarang, ya Hatta Rajasa,” ujar Bambang.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengunjungi kediaman Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/4/2014). Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan kunjungan Aburizal ke kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Senin (5/5/2014).

Seusai pertemuan kedua itu, Aburizal menyatakan tidak keberatan jika kelak dirinya maju sebagai bakal calon wakil presiden, mendampingi bakal calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Koalisi keduanya hampir dipastikan gagal setelah Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa disebut sebagai kandidat terkuat sebagai cawapres untuk berpasangan dengan Prabowo.kmp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *