https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Korban Rampok Tewas Mengambang di Sungai – nusantara7

https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Korban Rampok Tewas Mengambang di Sungai

Korban Rampok Tewas Mengambang di Sungai

Bintang Pos, Jombang – Satu korban pembunuhan ditemukan kembali di Sungai Tenggor Desa Madiopuro Kecamatan Sumobito, Jombang, Senin (22/7/2013). Korban bernama Adianto (18), warga Desa Johowinong Kecamatan Mojoagung. Empat jam sebelumnya, warga juga menemukan Dani Putra Suganda (17). Ganda dan Adi diduga menjadi korban pembunuhan. Tubuh keduanya terdapat bekas penganiayaan. Bukan itu saja, motor Suzuki Satria F yang mereka kendarai juga raib.

Rojiun Widodo (41), Sekretaris Desa Madiopuro mengatakan, penemuan korban kedua tersebut berselang empat jam dengan korban kedua. Mayat pertama bernama Ganda ditemukan pukul 07.00 WIB. Nah, empat jam kemudian mayat Adi kembali mengambang di atas permukaan sungai. “Letaknya juga tidak jauh dari lokasi penemuan pertama,” kata Rojiun sembari menunjuk lokasi yang dimaksud.

Bagaimana kondisi mayat kedua itu? Menurut Rojiun, kondisi Adi juga cukup mengenaskan. Pada bagian kepalanya terdapat bekas sabetan benda tajam. Selain itu, sejumlah bagian tubuhnya juga memar-memar. Selanjutnya, jasad mayat tersebut dibawa ke kamar jenazah RSUD Jombang guna menjalani otopsi.

Seperti diberitakan, Ganda dan Adi pergi dari rumahnya di Desa Johowinong pada Sabtu sore (20/7/2013) dengan mengendarai motor Suzuki Satria F. Tak jelas kemana perginya dua ABG tersebut. Namun pada Minggu (21/7/2013) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, Ganda sempat menelepon ibunya, Nganteni. Kepada sang ibu Ganda mengatakan bahwa sedang dirampok di pinggir Sungai Tenggor. Ganda juga meminta agar keluargan segera ke lokasi dengan membawa polisi.

“Kami sampai di lokasi sekitar pukul setengah dua dini hari. Namun Adi dan Ganda sudah tidak ada lagi di tempat. Akhirnya pencarian kita lakukan siangnya, dan hari ini dua korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan sejumlah luka,” ujar Purwanto, paman dari korban Suganda.

Kapolres Jombang, AKBP Tri Bisono Soemiharso belum berani menyimpulkan motif pembunuhan tersebut. Dia beralasan masih menunggu hasil otopsi. “Dua korban sudah kita temukan di Sungai Tenggor Desa Madiopuro. Namun untuk memastikan penyebab kematiannya, kami masih menunggu hasil otopsi,” pungkas Tri Bisono.(bjt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *