Kemenag Susun Peraturan Menteri Agama (PMA) Tentang Pedom Panelaksanaan Jabatan Fungsional Penyuluh Agama Dan Angka Kreditnya

Kemenag Susun Peraturan Menteri Agama (PMA) Tentang Pedom Panelaksanaan Jabatan Fungsional Penyuluh Agama Dan Angka Kreditnya

Nusantara7,Jakarta-Sekretariat Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) menyusun draf Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang Pedoman Pelaksanaan Jabatan Fungsional Penyuluh Agama dan Angka Kreditnya. Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Bimas Islam Kemenag, M. Fuad Nasar mengatakan, angka kredit berlaku bagi Penyuluh Agama PNS untuk agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha di Ditjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kemenag.

“Tugas Penyuluh Agama sebagai pengemban misi Kemenag memerlukan regulasi yang mengatur pemenuhan hak-hak administrasinya sebagai aparatur sipil negara dalam jabatan fungsional, termasuk pemenuhan angka kredit kenaikan pangkat,” kata Sesditjen saat membuka Rapat Penataan Regulasi Kebimasislaman IV di Hotel Santika Premiere, Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Senin (13/6).

Sesditjen mengatakan, regulasi yang sedang disusun ini diharapkan dapat meningkatkan minat  menjadi penyuluh agama. Ke depan, tambahnya, penyuluh agama menjadi jabatan fungsional yang bergengsi.

“Sehingga nantinya penyuluh agama menjadi profesi pilihan generasi muda, karena menjadi profesi prestigious,” ujarnya.

Selain itu, Sesditjen berharap, penyuluh agama tidak merasa inferior dari penyuluh pertanian, penyuluh keluarga berencana, dan sebagainya. Sesditjen mendorong para penyuluh agama harus bangga dengan tugas dan amanah yang diembannya.

“Tanamkan kebanggaan sebagai penyuluh agama, karena mengemban tugas mulia sebagai tenaga dakwah atau pembimbing keagamaan di tengah masyarakat,” pungkasnya.(Bmi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *