Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya Tembus Tiga Besar

Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya Tembus Tiga Besar

Bintang Pos, Malang – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, menembus peringkat tiga besar dari seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta di Tanah Air.

Ketua Program Studi (Prodi) Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) Bambang Dwi Prasetyo, Sabtu, mengatakan dengan menyandang predikat terbaik ketiga ini, kinerja seluruh elemen terkait harus lebih ditingkatkan guna meraih yang lebih baik lagi.

“Kami bersyukur atas prestasi ini, meski prodi ini tergolong muda, ternyata tidak kalah dengan perguruan tinggi lain yang lebih dulu membuka prodi tersebut. Apalagi, penilaian ini dilakukan oleh lembaga eksternal yang independen dan kredibel,” ujarnya.

Prodi Ilmu Komunikasi UB berada di bawah Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Airlangga (Unair) yang masing-masing menempati urutan pertama dan kedua.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan QS World University Rangkings, Prodi Ilmu Komunikasi UB menempati urutan ketiga terbaik di antara Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta (PTN/PTS) di Tanah Air.

Dengan menyandang status tersebut, lanjutnya, semua pihak dan Prodi Ilmu Komunikasi khususnya akan terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu secara berkelanjutan, baik aspek aspek akademik maupun kualitas SDM-nya.

Bahkan, lanjutnya, saat ini pihaknya sedang menyiapkan akreditasi internasional untuk jurusan komunikasi tersebut. “Semua ini dilakukan agar proses pendidikan di jurusan Komunikasi UB semakin berkualitas dan sejajar dengan lembaga pendidikan kelas dunia,” katanya, menandaskan.

Sementara Prodi Matematika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berdasarkan rilis yang dikeluarkan QS World University Rangkings belum lama ini menempati posisi kelima terbaik di bawah ITB, UGM, Unair, dan UI.

Dalam melakukan pemeringkatan, QS World Rangking menggunakan indikator reputasi akademik, kualitas SDM, jumlah tingginya kutipan yang dipakai peneliti, serta indeks H yang digunakan untuk mengukur produktivitas dari sebuah karya ilmiah para peneliti dan sarjananya. (ant-pgh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *