Ibu berhak tentukan bereproduksi

Ibu berhak tentukan bereproduksi

Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi mengatakan, ibu harus mendapatkan hak reproduksinya sehingga dapat melahirkan bayi dan generasi muda masa depan yang sehat.“Artinya, setiap wanita berhak tentukan kapan ia hamil,” ujarnya saat menghadiri kampanye kesehatan ibu dan anak di Jakarta, Minggu.

Kampanye bertema “Survive Five” itu diselenggarakan Wahana Visi Indonesia bertujuan memastikan semua anak dapat bertahan hidup dan melampaui usia lima tahun. Kegiatan tersebut berlangsung di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta yang melibatkan seratusan orang berkaus jingga bergandengan tangan melingkari bundaran air mancur.

Nafsiah mengatakan, angka kematian bayi di Indonesia saat ini sudah menurun, namun tetap diinginkan agar jumlahnya serendah mungkin.

“Lebih banyak di daerah terpencil karena masih sulit mengakses pelayanan kesehatan, dan pada kelompok ibu hamil di luar nikah,” ungkap dia.

Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2012 mencatat angka kematian bayi saat ini adalah 32 per 1.000 kelahiran hidup, di mana 19 per 1.000 terjadi pada masa neonatal sejak lahir sampai usia 28 hari.

Target pada 2015 angkanya harus turun menjadi 23 per 1.000 kelahiran hidup. atn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *