Buruh Blacklist Incumbent di Pilgub Jatim

Buruh Blacklist Incumbent di Pilgub Jatim

Bintang Pos, Surabaya – Kekesalan kaum buruh Jawa timur (Jatim) terhadap kepemimpinan Gubernur Jatim yakni Soekarwo berbuntut panjang. Setelah tidak bisa membuat rakyat mendapatkan kesejahteraan dengan tuntutan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) untuk beberapa daerah dan hanya Pasuruan saja yang mendapat. Buruh menyatakan, telah sakit hati dan mem Blacklist atas sikap Pakde yang tidak Pro terhadap rakyat. Akibatnya, kesuraman mengahdapi Pilgub Agustus mendatang menjadi PR tersendiri bagi pria yang identik dengan Brengos itu.

Hal ini disampaikan, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim, Jamalludin, dalam rapat buruh. Buruh menyatakan, tidak akan memilih siapapun orangnya yang maju dalam Pemilukada apabila dia dan partainya pro terhadap kenaikan harga BBM. Semua partai yang pro terhadap harga kenaikan BBM, kata dia, akan mendapat kecaman dari seluruh buruh di Indonesia. Tak terkecuali, segala antek-antek yang termasuk dalam kelangsungan kebijakan yang menyengsarakan rakyat. “ kami sakit hati atas UMSK yang kami perjuangkan. Namun, Pak De tetap diam saja dan tak menghiraukan kami,” katanya, disela-sela demo berlangsung, Senin (17/6) kemarin.

Koordinator aksi demo itu juga menuturkan, Boikot untuk partai yang akan mendukung kenaikan BBM pun tak akan lepas dari peranan buruh nantinya. Tak terkecuali, Pak De yang merupakan antek Demokrat yang pro terhadap kenaikan BBM. Sehingga, siapapun partai yang kini telah sepaham dengan Buruh akan mendapatkan dukungan penuh. Khususnya, dalam Pilgub Jatim 2013, Calon dari partai manapun yang tidak mendukung kenaikan BBM akan mendapatkan suara buruh” Kami seluruh buruh akan mendukung partai yang menolak BBM,” katanya, Senin (17/6),kemarin.

Meski demikian Jamal tidak menyebut partai yang akan didukung. Hanya, dia menyatakan dalam kesepakatan yang telah direncakan buruh. Bahwa, buruh mendukung partai kontra kebijakan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Selain itu, dengan adanya keputusan paripurna di Senayan, Senin (17/6) kemarin. Apabila, memang benar telah di ketok palu. Maka, upaya hukum dengan gugatan buruh akan dilaksanakan dan diserahkan kepada Mahkamah Konstitusi terkait uji materi. ” Kami juga akan mengugat SBY, kepengadilan negeri Jakarta pusat karena menyebabkan buruh semakin miskin dengan kenaikan BBM,” ungkapnya.

Ratusan masa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia,  yang menolak disahkan dalam rapat paripurna di Senayan, Jakarta, Senin (17/6) berasal dari beberapa daerah antara lain Sidoarjo, Gresik dan Surabaya sendiri.

Ia menjelaskan, Tujuan penolakan kenaikan harga BBM berbanding lurus dengan membuat rakyat semakin miskin. Imbasnya, kata dia, ialah Inflasi kebutuhan Pokok. Sehingga, menjelang Ramadhan dan juga anak-anak masuk sekolah semua harga menjadi mahal dan membuat rakyat miskin. ” Kedaulatan energi yang seharusnya dipertahankan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah gagal. Minyak murah yang seharusnya menjadi hak bagi rakyat indonesia, malah dimiliki asing,” terangnya.

Dia menemabhakan, Kegagalan APBN yang Pro Rakyat dengan subsidi khusu BBM sekitar sekitar 500 Triliun, telah banyak disalahgunakan alokasi pendanaannya. Malah, salah satu kasusnya ialah dibuat untuk biaya ‘ngelencer’ para pejabat. ” Kami akan melanjutkan aksi ini hingga pemerintahsadar langkah yang mereka maksudkan adalah salah,” tukasnya

Dalam aksi salah seorang demonstran, yaitu ketua KAMMI Surabaya, Deka, diamankan petugas lantaran membuat suasana demo yang tadinya berlangsung damai dengan membakar bonek pocong Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memanas. kemudian, api yang hampir surut diberikan bensin lagi hingga hampir mengenai para fotografer yang sedang mengambil gambar. tersangka pun diamankan. Namun, dikarenakan hal itu aksi dorong-dorongan  antara massa KAMMI dan polisi pun tak terelakan. Beruntungnya, aksi tidak meluas ke Organisasi massa yang lain. (kmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *