AS dan China Jadi Penyebab Harga Emas Internasional Masih Anjlok

AS dan China Jadi Penyebab Harga Emas Internasional Masih Anjlok

Bintang Pos, Singapura – Harga emas internasional masih terus jatuh akibat kekhawatiran soal penghentian stimulus oleh bank sentral AS yaitu The Fed dan juga kecemasan akan keringnya likuiditas di China.

Di pasar Asia, harga logam-logam berharga sempat naik pada awal perdagangan setelah dua pejabat tinggi The Fed membantah soal penghentian program stimulus. Namun aksi beli emas tidak banyak, sehingga harga masih terus tertekan.

“Ada banyak ketidakpastian di pasar. Investor menunggu harga stabil sebelum melakukan pembelian,” kata seorang trader di Hong Kong seperti dikutip dariAFP, Selasa (25/6/2013).

Harga emas memang terus jatuh sejak Gubernur The Fed Ben Bernanke memberikan sinyal eksplisit akan mengakhiri program stimulus ekonomi, dengan cara membeli surat-surat berharga di AS.

Hari ini di pasar Asia, harga spot emas jatuh 0,5% ke level US$ 1.275,21 per ounce, setela di awal perdagangan sempat naik ke US$ 1.288,16 per ounce.

“Para pembeli yang sensitif dengan harga mungkin akan menunggu harga turun sampai ke dasar, sebelum mereka masuk ke pasar,” ujar analis dari HSBC.

HSBC juga menurunkan proyeksi harga emasnya untuk tahun ini dan 2014, demikian juga dengan Goldman Sachs. Harga emas berjangka di Shanghai juga turun 0,3% hari ini, yang mengindikasikan pembelian emas di negara konsumen emas kedua terbesar di dunia ini turun.(dtf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *