https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

covid19 – nusantara7

https://kinganddukeatl.com

https://greenopportunities.org

https://www.bunzburgerz.com

https://www.depotbaltimore.com

https://eis.yru.ac.th/-/dragon222/

https://booking.yru.ac.th/-/rajagacor/

Bupati Pamekasan Badrut Tamam Bersyukur MTQ Jatim Berjalan Lancar

Bupati Pamekasan Badrut Tamam Bersyukur MTQ Jatim Berjalan Lancar

Nusantara7.com, Pamekasan – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam bersyukur pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Tingkat Jawa Timur 2021, berjalan lancar dan tidak ada klaster baru Coronavirus Disease 2019.

Hal tersebut disampaikan saat memberi sambutan dalam Penutupan MTQ Jatim 2021 di Lapangan Nagara Bhakti, Kompleks Mandhapa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Rabu (10/11/2021) malam.

“Alhamdulillah, selama pelaksanaan tidak ada kendala apapun, seluruh lomba berjalan lancar. Bahkan tidak ada kafilah maupun perangkat lainnya dinyatakan positif Covid-19, karena memang selama ini dilaksanakan protokol kesehatan secara ketat, semuanya negatif berdasar hasil swab,” kata Bupati Badrut Tamam.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan jika hal tersebut memang menjadi salah satu komitmen dan upaya selama pelaksanaan MTQ Jatim di Pamekasan. “Seperti kita tahu, seluruh kafilah MTQ memang diwajibkan untuk menyertakan sertifikat vaksin,” ungkapnya.

“Bahkan sebelum perhelatan akbar tingkat regional Jawa Timur ditutup, panitia juga kembali melakukan swab antigen kepada seluruh kafilah. Hal ini kita lakukan untuk memastikan bahwa seluruh kafilah khususunya para peserta dalam keadaan sehat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga kembali melakikan swab antigen kepada seluruh kafilah sebelum pelaksanaan penutupan berlangsung. “Selain itu, swab antigen juga kami lakukan sebelum penutupan (MTQ Jatim), tujuannya agar mereka kembali ke kabupaten/kota asal dalam keadaan sehat,” tegasnya.

Selama ini Pemkab Pamekasan selaku tuan rumah MTQ Jatim 2021, memang menargetkan 4 (empat) poin sukses pelaksanaan ajang empat tahunan tingkat provinsi. Salah satu di antaranya penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Untuk total kafilah MTQ Ke-XXIX Jatim 2021 di kabupaten Pamekasan, terdata sebanyak 1.303 orang dari 38 kabupaten/kota di Jatim terdaftar sebagai peserta. Serta total dewan hakim dan panitera atau juri tercatat sebanyak 128 orang.

Sementara untuk pelaksanaan MTQ Ke-XXX Tingkat Jatim Tahun 2023, dijadwalkan digelar di Kota Pasuruan. Hal tersebut ditandai dengan penyerahan bendera MTQ Jatim dari Bupati Badrut Tamam kepada Walikota Pasuruan, Syaifullah Yusuf pada momemtum penutupan. [brj]

Digunakan Kejahatan, Hati-hati Data Bocor saat Cetak Kartu Vaksin!

Digunakan Kejahatan, Hati-hati Data Bocor saat Cetak Kartu Vaksin!

Jakarta – Mencegah kebocoran data masyarakat, pemerintah memblokir 2.453 produk dan jasa pencetakan kartu vaksin. Hal itu dilakukan oleh Kementerian Perdagangan bersama Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA).

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Veri Anggrijono mengungkap jasa cetak kartu vaksin berisiko adanya kebocoran data karena masyarakat diminta memberikan tautan untuk membuka sertifikat vaksinasi COVID-19. Di mana itu memuat data pribadi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau informasi pribadi lainnya.

“Oleh karena penyerahan tautan pesan singkat kepada pelaku usaha pencetak kartu sudah vaksin Covid-19 akan berisiko terhadap perlindungan data pribadi konsumen,” tegas Veri.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi mengungkap bahaya jika data pribadi bocor kepada pihak yang salah. Kebocoran data bisa berisiko disalahgunakan untuk pemalsuan identitas, dari KTP palsu hingga digunakan untuk penipuan pinjaman online (pinjol).

“Sertifikat bocor ya NIK kita bocor, kalau NIK kan lengkap ada tanggal lahir, alamat, pekerjaan sebagaimana ada di KTP. Dan ini bisa digunakan kejahatan lainnya seperti pembuatan KTP palsu, yang bisa dipakai buka rekening bank, penipuan pinjol atau kejahatan siber lainnya,” kata dia, Sabtu (14/8/2021).

Selain itu, kebocoran data itu juga berisiko digunakan pembuatan sertifikat vaksin palsu. Mengingat sekarang sertifikat vaksin COVID-19 menjadi syarat masuk mal, penerbangan, hingga transportasi darat.

“Kalau sebelumnya tren adalah hasil swab antigen atau swab PCR palsu, ke depan akan ramai penggunaan sertifikat vaksin palsu karena dipakai sebagai akses untuk bermacam kegiatan, masuk mal, penerbangan, dan lainnya,” lanjutnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk waspada agar sertifikat vaksin COVID-19 tidak digunakan oleh orang lain. Untuk itu, dia menyarankan agar masyarakat jangan mencetak sertifikat vaksin.

“Sebaiknya jangan dilakukan pencetakan sertifikat pada pihak lain. Kalau mau cetak sendiri atau tetap saja versi digital,” ujarnya.

Ia menganggap kebijakan soal sertifikat vaksin yang digunakan untuk akses banyak fasilitas umum, dinilai mendadak. Pemerintah juga dinilai kurang sosialisasi cara penggunaan sertifikat vaksin COVID-19.

“Ada yang cukup scan lewat Aplikasi PeduliLindungi, ada yang harus cetak dan ada yang versi digital dari sertifikat vaksin,”

“Kalau cuma dilihat saja, baik cetak atau versi digital, itu masih tidak apa-apa. Tapi kalau sertifikat vaksin diminta, disimpan di aplikasi atau kita cetak ke pihak lain, potensi data bocor dan disalahgunakan besar,” pungkasnya. (dtk)