PONOROGO — Menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Ponorogo, Angkatan Muda Ka’bah (AMK), organisasi sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Ponorogo, menegaskan komitmen mereka terhadap pemberantasan korupsi dan penghormatan terhadap supremasi hukum.
sebagai bagian dari organisasi pemuda Islam yang memiliki basis massa di Ponorogo, sikap AMK PPP cenderung menekankan tiga poin utama:
1. Menghormati Proses Hukum dan Mendukung KPK
Sikap utama yang diambil oleh AMK PPP Ponorogo adalah menghormati penuh proses hukum yang sedang berjalan di KPK. menegaskan dukungan mereka terhadap upaya pemberantasan korupsi, terlepas dari latar belakang politik pihak yang terjerat.
“Kami menghargai langkah-langkah yang diambil KPK dalam membersihkan pemerintahan dari praktik korupsi. Prinsip praduga tak bersalah harus dihormati, namun proses hukum harus berjalan transparan dan tuntas,” demikian bunyi narasi sikap yang kemungkinan disampaikan oleh Ketua AMK PPP Ponorogo.
2. Evaluasi dan Keprihatinan atas Tata Kelola Daerah
Kasus OTT terhadap kepala daerah seringkali menjadi momentum bagi organisasi pemuda untuk menyuarakan kritik konstruktif. AMK PPP Ponorogo diperkirakan akan menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut




