KSP Moeldoko sampaikan senjata yang dibawa perempuan bercadar jenis rakitan

KSP Moeldoko sampaikan senjata yang dibawa perempuan bercadar jenis rakitan

Nusantara7.com, Jakarta – Kepala Sekretariat Presiden (KSP) Moeldoko menyampaikan bahwa senjata yang dibawa oleh perempuan penerobos Istana Negara, merupakan senjata rakitan. Hal ini diketahui setelah aparat melakukan pemeriksaan.

 

“Senjatanya memang senjata rakitan ya. Itu ada selongsongnya tapi proyektilnya tidak ada,” kata Moeldoko di Istana Negara, Jakarta, Selasa (25/10).

 

Mantan Panglima TNI ini mengungkapkan, Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror akan mendalami langkah perempuan bercedar yang mencoba melakukan aksi di depan Istana Negara, pada Selasa (25/10) pagi. Sampai saat ini, diduga dia melakukan aksi seorang diri.

 

“Nanti dari Kadensus 88 telah melakukan pendalaman kepada tersangka yang tadi diamankan oleh petugas. Artinya bahwa kesigapan aparat untuk melakukan pengamanan secara spontan,” ucap Moeldoko.

 

Moeldoko mengungkapkan, tindakan seperti itu perlu diwaspadai. Sehingga kesigapan butuh kesigapan aparat dalam menjaga keamanan.

 

“Ini juga bagian dari awareness (kesadaran) kita kepada masyarakat bahwa hal-hal seperti ini ternyata jangan diabaikan. Kita harus waspada,” tegas Moeldoko.

 

Sebelumnya, seorang perempuan diamankan polisi karena menerobos Istana Negara, Jakarta Pusat dan menodongkan senjata api ke arah Paspampres. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, Selasa (25/10).

 

“Betul tadi di dekat Istana di Merdeka Utara. Tadi kita kan dari anggota bilang, dia bawa senjata todongkan ke Paspampres langsung sama anggota direbut, sama anggota Lantas,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman kepada wartawan, Selasa (25/10).

 

Latif menyampaikan, saat ini perempuan misterius tersebut sudah diamankan ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut. “Tadi satu orang perempuannya. Dibawa ke Subdit Kamneg Krimum,” ungkap Latif.

 

Aparat kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu senjata api (senpi) jenis FN, satu tas hitam berisi kitab suci, dompet kosong warna pink, dan juga satu unit handphone. jp

Dua farmasi nakal terbukti gunakan EG dan DEG pada obat sirop bakal dipidana

Dua farmasi nakal terbukti gunakan EG dan DEG pada obat sirop bakal dipidana

Nusantara7.com – Hasil penelitian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya mengerucut pada 2 perusahaan farmasi. Kedua industri itu diyakini terbukti menggunakan senyawa berbahaya yakni Etilona Glikol dan Dietilena Glikol (EG dan DEG) pada obat sirop. Tak hanya sebagai cemaran, tetapi kandungan kedua senyawa itu sangat tinggi di dalam obat sirop.

 

Kepala BPOM Penny K Lukito menegaskan pihaknya belum dapat membuka siapa saja industri farmasi nakal tersebut. Namun ia berjanji segera membawa kasus ini ke ranah hukum.

 

“Dalam proses ini kami sudah dapatkan 2 industri farmasi yang akan kami tindaklanjuti. Kami sudah mendapatkan 2 industri farmasi yang akan kami tindak lanjuti sebagai pidana. Deputi 4, masuk ke industri farmasi tersebut kami akan kerja sama dengan polisi,” tegas Penny kepada wartawan, Selasa (25/10).

 

“Saya tak akan sebutkan sekarang industrinya karena ini masih penyelidikan. Kami akan komunikasikan ke masyarakat,” ujarnya.

 

Penny menegaskan ada indikasi kedua industri farmasi itu memiliki kandungan dari EG dan DEG di produknya. Tak tak hanya dalam konsentrasi sebagai kontaminan, tetapi sangat tinggi.

 

“Itu membuat obat itu jadi toksik dan sangat diduga menyebabkan gangguan ginjal akut pada anak,” kata Penny.

 

Sebelumnya BPOM juga sudah mengizinkan kembali 156 obat sirup untuk kembali beredar dan dikonsumsi. Para nakes juga diizinkan kembali meresepkan obat tersebut.jp

Insiden wanita bersenjata terobos masuk Istana, sedang didalami Polda Metro Jaya

Insiden wanita bersenjata terobos masuk Istana, sedang didalami Polda Metro Jaya

Nusantara7.com, Jakarta – Markas Besar (Mabes) Polri membenarkan peristiwa seorang wanita menerobos Istana Merdeka dengan membawa senjata api yang kini ditangani dan sedang didalami oleh Krimum Polda Metro Jaya.

 

“Iya betul (kejadiannya), sedang didalami oleh Krimum Polda Metro Jaya,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, seorang wanita menerobos Istana Merdeka sisi utara dengan membawa senjata api jenis FN.

 

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, pelaku belum diketahui identitasnya, diduga berusia 25 tahun.

 

Terdapat tiga saksi yang mengetahui peristiwa itu, yakni Aiptu Hermawan, Bripda Yuda Tri Wibowo, dan Briptu Krismanto dari Sat Gatur Polda Metro Jaya.

 

Barang bukti yang diamankan dari pelaku, yakni satu jenis senjata api jenis FN, satu tas hitam berisi kitab suci, dompet warna pink, dan satu unit ponsel.

 

Adapun kronologis kejadian, sekitar pukul 07.00 WIB, anggota Sat Gatur Polda Metro Jaya melakukan tugas rutin pelayanan masyarakat penjagaan dan pelayanan masyarakat di sekitar Istana, tepatnya pos Bandung 1.

 

Kemudian ada seorang wanita berjalan kaki dari Harmoni menuju Jalan Medan Merdeka Utara.

 

Setibanya di pintu masuk Istana, pelaku menghampiri anggota Paspampres yang sedang siaga dengan menodongkan senjata api jenis FN.

 

Tiga anggota Satgatur Polda Metro Jaya langsung mengamankan wanita tidak dikenal tersebut dan merebut senjata apinya.

 

Wanita tersebut selanjutnya dibawa ke Polres Jakarta Pusat. ant

Maraknya gagal ginjal akut, Pemkot Surabaya gandeng kepolisian awasi penjualan obat sirop

Maraknya gagal ginjal akut, Pemkot Surabaya gandeng kepolisian awasi penjualan obat sirop

Nusantara7.com, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya menggandeng kepolisian dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan terhadap penjualan obat sirop menyusul merebaknya penyakit gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam keterangan tertulisnya, Selasa, menindaklanjuti kebijakan Kementerian Kesehatan yang telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) penghentian sementara penggunaan obat sirop.

“Kami juga pihaknya telah berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya terkait pengawasan obat sirop di apotek maupun toko swalayan,” katanya.

Menurut dia, sudah ada di surat edaran Kemenkes terkait merek dan jenis obat sirop sehingga nantinya bersama-sama melakukan cek di apotek-apotek.

Cak Eri, sapaan akrabnya, menjelaskan tidak bisa hanya menunggu datangnya obat gagal ginjal akut dari pemerintah pusat sebab bukan permintaan namun telah dihitung berdasarkan kebutuhan jumlah penduduk dari pemerintah pusat.

“Jadi perkiraannya berapa, kami menerima seperti vaksin COVID-19. Nah seperti itu nanti diberikan dan kami jalan. Kami juga tidak bisa hanya mengandalkan dan menunggu, tapi yang terpenting adalah pencegahan,” ujar dia.

Ia memastikan Pemkot Surabaya akan terus gencar melakukan sosialisasi, khususnya kepada para orang tua dan menyampaikan bahwa upaya pencegahan lebih baik daripada mengobati.

Selain itu, Cak Eri juga menginstruksikan Dinas Kesehatan Surabaya melalui puskesmas di 31 kecamatan agar melakukan hal sama.

Selain melakukan pengawasan peredaran obat sirop, setiap puskesmas juga diminta untuk masif memberikan sosialisasi kepada masyarakat di masing-masing wilayah.

“Makanya kepala puskesmas turun di masing-masing kelurahan dengan jajaran pemkot, RT/RW dan Kader Surabaya Hebat (KSH). Itu yang akan kami lakukan secara maksimal. Semoga dengan begitu masyarakat akan tahu jenis-jenis (obat sirop) yang memang tidak diperkenankan saat ini,” ujar dia.

Namun demikian, Cak Eri menyatakan upaya pencegahan terhadap penyakit gagal ginjal akut ini tidak akan bisa maksimal tanpa keterlibatan masyarakat.

Termasuk pula keterlibatan dari apotek maupun toko swalayan yang sebelumnya menjual produk obat sirup yang dilarang.

“Saya yakin apotek-apotek, toko obat dan rumah sakit di Surabaya pasti akan menarik obat-obat (sirop) itu karena mereka juga menjaga Surabaya,” tutur dia. ant

Bupati Pasuruan ingatkan kades dan camat tetap waspada bencana alam dan gagal ginjal akut

Bupati Pasuruan ingatkan kades dan camat tetap waspada bencana alam dan gagal ginjal akut

Nusantara7.com, Pasuruan – Kabupaten Pasuruan saat ini mewaspadai 3 ancaman isu yang ada di Indonesia. Ketiga ancaman tersebut yakni waspada bencana alam, penyakit gagal ginjal akut yang menyerang anak, dan juga stunting.

 

Hal ini disampaikan oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf saat memberi sambutan di kegiatan bulan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), Jumat (21/10/2022) kemarin. Gus Irsyad sapaan akrabnya mengatakan kepada seluruh Camat di Kabupaten Pasuruan untuk selalu waspada.

 

“Mengatisipasi perubahan cuaca yang saat ini memasuki musim penghujan banyak terjadi bencana alam. Jadi untuk para Camat di Kabupaten Pasuruan harus tetap waspada dengan adanya bencana alam,” kata Gus Irsyad.

 

Gus Irsyad juga menambahkan bahwa penanganan stunting di Kabupaten Pasuruan harus saling bersinergi. Ditambahkan saat ini Badan Pengamat Statistik (BPS) telah mengumpulkan data terkait sensus masyarakat.

 

Hal ini dilakukan terkait kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasuruan yang membutuhkan bantuan. Setelahnya nanti didata, masyarakat nantinya akan mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT). “Saat ini BPS sedang melakukan sensus kepada masyarakat berkaitan dengan kesejahteraan. Itu bukan BLT tapi untuk memastikan bantuan sosial atau BLT,” lanjutnya.

 

Tak hanya itu Irsyad juga mewanti-wanti Camat di Kabupaten Pasuruan agar menjadi perhatian isu gagal ginjal akut. Diharap setiap Kepala Desa dan Camat saling berkoordinasi agar penanganan lebih cepat. bjm

Dugaan pidana obat sirup penyebab gagal ginjal pada anak, Bareskrim Polri lakukan penyelidikan

Dugaan pidana obat sirup penyebab gagal ginjal pada anak, Bareskrim Polri lakukan penyelidikan

Nusantara7.com, Jakarta – Tim Bareskrim Polri menyelidiki dugaan tindak pidana dalam kasus obat sirop mengandung etilen glikol yang melebihi ambang batas sehingga menyebabkan penyakit gagal ginjal akut progresif atipikal pada anak di Indonesia.

 

“Hari ini tim dari Bareskrim bekerja dengan agenda mengecek hasil laboratorium,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

 

Dedi menjelaskan pengecekan dalam rangka penyelidikan itu dilakukan Bareskrim Polri bersama tim gabungan dari Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

 

“Tim melakukan penyelidikan secara sinergi dan atensi kejadian tersebut,” tambah mantan kapolda Kalimantan Tengah itu.

 

Terkait hasil pengecekan yang dilakukan, apakah ditemukan kelalaian pengawasan hingga terjadi kasus gagal ginjal akut akibat mengonsumsi obat-obatan sirop, Dedi mengatakan hal itu akan disampaikan setelah penyelidikan selesai dilakukan. Saat ini, tim masih bekerja di lapangan.

 

“Nanti, hasil laboratorium dan tahapannya masih penyelidikan. Menunggu update dari Bareskrim,” kata Dedi.

 

Sebelumnya, Sabtu (22/10), Wakil Presiden Ma’ruf Amin menekankan pentingnya penarikan obat-obat penyebab kasus gagal ginjal dari pasaran. Dia menekankan penelitian dan penarikan obat berbahaya itu tidak hanya perlu dilakukan di apotek, tetapi juga di tempat penjualan lain.

 

Sementara itu, terkait kemungkinan adanya tindak pidana atau unsur kesengajaan dalam kasus tersebut, Ma’ruf Amin menyatakan hal itu akan diusut oleh pihak kepolisian.

 

“Masalah yang menyangkut pidana itu kepolisian dan juga Badan POM supaya juga selektif betul memberikan izin edar obat bagi masyarakat,” ujar Wapres Ma’ruf Amin. ant

BPOM terus awasi penjualan obat sirup

BPOM terus awasi penjualan obat sirup

Nusantara7.com – Sebaran kasus acute kidney injury (AKI) atau gangguan ginjal akut misterius pada anak makin luas. Berdasar data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga kemarin (23/10) sore temuan kasus tersebut telah dilaporkan di 26 provinsi.

 

Ke-26 provinsi tersebut antara lain adalah Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Riau, Sumsel, Lampung, dan Bangka Belitung. Kemudian DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, DI Jogjakarta, dan Bali. Lalu NTT, NTB, Kaltara, Kalteng, Kalsel, Sulsel, Sultra, Sulut, Gorontalo, dan Papua. Total ada 245 kasus AKI. Sebanyak 141 anak dilaporkan telah meninggal dunia dan 66 anak masih dirawat. Sejauh ini yang sudah dinyatakan sembuh baru 38 anak.

 

Kemenkes memberikan obat penawar (antidotum) untuk menekan peningkatan angka kematian anak-anak yang teridentifikasi penyakit gagal ginjal akut. Obat penawar yang diimpor dari Singapura itu sejauh ini cukup ampuh memulihkan anak-anak dari penyakit misterius tersebut.

 

Di luar itu, pemerintah juga memeriksa obat-obat yang berpotensi terdapat cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG). Dua jenis cemaran tersebut dikaitkan dengan kasus gangguan ginjal akut misterius yang mengakibatkan beberapa anak meninggal dunia.

 

Kemarin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan obat yang tidak menggunakan bahan baku yang berpotensi terdapat cemaran EG dan DEG.

 

Kepala BPOM Penny K. Lukito menyatakan, lembaganya telah menelusuri produk obat sirup dan drops. Ada 133 obat sirup yang ditemukan tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin atau gliserol. Empat bahan tersebut diduga memiliki cemaran EG dan DEG.

 

Lalu, penyelidikan pada 102 obat yang digunakan pasien AKI juga sudah diteliti BPOM. Dari jumlah tersebut, ada 23 produk yang tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin atau gliserol. Kemudian, ada tujuh produk yang dinyatakan aman digunakan meski menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin atau gliserol. ”(Sebanyak) 69 produk masih dilakukan uji sampel,” ujarnya.

 

Penny memastikan, tidak ada propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin atau gliserol yang digunakan oleh industri farmasi Indonesia yang berasal dari India. Di Gambia, Afrika Barat, juga terjadi kasus AKI. Cemaran EG dan DEG dari obat yang diimpor dari India diduga menjadi biangnya.

 

Penny juga menyebutkan, ada tiga produk yang mengandung cemaran EG atau DEG yang melebihi ambang batas aman. Yakni Unibebi Cough Syrup, Unibebi Demam Drop, dan Unibebi Demam Syrup yang diproduksi Universal Pharmaceutical Industries.

 

”Untuk Konimex pada batch lain aman,” ucap dia. Sebelumnya merek tersebut masuk dalam nama produk yang mengandung cemaran EG atau DEG.

 

Penny menegaskan bahwa seluruh UPT BPOM mengawal proses penarikan peredaran obat sirup yang mengandung cemaran EG atau DEG yang melebihi ambang batas. Selain itu, BPOM melakukan patroli siber di media sosial hingga e-commerce untuk menelusuri penjualan produk yang tidak aman. ”Ada 4.922 link yang teridentifikasi melakukan penjualan obat sirup yang dinyatakan tidak aman dan akan di-take down,” tegasnya.

 

Penny meminta industri farmasi kooperatif. Salah satunya, apabila mengganti bahan baku, agar melapor kepada BPOM. Penny juga berjanji mengetatkan pengawasan obat-obatan yang beredar di Indonesia.

 

Terpisah, mantan Direktur WHO Asia Tenggara Tjandra Yoga Aditama mengatakan, setidaknya ada lima kejadian penyakit gagal ginjal akut yang dihubungkan dengan sirup obat yang terkontaminasi atau tercemar DEG di India yang mengakibatkan 80 kematian. Terjadi pada 1972 dan 2019 hingga 2020. ”Antara April dan Juni 1998, misalnya, sedikitnya ada 36 anak berumur antara dua bulan dan enam tahun meninggal akibat gagal ginjal akut di rumah sakit di daerah Delhi sesudah meminum obat yang tercemar dietilen glikol,” ungkap dia.

 

Pada rentang Desember 2019 hingga Januari 2020, 14 bayi meninggal. Bahan DEG ditemukan pada sirup obat batuk yang pernah diminum bayi itu. Di Indonesia, kenaikan kasus AKI cukup pesat. Pada 18 Oktober, Kemenkes secara resmi menyampaikan ada 206 kasus gagal ginjal akut pada anak. Lalu, 21 Oktober diumumkan jumlah kasus naik menjadi 241 anak dan angka meninggal tercatat 133 kasus.

 

Menurut Tjandra, kenaikan yang pesat dalam kurun tiga hari disebabkan dua hal. Pertama, kasus yang dilaporkan bukan kasus baru. Hanya, pencatatannya baru muncul. ”Kalau ini yang terjadi, maka bukan tidak mungkin akan ada tambahan kasus-kasus lagi dan harapannya agar proses pencatatan dan pelaporan kasus dapat terus makin intensif,” ujarnya.

 

Penyebab yang kedua, dapat juga 35 kasus memang kejadian sakit yang terjadi antara 18 dan 21 Oktober. Karena itu, Tjandra mendesak agar segera diumumkan ke publik penyebab sakit dan kematiannya. ”Penjelasan terperinci seperti ini perlu disampaikan ke publik dari waktu ke waktu agar masyarakat dapat melihat masalahnya dengan utuh dan lengkap serta mengambil sikap secara jernih,” tutur mantan Dirjen Pengendalian Penyakit Kemenkes tersebut. jp

Humas RSUD Saiful Anwar jelaskan korban tragedi Kanjuruhan bertambah jadi 135 orang

Humas RSUD Saiful Anwar jelaskan korban tragedi Kanjuruhan bertambah jadi 135 orang

Nusantara7.com, Malang – Korban meninggal dunia akibat tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, kembali bertambah satu orang sehingga secara keseluruhan ada 135 orang.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas RSUD Saiful Anwar Malang Dony Iryan Vebry Prasetyo saat dikonfirmasi di Kota Malang, Senin, mengatakan bahwa korban dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (23/10) kurang lebih pukul 22.50 WIB.

“Iya benar, meninggal pukul 22.50 WIB tadi malam,” kata Dony.

Ia menjelaskan tambahan korban meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan tersebut atas nama Farzah Dwi Kurniawan (20) warga Jalan Sudimoro Utara Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Menurutnya, pasien tersebut terakhir kali menjalani perawatan dengan pengawasan yang cukup ketat pada fasilitas Incovit (fasilitas yang dipergunakan untuk merawat pasien positif COVID-19) ruang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar.

Farzah merupakan korban meninggal dunia ke-135 akibat tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.

Sebelumnya, setidaknya ada dua pasien lain yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Saiful Anwar Kota Malang atas nama Reivano Dwi Afriansyah (17), warga Kabupaten Malang dan Andi Setiawan (33) warga Kota Malang.

Pada Sabtu (1/10), terjadi kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan.

Sebanyak 135 orang dilaporkan meninggal dunia akibat patah tulang, trauma di kepala dan leher dan asfiksia atau kadar oksigen dalam tubuh berkurang.

Selain itu, dilaporkan juga ada ratusan orang yang mengalami luka ringan termasuk luka berat. ant

BPBD Sidoarjo catat ratusan rumah rusak akibat angin kencang

BPBD Sidoarjo catat ratusan rumah rusak akibat angin kencang

Nusantara7.com, Sidoarjo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur mencatat sebanyak 291 rumah di empat desa di daerah ini rusak akibat angin kencang yang melanda pada Minggu petang.

 

Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo Dwijo Prawito, Minggu mengirimkan data resmi yang masuk akibat kejadian angin kencang tersebut di empat desa masing-masing Desa Sidokepung, Desa Entalsewu Kecamatan Buduran, Desa Tanjungsari Kecamatan Taman dan Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo.

 

“Data kerusakan Desa Sidokepung total 268 rumah dan 57 kamar kos,” ujarnya.

 

Dirinya merinci, di desa tersebut yakni RT.16 RW.04 sebanyak 10 rumah, RT.12 RW 06 sebanyak 12 rumah, RT. 22 RW.06 sebanyak 19 rumah dan 14 kamar kos, RT.23 RW.06 sebanyak 54 rumah dan 30 kamar kos, RT.24 RW.06 sebanyak 54 rumah dan 4 kamar kos, RT.25 RW.06 sebanyak 30 rumah dan 9 kamar kos, RT.26 RW.06 sebanyak 19 rumah, RT.40 RW.07 sebanyak 50 rumah dan RT.46 RW.06 sebanyak 20 rumah.

 

“Kemudian di Desa Entalsewu di RT 17 RW 05 sebanyak 12 rumah, RT 14 RW 04 sebanyak 5 rumah, RT 13 RW 04 sebanyak 4 rumah,” ujarnya.

 

Ia mengatakan, di Desa Tanjungsari Kecamatan Taman tepatnya di RT.04 – 05 RW.05 sebanyak 2 rumah 1 tempat usaha. Kemudian di Desa Jati, Sidoarjo sebanyak 3 rumah dan di Desa Sumput kerusakan terjadi di SDN Sumput.

 

“Untuk pohon tumbang terjadi di Perumahan Kahuripan Village dan Perumahan Citra garden di Desa Entalsewu, Buduran. Kemudian di Jalan Kartini Kecamatan Sidoarjo serta di Jalan Raya Aloha Kecamatan Gedangan,” ujarnya.

 

Pihaknya juga mencatat korban luka-luka akibat bencana hidrometeorologi angin kencang kali ini yakni M. Zainul tertimpa pohon Jalan Raya Aloha, Moch Alonso tertimpa genting di Desa Sidokepung.

 

“Kemudian juga ada Sri Winarti dan Sri Winarsih warga Desa Sidokepung yang mengalami luka di kepala,” ujarnya. ant

Sebanyak 9.999 Laskar Santri se- Jatim gelar apel bersama Panglima Santri

Sebanyak 9.999 Laskar Santri se- Jatim gelar apel bersama Panglima Santri

Nusantara7.com, Surabaya – Peringatan Hari Santri 2022 bakal berlangsung meriah. Sebanyak 9.999 laskar santri akan menggelar apel bersama Panglima Santri Muhaimin Iskandar, di Tugu Pahlawan Surabaya, Sabtu (22/10/2022) besok.

 

“Panglima Santri Gus Muhaimin Iskandar akan memimpin Apel Puncak Hari Santri yang akan diikuti oleh 9.999 laskar santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur. Sebagai petugas upacara, akan didaulat dari para bupati/wali kota serta anggota dan pimpinan DPRD Jawa Timur,” ujar Penanggung Jawab Safari Panglima Santri 2022, Cucun Ahmad Syamsurijal, Jumat (21/10/2022).

 

Dia menjelaskan, Apel Laskar Santri di Surabaya merupakan puncak rangkaian safari panglima santri Muhaimin Iskandar di Pulau Jawa. Sebelumnya, Gus Muhaimin Iskandar telah melakukan safari ke berbagai pesantren di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

 

“Di berbagai pesantren tersebut, Gus Muhaimin melakukan pengukuhan laskar santri sebagai upaya menguatkan kebanggaan korsa sebagai santri sekaligus mendorong kepercayaan diri santri,” katanya.

 

Cucun mengungkapkan, dalam setiap amanatnya di hadapan para laskar santri, Gus Muhaimin selalu menegaskan jika para santri mempunyai peluang sama dengan entitas masyarakat lain untuk berkiprah di berbagai kehidupan masyarakat.

 

Santri tidak hanya mumpuni di bidang keilmuan agama, tetapi santri saat ini juga bisa menjadi ahli sains, pejabat pemerintah, wakil rakyat, hingga aktivis non-government organization (NGO).

 

“Dengan potensi besar para santri dari sisi attitude maupun sisi skill, maka tidak ada alasan lagi bagi santri untuk tidak percaya diri berkiprah di berbagai lini kehidupan masyarakat,” tuturnya.

 

Pemilihan Kota Surabaya sebagai lokasi Apel Akbar Laskar Santri, kata Cucun didasarkan pada fakta sejarah jika di kota ini menjadi salah satu bukti heroisme santri dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa. Saat itu melalui Resolusi Jihad yang difatwakan Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari, seluruh santri di tanah Jawa tanpa ragu melawan pendudukan kembali penjajah sesaat Indonesia menyatakan proklamasi kemerdekaan.

 

“Keluarnya Resolusi Jihad ini yang kemudian hari ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional oleh Presiden Jokowi,” katanya.

 

Ketua Fraksi PKB DPR ini menegaskan, Safari Panglima Santri dan pengukuhan Laskar Santri ini menjadi penanda komitmen Gus Muhaimin serta PKB dalam memperjuangkan aspirasi kaum sarungan di tengah kerasnya persaingan dalam konstelasi politik nasional.

 

Menurutnya PKB, sebagai partai yang dibentuk resmi oleh PBNU terus memperjuangkan aspirasi dari kaum Nahdliyin. “Komitmen Gus Muhaimin dan PKB dalam memperjuangkan aspirasi Nahdliyin salah satunya tercermin dari lahirnya UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

 

Kini juga telah ada Dana Abadi Pesantren yang bisa digunakan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya santri dan ustaz di pesantren. Komitmen tersebut akan terus kami perkuat di masa depan,” pungkasnya. bjm