BP2MI : Ingatkan PMI Hati-hati Bermedsos Bisa Ancam Karir

BP2MI : Ingatkan PMI Hati-hati Bermedsos Bisa Ancam Karir

Nusantara7.com, Seluruh masyarakat diingatkan untuk menjaga etika dalam kegiatan bermedia sosial (medsos). Termasuk untuk pekerja migran Indonesia (PMI) yang sedang bekerja di luar negeri. Jika tidak hati-hati, pelanggaran dalam bermedsos bisa mengancam karir para PMI.

Himbauan supaya para PMI bijak bermedsos disampaikan Kepala Pusat Pengembangan SDM Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Ahnas.

“Jangan sampai menyebarkan berita bohong atau hoax,” kata Ahnas dalam webinar Literasi Digital Penggunaan Medsos Bagi PMI Jumat (17/12). Acara ini digelar Pusat Pengelolaan Mahasiswa Luar Negeri (PPMLN) Universitas Terbuka menyambut International Migrant Day 2021.

Lebih lanjut Ahnas mengatakan, para PMI memang perlu mendapatkan materi atau pembekalan soal etika bermedsos. Dia tidak ingin ada PMI yang terlibat dalam kegiatan menciptakan keonaran melalui medsos. Baik itu terkait kondisi di negara tempat mereka bekerja maupun kondisi di dalam negeri Indonesia.

“Saksi akibat pelanggaran bermedsos bisa kurungan sampai denda. Karena itu, bermedsos harus membawa dampak baik kepada kita,” katanya

Ahnas juga berpesan beberapa hal untuk menjaga etika bermedsos. Karena itu sebaiknya para pekerja migran jangan terlalu mudah percaya dengan info yang beredar. Kemudian harus bisa menyaring mana informasi yang benar dan salah.

Tidak kalah pentingnya, Ahnas mengingatkan para pekerja migran jangan sampai menyebar informasi data pribadi di medsos.

“Mari bermedsos sebaik-baiknya. Supaya tidak merugikan diri sendiri atau orang lain,” pungkasnya.

Kepala PPMLN Universitas Terbuka Pardamean Daulay juga mengingatkan agar para PMI, khususnya yang juga mahasiswa Universitas Terbuka harus menjaga etika digital. Dia mengingatkan bahwa sering kali jejak digital sulit dihapus.

“Bahkan adanya jejak digital bisa jadi penghalang atau bahkan menghancurkan karir kita,” tuturnya.

Dia mencontohkan beberapa waktu lalu ada PMI di Singapura yang berurusan dengan hukum, akibat kurang bijak dalam bermedsos. Dia tidak ingin kasus seperti ini kembali terulang. Baik di Singapura, maupun negara lainnya.

Untuk itu Pardamean, mengatakan pembekalan etika bermedsos tersebut sangat penting. Dia menjelaskan saat ini ada sekitar 2.200 orang PMI yang juga mahasiswa Universitas Terbuka di sejumlah negara. Mulai dari kawasan Asia, Eropa, dan lainnya.

(jwp)

Guru Besar UIN Zainul Puji Konsep Gus Yahya Soal Perdamaian Global Model NU

Guru Besar UIN Zainul Puji Konsep Gus Yahya Soal Perdamaian Global Model NU

Nusantara7.com, Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Yahya Cholil Staquf gencar menawarkan konsep perdamaian model NU lewat gerakan Islam ‘Washatiyah’. Gerakan yang dikenal sebagai Islam Moderat ini dianggap sebagai hal yang ampuh dalam kerangka menuju peradaban dunia yang lebih baik dan bermartabat

“Gagasan perdamaian itu diwujudkan melalui konsensus Islam ‘Rahmatan Lil Alamin’ untuk menciptakan tatanan dunia yang penuh dengan kedamaian,” ujar Gus saat menawarkan strategi perdamaian global model NU pada acara International Conference On Islam and Human Rights (ICIHR).

Merespons hal itu, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Media Zainul Bahri mengatakan, konsep perdamaian model NU lewat gerakan Islam ‘Washatiyah’ atau Islam Moderat dalam narasi ‘Rahmatan Lil Alamin’ yang ditawarkan oleh Gus Yahya kepada dunia internasional sudah tepat.

“Kalau pada level dunia menurut saya kata kuncinya Rahmatan Lil Alamin itu maksudnya adalah Kosmopolitanisme Islam, kalau pada level nasional misalnya mungkin itu yang disebut Islam Indonesia atau Islam Nusantara, di mana nilai-nilai atau perangkat nilai-nilai Islam itu compatible dengan budaya adat istiadat dan kehidupan sehari-hari umat Islam yang manfaatnya bisa dirasakan oleh non-muslim,” kata Zainul.

Karena itu, menurut Zainul, NU sebetulnya banyak memiliki sosok potensial seperti Gus Yahya yang diharapkan melanjutkan perjuangan Gus Dur sebagai perwakilan tokoh Muslim Indonesia pada level dunia untuk menawarkan konsep perdamaian model NU di dunia internasional.

“Saya kira di NU ini yang diharapkan adalah Yahya Staquf karena gak ada lagi sekarang siapa yang diharapkan, tokoh muslim Indonesia pada level dunia dalam melanjutkan perjuangan Gus Dur dulu di Israel, Amerika mengkampanyekan perdamaian dunia gitu” ungkapnya

Menurutnya, model perdamaian global ala NU yang ditawarkan Gus Yahya akan mudah diterima oleh dunia. Pertama, dilihat dari segi spirit dan nilai-nilai yang jadi fondasi model itu bersifat universal yakni berbasis pada nilai Islam yang “rahmatan lil ‘alamin”.

Kedua, lanjutnya, sosok Gus Yahya sendiri yang memiliki reputasi tidak hanya tingkat nasional tapi internasional dalam mengadvokasi perdamaian dunia. Meski pada implementasinya tidak mudah dan butuh kesepakatan bersama dunia internasional, namun upaya yang dilakukan oleh Gus Yahya telah mendapatkan apresiasi pemimpin global.

“Yang itu kemudian ternyata diakui juga oleh elite di Amerika, itu implementasi dari Rahmatan Lil Alamin yang luar biasa menurut saya,” ujarnya.

Zainul berpendapat, dewasa ini gagasan Gus Yahya banyak didengar oleh mayoritas kalangan anak muda muslim di Indonesia, terutama generasi muda Nahdliyyin, meskipun kurang mendapat tempat bagi kelompok konservatif.

“Kalau kelompok-kelompok konservatif ya gak mau dengar Yahya Staquf, tapi saya melihat komunitas anak-anak muslim dan anak-anak muda Nahdliyyin ya mereka mau mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Yahya Staquf,” jelasnya.

Di satu sisi, lanjut Zainul, apa yang dilakukan oleh Gus Yahya ini melanjutkan perjuangan almarhum Gus Dur dahulu, dan Ia berharap ketokohan Gus Yahya di Indonesia dapat memberikan kontribusi yang nyata pada level dunia.

“Saya merasa bahwa ini adalah melanjutkan perjuangan Gus Dur dulu di Israel, Amerika dan lain-lain mengkampanyekan perdamaian dunia. Saya kira di NU ini yang diharapkan adalah ketokohan Yahya Staquf sebagai tokoh muslim Indonesia yang memiliki kapasitas dan dapat berperan dalam perdamaian dunia,” ujarnya.

Sebelumnya, Gus Yahya menuturkan, konsensus Islam melalui spirit Islam Rahmatan Lil Alamin yang mengandung nilai-nilai kemanusiaan kuat serta universal, sehingga efektif dan kontributif dalam penciptaan perdamaian dunia.

“Dunia bisa memilih gagasan Rahmatan Lil Alamin ini. Jika jalan ini menjadi konsensus sosial dan aspirasi fundamental dari seluruh masyarakat, maka ini bisa menjadi penentu setiap pemerintah atau negara dalam pergaulan di internasional,” kata Gus Yahya yang dikutip dari pernyataannya dalam acara International Conference On Islam and Human Rights (ICIHR) 2021 di kanal Youtube Kementerian Agama, Kamis (16/12).

Gus Yahya menuturkan, sebelum mewujudkan kedamaian secara global, perlu usaha untuk mengidentifikasi terlebih dahulu nilai-nilai dasar yang menjadi kesepakatan bersama.

“Kesamaan tujuan kolektif itu hanya bisa terbentuk jika setiap orang memiliki kesadaran untuk saling menjunjung tinggi hak asasi manusia. Sifat hak asasi ini sangat lah global. Sehingga bisa menembus berbagai latar belakang, kewilayahan hingga kepentingan,” ungkapnya.

Gus yahya yang juga Dzuriyah kiai besar, yakni cucu KH Bisri Mustofa dan putra KH Cholil Bisri ini menyampaikan melalui NU, ia tak henti mengampanyekan nilai-nilai hak asasi manusia yang sangat universal itu baik di level masyarakat bawah hingga dunia internasional.

“Model perdamaian Islam Rahmatan Lil Alamin yang diusung NU terbukti sangat relevan untuk membangun konsensus sosial di berbagai wilayah. Saya selalu berupaya mengajak atau memperkuat gerakan perdamaian di tingkat akar rumput hingga membentuk konsensus sosial. Saya yakin itu bisa karena semua orang mau hidup dalam perdamaian,” ulas Gus Yahya yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Gus yahya yang juga calon Ketua Umum PBNU itu menjelaskan, NU memiliki komitmen besar untuk membangun perdamaian lewat gerakan Islam ‘washatiyah’ atau moderat dalam kerangka menuju peradaban dunia yang lebih baik dan bermartabat.

Selain itu, Gus Yahya menyampaikan dunia harus membangun konsensus atas nilai-nilai yang perlu disepakati bersama agar semua pihak yang berbeda-beda pandangan dapat hidup rukun dan damai berdampingan.

“Dengan pendekatan ini maka adanya perbedaan-perbedaan keyakinan mengenai nilai-nilai yang tersisa harus disikapi dengan toleran.” Ujar Gus Yahya. (jwp)

BMKG catat 267 kali gempa susulan akibat gempa bumi di Laut Flores NTT

BMKG catat 267 kali gempa susulan akibat gempa bumi di Laut Flores NTT

Nusantara7.com, Kupang  – Stasiun Geofisika Kupang Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi sebanyak 267 kali gempa bumi susulan akibat gempa magnitudo 7,4 di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur.

“Gempa susulan ini berlangsung sejak Selasa (14/12) kemarin sejak gempa utama magnitudo 7,4 hingga Rabu (15/12) pukul 08.00 WITA,” kata Kepala Stasiun Geofisika Kupang Margiono dalam keterangan yang diterima di Kupang, Rabu.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan peristiwa gempa bumi susulan yang terjadi setelah gempa bumi utama dengan magnitudo 7,4 di Laut Flores, sekitar 112 kilometer arah barat laut Larantuka, Kabupaten Flores Timur, pada Selasa (14/12) pukul 11.20 WITA.

Gempa bumi tersebut oleh BMKG dinyatakan berpotensi tsunami namun tidak terjadi hingga peringatan dini tsunami berakhir pada pukul 13.24 WITA.

Ia menjelaskan dari 267 kali gempa susulan tersebut, hanya dua kali gempa yang dirasakan getarannya. Rata-rata kekuatan gempa bumi susulan tersebut di bawah magnitudo 4.

Margiono mengimbau warga di NTT  tetap waspada untuk mengantisipasi dampak gempa bumi dengan kekuatan lebih besar yang bisa memicu tsunami.

Jika ada daerah yang berada pada status awas tsunami, kata dia pemerintah daerah setempat perlu segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi menyeluruh.

“Kami berharap masyarakat selalu siaga sehingga ketika ada gempa yang besar maka dampaknya bisa diminimalisir,” katanya. (ant)

PT. PLN : ada 28 perusahaan beli sertifikat energi baru terbarukan

PT. PLN : ada 28 perusahaan beli sertifikat energi baru terbarukan

Nusantara7.com, Jakarta – PT PLN (Persero) mencatat ada 28 perusahaan lokal dan global yang membeli sertifikat energi baru terbarukan atau Renewable Energy Certificate (REC) dalam rangka mendorong aktivitas industri berkelanjutan.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTK) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menilai sertifikat energi baru terbarukan menjadi terobosan konkret dari PLN untuk mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan di Indonesia.

“Ini salah satu inisiatif yang sangat baik untuk jangka pendek. Semoga semakin banyak perusahaan yang beralih ke energi bersih dan memanfaatkan REC ke depan,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Dadan mengapresiasi upaya PLN yang mengalokasikan penerimaan dari atribut ini yang sifatnya premium mendorong pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) perseroan.

Kontrak jual beli sertifikat EBT yang ditandatangani antara PLN dan 28 perusahaan dilakukan di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (13/12).

Beberapa perusahaan seperti Nike Trading Company BV (Nike), PT Fast Retailing Indonesia (Uniqlo), PT Clariant Indonesia, PT South Pacific Viscose, PT Reckitt Benckiser, Kawasan GIIC – Deltamas, dan 22 perusahaan besar lain yang beralih ke energi bersih melakukan penandatanganan perjanjian jual beli sertifikat EBT dengan PLN.

Dadan mengharapkan target bauran EBT sebesar 23 persen pada 2025 dapat tercapai melalui berbagai inovasi di sektor energi.

Sementara itu Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril menyampaikan kerja sama ini merupakan salah satu bentuk usaha bersama untuk membangun suatu dunia yang lebih bersih.

PLN menyediakan sertifikat EBT yang membuktikan bahwa energi yang digunakan pelanggan berasal dari pembangkit listrik berbasis energi bersih yang diaudit oleh sistem tracking internasional, APX TIGRs yang berlokasi di California, Amerika Serikat.

“Listrik yang disalurkan sesuai dengan besaran yang diperjualbelikan berasal dari EBT. Terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang menjadi pelanggan sekaligus partner kami dalam menggunakan renewable energy certificate,” kata Bob.

Melalui sertifikat EBT, PLN menghadirkan opsi pengadaan bagi pelanggan untuk pemenuhan target penggunaan energi terbarukan yang transparan, akuntabel, dan diakui secara internasional.

PLN berkomitmen akan terus bertransformasi untuk dapat menghasilkan lebih banyak produk energi ramah lingkungan dan mengembangkan layanan-layanan inovatif, seperti green tariff.

Pada tahap awal, perseroan telah mendaftarkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang yang berlokasi di Jawa Barat dengan kapasitas 140 megawatt dan dapat menghasilkan listrik sebesar 993.000 megawatt jam per tahun atau setara dengan 993.000 unit sertifikat EBT.

Dalam waktu dekat, PLN akan menambah opsi sumber pembangkit EBT  lainnya yaitu PLTP Lahendong 80 megawatt dan PLTA Bakaru 130 megawatt yang berlokasi di Sulawesi.

Dua pembangkit EBT tersebut dapat menghasilkan listrik sebesar lebih dari 1.000.000 megawatt jam per tahun atau setara dengan 1.500.000 unit sertifikat EBT.

“Dengan kapasitas pembangkit EBT  7.936 megawatt dan akan terus bertambah. Ke depannya PLN akan mendaftarkan pembangkit listrik EBT  dengan jenis dan lokasi lainnya untuk mengakomodir kebutuhan pelanggan atas produk renewable energy certificate,” terang Bob.

Sementara itu Managing Director PT Nike Indonesia Joseph Warren mengakui jika kerja sama ini sangat bermakna bagi Nike yang berkomitmen untuk menjadi bagian dari upaya global dalam memerangi perubahan iklim.

Melalui kerja sama ini, produsen apparel olahraga dunia ini melalui pabrik mitranya bersepakat untuk memenuhi energi bersih melalui sertifikat EBT  PLN.

“Kami ingin menjaga dan melindungi bumi agar generasi sekarang dan yang akan datang dapat terus hidup, berlatih dan berolahraga,” kata Joseph.

Bagi Nike, Indonesia adalah produsen sepatu terbesar kedua untuk Nike juga negara dengan pertumbuhan volume produksi tertinggi.

Dengan proses pembuatan sepatu memerlukan energi yang besar, Nike terus mendorong pabrik mitra untuk mencari solusi yang dapat mengurangi emisi dengan beralih ke sumber EBT yang lebih bersih.

“Kami menyambut baik PLN meluncurkan produk REC oleh PLN tahun lalu. Inisiatif ini akan membantu Nike mencapai target Move to Zero. REC adalah langkah tepat menuju transisi energi Indonesia ke arah penggunaan EBT sejalan dengan misi dan agenda Indonesia sebagai pemimpin konferensi G20 tahun depan,” ucap Joseph. (ant)

Dukung Gus Yahya pada Muktamar NU, keputusan PWNU dan PCNU se-Jatim bulat

Dukung Gus Yahya pada Muktamar NU, keputusan PWNU dan PCNU se-Jatim bulat

Nusantara7.com, Kediri – Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Jawa Timur kompak menjalankan perintah kiai-kiai sepuh untuk mendukung K.H. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU dan K.H. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menjadi Ketua Umum PBNU pada muktamar di Lampung akhir Desember 2021.

“Kami mengamankan dawuh kiai sepuh untuk mendukung dan mengusung K.H. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan K.H. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum PBNU,” kata Gus Salam, sapaan akrab K.H. Abdussalam Shohib, di Kediri, Selasa.

Wakil Ketua PWNU Jawa Timur K.H. Abdussalam Shohib menjelaskan bahwa pertemuan itu adalah konsolidasi terakhir menjelang Muktamar NU di Lampung.

PCNU se-Jatim diundang dalam acara yang digelar di Pondok Pesantren Al Falah Putri, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Gus Salam mengatakan bahwa dukungan pada sosok tersebut sebenarnya sudah lama, bahkan sudah dikeluarkan SK PWNU yang sifatnya mengikat organisasi.

Ia menyatakan bahwa pihaknya sudah bulat mengamankan keputusan PWNU Jawa Timur dengan semua PCNU di Jatim.

“Dukungan ini sudah final, sudah lama, bahkan 2 bulan lalu sudah mengeluarkan SK PWNU yang sifatnya mengikat, bulat di Jatim mendukung K.H. Miftachul Akhyar dan Gus Yahya sebagai Rais Aam dan Ketua Umum PBNU,” ujar pengasuh Pesantren Denanyar, Kabupaten Jombang ini.

Menurut dia, kegiatan Muktamar NU di Lampung mendatang penuh dinamika dari berbagai aspek.

Ia juga ingin agar nantinya kegiatan Muktamar tetap menjaga persatuan, kekompakan, dan kebersamaan sehingga muktamar bisa berlangsung dengan baik, damai, sejuk, dan ada beragam pemikiran progresif untuk NU.

Hal yang sama diungkapkan pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Putri, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, K.H. Abdurrahman Al Kautsar.

“Kalau kami prinsipnnya dari yang muda, kami di sini kumpul dalam rangka soliditas nderek dawuh Romo Kiai Anwar (K.H. Anwar Mansyur, Rois Syuriah PBNU Jatim) sebagai guru kami, beliau arahkan ke mana. Harapan kami, normatif agar NU benar-benar bisa lebih baik pada masa akan datang,” kata Gus Kautsar, sapaan akrabnya.

Sebagai organisasi yang besar, kata Gus Kautsar, regenerasi di tubuh NU harus terus dijaga.

“Prinsipnya sebuah organisasi yang mapan tentu bisa melahirkan generasi berikutnya. Dari kami tidak ada satu pun yang merasa ada kelemahan pimpinan Romo Kiai Said (K.H. Said Aqil Siradj, Ketua Umum PBNU). Akan tetapi, organisasi yang mapan pasti mampu melahirkan generasi berikutnya,” ujar dia.

Dalam kegiatan itu, dihadiri oleh seluruh PCNU se-Jatim termasuk jajaran pengurus PWNU Jatim. Hadir pula Pengasuh Pesantren Al-Falah Ploso Kabupaten Kediri Kiai Haji Nurul Huda Djazuli, Pengasuh PP Lirboyo Kediri sekaligus Rais Syuriah PWNU Jatim K.H. M. Anwar Manshur, Pengasuh PP Al Amien, Kota Kediri, K.H. Anwar Iskandar, dan berbagai tamu undangan lainnya. (ant)

Expo Batik Nusantara dan IKM jadi sarana informasi dan edukasi

Expo Batik Nusantara dan IKM jadi sarana informasi dan edukasi

Nusantara7.com, Situbondo – Bupati Situbondo Karna Suswandi mengemukakan gelaran Expo Batik Nusantara dan IKM menjadi sarana informasi dan edukasi serta sekaligus para perajin batik dan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) bisa bertukar kreasi dengan peserta dari kabupaten lain.

“Saya mengapresiasi pameran batik nusantara dan IKM yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Meski anggaran terbatas, namun dengan semangat menggeliatkan perekonomian di tengah pandemi, pameran ini terselenggara dengan baik,” kata Bung Karna, sapaan bupati, usai membuka Expo Batik Nusantara dan IKM di Gedung Serbaguna Situbondo, Jawa Timur, Senin.

Kelesuan ekonomi akibat pandemi COVID-19, lanjut dia, Dinas Perdagangan dan Perindustrian punya terobosan untuk menumbuhkan kembali perekonomian perajin batik maupun IKM lainnya, dengan menggelar pameran yang diikuti perajin batik dari delapan kabupaten/kota di Jawa Timur.

Bung Karna menjelaskan bahwa pameran batik menajdi sarana informasi dan edukasi dan bisa bertukar kreasi dengan kabupaten lain, sehingga batik bisa semakin maju di pasaran. Karena batik adalah pakaian khas Indonesia, budaya Indonesia, yang harus terus dilestarikan.

“Harapan kami, dengan gelaran pameran ini akan menjadi awal bangkitnya era baru, sebuah perubahan. Karena, sejatinya perubahan akan terwujud apabila kita bekomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Situbondo, Edy Wiyono mengaakan Expo Batik Nusantara dan IKM merupakan upaya pemerintah daerah menggerakkan perekonomian masyarakat, yang lesu akibat pandemi.

“Pameran batik nusantara ini selain sarana edukasi, juga para perjain batik mengenal batik khas daerah lain di Jawa Timur,” ujarnya.

Data diperoleh, Expo Batik Nusantara dan IKM ini diikuti oleh perajin batik dari delapan kabupaten/kota di Jawa Timur, yakni Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Probolinggo, Kota Pasuruan, Sumenep, Pamekasan, Bangkalan. Ditambah lagi dengan perjain kerang dan kayu ukiran serta pelaku usaha kuliner. (ant)

Lembaga Riset Keamanan Siber Indonesia catat Serangan siber masuk ke Indonesia capai 1,3 miliar

Lembaga Riset Keamanan Siber Indonesia catat Serangan siber masuk ke Indonesia capai 1,3 miliar

Nusantara7.com, Surabaya – Serangan percobaan siber ke Indonesia dari Januari hingga November 2021 tercatat mencapai 1,3 miliar, sesuai data Lembaga Riset Keamanan Siber Indonesia.

“Selain menyerang masyarakat umum, serangan siber banyak menargetkan perusahaan dan korporasi besar, dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi,” kata President Director PT Sakalaguna Semesta, Kintarwan Kusumo, dalam siaran persnya di Surabaya, Sabtu.

Kintarwan menyebut, PT Sakalaguna Semesta sebagai perusahaan teknologi dan keamanan sistem, menyadari tren ini, sehingga dibutuhkan spesialis keamanan siber yang mengamankan langkah-langkah strategis organisasi.

Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia, kata dia, juga menemukan terdapat pola serupa terkait meningkatnya jumlah kejahatan dunia maya di Indonesia.

Sebanyak 4.586 laporan polisi diajukan di Patroli Siber, situs web Bareskrim untuk melaporkan kejahatan dunia maya, pada tahun 2019. Meningkat dari 4.360 laporan pada tahun sebelumnya.

“Oleh karena itu, dengan sistem keamanan yang memadai dan matang, organisasi atau perusahaan bisa terselamatkan dari kebocoran data, dan kejahatan siber yang terus meningkat dari tahun ke tahun,” kata Kintarwan.

Ia menyebut, PT Sakalaguna Semesta, sebagai aggregator produk virtual sebelumnya telah mendistribusikan produknya ke platform Serbada, Bukalapak, Dana dan platform lainnya di bawah naungan Emtek Group.

Oleh karena itu, PT Sakalaguna Semesta bekerja sama dengan Airome Technologi menawarkan produk cyber security yang mengikuti dinamika kekinian.

“Sakalaguna Semesta bekerja sama dengan Airome Technologies, pengembang solusi keamanan siber yang berbasis di Singapura untuk perbankan digital dan sistem manajemen dokumen elektronik memastikan keamanan siber bagi user-nya,” tuturnya.

Sistem yang digunakan Airome meminimalisasi kerentanan yang ada pada teknologi yang umum saat ini digunakan.

Untuk menjawab permasalahan ini, Airome hadir dengan menawarkan solusi keamanan siber untuk Sakalaguna. Airome memiliki platform software yang dapat melakukan mobile transaction authentication signature (mTAS) untuk mengotentikasi atau mengonfirmasi semua jenis operasi, termasuk transaksi atau dokumen elektronik, pada perangkat seluler, sehingga Airome percaya diri untuk mempercayakan sistem keamanan mereka kepada para ahlinya.

“Maka kami pun yakin mempercayakan sistem keamanan kami kepada ahlinya,” ujar Kintarwan.(ant)

PLN raih HRExcellence Awards 2021 atas Program TJSL berkelanjutan

PLN raih HRExcellence Awards 2021 atas Program TJSL berkelanjutan

Nusantara7.com, Jakarta  – PT PLN (Persero) meraih penghargaan HRExcellence Awards 2021 dalam penerapan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berkelanjutan.

Direktur Manajemen dan Sumber Daya Manusia PLN Yusuf Didi Setiarto menjelaskan hingga hari ini sudah ada 44.057 UMK yang menjadi mitra binaan PLN. PLN terus melakukan Program TJSL yang sesuai dengan cita-cita SDG’s dan berpedoman pada ISO 26000.

“Di sektor Usaha Mikro Kecil (UMK), kami juga telah berinovasi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas UMK melalui Program Molisbooth yaitu Gerobak motor listrik untuk membantu UMK mitra binaan berjualan serta memasukkan mitra binaan dalam rantai pasok kebutuhan perusahaan,” ujar Yusuf dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Dalam memenuhi nilai SDG’s, PLN juga menerapkan TJSL dalam bidang pendidikan. Sepanjang 2021 PLN sudah memberikan beasiswa kepada 258 anak dengan nilai Rp7 miliar hingga kuartal III tahun ini.

Sedangkan di sektor lingkungan, kata dia, PLN juga telah melaksanakan berbagai program seperti penanaman pohon, konservasi ekosistem darat dan laut serta program pengolahan sampah menjadi bahan bakar (cofiring ) PLTU dan PLTSa hingga pengolahan fly ash bottom ash menjadi bahan baku bangunan untuk membantu pembangunan infrastruktur umum di masyarakat.

PLN terus melakukan Program TJSL yang memiliki dampak langsung ke masyarakat. Program TJSL PLN yang mengusung nilai SDG’s dan berkelanjutan mendapatkan apresiasi dari HumanResourcesOnline.Net.

Dalam penganugerahan tersebut, PLN menyabet peringkat Gold dalam kategori Excellence in CSR Strategy. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Adi Sumarno, Head of Human Resources Wipro Unza Indonesia. PLN dinilai mampu memberikan Program TJSL yang berkesinambungan dan berkelanjutan sehingga mampu mendongkrak perekonomian mitra binaan dan juga memberikan dampak berantai.

“Program TJSL yang dilakukan PLN tak hanya sebagai wujud tanggung jawab PLN tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Program pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan visi misi PLN mampu memberikan multiplier effect bagi seluruh masyarakat,” kata Adi.

Selain mendapatkan penghargaan dalam bidang TJSL, PLN juga menyabet gelar Silver dalam kategori Excellence in Workplace Culture. Penghargaan ini diserahkan oleh Rudy Manik, Chief Human Resources Officer FWD Inscurance Indonesia.

“Transformasi PLN dalam meningkatkan budaya kerja yang prima membuat PLN menjadi salah satu perusahaan yang berkembang pesat saat ini. PLN juga memberikan berbagai kesempatan untuk bisa mengakselerasi skill dan kemampuan para insan PLN agar bisa memajukan perusahaan,” ujar Rudy. (ant)

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Beri Apresiasi Pemerintah Batalkan PPKM Level 3

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Beri Apresiasi Pemerintah Batalkan PPKM Level 3

Nusantara7.com, Pemerintah telah memutuskan untuk membatalkan penyamarataan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Indonesia. Jadi, pemerintah daerah (pemda) lah yang menetapkan status daerahnya selama periode libur natal dan tahun baru (Nataru).

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pun menyampaikan, apa yang diputuskan pemerintah terkait pembatalan PPKM level 3 telah melewati kajian dan pemantauan terhadap laju Covid-19 di Indonesia. Di mana pemerintah mengamati penurunan tren kasus Covid-19, juga selain itu tetap melakukan pantauan terkait potensi masuknya virus varian baru dari luar negeri.

“Saya pikir apa yang disampaikan tentunya sudah melalui kajian dan pemantauan terhadap laju Covid-19 di Indonesia ini. Selain juga memantau potensi masuknya varian baru dari negara-negara luar,” ungkap dia dikutip, Kamis (9/12).

Politikus Partai Gerindra itu juga mengakui, perkembangan kasus Covid-19 dari hari ke hari mengalami penurunan. Untuk itu dirinya menegaskan bahwa apa yang dilakukan pemerintah, bukan kelalaian.

Menurut dia, keputusan tersebut adalah bentuk kehati-hatian yang sudah diambil pemerintah itu sendiri. Kemudian ada kajian ulang dan sehingga kemudian diputuskan pembatalan PPKM level 3.

“Kami menganggap bahwa apa yang disampaikan oleh pemerintah itu soal fleksibilitas tentang masalah PPKM ini memang harus demikian. Harus dikaji matang dan memang apa yang mesti diambil keputusannya pada saat yang tepat itu yang memang kemudian diperlukan,” ucapnya.

Sebagai informasi, sebelumnya pemerintah bakal memberlakukan PPKM Level 3 pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Namun, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, pemerintah memutuskan untuk membuat kebijakan yang lebih seimbang dengan tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah Indonesia dalam rangka menjelang momen Nataru. (jwp)

Calon Ketum PBNU Said Aqil-Yahya Staquf Saling Klaim Dapat Dukungan Mayoritas

Calon Ketum PBNU Said Aqil-Yahya Staquf Saling Klaim Dapat Dukungan Mayoritas

Nusantara7.com, Kontestasi pemilihan pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin hangat. Dua petinggi NU telah mendeklarasikan maju sebagai calon ketua umum PBNU. Yakni, petahana KH Said Aqil Siroj dan Katib Am PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Deklarasi itu diikuti dengan aksi saling klaim dukungan dari kubu masing-masing. Semua sama-sama mengaku mendapat dukungan mayoritas dari PWNU dan PCNU.

Kemarin (8/12) Said Aqil Siroj resmi menyatakan akan kembali maju dalam pemilihan ketua umum PBNU pada Muktamar Ke-34 NU di Lampung. Said menyatakan bahwa kesediaannya maju lagi untuk memenuhi permintaan para tokoh dan kiai sepuh NU.

Para kiai tersebut, kata pria kelahiran Cirebon itu, memintanya kembali memimpin PBNU untuk periode selanjutnya. Setelah menerima permintaan tersebut, Said mengatakan melakukan perenungan panjang. Diikuti Istikharah dan ziarah ke beberapa makam aulia seperti Sunan Gunung Jati Cirebon, Sunan Ampel Surabaya, Syaichona Cholil Bangkalan, Habib Luar Batang Jakarta, serta makam-makam pendiri NU seperti KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Chasbullah, dan KH Bisri Syamsuri. Juga makam Gus Dur. ”Alhamdulillah, saya mendapatkan ketenangan dan kemantapan hati. Akhirnya saya memutuskan untuk memenuhi permintaan para kiai,” papar Said di hadapan awak media kemarin.

Jika benar-benar terpilih, Said akan menjadi orang kedua yang memimpin NU selama tiga periode setelah sebelumnya Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Said memimpin NU sejak Maret 2010. Menurut alumnus Universitas Ummul Qura, Makkah, itu, tidak ada larangan dalam AD-ART NU yang membatasi masa jabatan ketua umum PBNU. Said mengklaim mendapatkan dukungan dari 28 pengurus wilayah NU (PWNU) se-Indonesia. Kemudian disertai 364 pengurus cabang NU (PCNU).

Pendukung Gus Yahya Rapatkan Barisan

Para pendukung KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) terus melakukan konsolidasi untuk memantapkan dukungan. Salah satu motor pendukung Gus Yahya adalah PWNU Jatim. Sekretaris PWNU Jatim Prof Akhmad Muzakki kemarin kembali menegaskan dukungan kepada KH Miftachul Akhyar (Kiai Miftach) sebagai calon rais am dan Gus Yahya sebagai calon ketua umum. Muzakki mengatakan, keputusan itu diambil melalui rapat gabungan antara jajaran syuriah dan tanfidziyah. ”Sudah klir. Itu rapat resmi dan memenuhi kuorum,” tegasnya.

Dia menjelaskan, dukungan tersebut merupakan usulan dari PCNU-PCNU di Jatim. ”Cabang-cabang datang sendiri ke kantor PWNU. Mereka meminta PWNU mengusulkan Kiai Miftach dan Gus Yahya,” katanya. Selain itu, PWNU mengakomodasi masukan dari para kiai sepuh pimpinan pondok pesantren besar di Jatim. Misalnya, Pesantren Lirboyo dan Ploso. ”Dawuh para kiai sepuh itu sesuai juga dengan aspirasi cabang-cabang,” ujarnya.

PWNU Jatim juga berkomunikasi dengan jajaran PWNU se-Indonesia. ”Sampai tadi malam, dari 34 PWNU, sudah 28 yang menyatakan mendukung Kiai Miftach dan Gus Yahya,” tegasnya. Dukungan tersebut ditunjukkan dalam bentuk surat resmi yang ditandatangani rais am, katib am, serta ketua dan sekretaris PWNU.

Jumlah dukungan dari PWNU yang disebut Muzakki itu sama dengan yang diklaim Said Aqil Siroj. Dikonfirmasi mengenai hal itu, Muzakki membantah. ”Jadi, kalau ada yang mengaku didukung 28 PWNU, itu sudah pasti tidak valid. Kita tidak mungkin main klaim karena dukungan itu ada surat resminya,” jelas guru besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, tersebut.

Ketua PWNU Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Masnun Tahir juga menegaskan bahwa 27 PWNU berada di barisan Kiai Miftach dan Gus Yahya. ’’Kalau ada yang mengklaim kan boleh-boleh saja. Namun, klaim itu harus didasarkan pada bukti,” jelasnya.

Menurut Masnun, mayoritas pengurus PWNU menghendaki regenerasi di NU. Hal itu, lanjut dia, lazim di semua organisasi besar. Harus ada pembatasan masa jabatan pemimpinnya. ’’Jadi, setiap orang ada batasnya. Kemudian setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya,” katanya. Masnun menyebutkan bahwa regenerasi organisasi itu juga didukung Kiai Miftach.

Adu Program

Said Aqil Siroj dan Yahya Cholil Staquf sama-sama punya program unggulan untuk NU mendatang. Said mengatakan, permintaan utama PWNU dan PCNU agar dirinya maju lagi adalah meneruskan program-program unggulan terobosan dalam lima tahun ke depan. Terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Di antaranya, pembangunan universitas NU dan institut teknologi NU. Sampai hari ini, perguruan tinggi NU sudah mencapai 43 unit. ”Ketika periode menteri Pak Nuh ada 24, Menteri Pak Nasir (Menristekdikti Moh. Nasir, Red) ada 38, kemudian di periode Pak Nadiem tambah 5 sehingga menjadi 43,” jelasnya.

Kemudian, program pengiriman mahasiswa S-1, S-2, dan S-3 ke berbagai perguruan tinggi dunia seperti Eropa, Amerika, Australia, Rusia, Tiongkok, dan India untuk sains dan teknologi serta ke Yaman, Maroko, dan Mesir untuk ilmu-ilmu keislaman.

Said juga menyinggung soal sikap tegas NU pada dinamika geopolitik dunia, utamanya konflik Palestina-Israel. Said tegas menyatakan bahwa selama Israel tidak mengakui Palestina, NU pun tidak akan mengakui Israel. Jika Israel mengakui Palestina, baru kemudian perundingan damai bisa dilakukan. ’’Tapi, damai yang hakiki. Bukan diplomatis dan politik. Selama tidak ada itu, NU tidak mengakui Israel, apalagi sampai datang ke sana,” katanya.

Pernyataan Said tersebut seakan menyindir Gus Yahya yang sempat menghadiri undangan American Jewish Committee (AJC) dan menjadi pembicara dalam forum mereka pada 2018.

Sementara itu, Gus Yahya mengakui secara terbuka menawarkan diri untuk dipilih sebagai ketua umum PBNU dalam muktamar. Alasannya, dia melihat ada sejumlah hal penting yang harus dilakukan NU dengan segera. ’’Perlu ada transformasi konstruksi organisasi supaya NU bisa lebih optimal mengaktualisasikan potensinya,’’ tuturnya.

Dia menambahkan, NU adalah ormas Islam yang sangat besar. Bahkan, menurut sebuah survei, yang mengaku secara terbuka sebagai nahdliyin berjumlah lebih dari 50 persen dari populasi muslim di Indonesia. Hal itu membuat PBNU menjadi ormas yang berwibawa. ’’Persoalannya, wibawa itu hanya aktual di tingkat PBNU dan daerah yang komunitas NU-nya tebal,’’ katanya. Di daerah yang komunitas NU-nya tipis, kebesaran NU tidak teraktualisasi. ’’Sehingga kepengurusan di sana itu terbatasi kemampuannya untuk mengaktualisasi potensi NU,’’ ucapnya.

Jika terpilih sebagai ketua umum PBNU, Gus Yahya ingin mengusulkan agar pelaksanaan program di lingkungan NU dibalik. Pelaksana kegiatan tidak lagi di pusat, tapi di daerah. Tugas PBNU nanti mencarikan atau membangun program-program untuk dieksekusi cabang-cabang. ’’Jelas akan ada kebutuhan untuk menjalin kerja sama dengan pihak lain, baik pemerintah maupun swasta,’’ ungkapnya. Jika kerja sama itu terjalin, PBNU secara otomatis harus mempertanggungjawabkan pelaksanaan program kepada partner kerja sama. Namun, karena program dilaksanakan di cabang-cabang, PBNU harus terus-menerus memantau dan mengadvokasi pelaksanaan program di cabang. ’’Ini akan memicu konsolidasi struktural PBNU dengan jaringan PWNU dan PCNU di Indonesia. Kalau sudah begitu, kita bisa melihat agenda nasional digerakkan di bawah secara serentak. ’’PBNU yang menyuplai program, cabang-cabang yang berjalan. Dengan begitu, masyarakat setempat akan melihat peran NU,’’ katanya.

Peserta resmi muktamar NU yang akan diselenggarakan pada 23–25 Desember 2021 ini berjumlah 2.295 orang. Mereka berasal dari 34 PWNU (102 orang), 521 PCNU (1.563 orang), 31 PCINU (93 orang), serta 14 badan otonom (42 orang) dan 18 lembaga (54 orang) di tingkat pusat. Selain itu, ditambah pula utusan PBNU dari unsur syuriah (32 orang), mustasyar (15 orang), a’wan (20 orang), dan tanfidziyah (38 orang), ditambah jumlah panitia 336 orang.

(jwp)