Nusantara7 – Probolinggo – Habib Mahdi, yang akrab disapa Kang Mahdi, melakukan kunjungan langsung ke lokasi jembatan penghubung yang putus akibat banjir pada Minggu, 22 Februari 2026. Jembatan tersebut berada di wilayah Kecamatan Krucil, tepatnya merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Betek dengan Desa Guyangan.
Diketahui, jembatan tersebut rusak parah dan terputus setelah diterjang banjir pada 20 Februari 2026, sehingga tidak dapat dilalui oleh masyarakat. Akibat terputusnya jembatan ini, aktivitas warga terganggu secara signifikan, khususnya dalam mobilitas harian, distribusi hasil pertanian,

Dalam kunjungan tersebut, Kang Mahdi didampingi oleh sejumlah tokoh masyarakat, Kehadiran para tokoh ini menunjukkan besarnya perhatian dan harapan masyarakat agar jembatan tersebut segera mendapatkan penanganan serius dari pemerintah.
Kang Mahdi menyampaikan bahwa jembatan ini merupakan jalur alternatif yang sangat penting. Tanpa akses tersebut, warga Desa Guyangan menuju Desa Betek harus menempuh perjalanan memutar dengan waktu tempuh hingga sekitar satu jam lebih, yang sebelumnya hanya membutuhkan waktu singkat.

“Ini akses vital masyarakat. Jika jembatan ini terputus, dampaknya sangat besar bagi perekonomian dan aktivitas warga.
Masyarakat berharap kunjungan ini menjadi langkah awal percepatan perbaikan jembatan, sehingga akses penghubung antar desa dapat kembali normal dan aktivitas warga berjalan seperti sediakala.




